3 Masalah Gizi Anak Yang Harus Diperbaiki Demi Mendukung Generasi Maju

 Masalah Gizi Anak Yang Harus Diperbaiki Demi Mendukung Generasi Maju
“Aduh, pintarnya. Enak banget ya si dedek makannya lahap. Kalau anak saya makannya susah minta ampun, kalau disuapin selalu dilepeh, capek deh, ngeri kalau jadi sakit-sakitan aja”.

Bunda, sepertinya kita semua pernah begitu ya. Ada kalanya kita lelah menghadapi masalah si kecil yang susah makan, maunya pilih-pilih, disuapin makannya lama, dibiarkan makan sendiri malah acak-acakan, bikin kesal rasanya, ya kan? *hayoo ngaku..

Di satu sisi, pikiran kita jadi tidak tenang jika mereka belum makan, takutnya jadi gampang sakit, tumbuh kembangnya terhambat, otaknya tidak pintar. Mau jadi apa jika besar nanti kalau seperti itu terus?

Apalagi setiap anak berhak menjadi Generasi Maju, mereka harus memiliki 5 potensi prestasi: cerdas kreatif, tumbuh tinggi dan kuat, mandiri, supel, dan percaya diri, tapi jangan sampai malah kurang gizi.

Kita semua ingin memiliki anak generasi masa depan yang bisa membanggakan, setidaknya ada sumbangsih untuk kemajuan bangsa, Indonesia masih butuh Generasi Maju. 

Betul gak, bunda? *betooool...


3 Masalah Gizi Yang Harus Diperbaiki 


Namun bagaimana jika masih susah makan dan mengalami masalah gizi? Dalam kesempatan temu Kelas Bunda SGM Eksplor di Surabaya kemarin lalu, ibu Qonita Rachmah, S.Gz, M.Sc (Nutr & Diet) selaku narasumber juga mengamini hal tersebut diatas.

Beliau mengatakan, jika anak-anak mengalami masalah makan dan minum, memang dikhawatirkan akan mengalami 3 masalah gizi, yaitu Stunting, Obesitas, dan kekurangan mikronutrien. Namun sebelum terlambat, semua itu masih bisa diperbaiki. 

Yuk, kita bahas dahulu, apa saja 3 masalah gizi tadi:

1. Stunting

Yaitu kondisi dimana anak-anak akan memiliki tumbuh pendek dibandingkan dengan teman seumurannya. Di Indonesia masih banyak yang mengalaminya, bahkan pada tahun 2013 saja ada sekitar 37,2 % atau sebanyak 9 juta anak mengalami kasus ini.

3 Masalah Gizi Anak Yang Harus Diperbaiki Demi Mendukung Generasi Maju


Penyebabnya adalah kesalahan asupan gizi yang tidak seimbang sejak di dalam kandungan ibu, bahkan hingga lahir dan berusia 2 tahun. Anak tidak mendapat nutrisi yang baik di masa keemasannya, di masa 1000 hari pertama.

Akibatnya perkembangan otaknya jadi terganggu, daya tangkap belajarnya menurun, memiliki IQ rendah, langkah geraknya kurang, dan akan membuatnya jadi minder, tidak percaya diri.

2. Obesitas

Yaitu kondisi dimana anak-anak memiliki berat badan berlebihan, tidak sesuai dengan tinggi badan dan usianya, alias genduuut. Banyak makan dan minum juga ternyata tidak baik ya, bun. Apalagi jika tidak sesuai gizi seimbang, kebanyakan makanan berlemak, tinggi gula, kurang serat buah dan sayur, ditambah kurang gerak badannya.

3 Masalah Gizi Anak Yang Harus Diperbaiki Demi Mendukung Generasi Maju


Inilah tujuan timbang di Posyandu agar dapat diperhatikan berat badan dan tingginya. Apakah seimbang sesuai usianya. Jangan bangga punya anak gemuk, lucu menggemaskan, namun tidak lincah, susah gerak, napas ngap-ngapan, kasihan kan? Malah bisa berakibat buruk.

Anak obesitas bisa mengalami diabetes dini, penyakit degeneratif (jantung, liver, gangguan ginjal, sesak nafas) dan menjadi malas bergerak, maunya duduk saja. Yuk, sebelum sampai begitu, sering ajak mereka bermain di luar untuk olah raga.

3. Kekurangan Mikronutrien

Bunda, jika si kecil terlihat sering cengeng, rewel, lesu, lemah, kurang konsentrasi, kurang darah, mata rabun, sebentar-sebentar mencret, batuk, pilek, waspadai ya, jangan-jangan mereka kekurangan mikronutrien.

Mikronutrien itu adalah zat gizi yang terdiri dari vitamin dan mineral yang tidak bisa dibuat oleh tubuh, tetapi dapat diperoleh dari sumber makanan seperti hati sapi, hati ayam, bayam merah, bit, buah-buahan dan sayuran yang berwarna lainnya. 

Makanya, kenapa banyak yang bilang sebaiknya banyak makan buah dan sayur itu penting, karena alasannya agar mereka tidak lesu dan kurang gizi.


Tips dan Trik Memperbaiki Masalah Gizi Demi Mendukung Generasi Maju


Lalu bagaimana ya bun, supaya kendala 3 masalah gizi tadi teratasi dengan baik? Ibu Qonita melanjutkan, solusinya kita harus memberikan gizi komplit sebagai dukungan untuk Anak Generasi Maju.

Berikut tips dan triknya:

1. Kenali Konsep ‘Tumpeng Gizi Seimbang’

Tahukah bun? Jika Kementerian Kesehatan RI sudah mengganti slogan 4 sehat 5 sempurna menjadi Tumpeng Gizi Seimbang.

Tumpeng ini menggambarkan pola hidup sehat yang harus kita semua lakukan agar keluarga tetap sehat dan kuat, didukung dengan kebiasaan mencuci tangan, berolahraga, dan rajin mengecek timbangan badan.

3 Masalah Gizi Anak Yang Harus Diperbaiki Demi Mendukung Generasi Maju


- Jika ditambah minum air sebanyak 8 kali sehari, konsumsi karbohidrat, sayur dan buah yang lebih banyak daripada protein, serta membatasi gula-garam-lemak, pastinya anak-anak Indonesia akan selalu sehat, bebas stunting, obesitas, dan kekurangan mikronutrien.

- Ajaklah anak-anak mengenal makanan yang baik untuk tubuh mereka melalui cerita dongeng, saat berbelanja bareng, dan ajak mencuci buah dan sayur di dapur. Jika mereka sudah bangga dengan sumber makanan lokal, maka dengan sendirinya mereka akan menghargai makanan yang disuguhkan.

- Biasakan minum air putih 8 gelas sehari dan bisa ditambah susu dua gelas sehari, agar anak-anak tidak kekurangan cairan (dehidrasi) yang akan membahayakan tubuhnya. Hal ini bunda bisa memberikan susu SGM Eksplor Complinutri.

- Untuk anak yang tidak suka makan nasi, tak perlu dipaksa. Mereka bisa makan roti, kentang, singkong, ubi jalar, jagung, talas, sagu. Jangan minder kalau cuma makan singkong dan ubi rebus, karena itu tetap menjadi makanan sehat yang dapat menambah energi tubuhnya.

- Pastinya, berikan contoh dan biasakanlah sejak kecil. Jangan paksa anak mau makan sayur, tapi ayah ibunya tidak suka makan sayur, *hayooo lho hihi, noted

2. Menyajikan prinsip gizi seimbang dengan “Isi PiringKu”

Apalagi ini? Pada kesempatan yang sama, Ibu Qonita mengenalkan konsep Isi Piringku agar menjadi pedoman porsi sekali makan yang harus dikonsumsi satu orang anak atau dewasa.

3 Masalah Gizi Anak Yang Harus Diperbaiki Demi Mendukung Generasi Maju


Ada apa saja di dalam ‘Isi Piringku’? 

👉 50% untuk kebutuhan makronutrien (karbohidrat, protein, dan lemak), yang berasal dari sumber makanan seperti nasi, ubi, singkong, sagu, jagung, kentang, roti, daging ayam, telur, daging, ikan, seafood, tempe, tahu, kacang-kacangan.
Yang terdiri dari: 
      - 2/3 makanan pokok
      - 1/3 lauk pauk hewani dan nabati

Artinya, di masa periode emas,  sebaiknya anak-anak diberikan lebih banyak karbohidrat, sebagai sumber energi, karena biasanya mereka lebih banyak bergerak, lincah, dan bereksplorasi. Sedangkan protein hewani dan nabati dibutuhkan hanya 1/3 piring saja. 

👉  50% untuk kebutuhan mikronutrien (vitamin dan mineral), yang berasal dari sumber makanan seperti bayam, kacang panjang, daun ubi, kangkung, labu, wortel, brokoli, tauge, apel, jeruk, jambu biji, pisang, melon, nanas, semangka, anggur, dan lainnya.

Terdiri dari: 
     - 2/3 sayur mayur
     - 1/3 buah-buahan

Dalam Isi Piringku ini, tergambar dari 2 bagian penting, terutama ada pesan yaitu perbanyak sayur dan buah. Manfaatnya supaya tidak kekurangan mikronutrien tadi, anak-anak mendapatkan sumber vitamin dan mineral alami yang berasal dari buah dan sayur.

3 Masalah Gizi Anak Yang Harus Diperbaiki Demi Mendukung Generasi Maju

Supaya anak suka makan sayur, suguhi dalam bentuk kekinian, seperti nasi goreng badut, salad buah potong, kentang kukus isi gado-gado, somay ikan wortel, bolu brokoli, nugget ayam bayam, dan minuman smoothies pepaya tomat yang menyegarkan
           
3. Sajikan Dalam Porsi Sedikit Tapi Sering.

Perlu dipahami, perut anak-anak itu masih kecil bentuknya, tidak bisa dipaksakan untuk melahap semua makanan dalam porsi besar. Sebaiknya berikan dalam porsi kecil tapi sering. 

Jangan heran jika mereka susah makan, karena bisa saja stress harus menghabiskan makanan dalam porsi banyak. Anak malas makan bisa jadi karena trauma, lho. Takut diomelin..*uhuk!

Sebaiknya, berikan 3 kali makanan utama dan 3-4 kali makanan snack sehat. Normalnya berikan jeda waktu setiap 2-4 jam sekali. Jumlah penyajiannya disesuaikan dengan kebutuhan energi masing-masing anak.

3 Masalah Gizi Anak Yang Harus Diperbaiki Demi Mendukung Generasi Maju


Pastikan dalam porsi yang sedikit, tapi sering. Misalkan nasi semangkuk kecil, ditambah ½ potong daging, ½ porsi tempe/tahu, dan 1 mangkuk sayur, atau segelas kecil jus buah.

Sebagai contoh lihat table di bawah ini:
Jam
Makanan/Minuman
07.00
Nasi goreng isi telur, bakso, wortel cincang
08.30
Susu SGM Eksplor 1 gelas / SGM Aktif 1 kotak kecil
10.00
Snack pudding buah mangga
12.00
Nasi, telor pindang, tahu bacem, sayur bening bayam labu jagung
14.00
Snack buah potong/ kue pisang
16.30
Snack biscuit dan jus buah
19.00
Nasi, bola-bola ayam cincang, tempe orek kecap, sayur sop wortel brokoli
20.30
Susu SGM Eksplor 1 cangkir sebelum tidur

Jangan lupa variasikan dalam penyajian, karena kandungan nutrisi yang ada dalam satu jenis makanan bisa jadi tidak ditemukan dalam jenis makanan lainnya. Sehingga dapat membantu pemenuhan gizi seimbang pada si kecil.

4. Jangan biarkan jajan sembarangan

Tahu kan, jika jajanan anak-anak jaman sekarang itu kadar gula, garam, dan lemaknya sangat tinggi, seperti chitos, mie kremes, oreo, beng-beng, dan sebagainya, makanya jangan berikan jajanan seperti itu, karena akan membuat mereka kenyang sebelum menyantap hidangan makanan utama yang sehat.

Menurut anjuran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pun penggunaan Gula-Garam-Minyak Goreng per hari harus dibatasi, secara berurutan adalah 4 sendok makan, 1 sendok teh dan 5 sendok makan.

Nah, tugas ibu menjaga agar mereka tidak minta jajan atau ngemil makanan manis, sebelum waktu makan. Setidaknya beri jarak sekitar 2-3 jam, agar perut mereka kembali lapar dan nafsu makan meningkat.

3 Masalah Gizi Anak Yang Harus Diperbaiki Demi Mendukung Generasi Maju


Jika memang benar-benar ingin membelikan jajanan, pastikan berikan manfaat susu sebagai penambah cairan dan nutrisi pada tubuh. Salah satunya berikan susu pertumbuhan SGM Aktif yang mengandung zat nutrisi penting yang menunjang prestasinya seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral.

5. Berikan Manfaat Susu Sebagai Penambah Cairan Nutrisi Pada Tubuh
  
Apalagi sekarang SGM Eksplor dilengkapi dengan Complinutri yaitu vitamin dan mineral penting, antara lain untuk:
- Menunjang kesehatan tulang dan gigi, seperti kalsium dan vitamin D
- Mengoptimalkan perkembangan otak, seperti minyak ikan, omega 3 & 6
- Membantu mempertahankan daya tahan tubuh, seperti vitamin C dan zink
- Membantu menyehatkan saluran pencernaan, seperti serat pangan, inulin, dan vitamin B kompleks

3 Masalah Gizi Anak Yang Harus Diperbaiki Demi Mendukung Generasi Maju


Manfaatnya jika kita memberikan si Kecil susu 2x sehari, insyaallah nutrisi harian mereka terjamin dengan baik, selain dari makanan pokoknya. Biasakan minum susu di rumah, dan sediakan susu SGM Aktif dalam bekal si Kecil untuk menghindari jajanan tidak sehat yang berlebihan saat ia beraktivitas di luar rumah.

Dengan meminum susu SGM 2 kali sehari, ketiga masalah gizi anak tadi akan segera teratasi, mereka akan tumbuh tinggi ke atas, bebas obesitas, dan selalu ceria bebas kekurangan mikronutrien.

Bagaimana, bun? Sudah tidak stress lagi ya jika si kecil susah makan dan minum. Yuk, lakukan perubahan dan jalankan tips dan trik dari para ahlinya mulai sekarang, agar anak-anak memiliki gizi yang seimbang, bisa beraktifitas dengan baik, dan melakukan pola hidup bersih.

Semakin banyak terciptanya Anak Generasi Maju, semakin banyak anak yang berprestasi di masa depan.

Salam sehat..!

54 komentar:

  1. Salam sehat bun :)

    Emang yang namanya 'waktunya makan' anak tuh bikin gregetan banget ya.
    Thanks banget tipsnya, yang poin 4 tuh paling sering anak saya malas makan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam sehat juga mbak, hehe iya mbak saya juga mengalaminya, tapi jika dikenalkan makanan sehat dan dibentuk sedemikian rupa mereka jadi semangat makan

      Hapus
  2. Dulu pas TB sekitar umur 2 tahunan lebih, anak saya pernah dibilang dokter kayak anak stunting, Bun. Langsung disuruh kebut pemenuhan gizinya. Ngeri juga sih emang efek jangka panjangnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah mamanya hebat bisa ngebut kejar pemenuhan gizinya, semoga anak-anak kita senantiasa sehat ya mbak, bebas stunting

      Hapus
  3. Thanks for sharing Bunda... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama terimakasih sudah mampir untuk membaca tips generasi maju ini, bunda Amy :)

      Hapus
  4. Setelah anak2 gede >10 tahun malah milih2 makannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin bosan disuguhinnya itu-itu aja bang

      Hapus
  5. Anakku yang pertama mba yang masih suka pilih-pilih makanan.. bilangnya "aku ngga suka" dan kao yang kecil kebaikannya.. Ahamdulillah makan apa saja yang aku siapkan mau.. kreasi makanan yang bikin anak mau makan, khususnya yang kurang suka makan sayur dan buah.. tips dan jadwal pemberian makanannya sangat membantu nih mba.. thanks for sharing

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya harus kuat ,membujuk anak supaya doyan makan ya mbak. terimakasih sudah mampir

      Hapus
  6. Wah aku jadi lapar mbak.., anak harus sehat dan cerdas juga berakhlak baik, awal mulanya dari asupan gizi makanan :)

    BalasHapus
  7. Anakku banget nih anak SGM, hahaha
    Seandainya dulu dapet gizi yang cukup, sepertinya saat ini saya sudah jadi kiper timnas Indonesia T.T

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha wah cita-citanya jadi kiper ya, goood, semoga bisa dilanjutkan dari si kecil

      Hapus
  8. Informatif banget nihhh... banyak orang tua hanya sekedar memberi makan tanpa tahu asupan gizi yang penting ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, jangan asal memberikan asupan makanan

      Hapus
  9. Tetanggaku ada yang anaknya kecil bgt, malah setinggi balita badannya padahal udah kelas 2 SD. Kasian sih emang liatnya, jd ga bisa tumbuh optimal

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga orangtua bisa segera memperbaiki pola makannya, jadi si anak bisa tumbuh optimal

      Hapus
  10. Jadi orang tua memang butuh tau banyak informasi, terutama yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak. Lebih spesifik lagi asupan gizinya.
    Gizi yang baik akan jadi basic perkembangan anak

    BalasHapus
  11. Urusan isi pirig kliatan sederhana tapi teryata memang sangat berpengaruh ke tumbuh kembang anak. Aku slalu upayakan anakku syuran juga mba walaupun pelan pelan tapi dia suka kayak pecel dan sop ayam

    BalasHapus
    Balasan
    1. sederhana dan kadang susah susah gampang, haha..

      Hapus
  12. Makin nambah info untuk gizi asupan makanan Anak nih.
    Pengalamanku waktu harus atur pola makan Alfath yang sempet alergi dairy food cukup berharga, banyak yang komen "repot yaa punya anak alergi", tapi sesungguhnya itu ajang untukku untuk terus mencari tahu info dan ilmu lebih banyak lagi. Setelah sempat "tertinggal" berat badannya, setelah usia 3 tahun Alhamdulillah akhirnyadapat mengejar ketinggalan BB-nya dengan effort luar biasa tapi leganya juga luar biasa, alergi semakin hilang, gak ada pantang2 makanan atau minuman lagi tapi tetap dipantau terus. Gak nyangka kalau Dunia Motherhood akan se-berwarna ini, haha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah Alfath punya mama yang peduli dan hebat deh

      Hapus
  13. Generasi maju tanpa 3 masalah yang paling berat adalah obesitas. Malas olahraga sukanya main gadget dan makan jung food. Mau tidak mau si abak diet dan di ajak olahraga bersama keluarga dan teman seperti jalan pagi atau main sepak bola

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ,mbak, ternyata masih banyak kasus obesitas anak yang dapat menghambat perkembangannya

      Hapus
  14. SGM emang sudah menjadi pilihan ibu2 masa kini ya mbak. Note nih tips dan triknya, bisa dipraktek setelah saya punya anak

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih sudah berkunjung :)

      Hapus
  15. Iya mba kebutuhan gizi anak hrus kita penuhi walapun kdang pusing ngatur menunya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. insyaallah kalau udah tau ritmenya gak pusing lagi ngatur menunya

      Hapus
  16. Masalah gizi ini dapur emak ya sumbernya, kadang kita lelah asal bikin menu dan anak kenyang, duh

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, perlu belajar lagi deh nih untuk masalah gizi anak dan pola makannya

      Hapus
  17. Anak2ku aku suruh suka semua makanan. Meskipun mungki agak 'kejam' hihiii tapi mereka ga bikin rempong tiap makan. apa aja masuk perut lah haha alhamdulillaah. Tentu didukung asupan begizi lainnya ya seperti susu. Betul juga kata mb Lia nih kasih anak porsi kecil atau sedang biasa aja yang penting sering. Tq infonya ya baus bermanfaat :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih sudah berbagi cerita, memang sebaiknya porsi kecil tapi sering :)

      Hapus
  18. klo keponakan saya itu paling ga suka sayuran.udah dicoba macam-macam tetap aja ga mau

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini perlu trik khusus supaya dia gak tau kalau di dalam makanan favoritnya ada terkandung serat sayur

      Hapus
  19. Jadwal makannya boleh nih dicontek. Stunting ini masih jadi masalah di Indonesia. Kirain karena genetik aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. stunting itu bisa jadi karena orangtuanya juga stunting, tapi intinya bisa dicegah mata rantainya agar anak tidak tumbuh pendek lagi, yaitu dengan pola gizi yang seimbang

      Hapus
  20. Membantu banget nih dengan panduan lengkap gizi seimbang dan contoh sederhananya

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih banyak atas kunjungannya :)

      Hapus
  21. Terlalu kurus salah, terlalu endut salah hehe, yg sedang2 ajaaaa... #singing
    Pokoknya anak sehat dan tumbang sesuai milestones sih mbak kalau aku yaaa :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. yups, kayanya tau nih lagu, haha
      Yoi dong, sehat dan baik tumbuh kembangnya harus didukung dari asupan yang sehat dan seimbang juga

      Hapus
  22. SGM ada UHT nya ya sekarang, belum pernah coba. Anakku kebetulan nggak suka susu bubuk, jadi biasa di kasih UHT

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya SGM Aktif sudah ada susu UHTnya

      Hapus
  23. Soal stunting ini, sedih juga karena masih banyak anak2 Indonesia yg ngalamin stunting. Semoga dengan kehadiran SGM UHT yg harganya sangat terjangkau bikin anak2 Indonesia makin suka minum susu

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, semoga generasi Indonesia semakin maju

      Hapus
  24. Tumpeng seimbang itu maksudnya... Sama apa beda y sama piring gizi seimbang, soalnya kan sekarang piring gizi buka .Piramida lagi..
    Mungkin gak ya pendek itu keturunan juga? Anakku makan banyak tapi nurun kaya aku pendek, gak pendek bgt sih ... Yaa sepertinya aku sadar kena stunting sejaknkecilnwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. tumpeng itu menggambarkan jumlah kebutuhan kita supaya tetap bisa hidup sehat seimbang, kalau Isi Piringku menggambarkan porsi yg kita makan

      Stunting bisa dicegah kok mbak, meski ayah bundanya pendek, hehe hayo semangaat!

      Hapus
  25. masalah saki sekarang itu, ga suka makan nasi mbak, jadi aku kasih penggantinya aja, seprti roti atau bahan gandum lainnya. makasih sharingnya ya mbak .. menunya oke banget itu, bsia jadi panduan menu sehari anak anak

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak papa lagi gak suka nasi, cari sumber karbohidrat lainnya..

      Hapus
  26. Waini, klo kenyang sm jajanan pantes anak jd ga doyan makan makanan utama ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya udah kena jajanan duluan, akhirnya malas makan nasi dan lauknya

      Hapus

Hai, terimakasih sudah membaca ulasanku. Boleh dong isi dengan komentarmu, biar lebih seru..

Tapi, mohon maaf komentarnya tetap dimoderasi, supaya blog ini aman dari spam. Ingin berdiskusi lebih lanjut, hubungi email : bunda.shidqi@gmail.com