NarasiLia.com

Berbagi pengalaman tentang keluarga, gaya hidup, kesehatan, hewan peliharaan, naik kereta, dan kegiatan anak.

2.1.24

Salut! PAFI Ikut Tangani Gizi Buruk di Simeulue Aceh

Salut! PAFI Ikut Tangani Gizi Buruk di Simeulue Aceh

Gizi buruk masih menjadi masalah serius di Indonesia, khususnya di Pulau Simeulue, Aceh. Sebagai orang yang pernah mendalami ilmu gizi di salah satu akademi kesehatan, ikut prihatin membaca beritanya, tidak habis fikir, ini salahnya dimana? Pulau ini memiliki sumber kekayaan alam bahan pangan dari pesisir seperti perikanan dan perkebunan namun tidak menjamin masyarakatnya hidup sejahtera.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019 terdapat sekitar 22,8 juta anak-anak di Indonesia yang mengalami gizi buruk. Pulau Simeulue termasuk di dalamnya. Meskipun berada di kawasan pantai Barat provinsi Aceh, namun ternyata pulau ini masih banyak permasalahan internal yang menyebabkan gizi buruk.
Salut! PAFI Ikut Tangani Gizi Buruk di Simeulue Aceh
Credit by Wikipedia

Penyebab Gizi Buruk di Pulau Simeuleu Aceh


Simeuleu Aceh terkenal dengan syair Smong, sebagai kearifan lokal yang dapat menyelamatkan ribuan orang dari musibah tsunami. Namun mengapa dikabarkan ada kasus gizi buruk di sini?  Oke, mari kita ulas apa yang menjadi penyebab gizi buruk di Pulau Simeuleu Aceh walaupun pulau ini dekat dengan perairan laut, antara lain:

• Tingkat perekonomian tidak merata dan masih berada di tingkat kemiskinan yang tinggi

• Sumber pangan lebih banyak dijual ke luar daerah seperti kerbau, udang lobster, ikan kerapu, kopra, rotan, dan cengkih (sumber Wikipedia)

• Akses untuk mendapatkan sumber daya pangan berkualitas masih terbatas, ya akibat belum adanya pemerataan tadi

• Pola makan jadi tidak seimbang bahkan kurang variatif. Banyak masyarakat cenderung mengkonsumsi makanan berbahan dasar karbohidrat, sedikit protein, vitamin, dan mineral esensial

• Kurangnya informasi dan pengetahuan mengenai pentingnya asupan nutrisi dan protein dalam pertumbuhan anak.

Untuk mengatasi permasalahan ini, PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) Simeulue ikut serta tangani dan berperan menjalankan sosialisasi tentang pentingnya kesehatan nutrisi yang baik agar masalah gizi buruk bisa dicegah dan diintervensi aktif, mengadakan berbagai kegiatan guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gizi yang baik nan seimbang agar tetap sehat bebas stunting.

Yap, gizi buruk dapat menyebabkan stunting yaitu gangguan pertumbuhan fisik maupun otak pada anak akibatnya dapat mengalami hambatan dalam daya fikir, bergaul, serta meraih masa depan. Padahal Indonesia butuh generasi emas di tahun 2045 nanti.


PAFI Ikut Turun Tangan Mengatasi Gizi Buruk di Pulau Simeuleu Aceh


Kok para Ahli Farmasi ikut turun tangan mengatasi gizi buruk, bukannya ini tugas para medis dan pemerintah setempat? Mungkin ini pertanyaan yang terdapat dalam benak kita.

Salut! PAFI Ikut Tangani Gizi Buruk di Simeulue Aceh

Yuk, kita kenalan dulu dengan organisasi PAFI Simeuleu yang berkantor di Suka Karya, Kec. Simeulue, Kabupaten Simeuleu Aceh ini. Tujuan utama PAFI Simeulue ikut berperan mengatasi gizi buruk adalah untuk meningkatkan kualitas peran farmasi dalam masyarakat dan mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan di wilayah Pulau Simeuleu.

Dan di sini para farmasis diharapkan dapat ikut membantu mendeteksi gejala-gejala awal gizi buruk pada pasien serta memberikan saran pengobatan atau pencegahan. 

Jadi dalam menjalankan hal ini, peranan farmasi juga sangat penting. Sebagai ahli farmasi profesional, mereka memiliki pengetahuan mendalam tentang hubungan antara obat-obatan dengan kondisi kesehatan seseorang. 

Salut! PAFI Ikut Tangani Gizi Buruk di Simeulue Aceh

Sebagai anggota PAFI Simeulue, para ahli farmasi turun tangan aktif bekerja memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat sebagai langkah awal. Antara lain mengenai:


Memberikan saran penggunaan obat dan Suplemen 

PAFI bertanggung jawab memberikan saran penggunaan obat dan suplemen yang benar dan merekomendasikan mengenai pemilihan obat yang sesuai dengan kondisi pasien. Farmasis memiliki pengetahuan khusus di bidang obat-obatan dan suplemen nutrisi. 

• Mengedukasi Gizi Yang Baik dan Cara Pola Hidup Sehat

Memberikan edukasi akan pentingnya menjaga gizi yang baik dan cara mencegah penyakit melalui pola hidup sehat. Farmasi juga memiliki kemampuan untuk memberikan edukasi kepada pasien tentang manfaat konsumsi makanan bergizi dan dampak negatif dari pola makan yang tidak sehat. 

• Melakukan Sosialisasi Informasi Dampak Gizi Buruk

PAFI Simeuleu melakukan sosialisasi informasi mengenai akibat dampak gizi buruk agar masyarakat lebih sadar akan gizi yang seimbang dan kesehatan yang baik itu sangat penting.

Pendekatan Holistik dan Kolaborasi Tenaga Medis

Memberi pemahaman pendekatan holistik yang penting terhadap kesehatan. Dalam hal ini PAFI Simeuleu berkolaborasi dengan tenaga medis seperti dokter dan perawat untuk memberikan layanan kesehatan yang komprehensif kepada masyarakat.

Melakukan Berbagai Penelitian Farmakologi

PAFI Simeuleu melakukan berbagai penelitian guna meningkatkan pemahaman tentang perkembangan ilmu farmakologi serta mencari solusi inovatif untuk masalah-masalah kesehatan tertentu. Dengan demikian, mereka dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sistem pelayanan kesehatan di Pulau Simeulue.

Pengaruhi Kebijakan Pemerintah Untuk Akses Sumber Pangan

Mempengaruhi kebijakan pemerintah dalam meningkatkan aksesibilitas terhadap sumber daya pangan berkualitas di daerah Simeuleu. Mereka percaya bahwa melalui kolaborasi dengan instansi terkait dan advokasi kampanye, mereka dapat menciptakan perubahan positif dalam upaya penanganan masalah gizi buruk di Pulau Simeulue.

Semoga kegiatan PAFI Simeuleu berjalan dengan baik dan bisa menekan angka gizi buruk di Indonesia. Sekian ulasanku mengenai peran aktif PAFI Simeuleu mencegah dan mengatasi gizi buruk. Salut! Jangan lupa kunjungi website https://pafisimeulue.org/ untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.


3 komentar:

  1. Salut dengan apa yang dilakukan Pafi Aceh Simeulue ini. Semoga semakin mempercepat penekanan angka stunting seiring kesadaran masyarakat yang terus tumbuh dengan adanya kampanye dan advokasi seperti ini

    BalasHapus
  2. gizi buruk memang jadi PR ya.
    Alhamdulillahnya ada PAFI nih yang mendukung dalam mengurangi kasus tersebut

    BalasHapus
  3. Penanganan gizi buruk ini mesti jadi perhatian dan aksi bersama. Para ahli di PAFI, IDI, IDAI, dsb dengan keahlian mereka. Kita masyarakat dengan kepedulian kita pada sesama. Paling miris kalau ada yang menderita gizi buruk di daerah yang sebenernya banyak orang kayanya :'(

    BalasHapus

Agar tidak spam pada komentar, gunakan akun Google kamu. Atau kirim email ke: info.narasilia@gmail.com. Thank you ❤

Pengikut:

Lia Lathifa's Medium Audience Badge