Inspiratif! Lakukan 5 Hal Baik Ini Agar Pejuang Kanker Bisa Sembuh

5 Hal Baik Agar Pejuang Kanker Bisa sembuh

Entah sudah berapa tisu kuhabiskan untuk menghapus air mata dan mengelap ingus di hidung setiap menonton film keluarga bertemakan kanker. Apalagi jika menyisipkan adegan pilu anak-anak di dalamnya, seperti judul Jangan Ambil Nyawaku (1981), Wedding Dress (2010), Surat Kecil Untuk Tuhan (2011), ahh, gak kuat, sarung bantal pun jadi ikut basah.

Hati ini jadi ikut emosional. Mengingat kami juga pernah merasakan banyak duka, kehilangan kegembiraan, waktu, tenaga, uang, kesempatan, pikiran karena ketakutan, kesedihan, harapan, kecemasan, bercampur jadi satu, saat menemani ayah berjuang melawan kanker usus stadium 4.

Rasanya ingin teriak, "help us! Kalian dimana, apakah masih bersenang-senang? Tolong bantu kami di sini, temani, jangan biarkan kami sendiri".

Jujur ya, jika sudah ada salah satu anggota keluargamu sakit kanker, yang sakit itu bukan dia saja, tetapi semua isi rumah. Iya, semua akan merasakan sakit, butuh semangat, butuh dipedulikan. Ya gak siiih?

Apalagi jika mulai kehabisan biaya, rasanya badan tak bertulang, ruwet, dilema. Kita butuh obat, tetapi keluarga juga perlu kebutuhan hidup. Mau kerja tapi siapa yang menjaga? Mau me time tapi gak mungkin meninggalkan ayah sendirian, mau diajak tapi beliau kesakitan. Jadi yang dijaga dan yang menjaga, semua butuh dukungan. Begitulah kira-kira rasanya jika ada salah satu keluargamu yang sakit kanker dan kita sedang dalam kondisi kejepit...


5 Hal Baik Yang Lakukan Agar Pejuang Kanker Bisa Sembuh

Kalau mengingat hal itu, banyak sekali penyesalan di hati. Ingin rasanya mengulang waktu agar kami bisa melakukan hal-hal terbaik untuk ayah lebih bahagia di akhir hayatnya. Tapi apa daya, hal itu sudah tiada guna, kami harus bangkit kembali. Lanjutkan kepedulian, perhatian, dan berbagi kebaikan kepada pejuang kanker lainnya.

5 Hal Baik Agar Pejuang Kanker Bisa sembuh

Seperti yang dilakukan Lifebuoy Shampo bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dalam kegiatan kampanye "Berbagi Kebaikan", bertujuan mengajak masyarakat sebanyak-banyaknya ikut bersama mewujudkan empati dan kepedulian untuk membantu tingkatkan kualitas hidup para pejuang kanker di Indonesia.

Ajakan ini diresmikan pada tanggal 2 Juni 2022, bersamaan dengan Hari Anak Internasional yang jatuh pada tanggal 1 Juni. Ada baiknya kamu yang mungkin punya teman, saudara, dan lainnya yang juga sedang berjuang melawan kanker, lakukan hal ini agar mereka bisa sembuh, mempunyai semangat kembali:

1. Membiasakan Peduli dan Berempati Mulai dari Keluarga

Kaget gak sih, ternyata semakin banyak orang yang tidak punya empati. Menurut penelitian dari Universitas Negeri Yogyakarta ditemukan ada 96% anak mengalami penurunan perkembangan sosial emosi, terutama dalam segi perkembangan perilaku prososial (perilaku tolong menolong terhadap sesama). Ini bisa diakibatkan karena anak jarang keluar rumah selama pandemi dan kurang terstimulasi kecerdasan sosial emosionalnya.

Penggunaan sosial media yang sudah terasa tanpa filter juga bisa menjadi penyebabnya, akibatnya banyak yang gampang nyinyir, heartless, bicara kasar, tanpa peduli perasaan orang lain. Ini sangat mengkhawatirkan, terutama untuk tumbuh kembang anak.

"Jika tidak diajarkan oleh orangtua, kakak, atau lingkungannya, maka bisa mengganggu perkembangan psikologi. Ke depannya anak tidak bisa memiliki rasa prihatin, mengasihi, tidak diterima masyarakat, dan akhirnya depresi," demikian yang ditanggapi oleh Anna Surti Ariani, S.PSi., M.Si., Psi., Psikolog Klinis Keluarga.

Alangkah baiknya, mulai ajarkan mereka mulai dari keluarga, iya KELUARGA. 

Selalu ajak berempati, memberikan wadah untuk pembiasaan kebaikan, saling tolong menolong, merasakan perasaan orang lain melalui contoh dari orangtua, buku-buku cerita, ajak berdonasi, menonton film keluarga bertemakan kanker seperti yang aku tonton tadi.

Dengan mengajarkan nilai-nilai moral ini, anak-anak dan anggota keluarga bisa mempunyai jiwa penyayang, bersyukur, dengan apa yang dimiliki saat ini terutama tubuh yang sehat. Sehingga kita menjadi orang yang siap menemani dan mendukung kesehatan pasien kanker.


2. Bahagiakan Pejuang Kanker Dengan Waktumu

Ibu dr. Siti Annisa Nuhonni, Sp.KFR(K), Bidang Pelayanan Sosial Yayasan Kanker Indonesia pun mengatakan sebagai orang yang masih sehat, alangkah baiknya kita peduli pada pasien kanker sejak dini. Bukan cuma peduli bisa belikan ini itu, bukan sekedar ucapan dan doa, tetapi ada hal lain yang bisa kita lakukan secara sederhana dan mudah, salah satunya waktu dan kebersamaan.

Biasanya pejuang kanker ini lebih sensitif dan mudah emosional. Di sinilah kita bisa peduli, jadilah pendengar yang baik, donasikan tenaga dan perhatian kita, tawarkan pertolongan apa yang bisa kamu lakukan untuk meringankan bebannya, ajak ngobrol yang membuatnya bahagia, jangan disalah-salahin atas penyakitnya. Ini semua sudah cukup menjadi hal terbaik baginya. 

Yes, BAHAGIA adalah kunci utama kesembuhan.

Bantu penderita mengatasi perasaannya sehingga dapat berdamai dengan dirinya sendiri, tidak menyalahkan penyakit yang dideritanya, berdamai dengan keadaan orang lain yang lebih sehat, dan tetap kuat terhubung dengan Tuhan agar mereka tetap melihat hal-hal yang bermakna.

Seperti film Jangan Ambil Nyawaku yang aku tonton tadi, mengisahkan perjuangan seorang wanita pengidap kanker rahim bernama Nona (diperankan Lenny Marlina) yang hidup nyaris sempurna, punya suami yang tampan, mapan, anak-anak yang sopan, dan rumah yang super nyaman. Namun sayang, dibalik kebahagiaannya, mereka diuji dengan penyakit. Di sanalah diceritakan bagaimana perjuangan mereka melawan dan menjalani pengobatan kanker.

Meski sempat putus asa, ketakutan, tak mau makan, namun dukungan suami, keluarga, dan sahabat mampu membuat dia kembali tegar menjalani kemoterapi, dia rela rambutnya rontok dan wajah kehitaman. Film ini diangkat dari kisah nyata, dan ceritanya memang happy ending, Nona bisa bertahan hidup dan sembuh. Inilah contoh kekuatan semangat dan berbagi sehingga pasien kanker bisa sembuh, kok.


3. Sisihkan sebagian hartamu dengan donasi melalui Kitabisa.com

Perlu kamu ketahui, proses pengobatan kanker itu lama, biayanya tidak sedikit dan tidak semua bisa dicover oleh BPJS dan asuransi lainnya. Kalau sudah begini akan membuat keluarga jadi putus asa, demikian juga pasien. Mau pinjam sama teman yaaa malu, udah gak enakan. Mau jual tanah gak bakalan bisa cepat seperti jual pisang goreng. Sedih deh, guys!

Saatnya kita peduli untuk menyumbang melalui melalui KitaBisa.com. Dana-dana yang terkumpul akan dikelola oleh Yayasan Kanker Indonesia, bagi kita yang sudah kesulitan biaya, bisa menghubungi pihak YKI dengan syarat tertentu, sehingga dapat membantu mereka yang membutuhkan pengobatan agar hidup lebih lama dan sembuh.

5 Hal Baik Agar Pejuang Kanker Bisa sembuh

Seperti pesan Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD, KHOM, FINASIM, FACP mengatakan, “Kampanye Berbagi Kebaikan ini akan mendorong semangat dan kualitas hidup pasien kanker lebih lama seperti tujuan awal didirikannya YKI pada tahun 1977 silam. Yayasan Kanker Indonesia berkomitmen melakukan kegiatan menanggulangi kanker dengan cara promosi, pencegahan, dan dukungan.

"Kami mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Mulailah lakukan deteksi dini kanker, dan jagalah kesehatan rambut karena dapat menjadi sumber kekuatan untuk berbagi kebaikan”, ujarnya.

Gitu yaaa.. 

Bagi kamu yang tidak sempat meluangkan waktu dan bercakap-cakap dengan pasien kanker, bisa kok berdonasi melalui platform crowdfunding Kitabisa.com, mau sedikit alhamdulillah, mau banyak alhamdulillah, dimana seluruh dana yang terkumpul akan didonasikan kepada Yayasan Kanker Indonesia (YKI).


4. Berdonasi dengan membeli Lifebuoy Shampo Limited Edition

Cara ini adalah langkah berdonasi yang dibilang sangat mudah, selain baik untuk diri sendiri, rambut pun sehat, kita pun sekaligus bisa berdonasi. Ayo sisihkan uang belanjamu untuk membeli Lifebuoy Shampoo varian Kuat & Berkilau limited edition ukuran 340 ml, otomatis sudah ikut berkontribusi dalam penggalangan dana yang akan didonasikan kepada YKI. Kalau tidak sekarang, kapan lagi? Semakin cepat semakin banyak dana yang terkumpul untuk membantu biaya pengobatan pejuang kanker.
5 Hal Baik Agar Pejuang Kanker Bisa sembuh
Mona Ratuliu & Bpk. Agus Nugraha
Agus Nugraha, Head of Marketing Hair Care PT Unilever Indonesia, Tbk. menyampaikan, "Sebagai brand perawatan rambut yang sudah dekat keluarga Indonesia sehari-hari, Lifebuoy Shampoo memiliki tujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan pada anak sejak dini, membuktikan misinya untuk bertanggung jawab membantu meningkatkan kesehatan, kepercayaan diri dan kesejahteraan masyarakat, serta membantu ciptakan dunia yang lebih adil dan inklusif melalui produk-produknya.


5. Donasi Rambut, Kirim Lewat PO BOX

Tau gak sih? Ini mungkin memang agak sepele ya, tetapi bagi pejuang kanker mengalami kerontokan rambut hingga akhirnya harus dibotakin tuh udah sebuah perjuangan hebat yang gak semua mampu dan mau menjalaninya. Sebagai contoh ayahku, beliau amat ketakutan untuk dikemoterapi dan akhirnya rontok, beliau seperti tidak sudi kehilangan.

Tapi ya begitulah, hampir semua pejuang kanker yang dikemoterapi harus mengalami hilangnya rambut. Nah, gak ada salahnya jika kita memberikan sejenak kebahagiaan harapan memiliki rambut kembali. Ya, Yayasan Kanker Indonesia dan Lifebuoy shampoo memfasilitasi hal ini bagi kamu yang berkenan menyumbangkan sebagian rambut panjangmu.

5 Hal Baik Agar Pejuang Kanker Bisa sembuh


Cara Mendonasikan Rambutmu

1. Setelah keramas, punya rambut yang sehat, kuat, dan bersih, kuncirlah sebatas maksimal 25cm, lalu potong rambutmu untuk disumbangkan kepada pejuang kanker. Ini akan dijadikan wig oleh Yayasan Kanker Indonesia. Anggota keluarga Indonesia yang memiliki rambut panjang, bisa ikutan peduli dengan cara ini.

2. Setelah rambut dipotong, masukkan potongan rambut yang terikat rapi tadi ke dalam amplop (zip lock) yang tahan air, lalu kirim ke PO BOX LIFEBUOY BERBAGI KEBAIKAN JAKARTA 12000 dengan mencantumkan nama, alamat dan nomor ponsel pendonasi.

3. Selesai dan berharap semoga para pejuang kanker senang dan kembali bersemangat.

Para undangan dan Mona Ratuliu, Artis dan Public Figure pun di sana melakukan hal yang sama. Mona mengajak anaknya yang bernama Nayla ikut berpartisipasi menyumbangkan potongan rambut indahnya. Hal ini bertujuan agar anak-anak bisa berempati, mencontoh kebaikan, bukan hanya teori tetapi juga bisa praktek langsung.

Bagaimana jika rambutnya tidak bagus, apakah masih bisa donasi?

Tenang, buat kamu yang rambutnya belum memenuhi persyaratan, donasi bisa tetap diberikan. Total gramasi dari rambut yang terdonasi akan dikonversi menjadi wig rambut sintetis yang juga akan didistribusikan kepada para pejuang kanker melalui YKI.

Oiya, ini opiniku, bagi muslim-muslimah yang ragu mendonasikan rambutnya karena menganggap akan dijadikan wig (rambut palsu), silahkan bisa memilih beberapa pendapat para ulama ya. Jika ragu, tidak ada paksaan dan perdebatan, kita bisa berdonasi lainnya seperti yang aku uraikan 4 poin sebelumnya.

Tetapi jika yakin pendapat ulama yang membolehkan donasi rambut (karena dianggap sebagai hal darurat dan bisa membahagiakan pejuang kanker), mari berdonasi. Hal ini sangat dianjurkan sebagai bentuk kasih sayang dan sedekah yang baik dan sederhana tetapi sangat bermakna.

Masa donasi #BeraniBerbagiKebaikan ini berlangsung mulai 2 Juni hingga 1 Desember 2022. Mumpung masih panjang waktunya, silahkan berani berbagi kebaikan sebanyak-banyaknya. Untuk informasi lebih lanjut tentang kampanye ini, kunjungi: https://berbagikebaikan.kitabisa.com/ atau akun Instagram @LifebuoyID ya! Mari Berbagi Kebaikan, maka suatu hari kamu akan merasakan juga kebaikan itu..


56 komentar:

  1. Keren ini donasinya bisa berbagai cara. Rambut pun bisa disumbangkan dan bermanfaat buat saudara-saudara pejuang kanker.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya setuju banget kak, ternyata kita pun bisa bersedekah rambut ya

      Hapus
  2. Pejuang kanker pastinya membutuhkan kasih sayang dari kita semua, Keren donasinya, lifebuoy shampoo dan sabun andalan sekaligus favorit. Luar biasa, dengan ini kita bisa meringankan penderitaan pejuang kanker dan mendukungnya untuk sembuh. Terima kasih informasinya!

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sebenernya memang butuh perhatian dalam bentuk apa pun bisa agar mereka semangat lagi hidup dan sembuh

      Hapus
  3. Ngobrolin kanker jadi keinget sama mamer nih,tapi baru ngerasa ngeh kalo beliau jutek karena memang badannya gak enak banget kali ya,tapi gak bisa mengutarakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, bisa jadi kita harus selalu sabar menghadapi beliau. Semoga lekas sehat mamernya yaa

      Hapus
  4. Yang dibutuhkan pejuang kanker adalah support dari orang terdekat, kasih sayang, kepedulian dan segala afirmasi positif ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya setuju banget kak, terimakasih sudah berkunjung dan support berani berbagi kebaikan

      Hapus
  5. wah durasi donasinya masih lama, berarti sempat ngumpulin rambut orang serumah nih utk menyenangkan pejuang kanker

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iya semakin banyak semakin baik

      Hapus
  6. Aku baru tau rambut bisa didonasikan juga, memang banyak pintu ya untuk berbuat kebaikan, semoga donasi yang terkumpul bisa semakin banyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya buat yang berfikir seekah itu berupa harta dan uang, mungkin sekarang bisa dilakukan donasi rambut atas dasar menolong dan menyenangkan orang sakit

      Hapus
  7. Support terus gerakan-gerakan baik untuk teman-teman pengidap dan penyintas kanker. semoga semua sehat dan sembuh seperti sedia kala

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamin ya robaal aalamiin, terimakasih semangatnya

      Hapus
  8. Banyak cara untuk bantu dan support pejuang kanker. Memberikan support mereka supaya terus berjuang selama proses penyembuhan. Semoga makin banyak yang support ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak, terimakasih sudah mampir ke blog aku

      Hapus
  9. Saya jadi ingat ketika kakak sepupu mengalami kanker hati. Saat bertemu aku memberi semangat dan tidak pernah membicarakan sakitnya. Angkat 2 jempol untuk Lifebuoy shampoo yang peduli untuk penderita kanker
    Salam: Dennise Sihombing

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam buat kak Denise, iya alangkah baiknya berikan support yang menyenangkan aja, terimakasih sudah berbagi cerita dan tips

      Hapus
  10. Betul sekali para pejuang kanker itu jangan dibiarkan sendirian. Bayangkan jika kita atau keluarga yg menderita, pastinya tidak ingin dikucilkan juga kan ya.
    Berbagai kegiatan yang digalakkan ini sangat menyentuh dan sungguh inspirasi banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, maunya ditemenin, kalo sendirian suka ngada-ngada pikirannya

      Hapus
  11. Pejuang kanker kini semakin banyak diperhatikan, disayang dan tentunya diberikan dukungan dari berbagai pihak.Program2 shampoo Lifebuoy dalam event ini mengajarkan kita berbagi kebaikan. Ternyata berdonasi ga hanya dalam bentuk uang, tetapi bisa memberikan sebagian rambut kita kepada mereka.

    BalasHapus
    Balasan
    1. seperti cerita film Jangan Ambil Nyawaku, banyak yang dukung ahirnya dia sembuh, itu kisah nyata

      Hapus
  12. Aku termasuk yang pernah menyaksikan perjuangan kenalan dalam melewati masa sulit bebas dari kanker. Bener banget, seisi rumah ikutan sakit.

    Kegiatannya menginspirasi banget.
    Ternyata bisa donasi rambut, bisa dijadikan pilihan ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitulah mbak, semoga banyak yang menyadari pentingnya saling support

      Hapus
  13. kerennn ...
    Lifebuoy Shampoo tau banget kebutuhan penderita kanker
    Mereka sangat butuh empati agar bisa meneruskan pengobatan

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak Maria, mari kita saling dukung ya demi kesehatan pejuang kanker

      Hapus
  14. Bagus banget nih, berdonasi untuk support pejuang kanker dengan rambut, keren programnya Lifbuoy ya, shampoo favorit anak saya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iya aroma shamponya khas ya, bikin kangen, favorit di rumahku juga

      Hapus
  15. Aku sering lihat ketabahan luar biasa dari teman kuliahku. Anak perempuannya (usia SD) leukemia. Masya Allah, kadang malah aku yang nyesek. Bagus nih programnya Lifebuoy. Kita memang mesti saling menolong.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar, kita ikut merasa sakit, gak nyaman, makanya salut kepada mereka para pejuang kanker, bukan saja yang sakit tetapi juga yang menjaganya

      Hapus
  16. Tiga judul film yang ditulis oleh mbak akan aku jadikan antrian film berikutnya, yeay! Nobar dirumah bersama anak kadang bosan juga kartun yang itu itu aja.

    Anyway program lifebuoy bagus banget ya, Mbak. Dengan mengirimkan rambut kita sebagai bentuk dukungan untuk para penderita kanker. Semoga banyak yang ngirim. Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe siaaap jangan lupa siapin tissue ya, nangis mulu nontonnya

      Hapus
  17. Keren sih Lifebouy Shampo punya program ini, bisa membantu meringankan para pejuang kaknker sekaligus menjadi sarana edukasi untuk anak-anak belajar berempati dan bersimpati. Pun banyak jalan untuk berdonasi termasuk donasi rambut, sesuatu yang mungkin bagi banyak orang sepele tapi bagi yang membutuhkan jadi sebuah rejeki yang besar..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya semua diajak untuk bisa peduli dan berempati ya kak

      Hapus
  18. Keren sih ini program dari Lifebouy Shampoo, selain menjadi program bagus untuk membantu pejuang kanker juga bisa dijadikan sarana edukasi bagi anak-anak untuk belajar berempati secara langsung. Pun caranya juga punya banyak pilihan termasuk donasi rambut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya banyak cara untuk bisa menyenangkan orang lain terutama pejuang kanker, berani berbagi kebaikan

      Hapus
  19. Berbagi dengan sesama dalam hal program peduli kanker rambut dari Lifeboy inspirasi untuk sesama bagus. Kepedulian pada anggota keluarga dan memperhatikan pemerikasaan kesehatan semenjak dini untuk preventif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, terimakasih suah mendukung dan mampir ke blog aku

      Hapus
  20. Perhatian pada keluarga penderita kanker menjadi fokus utama selain perihal lainnya yang dibahas di artikel tersebut.

    BalasHapus
  21. Pejuang kanker memang pantas mendapatkan spirit dari kita. Dengan kita mendonasikan rambut sehat dan membuat mereka mendapatkan rambut yang harus hilang dari mereka tentu akan membuat para pejuang kanker merasa percaya diri kembali. Setelah itu mereka akan kembali semangat menjalani hari. Gitu kan ya, Kak?

    BalasHapus
  22. Beberapa hari yang lalu, nonton film Jangan Ambil Nyawaku di FLIK. Bagus banget filmnya. Walau film jadul tapi masih relevan untuk para penderita kanker.
    Salut ya buat unilever yang sudah peduli dg penderita kanker... 2 tumbs up

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iya saya sekalian bernostalgia, suasananya mengingatkanku kecil dulu

      Hapus
  23. Kita bisa berdonasi dengan cara yang paling mudah ya ka dengan rambut sehat yang kita miliki aku sudah ikutan berdonasi nih ka potong rambut plus berdonasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. yeaaay keren banget kamu kak Yanti

      Hapus
  24. Saling merangkul dengan dukungan seperti kampanye Lifebuoy ini, akan memberikan semangat bahwa kita bisa dengan bekerjasama

    BalasHapus
  25. 2 anggota keluargaku tiada karena kanker. Semoga kita semua selalu diberi kesehatan dan dijauhkan dari penyakit ganas mematikan. Selalu berbuat baik karena kita tidak tau amalan yang mana yang akan memuliakan hidup kita

    BalasHapus
    Balasan
    1. turut berduka cita ya kak, terimakasih sudah berbagi cerita dan semangat

      Hapus
  26. Donasi dengan potongan rambut kita bisa jadi penyemangat dan dukungan bagi penderita kanker ya, keren nih
    Semoga banyak yang terbantu

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, terimakasih sudah mendukung

      Hapus
  27. Alhamdulillah, ada banyak cara bagi kita untuk berbagi kebaikan pada sesama, khususnya bagi penderita kanker agar kehidupan mereka menjadi lebih nyaman. Merasakan support dari orang-orang di sekitarnya merupakan hal terbaik untuk menunjang kesembuhan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, sembuh karena bahagia yaa

      Hapus
  28. Setuju nih untuk pejuang kanker sebaiknya terus didampingi ya jangan sampai dibiarkan sendiri .semoga tetap semangat spya cepat sembuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kalo sendirian jadi makin sakit soalnya

      Hapus
  29. MasyaAllah malasih sudah diingatkan. Nara. Bisa kirim rambut ini aku baru tahu kalau yang lain insyaallah sedang berusaha melakukan dengan istikomah. Semoga pejuang kanker bisa sehat buger dan bahagia

    BalasHapus

Gunakan akun google untuk komentar atau silahkan kirim email ke: info.narasilia@gmail.com