8 Tips Mensiasati Liburan Keluarga Hemat dan Nyaman

Tips mensiasati liburan keluarga hemat,  dan nyaman
Hai, bun. Berasa gak sih kalau liburan anak sekolah kali ini terasa sangat lama? Liburan puasa, lebaran, dan liburan sekolah berturut-turut bersamaan. Awalnya sih bikin senang ya, bisa pergi ke sana kemari, anak-anak bahagia karena tidak belajar, tetapi lama-kelamaan jadi membosankan, hikss..
Yups, anak-anak jadi bosan kebanyakan di rumah, sedangkan kami sebagai orangtua juga bosan mengeluarkan dana jika bepergian. Bukannya pelit, tapi keseringan pergi bisa-bisa bikin kantong jebol. Biaya transportasi, tempat wisata, makan, minum, menginap selama liburan itu justru menjadi lebih mahal. πŸ˜†πŸ˜†
Apalagi kebutuhan tahun ajaran baru sudah di depan mata, ada dana uang pangkal, uang seragam, uang buku, sepatu, tas, dan alat tulis yang harus disisihkan. Jangan sampai kehabisan karena terlalu boros untuk liburan.
Namun ketika anak-anak mulai bertanya: “kemana lagi kita pergi?”, itu langsung membuatku merasa bersalah. Ada perasaan bingung, cemas, sedih, bercampur aduk.
Inginnya bisa terus melakukan perjalanan kemana-mana, mengenalkan keindahan dan keunikan dunia kepada anak-anak, tetapi mana mungkin semua bisa kesampaian sekaligus, kami sedang berhemat.

8 Tips Mensiasati Liburan Keluarga Hemat dan Nyaman

Kami bukan dari kalangan milyuner yang mudah menggesek kartu. Kami bukan dari keluarga kaya seperti Nia Ramadhani dan Ashanti yang bisa jalan-jalan keluar negeri berikut pembantunya diangkut semua. Aku bukan Syahrini yang bisa dengan mudahnya maju mundur syantik. πŸ‘ΈπŸ‘Έ
Tetapi kami malah sebaliknya.
Bukan saja harus mengencangkan ikat pinggang, tetapi juga jadi mengencangkan ikat kepala, menahan sakit kepala. Beberapa kali mencoba mengajukan permohonan kepada suami tentang liburan, pasti dijawab dengan: “emang masih ada uangnya?”
Jleb.. pertanyaan yang sangat menusuk sukma, bikin sesak di dada, dan sulit untuk menjawabnya.
Padahal pengen jawab: tenang aja, ada, siapa tau nanti ada job nulis lagi. Ehh tapi kok yaa khawatir juga tidak cukup. Jika dijawab tidak ada, tetap kok ada uang di rekening bank, meskipun itu jatahnya uang sekolah. Maunya ya boleh-lah dipinjam dulu, nanti jika sudah gajian akan diganti kok, hihihi.
Tapi mau bagaimana lagi, kalau suami udah bicara seperti itu ya mau tidak mau harus mengalah untuk liburan terus. Namun, tetap saja aku tidak tinggal diam, tidak boleh pesimis.

Sekarang aku punya solusinya, aku sudah mendapatkan cara liburan yang hemat dan murah, tentu saja menjadi pengalaman yang mengesankan.

Contoh Liburan Hemat dan Murah

Betul lho pesan orang bijak, kita tidak boleh pesimis dan tidak boleh menyerah. Meskipun saldo di tabungan menipis, tetapi sebaiknya di dalam pikiran dan hati tetap harus ada impian. Banyak kok orang-orang yang sukses menjalani hal ini tanpa kekurangan suatu apapun.
Ini nyata seperti yang aku alami. Begini contohnya: 
πŸ’ Pernah suatu hari, saat aku dan ketiga anakku pergi ke Malang setahun yang lalu, ingin menghadiri acara pernikahan seorang sahabat baik. Kala itu saldo uang yang ada sangat pas-pasan, tetapi ketika dilaksanakan kok semua serba cukup.
Contohnya, kami mendapat tiket kereta yang murah meriah, dapat penginapan yang dekat dengan stasiun, mendapat potongan harga 50%, ada tempat bermain serta tempat wisata yang gratis, dan dapat jajanan yang terjangkau harganya. Itulah yang dinamakan rejeki tidak terduga.

πŸ’Atau pernah suatu kali, aku sekeluarga diundang ke Kidzania untuk mengikuti sesi pengambilan video program kegiatan mereka, yaitu Parent’s Experience. Betapa bahagianya ketika sang humas mengatakan bahwa semua akomodasi ditanggung. Tugas kami hanya disuruh berperan sebagai orangtua dan anak yang bahagia bisa bermain bersama.

8 Tips Mensiasati Liburan Keluarga Hemat dan Nyaman

Ini betulan gratis. Selain dapat fasilitas tiket, makan dan minum juga dibayarin, sampai pulang naik taxi ke rumah juga ditanggung pihak manajemen Kidzania Jakarta. Alhamdulillah, aku mendapat pekerjaan yang menyenangkan, anak-anak pun bahagia bisa main di sana.
Banyak cara untuk mendapatkan liburan yang murah meriah. Jika dana keuangan sedang menipis, biasanya aku membawa mereka ke taman kota. Sudah banyak lho tempat-tempat yang cantik dan gratis. Setidaknya kita sudah memanjakan mata dengan melihat tatanan taman yang asri.
Sejak itu, aku selalu menyemangati suami jika beliau selalu khawatir masalah keuangan. "Insyaallah bisa. Kalau ingin liburan, ya niatkan saja, gak usah takut uangnya gak cukup, gak usah pakai alasan, tidak perlu menunggu lama. Kita tetap rencanakan dan nabung dari sekarang!".
Bukankah membahagiakan keluarga itu bernilai ibadah? Mengeluarkan dana untuk menyenangkan keluarga itu merupakan sedekah. Yakinilah jika sudah berbuat baik, insyaallah secepatnya akan Allah ganti dengan berlipat ganda sesuai dengan firman-Nya di dalam kitab Al Quran.
Sama seperti Keluarga Surya dalam tayangan sitkom komedi series milik Sunlife Finansial Indonesia. Aku tau sitkom komedi series ini dari cerita seorang teman yang sudah menontonnya di Youtube. Menarik juga tiap episodenya, singkat, padat, tidak bertele-tele. Mengisahkan kehidupan keluarga dan menggambarkan keharmonisan antara ayah, ibu, kakak, dan adik.
8 Tips Mensiasati Liburan Keluarga Hemat dan Nyaman

Sitkom komedi series ini dibuat oleh Sunlife Finansial ID dengan tujuan agar kita 'melek' terhadap pengelolaan dana dengan baik. Kisahnya diperankan oleh Edo Borne sebagai ayah Surya, Karina Nadila Niab sebagai ibu Mentari, Bima Azriel sebagai Fajar, dan Sandrinna Michelle sebagai Cahaya
Sitkom komedi series ini sudah ada beberapa episode, semua menyentil masalah keuangan yang pernah kita alami. Tanpa kesan menggurui, pesan yang disampaikan sangat mengena. Seperti: 
- Episode 1 :  tentang mengelola THR, 
- Episode 2 :  mengenai wakaf, 
- Episode 3 : Piala Dunia
- Episode 4 : Drama Liburan

Episode keempat ini menjadi cerita yang sangat berkesan bagiku, kejadiannya mirip dengan keluarga kami tadi kan? Saking ingin menghemat biaya, ayah hanya ingin mengajak mereka berlibur ke Bali saat raker (rapat kerja).
Contohnya ini, tonton dulu deh!

Ibu Mentari sangat antusias, senangnya bukan main, malahan ingin supaya liburannya ditambah begitu ayah selesai raker. Ibu menjamin semua aman, apalagi ketika mendapat job nulis (mirip banget aku kan?), niatnya uang tersebut akan dipakai untuk menambah uang makan selama liburan di sana.
Tapi tetap saja ayah tidak mau, biar pun ada dana tambahan, tetap saja harus berhemat untuk biaya masuk sekolah untuk Fajar dan Cahaya nanti. Biar saja ibu mendapat job nulis review makanan, tetapi bisa saja ayah akan menulis permohonan dana pinjaman. Jika semuanya tetap memaksa, ayah akan potong uang belanja dan uang jajan.

Nah, lho ayah malah mengancam begitu, takut banget ya, persiiis seperti suamiku tadi yang bertanya: emang ada dananya, masih ada uangnya? *wkwkwk..

8 Tips mensiasati liburan hemat dan nyaman

Memangnya harus bagaimana sih dana liburan itu? Jadi, supaya ayah gak stress sama dana liburan, gak pakai drama lagi, sebaiknya lakukan tips mensiasati liburan kita agar tetap hemat dan nyaman, antara lain:
1. Rencanakan dana liburan sebaik mungkin
Untuk masalah ini ada baiknya didiskusikan bersama suami bahkan anak-anak. Jika perlu mereka diajak untuk menabung dan patungan, apalagi jika sudah dapat salam tempel pas lebaran, haha..
Perjalanan liburan itu juga perlu disediakan dana harian, dana asuransi kesehatan dan kecelakaan, serta perlindungan jiwa. Tujuannya agar liburan tetap menyenangkan, selamat jiwa dan raga. 

Bingung bagaimana perhitungannya? Tenang, solusinya coba hitung melalui website Sunlife Finansial Indonesia, cari tahu informasi perencanaan dan pengelolaan dana di sana.

Kenapa harus #Sunlife?

Karena sudah dipercaya sejak 150 tahun dan berbasis di Kanada. Mulai beroperasi di Indonesia sejak tahun 1995. Berbagai penghargaan diterima seperti CSR Award, Best Takaful Company Indonesia, Best Finansial Performance, Excellent Service Experience Award (ESEA), dan penghargaan lainnya.

PT. Sunlife Finansial Indonesia hadir bertujuan membantu masyarakat untuk mencapai finansial yang mapan. Melayani kebutuhan seperti asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, perencanaan hari tua, wakaf, bahkan sampai dana liburan, melalui 102 kantor pemasaran konvensional dan 58 kantor pemasaran syariah di 72 kota.

2. Rajin cek aplikasi e-commerce khusus perjalanan
Sering kali ada promo diskon di Traveloka, Tiket.com, Agoda, untuk pemesanan tiket kereta api, pesawat dan penginapan besar-besaran. Munculnya sewaktu-waktu, makanya rajin mengeceknya supaya harganya bisa jauh lebih murah. Bahkan jika memesan sepaket, harganya jadi sangat murah. Lumayan kan, sisa dananya bisa kita gunakan buat beli oleh-oleh.
3. Pilih kendaraan yang nyaman
Perencanaan ini sebaiknya diatur minimal sebulan belum keberangkatan, idealnya sih 3 bulan sebelumnya, rencanakan maunya naik kendaraan apa saja. Jika sudah sepakat, kita langsung mencari diskon tiket pesawat atau kereta, bahkan untuk booking mobil sewaan. Syukur-syukur jika ada mobil sendiri.
4. Pilih penginapan yang strategis
Sama seperti kendaraan tadi, sebaiknya lekas booking penginapan agar mendapat tempat yang sesuai dengan keinginan kita. Seperti aku dulu, pilih guesthouse yang sangat dekat dengan stasiun Malang, jadi hemat tak perlu jauh-jauh mencari taxi lagi, bahkan di sekitar hotel ada wisata kuliner dan taman kota yang murah meriah. Atau pilih hotel yang ada kolam renangnya, bikin anak-anak betah tanpa harus jalan-jalan lagi.

Oiya, jika tetap ingin keluar hotel dan berwisata kuliner, hati-hati ya. Biasanya banyak pedagang makanan yang nakal terhadap wisatawan, mentang-mentang kita lapar malah seenaknya ‘ditembak’ dengan harga yang berlipat-lipat mahalnya.
Sebaiknya bertanya saja sebelum memesan, agar pengeluaran tidak mendadak bengkak. Tidak enak kan jika makanan sudah ditelan tetap masih kesal liat struk yang nol-nya banyak?
5. Minta restu dan doa orangtua
Kata almarhum ayah, jika ingin berpergian sebaiknya pamit kepada orangtua supaya selamat, minta doanya agar semua lancar dan berkah. Doa orangtua itu langsung dikabulkan Allah. Insyaallah, ada saja kejadian yang tak terduga, semuanya serba indah dan mudah.
8 Tips Mensiasati Liburan Keluarga Hemat dan Nyaman

Atau jika memang ada dana lebih, sesekali ajaklah mereka, supaya makin berkah rejeki yang sudah kita keluarkan. Ibarat berinvestasi akhirat, makin sempurna jika kita melaksanakannya.
6. Ikut bareng saat dapat dinas kerja

Banyak yang sepakat cara seperti ini bisa menghemat pengeluaran biaya liburan. Seperti keluarga Surya tadi, ikut ayah pergi raker, ibu dan anak-anak muter-muter, gak boleh ada yang baper. Atau seperti aku yang diundang 'kerja' oleh Kidzania tapi boleh sekalian bawa anak-anak dan suami. Setidaknya jadi berhemat.
7. Buka jasa titip oleh-oleh khas
Tips ini juga sudah menjadi bagian yang menyenangkan jika liburan ke suatu tempat wisata, sambil mencari oleh-oleh khas daerah kita bisa menawarkan kepada teman kerja, tetangga, atau saudara yang ingin titip oleh-oleh.
Jika mereka merespon dengan baik, langsung kasih syarat agar segera bayar duluan melalui transfer, jangan mau jika diminta talangin, bisa-bisa malah bangkrut, hehe.. *bisnis ya bisnis, bisnis itu tidak kenal sodara.
8. Ikut kuiz lomba berhadiah wisata liburan
Haha, sepertinya ini agak nyeleneh ya. Tips ini cocok buat anda yang masih ketagihan untuk liburan tapi tidak mau keluar banyak uang. Awalnya susah-susah gampang, kita harus mengerahkan semua kemampuan untuk mengikuti kuiz atau lomba yang berhadiah wisata liburan.
Tetapi jika memang menang, hadiahnya tidak main-main, kita akan merasakan kenikmatan liburan tanpa harus mengeluarkan akomodasi yang besar, semua sudah ditanggung pihak penyelenggara.
Oiya, Sunlife Finansial Indonesia juga akan mengadakan kuiz lho. Segera cek ricek ke sosial medianya ya di: Sunlife Finansial Indonesia dan @SunLife_ID.
Yuk, rencanakan liburan lagi dari sekarang!


45 komentar:

  1. liburan emang ga harus mahal dan bikin kantong jebol ya. thanks tipsnya.

    BalasHapus
  2. Aku kan sukaaa banget traveling, suami juga. Makanya dr awal kita udah sepakat, harus punya tabungan khusus utk jalan2. Setelah liat gaji suami dan aku, diputuskan budget jalan2 itu dr aku. Makanya 60% dari gajiku, lgs masuk ke tabungan traveling tiap gajian. Sementara investasi, kebutuhan bulanan, uang sekolah, dll, itu dr gaji suami :D. Dengan begitu kita sekeluara ga keteteran. Jalan2 akan selalu ada, tp kebutuhan lain ttp jalan konsisten :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah thanks banget sharingnya mbak, emang bener ya kalau diatur demikian semua yg diinginkan tetal terlaksana

      Hapus
  3. Liburan wajib direncanakan. Kalau nggak bisa kacau nantinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener banget mas, apalagi kalau bawa anak-anak

      Hapus
  4. satu lagi Mbak, bawa rice cooker buat menghemat makan malam hehehehhehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahaha, iya ya, bener banget, tinggal beli lauk mateng aja ya

      Hapus
  5. Wah, boleh nih tips liburannya. Kalo direncanakan dg benee, liburan makin asyik ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyabmbak, pastinya jadi nyaman semuanya

      Hapus
  6. langsung tertarik dengan poin terakhir, liburan karena menang lomba. selama ini belum pernah mba jadi pengen ah cari lomba yang hadiahnya liburan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk cuss ke sosial media #Sunlife mbak, ada kuiznya lho

      Hapus
  7. Whaaaa aku pernah ikut suami lagi dinas kerja.. Jadi tinggal siapin transport promo aja, akomodasi udah ditanggung.. πŸ˜… Pernah juga sekali menang lomba hadiahnya jalan-jalan.. Alhamdulillah banget.. Aku yakin aja, meski kantong lagi pas-pasan memang jangan hilang impian, ya.. Ada aja rezeki yang mampir buat bisa jalan-jalan.. πŸ˜ƒ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantaaap, iya mbak kalau ikut suami dinas jadi hemat ya

      Hapus
  8. Asyik ya sekali dayung 23 pullau terlampaui. Banyak pelajaran ya yang bisa di petik dari keluarga Surya ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, sitkom komedi Keluarga Surya ini inspiratif

      Hapus
  9. Waaah mantap banget tips liburan hemat. Enak ya segala sesuatunya free dari kidzania. Sambil menyelam minum air keren hehehe. Dapat potongan 50% juga pas pesen tiket KA. Berarti kita Ya mesti rajin ceki2 ya siapa tau tarif tiket jln2 jadi diskon hehehe makasih tipsnya mb Lia 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama mbak. Iya biasanya kalau niat kuat, banyak rejeki tak terduga

      Hapus
  10. Emang seru banget liburan gratis sekluarga ya mba, pernah disuruh review hotel bawa keluarga aja, udah happy nya ga ketulungan. Liburan emang butuh strategi, apalagi soal budgetnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iya, nginep di hotel karena buat job review juga asik banget ya

      Hapus
  11. Aku biasanya pilih penginapan yang strategis biar nggak ada tambahan transportasi yang bikin kantong makin jebol. Hehhee

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe toss kita mbak, penginapan yg strategis dengan stasiun bikin hemat ya

      Hapus
  12. kebayang ya kalo kita jadi syahrince, mo liburan kudu bawa banyak dayang :D
    sukaa banget ama keluarga surya. ga sabar nunggu episode berikutnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi syahrince sulit dikalahkan kalo masalah liburan deh

      Hapus
  13. Wkwkwkwkwk duh aku merasa kalah juga sama asisten Nia Ramadani dan Ashanti yang udah sampai USA :D
    Kami jg jarang kok liburan mak, lebih seringnya ke taman gratisan udah happy, bisa mudik setahun sekali jg happy banget. Tapi sesekali nabung jg sih buat jalan2, sekalian mengukir kenangan masa kecil anak2 :D
    No 8 itu blm pernah beruntung huhuhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwk ngiri abiiiis sama ibu yg ngurus Arsy, udah jalan-jalan ke luar negeri gratisss

      Hapus
  14. Drama liburan sekolah ya Mba.. sudah pergi ke satu tempat pasti ngga cukup bagi anak-anak.. maunya pergi lagi.. lagi dan lagi.. “hari ini kita kemana?” uang memang bukan segala-galanya.. tapi semua butuh uang ya Mba.. makanya penting perencanaan keuangan untuk rencana liburan.. spy ngga garing liat yang suka pergi liburan ke tempat mewah hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, pengennya pergi saat anak-anak minta pergi, tapi kan...

      Hapus
  15. Buat Keluargaku, liburan itu moment berharga banget karena susah cari waktunya, karena sekalinya bisa harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Tapi gak maksain juga kalau memang dananya gak ada, makanya harus direncanakan jauh2 hari, nabung dulu dan atur waktu cuti, syukur2 kalau pas ada job review Hotel, waah itu yang dicari, haha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ya mbak, disiapkan jauh-jauh hari pasti lebih enak, apalagi job review hotel hehe, asiikk

      Hapus
  16. Keluarga Surya ini sitkomnya ngehits ya mba, karena emang menceritakan gambaran kelaurga dan finansial keluarga sehari-hari. Haduh kalau untuk liburan, emang kudu sedia dana khusus kalo aku mah, biar ngga ngeganggu cashflow anggaran lainnya heheh

    BalasHapus
  17. Wah, tahun ini kita ga liburan alias di rumah aja karena si kk cari sekolah, mas Pijar sunatan. Tapi boleh juga nih ikutan kuisnya

    BalasHapus
  18. Sama nih. Suamiku juga paling males diajak liburan yg mahal2 wkwk.. prioritas ke sekolah anak-anak yg emang mahal biayanya.

    BalasHapus
  19. Tips yang paling susah itu kayaknya malah yang terakhir ya mbaak, huehehe πŸ˜†

    BalasHapus
  20. waktu nonton keluarga surya episode ini langsung ketampar gitu.. gimana mau liburan kalau gak dipersiapkan terlebih dahulu hihihi

    BalasHapus
  21. Nunu Halimi10.7.18

    Aku udah jarang pamit orangtua kalau pergi-pergi sama keluarga. Noted juga ini jadinya mba..

    BalasHapus
  22. Makasih tips liburan keluarga hemat mbak Lia. Aku nih termasuk yang rempong banget kalau soal liburan dan ujung-ujungnya selalu gagal. Hehehe. Waktu itu teman yang suka travelling info kalau dia bisa travelling/liburan hemat karena ngincar tiket murah pas promo. Tapi tetap aja aku gak sukses nih dapat tiket murah. Hihihi

    Akhirnya kami kalau liburan ya paling sekadar main di taman yang gratis aja. alhamdulillah anak-anak tetap happy dan itu yang paling penting sih. Hihihi

    BalasHapus
  23. Waduuh itu semua kisahnya juga ade bangeeet.. hahaha.. kayaknya gimana yaa pas suami bil, "masih ada duitnya?"

    Liburan walau memdadak tetep aja kudu perencanaan matang. Cari2 yg murah2.. hehehe.. spt kmrn kita jalan2 ke asemka cari mainan, plgnya makan di resto yg diskonannya gede.. hahaha.. trus dr asemka naik city tour ke tmp makan dan ke stasiun utk plg. Jadi jalan2 berempat cuma modal 100K.. hahaha.. kebangetan hemat.

    BalasHapus
  24. Aku beneran loh Mba, melakukan tips no 8, ikutan lomba blog spy dpt jln jln free dan Alhamdulillahnya tercapai sih jalan jalannya. Plus dpt uang saku lagi. Jadi ketagihan deh

    BalasHapus
  25. seru emang liburan sama keluarga, serunya dari awal, tengah mpe akhirnya hihihi

    BalasHapus
  26. Liburan bersama keluarga memang hers terencana yabiat bugjed nya tiba2 gk melambung dan bikin happy tentuny

    BalasHapus
  27. bener banget.liburan itu gak harus jauh dan mahal, tapi tetap perlu biaya,tapi dengan tips Lia bisa deh liburan jauhan dan hemat

    BalasHapus
  28. iya liburannnya lama banget mbak
    sampe aku bingung mau ngapain
    klo udah jadi ortu ya antara seneng dan susah ya
    susahnya klo anak2 ngajak maen dengan harga lumayan hehe

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah membaca ulasanku. Boleh dong isi dengan komentarmu, biar lebih seru..

Tapi, mohon maaf komentarnya tetap dimoderasi, supaya blog ini aman dari spam. Ingin berdiskusi lebih lanjut, hubungi email : bunda.shidqi@gmail.com