Pengalaman Naik Pesawat Citilink Jakarta Ke Yogyakarta


www.narasilia.com - Ini pengalaman aku naik pesawat Citilink dari Jakarta ke Yogyakarta untuk mengikuti kegiatan temu bunda Mombassador SGM Eksplor batch 7, Rabu kemarin. Berangkat dari Bojong Gede, kab. Bogor pukul 04.30 WIB menuju ke Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. 


Pengalaman Naik Pesawat Citilink Jakarta Ke Yogyakarta



Aku, Yessi dan Fitri yang juga menjadi peserta mombassador SGM ikut bareng menggunakan Grabcar, alhamdulillah cukup lancar dan hanya memakan waktu 50 menit saja. Tiba di sana aku segera sholat subuh, chek-in, pemeriksaan boarding pass dan KTP, menimbang koper, dan masuk melalui pemeriksaan ketat.

Jam tangan, ikat pinggang yang berlogam harus dilepas, handphone dan tas kecil harus masuk ke dalam alat metal detector. Cukup lama berada di wilayah ini, bahkan aku harus melepas ikat pinggang di depan petugas, kemudian memakainya lagi sambil ngumpet-ngumpet di lokasi sepi, mana toiletnya jauh lagi. 

Makanya tak heran kami diminta setidaknya 1 jam sudah ada di bandara sebelum jam penerbangan. Sebenarnya lebih praktis naik kereta sih, selesai check tiket  dan KTP kita langsung saja tinggal nunggu kereta, gak perlu buka ini itu lagi.


Pengalaman Naik Pesawat Citilink Jakarta Ke Yogyakarta


Setelah lulus sensor, kami masih harus menunggu pesawat Citilink sekitar 40 menit lagi, lumayan untuk sarapan dan foto-foto. Begitu pengumuman, kami segera menuju gate 6 untuk masuk ke pesawat. Semua penumpang kembali mengantri untuk cek boarding pass dan KTP, lalu berjalan kaki menuju pesawat berjenis Airbus A320 ini.

Akhirnya kami berangkat jam 07.30 WIB yang seharusnya berangkat jam 07.10 WIB, pilot memohon maaf bahwa hal ini terjadi karena cuaca di Bandara Adi Sutjipto sedang tidak baik. Namun aku cukup bahagia ternyata pilotnya mengucapkan salam "assaalamualaikum warohmatullaahi wa barokaatuh, menginformasikan bahwa insyaallah kita semua akan tiba sekitar 50 menit ke depan". Kecemasanku agak sirna karena sang pilot seperti mendoakan kami semua, *eciyee..

Saat pesawat mulai bergerak, para pramugari menyuruh semua penumpang untuk menggunakan sabuk pengaman, semua diharapkan mematikan handphone. Dan mereka mulai memperagakan cara menggunakan alat keselamatan. Asyik aja lihatnya, tangan pramugari yang cantik bergerak-gerak penuh isyarat namun mulutnya tetap mingkem, haha..

Pengalaman Naik Pesawat Citilink Jakarta Ke Yogyakarta


Melihat pramugari cantik ternyata bisa mengalihkan pikiran tegangku saat pesawat sempat berputar lama terlebih dulu sebelum terbang.


Begitu mulai take off, mesin pesawat berderu kencang, tubuhku merasa terdorong ke belakang, makanya badan harus tegak di kursi, lalu berasa diayun. Dan begitu melihat sayap mulai bergoyang-goyang, perutku berasa ngilu seperti berada di kora-kora Dufan. Untungnya sih gak lama.

Saat pengumuman bahwa pesawat sudah stabil di udara, rasa hatiku mulai tenang, sayap sesekali terlihat menabrak awan dan goyang-goyang macam bis jalan di atas batu-batu kecil. Kuping berasa 'agak tuli' akibat tekanan udara di atas langit, seperti ada udara di dalamnya. Kalau sudah begini enaknya segera ngemut permen, agar lebih banyak menelan dan kuping jadi terasa nyaman.


Pengalaman Naik Pesawat Citilink Jakarta Ke Yogyakarta



Aku menempati kursi 27C, pengennya sih dekat jendela di 27A, tapi ya sudah deh gak papa, pemandangannya cukup diabadikan melalui kamera, itu pun nitip dengan teman. Posisi duduk juga pas, lututku tidak mepet, apa karena aku kurus ya? Hehe. Untuk ukuran bapak-bapak sih aku lihat lututnya mentok di kursi depan.

Sabuk pengaman juga mudah digunakan. Pada kursi pesawat disediakan majalah Citilink, kartu petunjuk keselamatan, dan kantong plastik. Di dalam pesawat kami boleh makan dan minum bekal bawaan dari rumah. Jika ingin memesan makanan di dalam pesawat disediakan menu nasi goreng spesial, chicken teriyaki, nasi ikan arsik yang harganya kisaran Rp. 55.000,- saja.


Pengalaman Naik Pesawat Citilink Jakarta Ke Yogyakarta



Sepanjang penerbangan, aku lebih memilih membaca majalah dan diberitakan bahwa pesawat Citilink ini sudah meraih predikat LLC bintang 4 versi Skytrax. Citilink ini merupakan sodara dari Garuda Indonesia dengan low cost airlane. Keren lah..

Selesai membaca, aku meneruskan menulis saking tidak bisa tidur. Padahal kalau bisa tidur lebih enak, supaya tidak mabuk kendaraan. Apa daya, dimerem-meremin juga tetep saja tidak bisa lelap.


Pengalaman Naik Pesawat Citilink Jakarta Ke Yogyakarta



Tak terasa, 10 menit sebelum tiba, pengumuman terdengar kembali bahwa pesawat yang kami tumpangi akan segera mendarat, para penumpang diharapkan mempersiapkan kembali menggunakan sabuk pengaman.

Terasa banget roda pesawat mulai menjejak di landasan, whukk. Jalanan terasa kasar, pesawat masih melaju cepat, dari balik sayap terlihat pemandangan hijau, tandanya daratan sudah nampak, alhamdulillah.

Pesawat tidak langsung berhenti, masih mencari parkir yang tepat. Penumpang pun belum boleh berdiri hingga pesawat betul-betul ngerem.


Pengalaman Naik Pesawat Citilink Jakarta Ke Yogyakarta


Begitu semua aman, para pramugari memandu kami untuk bisa turun dari pintu depan maupun belakang. Dan aku segera menuruni anak tangga, berjalan melalui parkiran pesawat menuju bandara Internasional Adi Sutjipto Yogyakarta ini.


Ahh berasa mimpi aku sudah berada di kota istimewa ini. Begitu masuk lorong kepulangan nampak poster-poster wisata. Aku segera menanti koper yang disalurkan dari bagasi pesawat. Dan kembali bergabung dengan para bunda-bunda mombassador SGM Eksplor menuju bis travel yang sudah menanti kami.

Pengalaman Naik Pesawat Citilink Jakarta Ke Yogyakarta


Kesimpulannya, seenak-enaknya naik pesawat, aku cuma bisa bilang alhamdulillah sudah ada di darat. But, terimakasih Citilink, sudah mengantarkan kami dari Jakarta ke Yogyakarta, daerah istimewa.. 😁



  • *Nonton videoanya, jangan lupa subscribes ya, hehe*




31 komentar:

  1. enak banget bisa naik pesawat ke yogjakarta saya belum pernah ke sana ..
    kapan2 naik citilink juga kesana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sebelumnya aku naik kereta saja, alhamdulillah kemarin diberi kesempatan nyobain Citilink pesawat versi kecilnya Garuda 😁

      Hapus
  2. Aih..ada namaku dan fotoku..😄

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi kapan-kapan kita jalan bareng lagi ya mbak 😁

      Hapus
  3. welcome to jogja!
    biasanya kalo lagi landing di jogja itu antara pesawatnya muter-muter dulu lama di udara (ngantri nunggu giliran) ataaaauu... landingnya makbrug. syukurlah kemarin mbak lia nggak mengalami hal tersebut <3 selamat jalan jalan di jogja!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah lancar mas gak muter-muter dulu, sesuai jadwal, dan emang iya sempat makbrug hehe.. Terimakasih banyak ya

      Hapus
  4. aku seumur-umur blm pernah naik pesawat. asik ya bisa share pengalaman naik pesawat di blog ini. he he.

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga nanti bisa naik pesawat ya mas :)

      Hapus
  5. Waawww, heitss banget blognya Mbak Lia, 3juta oey, kapan saya bisa nyusul yak,

    Terima kasih inspirasi dan semangatnyaa ya

    Ini kunjungan balik saya :p

    BalasHapus
  6. masuk top 3 maskapai pilihan kalau mau bepergian ini

    masuk top 2 kalau buat perjalanan hemat
    :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iya terimakasih ata penilaian dan pengalamannya mas kurniawan

      Hapus
  7. Wah. Saya kemaren naek Si Singa. Dan delay dari jam 1 hingga 17.30. Ampe tidur2an dimusola nunggu fligh 🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. hiks, singa oh singa. Untung ada musholla ya mbak

      Hapus
  8. Kalau dari Palembang kami naik Express Air yang langsung ke Yogya. Gak delay tapi muter-muter dulu di atas Yogya karena padat banget bandara Adi Suciptonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah muter-muter dulu ya, saking banyaknya hari itu mombass yg datang kali ya, hehe

      Hapus
  9. Ah kangen Jogja, kemaren suka banget liat keceriaan para mombasador.
    Kayaknya boleh juga nih kapan-kapan ke Jogja naik Citilink :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiiin, semoga segera kesampaian ya mbak

      Hapus
  10. Aku juga kadang klo mudik pake citilink ke Pekanbaru, pelayanannya memang bagus bngat,.

    BalasHapus
  11. Btw aku suka sama citilink soale lucu ada pantun2 gt trus harganya murahhhh tepat waktu

    BalasHapus
  12. Aku paling sebal naik pesawat, tapi kalau gak ada pilihan ya gimana lagi :'D Hebat bisa nulis di pesawat. Kalau aku biasanya tiduuuuur, hihihi.

    BalasHapus
  13. Aku belum pernah naik pesawat nih, hahaha. Jadi belum tau deh pengalaman naik pesawat kayak gimana. XD

    BalasHapus
  14. Wah pasti seneng bercampur degdegan, apa lagi saat pesawat lepas landing. Perasaan seneng, salah tingkah. Suara gemuruh bising campur jadi satu.. Iya kan?

    BalasHapus
  15. Pengalaman pertama naik pesawat yah mba? Hehe. Emang menegangkan sih. Tapu pasnya udah sampai semuanya jadi lega. Hehe. ☺️

    BalasHapus
  16. Ini pengalaman pertama naik pesawat kah??? Saya juga pertama kali naik pesawat, terasa deg-degan, tapi kalo udah stabil biasa aja. Lebih banyak nelen ludah saat hampa udara, daripada ngemut permen. Waktu itu naik Lion Air, tapi alhamdulillah, gak delay, kan biasanya terkenal dengan delaynya ya, hahaha....

    BalasHapus
  17. Wah, pengalaman yang seru mbak, bisa bertemu dengan mom ambasador dr daerah lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah pengalaman luar biasa :)

      Hapus
  18. Kalau suruh milih, aku milih kereta aja deh..syerem naik pesawat, apalagi pas cuaca agak jelek. Pesawat berasa bergunjang dan kadang seperti anjlok ke bawah..hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi tadinya begitu, aku lebih pilih kereta, tapi sayang sudah dipesankan tiket pesawat

      Hapus
  19. Jangan kaget liat bandara di Jogja cukup sederhana dan tidak seluas di ibukota ahahahhah

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iya, ternyata imut-imut

      Hapus

Hai, terimakasih sudah membaca ulasanku. Boleh dong isi dengan komentarmu, biar lebih seru..

Tapi, mohon maaf komentarnya tetap dimoderasi, supaya blog ini aman dari spam. Ingin berdiskusi lebih lanjut, hubungi email : bunda.shidqi@gmail.com