NarasiLia.com

Berbagi Pengalaman dan Tips Gaya Hidup

7.10.23

Manfaat Edukasi Keuangan Untuk Anak, Penting!

 
Manfaat Edukasi Keuangan Untuk Anak, Penting!

“Sini uangnya! Mama aja yang simpan, biar aman. Nanti kalau kamu mau beli mainan tinggal minta sama mama. Tenang, mama tidak pakai kok. Ini supaya kamu tidak boros. Apalagi kalau uangnya tercecer, hilang, rugi dong." Suka dengar kalimat ini, atau anda yang suka begini? Sama, aku juga hehe..
 
Yah, gimana ya, sebagai orangtua kita kan tetap harus bijaksana dan tegas mengedukasi anak terutama mengenai pengelolaan uang. Kalau aku sih ambil jalan tengahnya. Sekian persen dititipkan padaku untuk ditabung, sebagian sisanya dipegang anak agar mereka juga belajar mengelola keuangannya sendiri. 
 
Kegiatan mereka tetap harus dipantau orangtua agar tidak salah langkah mengambil keputusan terhadap uangnya itu. Gak mau kan, uang ratusan ribu habis dalam sekejab. Sebaiknya arahkan untuk membeli hal yang penting atau ditabung buat kebutuhan nanti misalkan beli alat sekolah bahkan traveling naik kereta.

Manfaat Edukasi Keuangan Anak Sejak Dini, Penting!

Mungkin sebagian orantua ada yang menganggap kalau pendidikan keuangan sejak dini itu belum diperlukan anak-anak. Jangan salah, anak-anak kecil itu cerdas lho, bisa menerima edukasi keuangan dari awal. Jangan anggap mereka belum mengerti apa-apa, justru kalau tidak diajari dari kecil, anak akan tumbuh menjadi sosok yang materialis dan konsumtif, kalap kalau lihat barang diskon, maunya beli, beli, beli. Kalau sudah begini, siapa yang rugi?
 
Dan sebagai orangtua harus amanah, bijak menyimpannya, sehingga menjadi contoh yang baik. Sesuaikan kondisi dan usia anak dalam mengajarkan pengelolaan keuangan agar menjadi bekal essential life skills. Apa saja manfaat penting jika anak mendapatkan edukasi keuangan sejak dini?
 
• Memiliki Kecerdasan Optimal, Siap Hadapi Dunia Kerja
 
Memberi edukasi keuangan dan finansial pada anak sejak dini bisa memberi dampak sangat baik dalam menstimulasi tumbuh kembangnya. Tingkat IQ (Intellegence Qoutient) dan EQ (Emotional Qoutient) menjadi seimbang. Anak akan mampu berhitung sesuai nominal nilai uang, pandai mengelolanya, berbelanja sesuai kebutuhan bukan memenuhi nafsu belaka. bisa diajak hidup hemat, senang berbisnis, bahkan sudah tahu tujuan hidupnya dan siap di dunia kerja.
 
Profesi pekerjaan yang selalu dibutuhkan dan digaji besar adalah dunia kerja yang berkenaan dengan keuangan dan finansial seperti akuntan, perbankan, real estate, fintech, analis marketing, konsultan keuangan, perpajakan, bisnis makanan, restoran, retail, dan sebagainya. Gimana, menarik bukan?
 
• Hidup Sejahtera, Tidak Mengalami Gangguan Jiwa
 
Manfaat memberikan edukasi seputar keuangan pada anak sejak dini bisa menjadi pondasi kuat dalam mengelola keuangannya.  Mereka akan berhati-hati, tidak konsumtif, tidak mau boros, pandai berbisnis, bisa bertahan hidup dengan baik tanpa bergantung pada orangtua, hingga hidup sejahtera, tidak mengalami gangguan jiwa. *Wow, ini sih impian banget!
 
Sebaliknya, jika kita tidak peduli sejak awal, bukan saja anak yang akan merugi, kita sebagai orangtua juga akan kerepotan di kemudian hari, anak selalu merongrong keuangan orangtua bahkan orang lain. Aduh, jangan sampai deh dengar istilah: “Supaya silaturahmi tidak putus. Pinjam uang seratus!”. 
 
• Membantu Meningkatkan Perekonomian Bangsa

Bahkan saking pentingnya, pemerintah pun mengadakan Program Edukasi Literasi Finansial Keuangan bersama Kemendikbud dan OJK. Program ini ditujukan kepada seluruh anak sekolah di Indonesia. Tujuannya agar generasi bangsa mampu mengelola keuangan dengan menabung, pandai berbisnis, bisa membangun UMKM dalam negeri hingga manca negara, sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian bangsa. Hebat bukan?

Beberapa Edukasi Keuangan Yang Bisa Diajarkan Pada Anak Sejak Dini

Setelah tahu manfaat besar edukasi keuangan untuk kehidupan anak nanti, apakah masih ragu mengajari mereka mengelola keuangannya sendiri? Nah, mumpung belum terlambat, jangan bingung, mulailah berikan contoh terlebih dahulu sambil mengajari dengan macam-macam edukasi keuangan yang mudah sesuai usianya. 

Antara lain:
 
1. Belajar Mengenal Bentuk Uang dan Besar Nilainya
 
Mulai kenali nominal nilai uang dari terkecil hingga terbesar. Misalkan sejajarkan seluruh bentuk uang dan nominalnya mulai dari gopek, seribu, dua ribu, lima ribu, sepuluh ribu, dua puluh ribu, lima puluh ribu, dan seratus ribu. Ajak mereka belajar berhitung dan apa saja yang bisa dibeli dengan uang yang dimiliki saat itu.

Belajar mengenal bentuk uang dan nilainya juga bisa kok tanpa uang beneran, kan bisa saja menggunakan mainan uang-uangan, membacakan buku cerita, bernyanyi, bahkan bisa menggunakan kertas yang digunting-gunting lalu bermain peran berjual-beli. Seru kan?
 
2. Ajak Berbelanja dan Membayar Sendiri
 
Manfaat edukasi Keuangan sejak dini

Siapa yang tidak senang diajak belanja, apalagi ke mini market. Mereka biasanya akan kalap pengen beli ini dan itu. Di kesempatan begini kita bisa memperlihatkan konsep menggunakan dan mengelola uang di kehidupan nyata. 

Di dalam kegiatan tukar uang dan jual beli secara langsung ini bisa dilihat dan dirasakan oleh mereka dengan suka cita, belajar berhitung pun menyenangkan. Apalagi jika dipercayakan membayar belanjaan sendiri di kasir atau ke penjual, mereka bisa mengerti jumlah uang dan selisih kembaliannya.

3. Biasakan Anak Untuk Menabung

Belikan anak-anak sebuah tabungan celengan yang lucu, kemudian ajarkan dan biasakan menyisihkan uang jajan atau sisa belanjaan agar bisa dimasukkan ke dalamnya. Berikan tantangan bonus tambahan agar mereka semangat dan konsisten menabung. Jika sudah banyak bisa dibelikan barang impiannya. Pasti bahagianya luar biasa.
 
Kegiatan menabung ini akan menjadi kebiasaan yang baik hingga dewasa nanti. Menabung bisa memupuk sifat sabar, hemat, tidak boros. Sifat yang dianjurkan Allah dan Rasul, bahkan disukai semua orang, menjadikan hidup mereka sejahtera. Sesuai pepatah dahulu: Hemat Pangkal Kaya.
 
4. Berikan Bonus Uang Ekstra Sebagai Reward
 
Selain memberikan uang jajan, orang tua juga bisa memberikan reward uang ekstra kepada anak-anak jika mereka rajin belajar dan bekerja membantu mama papa. Berikan tugas yang gampang-gampang saja, misalkan dapat nilai bagus, rajin membereskan kamar, kasur, dan mainannya. Bahkan mencuci piring sehabis makan.
 
Cara ini bisa memupuk jiwa berani dan bertanggung jawab pada kehidupannya, memberikan pengertian pada mereka jika ingin mendapatkan uang jangan cuma meminta, tetapi harus mau berusaha belajar dan bekerja, diharapkan menjadi anak yang rajin dan tidak mudah mengemis sehingga mampu hidup lebih terhormat.
 
5. Berikan Permainan Monopoli atau Video Games Edukasi Keuangan

Siapa bilang main games gak bikin pinter? Wah, nanti dulu, permainan yang seperti apa dulu nih. Kita juga harus bijak memilihkan permainan yang mengedukasi. Seperti permainan monopoli ini bisa mengenalkan konsep uang dan real estate. 

Atau mama papa bisa ajak anak-anak bermain games online tentang bisnis, pengusaha, pengelolaan keuangan, real estate, kasir, pertanian, di https://www.mortgagecalculator.org/money-games/. Semua games di sini gratis, tanpa download aplikasi, dan bebas iklan, lho!
 
Games Manfaat Edukasi Keuangan Untuk Anak, Penting!

Banyak banget mainan yang ditawarkan dan bisa dipilih sesuai minat. Pasti disukai anak-anak maupun dewasa, karena dikemas dalam konsep yang seru, gambar yang lucu, dan ada tokoh kartun idola anak seperti LEGO, Power Puff Girl, dan lainnya. 
 
Ada beberapa kategori yang bisa dipilih sesuai usia dan tingkat kesulitannya. Anak-anak puun tidak akan terikat pada satu permainan saja. Jika sudah bosan pada satu dua permainan, bisa pilih permainan lainnya. Sebanyak itu permainan kira-kira ada apa saja nih?
  • Money Games : permainan menghitung dan memberikan kembalian uang, kasir, Cashback, pohon uang, supermarket, permainan koin
  • Game Real Estate : mengembangkan kota LEGO, membangun rumah, membersihkan rumah, membeli dan menjual properti, mengatasi kekacauan kuman, meledakkan jembatan.
  • Game Simulasi Pertanian : menumbuhkan ladang pertanian virtual, pabrik makanan dari pertanian, Traktor Mania
  • Permainan Mata Uang Kripto : penembak bubble bitcoin, Generator NFT, Lip Ape, Saham
  • Permainan Toko Kelontong : menjalankan bisnis berbagai macam supermarket, penyediaan stok barang
  • Game Simulasi Bisnis : mengembangkan bisnis toko perhiasan, penjual bunga, boss perusahaan, bisnis pertambangan
  • Game Simulasi Restoran : menjalankan bisnis coffe shop, kedai kopi, kedai pizza, burger, dan pizzaria.
  • Game Politik Kantor : game clicker ragdoll digunakan untuk menjelaskan kondisi perkantoran, adanya persaingan internal, resolusi konflik, mengembangkan tim, atau pelari tanpa akhir
  • Games Lingkungan Hidup : mengelola sumber daya alam, mendaur ulang, menghasilkan energi hijau
  • Game Pengembangan Perangkat Lunak : Game STEM, logika coding, cara membuat dan menguji perangkat lunak, membangun bisnis startup
 

Contoh Games Edukasi Keuangan Yang Disukai Anak

1. LEGO City Adventures Build and Protect

 

Games Manfaat Edukasi Keuangan Untuk Anak, Penting!

Permainan ini seperti main games minicraft. Bantulah Walikota Solomon membangun kota LEGO, menggunakan berbagai bangunan agar dapat menghasilkan pendapatan pajak dan nanti akan digunakan lagi untuk pembangunan seluruh kota yang lebih luas. Kita juga harus mencari dan menggali minipiece tersembunyi yang digunakan untuk membangun bangunan bertipe unik yang tersedia di setiap zona.

Kumpulkan pajak dari setiap bangunan itu untuk membiayai pengembangan kota dan penggalian lebih lanjut. Setiap bangunan mengharuskan kita untuk menabung LEGO agar cukup membeli minipiece yang dibutuhkan. Lanjutkan dengan membuka kunci masing-masing enam zona kota, isi setiap zona dengan 25 bangunan.
 
Uniknya, setiap zona mempunyai kepingan LEGO dan tipe bangunan dan terdapat jadwal penghasilannya sendiri. Miliki setidaknya satu kantor polisi dan pemadam kebakaran sehingga anda dapat melindungi warga. Selain itu kita bisa padamkan api atau menghentikan perampokan untuk mendapat hadiah tambahan ekstra. 
 

2. Farm Town


Games Manfaat Edukasi Keuangan Untuk Anak, Penting!

Ingat Farm Town jadi ingat games yang dulu digandrungi pengguna Facebook, namanya Farm Ville. Ini adalah game simulasi pertanian & pengolahan makanan dengan 40 tahapan. Cara mainnya juga sama, dengan menanam benih hingga memanen tanaman serta beternak hewan yang nantinya bisa dijual ke pasar. Jika sudah mendapat uang, kita harus mengaturnya untuk belanja benih lebih banyak supaya panen makin banyak. Termasuk membeli peralatan pertanian supaya proses panen lebih cepat.

Selain menanam dan memanen, kita juga bisa menambah keuangan dengan cara mengambil bahan-bahan pertanian untuk dimasak menjadi makanan yang dapat dijual kembali, seperti roti, kue, pizza dan tepung. Semakin banyak produksi semakin banyak penghasilan dan makin cepat naik level. Kamu juga bisa menambah ukuran truk pengangkut dan lemari es penyimpanan agar produksi semakin meningkat.
 
Jujur, permainan ini sangat berpengaruh pada kehidupan nyata lho. Kita benar-benar diajak  berbisnis dan mengatur strategi agar penghasilan dari pertanian semakin banyak. Layaknya Bob Sadino sang konglomerat legendaris yang kaya raya meski pun hanya sebagai petani. Kalau kalian tertarik bisa klik link berikut: https://www.mortgagecalculator.org/money-games/farm-town/

3. Cashier Simulator
 
Games online keuangan anak

Aku dan anakku suka permainan ini karena seperti bermain kasir-kasiran di minimarket, konon profesi ini banyak diminati karena kerjanya cukup gampang. Cukup menginput dan menghitung harga per item barang, mentotalkan tagihan belanja, kemudian mengambil uang tunai atau kartu kredit dari pembeli dan memberikan uang kembalian jika ada. Permainan ini memiliki 160 tahapan, raih 3 bintang di setiap level.

***
 
Itulah macam-macam edukasi keuangan yang penting untuk anak, jangan sampai terlambat. Buat kegiatan-kegiatan anak yang menyenangkan dan mudah dipahami sehingga mereka bisa menerapkan pengelolaan keuangan sejak dini dan sukses di masa depan. Setuju? Nah, kalau kamu suka games yang mana?



3 komentar:

  1. Setuju banget nih, Kak memang sangat penting untuk memberikan edukasi mengenai keuangan sejak dini

    BalasHapus
  2. Hal hal dasar seperti literasi keuangan dan kecakapan berkomunikasi emang perlu diajarkan sejak dini kepada anak, sekarang juga ternyata sudah banyak game game yang bisa diandalkan untuk anak belajar ya. keren sih ini

    BalasHapus
  3. Anak saya belum tertarik dengan game edukasi keuangan, apa karena masih kelas 2 SD ya mba. Padahal kalo anak mengenal dan mau belajar mengenai keuangan sejak dini, bisa bantu prestasi di kelas juga

    BalasHapus

Agar tidak spam pada komentar, gunakan akun Google kamu. Atau kirim email ke: info.narasilia@gmail.com. Thank you ❤

Pengikut:

Lia Lathifa's Medium Audience Badge