NarasiLia.com

Berbagi Pengalaman dan Tips Gaya Hidup

23.10.18

Cara Membuat Konten Instagram Agar Banyak Disukai, Bareng Mombassador SGM Eksplor Bogor

Belajar Membuat Konten Instagram Yang Banyak Disukai, Bareng Mombassador SGM Eksplor Bogor
Hehe, judulnya panjang seperti kereta. Tapi memang begitulah adanya. 

Minggu lalu, tepatnya tanggal 13 Oktober 2018, rangkaian Kelas Bunda kembali membuka acara rutin bersama 50 orang Mombassador SGM Eksplor, termasuk aku di dalamnya. Kebetulan tempatnya cukup dekat dari rumah, yaitu di Royal Padjadjaran Hotel, Bogor.

Kali ini temanya adalah “Menciptakan Konten Yang Berpengaruh di Media Sosial”, terutama pada Instagram.

Apa itu konten? 

Konten adalah informasi yang disampaikan pada pemirsa melalui ungguhan foto maupun video, tentu saja dengan uraian cerita yang menarik agar banyak disukai.


Cara Membuat Konten Instagram Agar Banyak Disukai, Bareng Mombassador SGM Eksplor Bogor


Nah, selama ini sudah seberapa pengaruhnya konten sosial media kita kepada follower? Banyak yang suka, biasa-biasa saja, atau malah sepi? 

Hmm, berhubung aku bukan artis, bukan selebgram, jadi konten sosial mediaku masih biasa-biasa saja, bahkan suka menyedihkan, hiks..

Apalagi waktu aku ikutan kuiz yang harus pakai like terbanyak, mengemis-ngemis minta bantuan pun pernah kulakukan: "Mbak, mas, bagi like dan komentarnya dong. Terimakasih banyak ya, semoga rejekinya makin lancar, aamiin!”

Gitu kan? Ya kan? Hihi *yes, kita senasib.. 😂

Makanya, begitu Kelas Bunda dibuka kembali, aku segera mendaftar, apalagi narasumbernya adalah @captainruby, spesialis food photography dan content creator. 

Lebih asyiknya lagi, kelas ini gratis, sama sekali tidak dipungut biaya sepeser pun. 

Senang? Pasti.

Gimana tidak senang, temanya pas banget untuk menambah kemampuanku menjadi freelancer dan buzzer. Itu tuh yang suka narsis posting produk sekalian captionnya.

Oiya, kelas ini dikhususkan untuk para Mombassador SGM Eksplor, tidak dibuka untuk umum. 


Cara Membuat Konten Instagram Agar Banyak Disukai, Bareng Mombassador SGM Eksplor Bogor


Tujuannya agar ilmu tersebut bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya oleh para bunda, untuk menjadi penyambung informasi dari SGM Eksplor.

Visi misi Mombassador SGM Eksplor adalah menjadi bunda-bunda yang cerdas agar dapat menciptakan keluarga yang sehat dan anak-anak Generasi Maju. 

Salah satunya, cerdas menggunakan sosial media. Seperti facebook, twitter, instagram, youtube, dan blog. Dari sini, kita bisa berkarya, bahkan dapat dijadikan ladang penghasilan yang fantastis.

Penasaran bagaimana menjadi Mombassador SGM Eksplor dan bergabung di kelas ini? Jawabannya kamu bisa baca tipsnya di sini: Alasan Ikut Jadi Mombassador SGM Eksplor.

Balik lagi ke ceritaku ya. 

Pagi hari, selepas mandi dan berpakaian batik khas Mombassador SGM Eksplor, aku segera bergegas berangkat menggunakan motor, agar tiba tepat pukul 08.00 WIB, minimal supaya bisa sarapan dulu di sana, he..he..


Cara Membuat Konten Instagram Agar Banyak Disukai, Bareng Mombassador SGM Eksplor Bogor


Alhamdulillah, tiba di sana sudah banyak Mombassador SGM Eksplor yang berkumpul. Kami berbaur dari berbagai angkatan.

Ramai, cium pipi kanan kiri, senyum sana sini, foto-foto narsis, sambil memegangi piring kecil berisi beraneka macam sarapan sebagai pengganjal perut.

Tepat jam 09.00 kami diajak berkumpul oleh mc yang cantik. Kami diajak melakukan pemanasan terlebih dahulu, senam digiding-giding, gitu. Tahu, gak?


Cara Membuat Konten Instagram Agar Banyak Disukai, Bareng Mombassador SGM Eksplor Bogor


Itu tuh, video senam dari 3 orang cowok macho berlengan kekar yang bergoyang ke kanan, kiri, depan, belakang, berputar balik badan.

Asik, lah. Musiknya ajeb-ajeb, ajeg-ajeg! 😅

Kapan lagi bisa bebas bergerak, norak-norak bergembira, mumpung bebas dari ikatan dinas momong anak, *wakakak, yes i'm free..

Selesai pemanasan, tiba saatnya Captain Ruby beraksi. Nama aslinya adalah Fellexandro Ruby, mantan pebisnis alat berat yang akhirnya menggeluti dunia photography.

Ruby menjabarkan banyak hal, bagaimana kita mengendalikan social media tersebut, termasuk pada Instagram yang penggunanya sudah mencapai 1 milyar.


Cara Membuat Konten Instagram Yang Asik dan Banyak Disukai


Menurut Ruby, ada 2 (dua) hal penting yang harus dikuasai agar kita mampu bersaing menjadi selebgram yang memiliki konten yang asik dan banyak disukai, yaitu:

1. Pahami Aturan Permainan Instagram Terupdate

Instagram Games, begitulah disebutnya. Semakin ke sini Instagram sering melakukan perbaikan fitur-fiturnya. Bukan cuma foto dan video, sekarang bahkan ada instastory, siaran langsung, dan fitur populer.

Untuk menaklukannya Ruby membuat rumus: The Trio, yaitu Interest, Times, dan Relationship.

Bagaimana, tuh?

Begini, pada algoritma Instagram, ada rumus 10 : 90, artinya ketika kita nge-post foto, paling-paling ada 10% saja yang memberikan respon, sisa 90% lainnya akan bereaksi jika ada interaksi.

Cara Membuat Konten Instagram Agar Banyak Disukai, Bareng Mombassador SGM Eksplor Bogor


Ketauan kan, kalau follower banyak belum tentu semuanya berinteraksi. Jangan heran jika ada instagram dengan follower banyak tapi kok yang nge-like dikit?

Nah, ini terjadi karena tergantung pada cara kita menggunakan sosial media tersebut, sudah pakai metode The Trio tadi apa belum?

Jadi, bagaimana sebaiknya? Begini, simak ya:

- Interest (ketertarikan) :

Apakah foto dan caption yang kita buat bisa mempengaruhi ketertarikan follower? Jangan-jangan isinya cuma selfie gaje tanpa pesan apa pun. 

Buatlah sesuatu yang unik, sedap dipandang mata, atau jika perlu buat tandingannya yang mirip dengan hal yang lagi viral itu.

Kalau diperhatikan, instagram itu ramai karena para pemilikinya menyuguhkan sesuatu yang berbeda. Contohnya seperti Yoga Arizona, BangIjal_TV, Niana, dan lainnya. 

Mereka itu niat banget membuat konten yang khas dan keren, bahkan disiapkan materinya. Biar seru, gokil dan tentu saja asik. Be your self..

Cara Membuat Konten Instagram Agar Banyak Disukai, Bareng Mombassador SGM Eksplor Bogor


Jangan lupa gunakan hastag / tanda pagar yang populer saat akan memposting foto atau video. Cari hastag yang tepat dengan tema, supaya postingan kita terdeteksi pada bagian mana, apakah makanan, travelling, film, kecantikan, dekorasi, atau hiburan?

Dengan adanya peluang itu, Ruby sering meriset dan membuat ringkasan hastag populer lho, Ruby mencari hastag yang banyak dicari orang.

Sehingga saat posting instagram, langsung bisa di copy paste saja. Hasilnya, meskipun postingannya baru beberapa puluh saja, tetapi yang ngelike sudah ribuan, keren ya?

- Times (ketepatan waktu) :

Apakah kamu suka posting sesuka hati pagi, siang, sore, bahkan tengah malam? Nah sekarang jangan lagi. 

Sebaiknya posting di saat waktu yang tepat. Jangan posting saat orang sedang sibuk kerja, tidak sedang pegang HP, jadi mana mungkin langsung di-like.

Kita harus tahu, pada jam berapa biasanya mereka bisa bersantai. Misalkan saat jam makan siang, coffee break, atau sehabis isya. Atau bisa pada pagi hari ketika orang-orang sedang libur.

- Relationship (kedekatan personal) :

Oiya, banyak yang bilang makanya jangan malas membalas komentar, sayang jika diabaikan, karena bisa menambah nilai interaksi dan hubungan emosi.

Ruby saja pernah menyediakan waktu untuk membalas like dan komentar satu persatu pada follower yang sudah berinteraksi. 

Sampai-sampai ada yang curhat masalah rumah tangganya. Gak masalah sih baginya, karena saat mereka merasa diterima, mereka akan jadi nyaman dengan kita.

Otomatis insight social media kita akan meningkat, karena mereka menjadi ‘penonton’ setia yang akan menanti-nanti postingan kita selanjutnya.

Contoh gampangnya gini deh, misalkan kamu suka sama Afgan, terus apa rasanya jika komenmu dibalasnya? Ahh, pasti senang banget, kan? Nah disitu relationship terbangun.

2. Membuat Konten Yang Asik.

Instagram itu diambil dari kata Instan dan Telegram, aplikasi ini disediakan untuk memberikan informasi yang cepat dalam bentuk foto atau video. 

Kita harus mengetahui cara membuat konten yang asik. Yaitu terdiri dari 3 unsur Connection (koneksi), Conversation (percakapan), dan Coversion (perubahan).

Kuncinya adalah:

-Practical: seberapa manfaat yang kita berikan, jika dapat memberikan perubahan yang baik, membuat orang terinspirasi, kita akan mendapatkan perhatian lebih dari mereka.

-Emosional: bawalah dan pengaruhilah emosional follower, biasanya mereka akan lebih mudah ngelike jika senang, tertawa karena lucu, atau bahkan terenyuh dan terharu.

-Social: jika foto kamu dan temanmu terlihat keren, maka jangan heran bakalan di-like dengan ikhlas kok, bahkan tanpa diminta langsung direpost.


Lalu, bagaimana tekhnik membuat foto yang berkualitas? 
Ruby kembali memberikan teorinya, yaitu: 

a. Kita harus berteman dengan jendela, karena cahaya yang terbaik adalah sinar matahari. 

b. Ambillah pencahayaan dari rumus KKB (kanan-kiri-belakang), 

c. Serta perlu modal yang mumpuni seperti kamera, tripod, dan gabus putih (cardboard) untuk membantu menghindari pantulan cahaya.

Cara Membuat Konten Instagram Agar Banyak Disukai, Bareng Mombassador SGM Eksplor Bogor


Hmm, ternyata begitu ya, selama ini aku sih ceprat-cepret saja, tanpa memperhatikan hal-hal yang penting. Untung dapat pemaparan yang asik di sini.

Bahkan Ruby mau turun tangan langsung mengajari kami bagaimana cara memotret yang baik. 

Yap, kami diajak praktik langsung secara berkelompok, jika hasilnya bagus akan mendapat hadiah voucher belanja.


Cara Membuat Konten Instagram Agar Banyak Disukai, Bareng Mombassador SGM Eksplor Bogor


Tapi sayang, waktu sudah menunjukkan pukul 12 siang, acara pun harus ditutup dengan makan siang, dan pelajaran sudah selesai sampai di situ, padahal aku masih penasaran dengan cara mengedit foto menggunakan aplikasi VSCO, Inshot, Unfold, dan Snapseed.

Tapi ya sudahlah, yang penting kita sudah sedikit tahu bahwa membuat konten yang banyak disukai itu ya memang harus dijaga kualitasnya serta bisa mempengaruhi emosi pemirsanya, dan tentu saja jangan sombong untuk berinterasi dengan mereka.

Inilah salah satu hasil jepretanku: 


Cara Membuat Konten Instagram Agar Banyak Disukai, Bareng Mombassador SGM Eksplor Bogor

Semoga bermanfaat, ya!


40 komentar:

  1. Sangat bermanfaat banget mbak informasinya, saya juga kadang suka bingung. Kenapa jumlah followers sama yang like banyak yang like, itu juga terjadi di satu postingan saya saja. Ternyata karena hastag yang ada di postingan saya lagi booming :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe iya ya, wah langsung dipraktekin nih, hastag populer perlu diriset dan dicari

      Hapus
  2. Wah ternyata waktu juga harus diperhatikan. Kalau pengalaman saya setiap kali memosting sih, gak lihat waktu langsung upload-upload aja wkwkwk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama mbak, ternyata waktu yg tepat bisa bikin psotingan kita populer

      Hapus
  3. Hasil jepretannya di atas itu juga uda bagus banget kok mbak, saya aja palingan gak bisa bikin foto sebagus itu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih atas penilaiannya 😁

      Hapus
  4. Semangat ya mbak :)
    Gapapa sih sering-sering minta bantuan teman untuk like dulu, siapa tau nanti bisa makin sukses dan makin banyak yang like :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiiin, merangkak dulu ya biar kemudian hari beneran jadi selebgram, hehe

      Hapus
  5. Ternyata untuk mendapat jumlah followers dan like yang tidak hanya bayang-bayang saja alias beli, banyak banget ya langkah-langkahnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap, lebih baik yg organik, jangan yg dipaksakan dgn membeli

      Hapus
  6. Wihhh keren ulasannya..makasih bunda Lia sayang😙😙

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama mbak, terimakasih sudah mengajakku ke sini 😍

      Hapus
  7. Akh bacaan malam yang bermanfaat nih. Kadang aku juga liat follower banyak amat tapi kok yg like dan komen nggak imbamg ya. Paham paham. Nice info kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ternyata harus 'dijaga' dan 'dirawat' biar insightnya banyak 😁

      Hapus
  8. Asyik banget dapet ilmu poto mba, soalnya kalo pribadi wah bayarnya mihillll. Alhamdulillah ya lewat Mombassador bisa free. Ini tipsnya jadi bikin aku mikir, selama ini asal asal aja posting gak pake ilmu, jadi hasilnya juga biasa aja huhu, makasi tipsnya mba lia :*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe iya aku pun masih suka asal waktunya, apalagi kalo pas acara ada lomba IG haha

      Hapus
  9. Oooh jadi deket2 jendela aja kalo gitu... ada cahaya kanan, kiri belakang. Wah kudu makin pinter fotoan kalo gitu ya. Oooh jadi trio macan itu eeeh hehe rahasianya ada tiga itu ya. Penting banget bikin followers emosional boar cepet ksh like n respon lainnya seperti komen.. sip2 jd tau nih tq sharingnya mb Lia 😘😘🤗

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, peer berat nih buat saya, masih suka ninggalin postingan, padahal sebaiknya langsung dibalas komen dan love

      Hapus
  10. Pas banget aku lagi belajar Instagram yang optimal gimana.
    Di sini dapat banyak baik konten maupun ttg follower.
    Makasih mba Lia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, aku pun masih terus belajar bikin konten disela-sela cucian numpuk 😂

      Hapus
  11. semoga bisa dipraktekkan dan konsisten dengan baik yah, supaya gak sayang waktu belajarkemarin dan bisa langsung dipraktekkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insyaallah, langsung dipraktekin, lumayan ada keliatan hasilnya 😍

      Hapus
  12. Klo saya suka mantau juga para blogger yang enggament tinggi. Apa gambarnya, apa caption jadi bisa saya ikuti

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya, harus sering-sering investigasi juga ke beberapa selebgram 😁

      Hapus
  13. seru banget ya acaranya.... pingin ikutan deh kalau ada lagi. Ilmunya benar-benar bermanfaat dan banjir hadiah yaaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, emak macam saya butuh belajar di acara kaya gini 😄

      Hapus
  14. Wuih banyak banget PR nya buatku. Aku ya termasuk yg masih abai soal waktu dan interaksi mba, kalau sempet ya balas komen atau komen di.postingan teman, kalau ga ya bye. Ternyata emng butuh effort apapun juga ya termasuk dalam mengelola IG...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, bener-bener butuh waktu dan tenaga biar banyak yg perhatiin hehe

      Hapus
  15. Ini penting banget karena sekarmse IG pun ada trend nya. Gak bisa sembarangan posting

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar banget mbak, apalagi mbak punya bisnis, nah kalau dikelola dgn baik amat sangat banyak peminat

      Hapus
  16. Pemilihan waktu buat posting tuh memang penting banget, mba. Aku pernah posting kayaknya di waktu yang salah, eh yang like sedikit. Makasih tipsnya ya. Kayaknya harus sering berlatih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama mbak, aku pun suka bingung kalo posting pagi yg ngelike dikit padahal itu lagi acara yg harus posting IG, haha

      Hapus
  17. Bermanfaat bgt ini utk blogger ilmu yg spt ini. Seringnya bingung gmn bikin postingan yg menarik utk instagram. PR bgt nih utk aku spy bs bikin feed IG yg ketjeh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mari kita tingkatin lagi supaya lebih gokil dan asik hihi

      Hapus
  18. Huhu sayang banget aku ngga bisa ikutan.. materinya keceh banget, bunda lia dah semakin ciamik deh optimasi konten intagramnya.. semoga next event aku bisa ikutan.. aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kamu pas lagi ke Klaten yaa, gak papa kita sharing dan praktekin bareng hehe, apalagi IG kamu dah kece banget

      Hapus
  19. Inshot? Unfold? Aku masih asing mbak.
    Biasanya andalanku VSCO dan Snapseed aja.
    Iya betul kdng malah engagement sedikit walau follower banyak.
    Konten tetep is the king yaa TFS

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kemarin disuruh donlot aplikasi itu semua tapi sayang vak dibahas krn habis waktunya

      Hapus
  20. instagram telah banyak berpengaruh kepada orang biasa dan tertarik dalam dunia foto2 alias fotografer. e he, kebanyakan di istagram banyak selebgam yg pamer barang pribadi dan endorsement gitu.

    BalasHapus
  21. Kalau konten instagramku, like paling banyak kalau ada akunya. Tapi kalau cuma objek view pemandangan. Banyak tapi nggak sebanyak kalau foto sendiri

    BalasHapus

Agar tidak spam pada komentar, gunakan akun Google kamu. Atau kirim email ke: info.narasilia@gmail.com. Thank you ❤

Pengikut:

Lia Lathifa's Medium Audience Badge