Tips Jadi Masinis Kereta Diesel, Sekolah Dulu Di BPTT Yogyakarta

Bukan Shidqi namanya jika tak tahu perihal perkeretaapian. Bahkan saat ditanya mau melanjutkan kuliah kemana nantinya, dia akan spontan menjawab: “mau sekolah masinis di Yogyakarta, supaya bisa jalanin kereta diesel”.


Masuk Sekolah Masinis Kereta Diesel di Yogyakarta
@keretaapikita

Wah, wah, cita-citanya udah mantap. Tahu gak sih? Padahal rencana itu buat 5 tahun mendatang, tapi kalau ditanya istilah-istilah mengenai tekhnik perkeretaapian, langsung saja dia bisa menjawab. Ada Langsir, Wesel, CC206, CC201, Malka, Traksi, Polsuska, semboyan 35, semboyan 2H1, dan lainnya. 

Termasuk ketika kutanya: "kenapa masinis commuterline pakai sarung tangan, sedangkan masinis kereta diesel gak pakai?".

"Ya supaya gak kesetrum, kan kereta listrik, biar keringetnya gak kena alat-alat listrik. Kalau kereta diesel kan gak ada", jawabnya sambil mengambil handuk, mau mandi.

Dan ya benar sih, memang begitu kondisinya,  kirain buat gaya-gayaan biar tambah ganteng, haha.. Anda baru tahu kan? *Sammaa 😁

Dari kecil, dia selalu fokus terhadap kereta, semua barang seperti mainan, majalah KAI, buku ensiklopedia, paper craft, foto, video, sampai dengan baju yang bernuansa kereta, pasti menjadi incarannya. Railfans, begitu dia menjuluki dirinya sendiri. 

[Baca : Naik kereta Matarmaja Ke Malang]

Semua ini berawal ketika dia berusia 2 tahun kami ajak melihat kereta commuterline Jakarta – Bogor, kebetulan perlintasan keretanya tak jauh dari rumah. Sejak itu pikirannya tak pernah beralih.

Apalagi jika pergi ke beberapa stasiun seperti Pasar Senen, Gambir, Jatinegara, Bekasi, dan Tanah Abang, Shidqi sangat betah duduk berlama-lama di sana, hanya untuk memandangi kereta lokomotif diesel yang melintas.

“Apa sih yang kamu cari, kan gitu-gitu aja. Gak bosen?”, tanyaku.

“Gak, bunda. Setiap kereta itu, gerbong dan lokomotifnya beda-beda bentuknya”.

Okey, daripada aku bete menunggunya berlama-lama di stasiun, akhirnya kami fasilitasi dengan menginstal games simulator Trainz di komputer, permainan yang mengasah keterampilannya sebagai masinis profesional, biar puas di rumah. 

[Baca: Cara Mendukung Potensi Prestasi Anak]

Bagaimana lagi, sebagai orangtua kita harus mendukung potensi prestasi sebagai anak generasi maju sejak dini. Salah satunya dengan memberikan dukungan belajar seperti ini. Main boleh, asalkan yang bermanfaat. 

Masuk Sekolah Masinis Kereta Diesel di Yogyakarta
Anteng banget kalau sudah main simulator kereta ini

Dengan games ini, dia bisa memilih cuaca, jalur, jenis gerbong dan lokomotif apa saja yang akan dioperasikannya nanti. Sensasinya seperti kerja masinis beneran. Semua demi mengembangkan imajinasi dan minatnya.

“Kak, kenapa sih langsung mau ke Yogyakarta? Memangnya gak mau sekolah di STTD yang di Bekasi aja, kan bisa ambil jurusan D3 Perkeretaapian? Lebih dekat dari rumah”, rayuku saat dia sedang main simulator. 

Intinya bunda belum mau jauh-jauh darinya, soalnya anaknya gampang diandalkan buat dimintai bantuan, hihi 😄

“Ah, nanti malah gak bisa jadi masinis”, tampiknya.

“Hmm, gini lho kak, mau lulusan tingkat SMA, SMK maupun D3, semuanya tetap harus digembleng lagi di Balai Pelatihan. Khusus kereta diesel yang kamu mau, itu adanya di Yogyakarta”.

Shidqi tak bicara, namun nampak dari raut wajahnya seperti bingung berkecamuk.

“Bunda baca, katanya gaji masinis itu beda-beda sesuai ijazah awal masuk dan tingkatannya. Kalau daftarnya dari tingkat akademi D3, pasti gajinya juga lebih besar, kak”.

*Hadeuuh, emang dasar ibu-ibu yeee, ujung-ujungnya seneng yang gede. Gaji woy, gaji, wkwk.. 😊

Ya, gak bohonglah, mau jadi profesi apa pun tujuannya pasti ingin dapat gaji, syukur-syukur nominalnya besar. Betul??

Nah, disinilah aku ungkapkan semua kepada anakku. Biar dia juga bisa berhitung dan bisa mengelola keuangan dengan baik, serta apa saja resiko yang akan ditanggung jika akan menjadi masinis nantinya.

Masuk Sekolah Masinis Kereta Diesel di Yogyakarta
Sumber foto: recruitment.kai.id

Kenaikan tingkat itu sekitar 4 tahun sekali, jadi jika dihitung mulai dari lulusan SMA menuju tingkat senior dibutuhkan waktu 16 tahun. 

Besaran gaji profesi masinis memang cukup menjanjikan. Kalau sudah senior itu golongan IIIA rata-rata diatas 12 juta perbulan, sedangkan golongan IIC sekitar 9 juta. Kalau gaji golongan IIA dibawahnya lagi.

Normalnya seperti gaji pegawai negeri sipil saja, namun khusus masinis ada tambahan spesial yaitu tunjangan resiko. Dipikir-pikir, sebandinglah dengan beban tugas yang dipegangnya. Berat beban hati dan pikiran karena harus berkonsentasi membawa penumpang atau muatan dalam jumlah besar.


Syarat Menjadi Calon Masinis Kereta Di Indonesia


Menurut beberapa sumber yang aku baca, siapa pun bisa menjadi calon masinis, asalkan memenuhi syarat tertentu, antara lain:
1. Pria pada umumnya, sedangkan wanita untuk kereta jarak dekat seperti Commuterline maupun MRT
2. Lulusan IPA, SMK Listrik/Mesin/Otomotif, NEM minimal 6.0. Bahkan yang sudah lulus D3 jurusan administrasi pun bisa mendaftar karena dia pernah sekolah di SMA jurusan IPA.
3. Batas umur 18 – 25 tahun,
4. Tinggi badan minimal 165 cm.
5. Sehat fisik, terutama mata dan gigi.
6. Tidak buta warna, sedangkan untuk mata minus katanya masih diperbolehkan asalkan hasil yang terbaru, misalkan saat pakai 0.5 begitu diperiksa ternyata berbeda bisa tidak lulus.
7. Tidak narkoba, tidak bertato, tidak buta warna
8. Mengikuti rangkaian ujian yang ditentukan oleh bagian recruitment PT.KAI
9. Tidak menikah selama pendidikan.
10. Bersedia ditempatkan di mana saja.

Untuk mendaftarnya kita bisa mengecek di website www.recruitment.kai.id. Menurut mas Novandas, salah satu alumni yang sempat aku wawancarai, pendaftaran ini akan terbagi untuk angkatan SMA dan SMK, serta pendaftaran rekruitmen untuk tingkat STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat). 

Percakapan dengan alumni BPTT

Perbedaannya adalah gaji. Kalau pakai ijazah SMA/SMK, masuknya menjadi golongan IIA, sedangkan untuk lulusan STTD Bekasi, gaji awalnya masuk pada golongan IIC.

Jika sudah lolos seleksi, calon masinis akan tetap dibagi pada penjurusannya. Mau jurusan kereta diesel apa kereta listrik?

Khusus calon masinis kereta lokomotif Diesel, belajarnya di Balai Pelatihan Teknik Traksi (BPTT) Darman Prasetyo dan Balai Yasa di kota Yogyakarta. Di sini disediakan fasilitas lengkap seperti asrama, laboratorium, simulator, dan lainnya. 


Masuk Sekolah Masinis Kereta Diesel di Yogyakarta
Sumber foto: @novandas_

Sedangkan calon masinis kereta rel listrik, mereka akan mendapat pendidikan di Balai Pelatihan Teknik Perkeretaapian (BPTP) Sofyan Hadi di Bekasi.

Uniknya, kedua nama balai pelatihan ini diambil dari para masinis yang wafat saat menjalankan tugasnya tahun 2013 silam, untuk mengenang dan menghormati jasanya. Masih ingatkan kejadian kereta menabrak truk tangki di kawasan Bintaro?

Balai pelatihan teknik ini sudah berdiri sejak tahun 1973. Sudah  ada 1.400 siswa yang pernah dibimbing di BPTT Darman Prasetyo Yogyakarta ini. 

Khusus masinis, 2 bulan pertama siswa  akan digembleng dan mendapat pendidikan kemiliteran. Setelah lulus tahap itu, selanjutnya siswa akan menjalani pendidikan tambahan di lapangan selama 4 bulan.

Sebelum benar-benar boleh menjalankan kereta, siswa harus menempuh lagi jam terbang sebanyak 2000 jam. Itu pun masih menjadi asisten masinis, ibaratnya sekitar 2 tahun untuk mendampingi masinis senior di setir kiri. 

Selanjutnya, asisten masinis masih membutuhkan waktu sebanyak 4.000 jam (4 tahun) untuk menyandang menjadi masinis senior. Hmm, lama juga ya ☺

Apakah masinis juga harus memiliki SIM? Aku sempat bertanya pada mas Novandas. Dia menjawab: "tentu saja, SIM itu mulai diberikan sejak menjadi asisten masinis, sebagai tanda sertifikasi".


Masuk Sekolah Masinis Kereta Diesel di Yogyakarta
Sumber foto: @ryansapt_

Seorang masinis harus menguasai teknik mengerem, menambah laju kereta, mengerti symbol, sinyal, bahkan klakson. Jika ada insiden kecelakaan karena kelalaian asisten maupun masinis, pihak PT. KAI akan mendampingi secara hukum dan tetap memutuskan tindakan selanjutnya nasib mereka apakah harus belajar lagi, turun pangkat, atau PHK.

Duh, berat juga ya perjuangannya. Masinis kan sudah menjalankan kereta sesuai jalur, tapi seringkali tetap saja ada kecelakaan yang diakibatkan oleh kelalaian pihak lain.

Tapi biar bagaimana pun alasannya, setelah kami diskusi panjangShidqi tetep pilih jadi masinis khusus kereta diesel, makanya ngebet banget pengen buru-buru langsung ke Yogyakarta saja.


Cara Menuju BPTT Darman Prasetyo Yogyakarta


Bagaimana cara pergi menuju ke sini? Alamatnya ada di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 2, Klitren, Gondokusuman, Yogyakarta. 

BPTT Darman Prasetyo ini terletak di posisi yang cukup strategis. Dekat stasiun Yogyakarta, stasiun Lempuyangan, Terminal Giwangan, dan bandara Internasional Adisutjipto.

Tips dariku, jika ingin kesana menggunakan bus travel, lebih enak pesan aja tiket Travel Jakarta Jogja di Traveloka, yang pasti lebih mudah dan cepat, gak perlu repot mesti datangi kantor travel. 

Cari yang rutenya menuju terminal bus Giwangan. Enaknya lagi, di sini banyak hotel, homestay, pasar, dan tempat wisata murah meriah yang tak akan dilupakan. 

Seperti Wisata Kali Gajah Wong, Museum Perjuangan, Balong Waterpark, DeMata Trick Eye, Museum Anak Kolong, Gembira Loka Zoo, dan lainnya. 

Duh, jadi kebayang kalau mau nengokin si calon masinis kereta diesel ini, kita sekalian bisa mengajaknya refreshing tanpa susah lagi. Asyik, semoga kesampaian ya, nak! Aamiin.. 😇


49 komentar:

  1. Xixixi akupun jadi gagal fokus dengan gajinya, lumayan ya mba. Tapi sesuailah, syarat masuk sekolah ini juga tidak mudah. Senang sekali melihat anak yang punya cita cita keren.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe sama mbak, gak nyangka gede juga ya sesuai beban tugasnya

      Hapus
  2. suka banget baca tentang masinis... apa karena di Pontianak dan Batam gak ada kereta api sehingga, profesi ini gak pernah terlintas di fikiranku...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pun terkejut anakku pengennya jadi masinis mbak, belum ada yg profesinya gitu di keluarga besar kami hehe

      Hapus
  3. wah baru tahu, keponakan saya juga cita-citanya jadi masinis

    BalasHapus
  4. Aku br tau kl ada sekolah masinis lo mba.. Nice artikelnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih yaa semoga bermanfaat

      Hapus
  5. Wah, postingan yang menarik, share jadi masinis dan keseruan aktivitas menjadi masinis. Seruuuu. Masinis sekarang muda-muda ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya yg muda itu masih jadi asisten sih, tapi tetep asyik ya liat masinis seger2 hihi

      Hapus
  6. Banyak hal yang aku baru tau soal per kereta apian nih, ternyata ada sekolah khususnya ya mb

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sekolah khusus masinis di Yogya dan Bekasi

      Hapus
  7. Senang kalau lagi turun CL papasan sama masinis. Gagah2 pun nggak tinggi, tinggi banget memang ya buat ukuran laki laki Indonesia. Ketinggian nyundul lagi hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe iya gak setinggi para pilot sih, tapi asyik aja liat mereka

      Hapus
  8. Alfath kayaknya bakal suka nih Simulatornya, dia juga suka perkeretaan, tapi belum ketahuan cita2 sebenarnya apa, masih menclak menclok.
    Baru tahu kalau Sekolah untuk jadi Masinis itu ada di Jogja ya, noted, jadi pengen lebih mengenal lagi Sekolah ini deh, kondisi fisik harus dijaga dan dipersiapkan sedini mungkin ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alfath ntar jadi pemuda sukses yaa apapun cita-citanya nanti 🙂

      Hapus
  9. Wah penghasilan masinis besar jg ya mba aq baru tau nih, semoga cita2 si kk bs tercapai ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lumayan ada gaji tambahan khusus 😁

      Hapus
  10. Shidqi pintar banget euy. anak yang udah ada pemikiran maju seperti shidqi nih kita jadi mengarahkan saja sesuai keinginannya dan sudah terlihat keinginannya dmana. Aku baru tahu sekolah masinis kereta ini mba. Ntar aku coba sounding ke keponakanku yang binggung mau milih sekolah apa nanti

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya semoga bermanfaat untuk keponakannya ya. Sukses selaluu

      Hapus
  11. Wahh keren banget infonya nih mba kebtulan anakku yg cwok pngen bngt jadi masinis...jadi banyak tahu nih..

    BalasHapus
  12. Aamiin. sang kapten kataknya udah mendalami ya sejak kecil, Alhamdulillah orang tyanyapun tanggap dan mendukung keinginan anak, semoga semangat selalu ya mba

    BalasHapus
  13. Kalau lihat masinis, serasa lihat pilot aja, rasaku agak mirip sih.
    Sejak kuliah, hingga sekarang aku paling suka perjalanan dengan kereta api.
    Rasanya asyik gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pun jadi ketagihan kereta gara2 Shidqi. Iya sekilas kaya pilot ya mbak 😁

      Hapus
  14. Waaawwww..... ga nyangka ya ternyata begitu serba-serbi masinis. Ck..ck...ck. kudu pake latihan militer segala, jam terbang kudu 2000km dll. Pantas lah gajinya tinggi karena beban mental dan fisik termasuk berat ha. Apalagi kalau ada amit2 kecelakaan...syerem 😅

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aahh jangan sampai mak, kerjaan mereka luar biasa manfaatnya, bawa penumpang terbanyak 😊

      Hapus
  15. saya sempat bertanya klo mau jadi masinis sekolah dimana ya? sekarang jadi bisa tau jadi klo ada yang mo jadi masinis bisa ke BPPT Darman Prasetyo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyap yg Diesel di Yogya, yg listrik di Bekasi

      Hapus
  16. Hiks baru tahu ini seluk beluk nya sekolah masinis pdhl hampir setiap Hari nauk kereta,,, mereka kadang sendirian. Ya gak pakai asisten klo lgi narik kereta

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe iya mbak, kadang sendiri kadang ada asistennya

      Hapus
  17. Seru banget kayaknya nih sekolah masinis. Seragamnya pun keren kayak pilot. Anakku juga suka banget kereta api, disebutnya Chucuu train 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Toss kita, punya anak yg maniak kereta udah gak bisa pindah ke lain hati hehe

      Hapus
  18. wah thanks sharingnya semoga bermanfaat nih buat adik2 yg mau jd masinis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama ya, salam sukses jadi masinis

      Hapus
  19. Wah baru tahu nih tentang sarung tangan masinis KRL, btw anakku jg kereta mania sampai maninannya pun mayoritas kereta.😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hebat udah senang kereta ya nak. Iya aku pun baru tau sarung tangan itu fungsinya apa wkwk

      Hapus
  20. Sukses mba... medorong anaknya mewujudkan cita-citanya. Luar biasa

    BalasHapus
  21. alfero24.2.19

    kalo dua tahun ngabdi di pondok, pengen jadi masinis bisa masuk sekolah masinis gak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asal ada ijazah SMA, D3, atau S1 mungkin bisa ikut rekruitmennya

      Hapus
  22. iya.. memang benar calon masinis akan sekolah di BPTT DP Yogyakarta (untuk lokomotif & KRD) dan BPTP SH Bekasi (untuk KRL)

    Namun, disini saya hanya sedikit mengoreksi aja, yg dimaksud sekolah di BPTT DP ataupun di BPTP SH, bukan artinya kita datang dan mendaftar secara langsung di tempat tersebut, tetapi kita harus diterima jadi pegawai KAI terlebih dahulu dengan mengikuti rekrutmen yang diadakan oleh PT KAI di website https://recruitment.kai.id, nah setelah lulus rekrutmen (misalkan rekrutmen masinis) baru deh PT KAI akan menyekolahkan kita diantara kedua tempat yg tadi.

    Jadi, kesimpulannya untuk sekolah (diklat) masinis baik itu di BPTT DP ataupun di BPTP SH wajib menjadi pegawai KAI terlebih dahulu. Karena BPTT DP dan BPTP SH adalah tempat diklat milik PT KAI khusus untuk pegawai baru

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oke terimakasih info lengkapnya mas Kevin. Jika ulasan saya dibaca lebih seksama memang diarahkan mendaftar dulu di website KAI, baru sekolah di BPTP

      Hapus
  23. Semangaaat ya Shidqi, Semoga impian jadi masinis bisa tercapai... :D Aku baru tau nih mba gimana caranya jadi masinis... Perjuangannya panjang juga ya, tapi memang tanggung jawabnya pun gede banget... Sekarang profesi masinis jadi profesi yang keren juga, lho... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih doanya bun Dita, iya aku pun menulis ini supaya lebih siap aja Shidqi maupun ibu bapaknya 😁

      Hapus
  24. Semangat selalu hehehe
    Temen" pada komentar d grup pribadi saya, terkejut kok masuk d web haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe aku kan udah izin sama mas buat ditampilin di blog ini. Terimakasih banyak ya dukungannya, semoga bermanfaat 😁🙏

      Hapus

Hai, terimakasih sudah membaca ulasanku. Boleh dong isi dengan komentarmu, biar lebih seru..

Tapi, mohon maaf komentarnya tetap dimoderasi, supaya blog ini aman dari spam. Ingin berdiskusi lebih lanjut, hubungi email : bunda.shidqi@gmail.com