NarasiLia.com

Berbagi Pengalaman dan Tips Gaya Hidup

2.7.17

Muesli Solusi Penolong Perut Setelah Lebaran

Semangkuk bakso dan rendang kering masih setia tersedia di meja makan. Menu sarapan ya itu lagi, itu lagi. Masih suasana lebaran, menunya masih seputar perdagingan.

Seketika suamiku memegangi perutnya, khawatir mulai kembali menggendut setelah sebulan berpuasa, "waduh, gagal nih sixpacknya. Kemarin lumayan kempes perutnya".

"Iya. Tukang sayurnya belum balik dari kampung. Pasarnya juga masih sepi. Jadi belum bikin sayur," ujarku.

Suamiku masih menatap suguhan di meja.

"Buah-buahan juga masih pada mahal. Biasalah kalau habis lebaran kan begini", lanjutku sambil menata piring.

"Beugah juga ya makan daging. Perut rasanya gak karu-karuan. Susah BAB. Gawat nih kalau belum makan sayur, lingkar pinggang celana saya bakalan sempit lagi dong".

"Haha, sabar ayah, ada solusinya kok. Makan Muesli aja dulu ya, biar lemaknya rontok". 

"Muesli? Oh ya, boleh deh itu, tolong bikinin".

Segera kupanaskan air dan menuangkan Muesli ke dalam mangkuk. Beberapa menit kemudian kutuang air panas kedalamnya, memberi sejumput garam, dan mendiamkannya sejenak agar menjadi lunak seperti bubur tim.

Suamiku pun menerima dan menyantapnya kemudian. Aku pun ikut makan, ditemani segelas teh hijau. Meja makan punya cerita. Alhamdulillaah, Muesli jadi makanan yang tepat, solusi penolong perut setelah lebaran ini.


Apa itu Muesli??

Muesli adalah jenis makanan sehat yang kaya serat, lemak tak jenuh, karbohidrat, dan protein. Terdiri dari serealia yang dicampur dengan berbagai potongan buah kering, kacang, dan biji-bijian. Makanya disebut Muesli Dried Fruit.

Menurut google, Muesli ini diramu oleh Maximillian Biecher-Benner seorang dokter Swiss untuk dikonsumsi pasiennya. Kata Muesli disebut berasal dari Jerman.

Tekstur Muesli itu beda dibanding sereal oat lainnya. Lebih keras dan potongannya besar-besar.

Komposisi Muesli, antara lain ada: 

Cereal Flake, seperti gandum (35%), Oat, cornflake, Rye, Barley

Potongan Buah Kering, seperti Kismis, potongan irisan pisang (5%), irisan apel (3,5%), irisan aprikot (3%), dan kurma (3,75%).

Biji-Bijian, seperti Biji Bunga Matahari, Biji Lin, dan minyak biji kapas, bahkan kacang almond.


sekilas emang mirip makanan burung sih ya, haha

Lumayan aneh sih bagi yang belum terbiasa mengkonsumsinya. Orang Indonesia mah lebih kenal makan nasi dibanding kaya gitu-gituan, hahaha...

Apalagi dulu, suamiku juga merasa aneh. "Apaan nih? kok kaya makanan burung".

Wadaw.. sadezzz!!

Pepatah "Tak kenal maka tak sayang" berlaku. Tapi setelah dibujuk mencobanya, sekarang ayah malah doyan. Kesehatan itu PENTING.

Jadi gak salah kalau kita bisa menikmati manfaatnya. Aku juga tahu dari temanku yang suka makan makanan sehat, Yustin Alia Sofi namanya, juragan baju di Bandung.


Manfaat Semangkuk Muesli


Muesli sekarang tersedia di rumahku, sebagai penolong utama di saat lebaran seperti ini. 

Manfaat Muesli membantu mengganjal perut kami dari rasa lapar. Tentu saja untuk menambah serat pada pencernaan.



Jika pencernaan cukup serat, maka baik juga untuk menyerap lemak, mencegah sembelit, susah buang air besar, dan mencegah ambeyen (wasir).

Kandungan biji-bijiannya juga menyumbang lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung, kolesterol, pembuluh darah, mengontrol diabetes serta tekanan darah tinggi.


Apalagi saat lebaran kemarin, tubuh kita diserbu asupan makanan berlemak. Rendang, opor ayam, gulai, sambal goreng ati, kering kentang, kering teri kacang, dan kerupuk.

Beuuhh, makanan enak semua tuh. Tapi sayang, lama-lama bikin gak enak. Tinggi lemak, bray.. 

Bisa-bisa kadar kolesterol naik, gula darah naik, diabetes kumat, tekanan darah tinggi, dan jarum timbangan akan melonjak ke angka fantastik.

Bete juga kan, kalo ditawarin makan. Ditolak rugi, diterima bikin galau. Huhuhu, tantangan terberat bagi para peserta program diet.

Makanya Muesli bisa jadi solusi tepat menanggulangi hal itu, penolong perut setelah lebaran. 

Muesli bisa dikonsumsi semua kalangan baik muda dan tua. Bahkan untuk anak mulai usia 1.5 tahun atau anak yang sudah memiliki gigi yang banyak.

Bagiku, Muesli kurang cocok buat bayi dibawah 1 tahun, teksturnya agak keras jika disajikan, kecuali jika mamanya mau menggilingnya lebih dulu, mungkin bisa disajikan untuk MPASI.

Syadid anakku yang berusia 1.5 lebih juga menyukai makan Muesli. Apalagi kedua kakaknya, Shidqi dan Selma, gak pernah bosan karena rasa Muesli memang enak.

Apalagi kalau dikreasikan menjadi coklat Muesli batangan. Atau seperti cemilan soyjoy atau fitbar tuhh..


http://www.narasilia.com/2017/07/muesli-solusi-penolong-perut-setelah-lebaran.html
tuh kan, teksturnya kasar

Jika disajikan sebanyak 100 gram atau semangkuk ukuran sedang, Muesli dapat menyumbang gizi sebesar :

- Energi sebanyak 353 kkal, 
- Lemak 4.5 gram, 
- Protein 10 gram, 
- Karbohidrat 63 gram
- Gula 17 gram gula,
- Serat 9.5 gram,
- Dan Natrium 15 mg.

Komposisinya sangat pas untuk menambah tenaga sampai siang. Bisa sejenak melupakan nasi, baik buat penunjang diet.

Tipsnya, Muesli itu enak jika ditambah susu coklat, youghurt, keju cair, es krim, atau bahkan kaldu daging. Dimakan biasa saja juga enak.

Cobain deh..

Sensasi rasanya unik. Ada rasa tawar, gurih, bercampur rasa asin, manis dari kurma, apel dan aprikot, asam dari kismis, renyahnya potongan buah kering serta remahan biji-bijian menyatu dalam mulut.

Penasaran?

Makanya cobain sendiri gimana rasanya Muesli Dried Fruit itu. Bisa buat cemilan sehat.

Siapa sih yang gak senang jika kesehatan keluarga terjaga. Living Fun and Healthy. Tentunya jadi bahagia dunia akhirat.



Harga Muesli Dried Fruit


Kemarin aku beli Muesli di Superindo. Harga sekantong Muesli berisi 1 Kg dibandrol Rp. 55.000 saja. Beli via online juga bisa, tapi merk lain.


http://www.narasilia.com/2017/07/muesli-solusi-penolong-perut-setelah-lebaran.html


Aku menganjurkan agar bahan makanan ini tersedia di rumah. Gak ada unsur sponsor kok. Apalagi aku kan mantan mahasiswi ahli gizi, gak baik kalo pelit berbagi ilmu, *uhuk..!

Review resep sehat ini murni ajakanku agar kita selalu terhindar dari jahatnya makanan berlemak yang biasa kita rasakan setelah lebaran. Seperti rasanya perut ayah tadi.

Agar perut tetap sehat setelah berpuasa dan lebaran, kenapa tidak mencoba Muesli dari sekarang?


BANTU SHARE YA, Jika bermanfaat untuk orang lain.. terimakasih :-)

26 komentar:

  1. Kayanya sih aku bakalan nggak suka mba. Karena corn flake pake susu atau oatmeal aja aku nggak suka. Ini mirip-mirip oatmeal gitu kan ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. mirip oatmeal tapi teksturnya lbh kasar dan banyak buah keringnya, bagiku beda gak spt quaker oat yg lbh lembut kaya bubur

      Hapus
  2. Iya baru tahu nih... Coba beli online deh... Cari2 dulu merk yg sama kalo bisa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya di online banyak yg jual coz banyak yg beli utk raw food, diet :-)

      Hapus
  3. asyik banget buat diet ya, mba. di tegal udah ada belum ya, hehe

    BalasHapus
  4. Haha, parah, makanan burung katanya 😅
    Jadi diet sehat ya mba, pengen nyobain juga ah 😄

    BalasHapus
  5. Aku pernah denger makanan ini, temenku mengkonsumsi buat diet. Kalo aku ga begitu suka semacam makan beginian, lidahnya ndeso hihiii..
    Padahal menyehatkan yaa,

    Kayanya, aku baru mampir pertama kali yaa, salam kenal.

    BalasHapus
  6. Ooo jadi sereal tapi ada campuran buah kering gtu ya mbak? Rasanya manis apa tawar ya? Penasaran sama produknya. Bisa dibeli di supermarket?

    BalasHapus
  7. Jadi pengin cobain kayaknyà pas buat prograam penurunan badan...

    BalasHapus
  8. Belum pernah coba makan Muesli mba Lia. Baru tahu juga, coba browsing di olshop sapa tahu ada heehehe thanks mba Lia. Aku jug amau nih makanan sehat kek begini.

    BalasHapus
  9. Wah, baru dengar ada makanan ini. Beli dimana? Mpo penasaran pengen Coba. Apalagi mpo Kena diabetesmelitus. Jual Di Jakarta gak

    BalasHapus
  10. Mbak, mau tanya, kalau granola creation itu muesli bukan? Apa beda? Bedanya apa ya? Thanks

    BalasHapus
  11. Sereal ya? Anak kos mah paling doyan kalau beginian ahahhahah

    BalasHapus
  12. baru tahun nih kalau ada muesli, kayaknya masih limited ia ..

    BalasHapus
  13. Bener mba, contohnya aku.. Aku jujur kurang doyan sereal sereal begini hehehee.. Tapi aku pernah coba dan lumayan enak, walau ga seenak baso *dikeplak pake muesli*

    BalasHapus
  14. Muesli ya namanya. Saya baru tahu ini, Mbak. Tentunya makasih ya. Boleh juga ini. Jadi kepengin nyoba :)

    BalasHapus
  15. produk ini cocok bagi mereka yang ingin diet.. yang penting pola makn tetap dikontrol.. nice info mbak lia.. salam kenal yaa..

    BalasHapus
  16. sekilas, aku kira itu oat dicampur beras merah, eh ternyata bukan :D

    BalasHapus
  17. Wah, baru tahu ada makanan ini. Namanya juga lucuk hehehe ^_^

    BalasHapus
  18. Muesli. Baru tahu nih, Mbak. Dari penampilan sih agak gimana gitu, ya. Tapi bener kata mbaknya, harus dicampur sama yang lain. Boleh juga..

    BalasHapus
  19. I love muesli! It's healthy for breakfast dan bisa diolah macam2 juga

    BalasHapus
  20. info baru nih mbak, aku baru denger nama Muesli dari tulisan mbak .. tapi liat bentuknya rasanya lebih enak nasi pecel deh mbak he he he

    BalasHapus
  21. Agak mirip oat tapi lebih besar-besar ya? Kebetulan aku suka sih oat dan buah, soalnya kenyang lebih lama dan pasti sehatnya

    BalasHapus
  22. Penasaran saya dengan rasanya....

    BalasHapus
  23. Favoritku banget iniiii! Di kantor selalu stok utk bekal sarapan tiap pagi mba. Aku senengnya pake yoghurt ama tambahan kismis lagi :) tp anak2ku jg ga doyan, apalagi suami -_- .. Aku doang di rumah yg makan ini

    BalasHapus
  24. Aku baru tau ada makanan kekgini hihi ....

    BalasHapus

Agar tidak spam pada komentar, gunakan akun Google kamu. Atau kirim email ke: info.narasilia@gmail.com. Thank you ❤

Pengikut:

Lia Lathifa's Medium Audience Badge