Geliat Gaya Hidup Halal Yang Makin Trendi

Gaya Hidup Halal

Kabar gembira! Selama pandemi dua tahun ini, masyarakat Indonesia justru menjadi terbiasa menjalani pola hidup sehat dan gaya hidup halal. Menjaga kebersihan, berolahraga, memilih makanan organik, menjadi gaya hidup yang trend di Indonesia. 

Perkembangan gaya hidup halal ini bukan lagi spesial untuk muslim muslimat saja, tetapi HALAL ini sudah UNTUK SEMUA ORANG. Bahkan WHO pun merekomendasikan halal ini dengan menyebutkan anjuran untuk tidak makan hewan liar, makan makanan sehat dan aman, tidak minum alkohol, dan menjauhi rokok. 

Ini sangat sesuai dengan anjuran Al Quran dalam surah Al Baqoroh ayat 168:  

"WAHAI MANUSIA, makanlah apa-apa yang halal lagi baik yang ada di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu".

Menurut ibu Jetti Rosila Hadi, selaku Vice Chairwoman Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC), menekankan kembali dalam acara Webinar 'Gaya Hidup Halal Fondasi Indonesia Sehat dan Kuat' bersama Danone Indonesia dan disiarkan live di youtube CNN Indonesia Rabu, 20 April 2022 lalu. "Halal ini untuk semua manusia, karena memang baik dan positif, manfaatnya bukan saja rahmatan lil 'alamin, tetapi sudah menjadi lifestyle branding yang diakui dunia. Semua sedang bekerja keras agar ekosistem halal terus berkembang dan berjalan". 

Gaya Hidup Halal Danone Indonesia

Gaya hidup halal baik untuk tubuh kita, juga meningkatkan aspek perekonomian di Indonesia menjadi sehat dan kuat. Mulai dari kuliner, fashion, pariwisata, media & rekreasi, keuangan syariah, farmasi, pendidikan, kedokteran, seni dan budaya.  

Luar biasa, bukan? 

Fakta ini bukan sembarangan, berdasarkan data Global Islamic Economy Report 2020-2021 bahwa nilai konsumsi produk halal Indonesia mencapai US$ 2.02 trilyun mulai tahun 2019. Artinya segala aspek yang mengutamakan halal ini mampu berkembang dan menjadi peluang bisnis besar.

Ibu Tila sangat yakin gaya hidup halal ini memang akan memperkuat pondasi bangsa. Dengan halal semua bisa jadi naik kelas, nilainya bertambah, karyawan diperlakukan dengan baik, packagingnya jadi indah, sehingga mudah diterima masyarakat luas, karena tidak ada ruginya.

Pengertian Halalan adalah istilah yang mengacu pada sesuatu tindakan yang dibolehkan, diizinkan, untuk dipakai, dikonsumsi, dilakukan, menurut hukum Islam. Namun tidak cukup dengan halal, alangkah baiknya diikuti dengan Thayyiban, artinya baik, bersih, sehat, dan aman, serta bermutu.

Dan Gaya Hidup Halal itu sendiri diartikan tingkah laku kehidupan yang mengutamakan kesehatan, kebersihan, keamanan, sehingga membuat jiwa raga serta pikiran kita menjadi terjaga baik. Bukan saja soal makanan, tetapi tingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat 


Pentingnya Jaminan Halal Bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha, sebagai Branding.

Hal ini dibenarkan oleh bapak Dr. Muhammad Aqil Irham, M.Si, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), halal itu bukan lagi terkait syariah compliance, namun makin berkembang jauh menjadi trend gaya hidup dikalangan anak muda dan generasi millenial. Mereka sudah memiliki pandangan luas terhadap hal ini, sehingga terlihat pada perilaku mereka dalam memilih makanan, minuman, pakaian, fashion, obat, kosmetik, dan lainnya.

Gaya hidup halal ini juga mempengaruhi ekonomi dan industri. Perusahaan harus mengikuti perkembangan trend ini. Jangan sampai tidak memenuhi syarat, tidak punya sertifikasi halal, nanti banyak yang tidak mau membeli. Jangan sampai kalah saing dengan perusahaan di luar negeri yang mayoritas non muslim bahkan sekuler, mereka tetap mengutamakan kehalalan agar produknya mulus masuk ke Indonesia.

Gaya Hidup Halal

Negara Indonesia itu adalah pasar yang menggiurkan karena 87% dari 254 juta penduduk sebagian besar muslim. Makanya pemerintah yang diregulasi oleh BPJPH ini mendorong agar pelaku usaha makro maupun mikro mau mengurus sertifikasi halal agar dapat memberikan jaminan halal kepada masyarakat. 

Manfaat jaminan produk halal ini juga dapat memberikan uniqe selling point dalam penjualan, meningkatkan daya saing, nilai tambah, sehingga bisa masuk ke pasar Halal Global, dan meningkatkan kepercayaan konsumen menjadi tenang, nyaman, aman. Salah satunya seperti Danone Indonesia yang sudah melihat bahwa gaya hidup halal ini sudah merupakan nilai value bagi corporate.

Sayangnya, masih banyak pelaku UMK (Usaha Mikro Kecil), masih mengabaikan masalah kehalalan ini sebagai reputasi penting. Menurut bapak Aqil mereka menganggap jika sumber makanannya sudah halal, ngapain juga masih mengurus sertifikasi halal?. 

Dalam hal ini BPJPH terus mengedukasi dan mengintervensi agar ekosistem halal ini berjalan dengan baik dengan mengeluarkan Program SEHATI (Sertifikat Halal Gratis) kepada UMK. Mereka tak perlu mengeluarkan biaya apa pun, karena sudah ditanggung oleh pemerintah dan perusahaan besar yang mau memfasilitasi binaannya.

Ada pun biaya sertifikasi halal mulai per Desember kemarin sudah diturunkan dari 3 jutaan menjadi 300 ribu. Dan tahun ini ditekan lagi menjadi Rp. 230.000 per sertifikat UMK, tujuannya agar menjadi garda terdepan memperkuat ekosistem kehalalan dan memenuhi produk domestik, naik kelas, mampu masuk ke pasar luas, go international, tidak kalah saing dengan produk import. 

Mengurus sertifikasi dipermudah, bahkan akan ada pendampingan. Namun bapak Aqil juga mengharapkan UMK mau melek, terus belajar meningkatkan skill digital, karena pendaftaran sertifikasi halal ini sudah menggunakan system digital dan internet. 

UMK sendiri juga harus mau meluangkan waktunya, seperti menuliskan surat pernyataan yang menjelaskan bahwa produknya halal, kemudian pendamping memberikan kesaksian dan akan membantu menyampaikan dokumen ke LPPOM MUI agar dikeluarkan fatwa halal, sampai kemudian BPJPH bisa mengeluarkan sertifikasi halal.

Pendamping ini ada dimana? 

Ada sebanyak 217 lembaga pendamping halal, meliputi perguruan tinggi keagamaan yang memiliki Halal Center, seperti UIN, IAIN, STAIN. Ormas seperti Muhammadiyah, pondok pesantren, yang sudah terlatih. Hampir ada 700 trainer yang akan menjadi pendamping sesuai kurikulum.

 

Komitmen Danone Indonesia Dukung Gaya Hidup Halal Melalui Produk Food Untuk Kesehatan Masyarakat

Sebelum adanya tren gaya hidup halal ini, Danone Indonesia sudah memiliki komitmen menyehatkan masyarakat sebagai pondasi bangsa, sehingga apa pun dibuat dengan standar terbaik. 

Ada halal team internal yang saling bekerjasama, bukan semata-mata agar mendapat sertifikasi halal. Jadi ya wajar sampai sekarang produknya selalu dipercaya dan dikonsumsi masyarakat luas, bahkan sudah mendapat Penghargaan Halal Top Brand.

Danone Indonesia dukung Gaya Hidup Halal

Ibu Prima Sehanputri, selaku Head of Regulatory Affairs Danone Indonesia menambahkan bahwa produk Danone semakin menjunjung tinggi gaya hidup halal, karena semua sudah sejalan dengan visi dan misi perusahaan dalam menjalankan dua bisnis unit: hidrasi dan nutrisi.

  1. Unit pertama adalah air minum kemasan, seperti Aqua, Mizone, Vit
  2. Unit kedua mengkhususkan penambahan nutrisi untuk ibu dan anak sesuai rentang usia, seperti SGM Eksplor, Bebelac, Lactamil, Fortifit, Nutrilon. 

Semua ini dibangun untuk mengedepankan kesehatan masyarakat yang kekinian, bekerjasama dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dengan diadakannya Halal Expo, Halal Training & Inhouse bersama KAMI, program edukasi halal bersama BPJPH & LPPOM MUI, termasuk media.

Jika mereka saja saling bersatu menjadikan Gaya Hidup Halal menjadi tren masa kini, kenapa kita tidak? Ayo, dukung geliat #GayaHidupHalal bersama #DanoneIndonesia yang baik ini agar Indonesia selalu sehat dan kuat dalam segalanya..!


23 komentar:

  1. Ternyata gaya hidup halal merambah ke mana2 untuk meningkatkan perekonomian dunia dan sebagainya. Kehalalan bukan hanya untuk umat muslim saja tetapi juga rekomendasi WHO kepada negara2 di dunia. Anjuran bahkan keharusan untuk tidak mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak halal baik sekali manfaatnya bagi kesehatan tubuh manusia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju banget kak, ikut senang rasanya Gaya Hidup Halal ini makin digemari

      Hapus
  2. Jaminan kehalalan ini akan menjadi nilai tambah dari produk Danone, karena menjadi tenang juga untuk kita gunakan. Apalagi program Danone bagus dan bermanfaat ya.

    BalasHapus
  3. Wah terjangkau sekali sekarang biaya sertifikasi halal bai UMK...Tentu membantu sekali agar mereka bisa naik kelas dan masuk ke pasar yang lebih luas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ya, semoga makin banyak yang daftar sertifikasi halal

      Hapus
  4. Alhamdulillah. Senang juga kalau gaya hidup halal semakin menjadi trend. Bagi muslim jadi gak was-was. Semoga pelaku UMKM juga semakin banyak yang sadar pentingnya hal ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups, makin melek bahwa pangsa pasar halal makin digemari

      Hapus
  5. betul, gak hanya kaum muslim yang memilih gaya hidup halal

    karena sertifikat halal melindungi produk/layanan

    sehingga kita bisa nyaman beraktivitas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bahkan negara non muslim dan sekuler juga memilih memproduksi produk halal

      Hapus
  6. Kalau halal sudah menjadi gaya hidup begini kan enak ya. Sehat juga sih ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sehat lagi baik, sebagai pondasi terbaik buat bangsa

      Hapus
  7. Saya kok merinding baca artikel ini ya. MashaAllah. Memanglah apa yang kita baca, pahami dan amalkan dari Qur'an benar-benar diperuntukkan semaksimal mungkin demi kebaikan dan mashalat semua manusia dunia. Nyatanya halal thayiban membawa banyak manfaat. Terutama dari sisi kesehatan. Bukan hanya bagi muat muslim tapi juga mereka yang tidak beragama Islam tanpa kecuali.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak, gaya hidup halal itu rahmatan lil alamin untuk semua manusia

      Hapus
  8. Saya setuju kalo gaya hidup halal yg sudah ada di Alquran terus mendunia dan menjadi trend di masyarakat kita khususnya. Karena sesuatu hal yg halal bisa mendatangkan barokah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah ini keberkahan hidup bikin bahagia

      Hapus
  9. Sebagai seorang muslimah, pastinya halal harus sudah menjadi gaya hidup kita ya mbak
    Gaya hidup halal adalah yang terbaik

    BalasHapus
  10. Gaya halal memang memberikan dampak yang positif juga buat kehidupan
    Alhamdulillah, ada program sehati untuk para UMKM memperoleh sertifikasi halal secara mudah dan gratis

    BalasHapus
  11. sekarang gaya hidup halal lebih diutamakan karena orang-orang muslim sekarang lebih aware dan prefer pilih yang halal sih

    BalasHapus
  12. Dulu sempat gonjang-ganjing perkara gaya hidup barat yang tidak halal, sekarang berganti ke trend halal yang luar biasa pengaruhnya semoga kedepannya tetap seperti itu. Patut dipertahankan, nih, apalagi untuk para muslim.

    BalasHapus
  13. Dulu tuh papaku sempet ga mau juga mengurus label halal buat semua toko2 bakeries nya yg tersebar di Medan mba. Tapi setelah kami kasih tau pentingnya label halal, dan bisa meningkatkan kepercayaan konsumen, terutama di Medan yg notabene bukan mayoritas muslim. Jadi dengan adanya label halal, bakal membuat pembeli jadi semakin yakin kalo roti yg dia makan beneran halal dan baik 😊. Untung akhirnya papa mau juga mengurus label halalnya 😁

    BalasHapus
  14. Tren Gaya hidup halal mAh wajiiib banget ya kak, semoga ke depannya dapat terus menerus Kita pertahankan ya kak, bukan Tren sesaat saja

    BalasHapus

Untuk mencegah spam, yuk gunakan akun google untuk berkomentar. Jika ada pertanyaan khusus, silahkan kirim email ke: info.narasilia@gmail.com. Thank you so much ❤