27.7.18

PureBaby Laundry Liquid Tuntas Hilangkan Noda Baju Si Kecil

[Review] Mencuci Baju Si Kecil Dengan PureBaby Laundry Liquid
Mesin cuci di rumah mendadak rusak, tetapi bukan menjadi mimpi buruk bagiku. Justru aku jadi keenakan langganan cuci setrika di jasa laundry milik ibu Nisa. Setiap 3 kali seminggu aku membawanya kesana dan 3 hari kemudian cucian tadi sudah beres, rapi, dan wangi. 

Lumayan, jadi meringankan tugas nyuci nyetrika, waktuku jadi cukup banyak untuk main bersama si kecil dan berkonsentrasi mengelola blog pribadi.

Namun meskipun aku menitip cucian di jasa laundry, tapi khusus pakaian si kecil dan seluruh daleman tetap aku cuci sendiri. Malu kalau cucian kecil-kecil begitu masih juga dicuciin. Wong, mencucinya gampang dengan menggunakan 10 jari, kucek-kucek, bilas-bilas, peres, jemur. Jadi sekalian olahraga kan, *haha..

Menitip cucian di jasa laundry itu khusus baju-baju yang besar saja, sedangkan baju si kecil lebih aman jika dicuci di rumah saja, khawatir kalau terkontaminasi dari baju orang lain yang juga menitip di sana atau kurang cocok sama deterjen dan pewanginya.

Beneran kan, pernah suatu kali, pakaian si kecil nyelip, tercampur dan tercuci di jasa laundry. Senang sih jadi rapi dan wangi, tapi begitu Syadid pakai, beberapa menit kemudian dia terus saja menggaruk-garuk bagian punggung atas, kulitnya merah dan gatal.

Aduh, kasihan. Dia malah jadi rewel minta digarukin. Daripada digaruk-garuk malah jadi lecet, akhirnya aku mandikan lagi, dipakaikan bedak, dan ganti dengan baju yang lain biar jadi nyaman. Kulitnya memang masih sensitif sekali. Aku menduga jangan-jangan deterjen dan pewangi yang dipakai oleh kios laundry itu kandungan zat kimianya terlalu kuat dan tidak cocok dengan kondisi kulit anakku. 


[Review] Mencuci Baju Si Kecil Dengan PureBaby Laundry Liquid

Mau tidak mau, aku harus mencuci bajunya lagi menggunakan sabun cair khusus untuk bayi. Kali ini aku menggunakan PureBaby Laundry Liquid, karena menurut beberapa testimoni di komunitas para mama, sabun cuci ini termasuk yang bagus untuk pakaian bayi dan anak berkulit sensitif.

PureBaby Laundry Liquid memang mengandung bahan-bahan yang aman untuk bayi dan anak-anak kita, antara lain: Purified Water, Alkyl Polyglucoside 5%, Polyetilen glycol, Acrylate polimer, Sodium Hydroxide, Aloe Vera, Disodium EDTA, pewangi, dan N-alkylaminopropyl Glycine. 

Oke, mumpung lagi banyak diskon, akhirnya PureBaby Laundry Liquid pouch ukuran 900ml berada di tanganku, dan mari kita buktikan dan review satu persatu keistimewaannya ya..

- Tanpa bahan deterjen SLS 
SLS adalah singkatan dari Sodium Lauryl Sulfate, salah satu bahan deterjen yang biasa dipakai untuk membersihkan dengan busa melimpah. Jika sabun cuci banyak mengandung SLS, maka efek samping yang ditimbulkannya adalah kulit terasa panas dan kasar, dermatitis, dan tentu saja juga cepat merusak serat kain. Beneran, memang tidak terasa panas di kulit tanganku.

- Aromanya Mewah Menyegarkan
Kesan pertama, karena wanginya mewah. Asli deh, aromanya menyegarkan dan elegan. Biasanya kan aroma sabun cuci buat bayi begitu-begitu saja, tetapi PureBaby Laundry Liquid ini beda banget. Makanya aku langsung pilih dan jatuh cinta.

[Review] Mencuci Baju Si Kecil Dengan PureBaby Laundry Liquid


Harumnya langsung menyeruak begitu tutupnya dibuka dan dituangkan ke dalam bak cuci, membuat pagiku tetap menyenangkan meskipun di depan mata tampak tumpukan pakaian yang menggunung minta dieksekusi supaya lekas bersih. 

- Membersihkan dengan tuntas
Masalah utama pada baju bayi dan anak-anak biasanya sering kena kotoran di bagian dada, entah ketumpahan makanan, minuman, atau jadi tempat 'ngelap ingus', ahayy. Kalau tidak segera dikucek, bajunya jadi keliatan dekil karena nodanya sudah menempel susah dibersihkan.

[Review] Mencuci Baju Si Kecil Dengan PureBaby Laundry Liquid
(BEFORE) Noda susu mempel
Gak perlu khawatir, meskipun tanpa bahan deterjen SLS bukan berarti pakaian si kecil jadi tidak bersih. Buktinya baju Syadid jadi 'kinclong' setelah dioles dan dikucek dengan PureBaby Laundry Liquid. Tuh lihat deh, PureBaby Laundry Liquid itu bening banget kan? 

[Review] Mencuci Baju Si Kecil Dengan PureBaby Laundry Liquid
(AFTER) Baju Syadid jadi bersih lagi
Setelah aku oleskan dan dikucek, noda susu pada baju Syadid langsung pudar. Kaget dong, kok bisa? Padahal tanpa bahan deterjen SLS. Ternyata kalau dipelajari, kandungan Acrylate polimer, Sodium Hydroxide, Disodium EDTA yang ada pada PureBaby Laundry Liquid ini membantu mengikat kotoran sehingga mudah bersih (Laundry Stain Remover)


- Melembutkan pakaian sekaligus tangan
Meskipun tanpa bahan deterjen SLS, PureBaby Laundry Liquid ini tetap berbusa tapi hanya sedikit dan cepat larut dalam air. Tidak terasa panas di kulit seperti deterjen biasa, aku pun tidak khawatir saat Syadid ikut mencelup-celupkan tangannya ke dalam bak. 

Kandungan bahan mild dan Aloe Vera di dalamnya menjaga kesehatan kulit dan sekaligus membantu melembutkan cucian, sehingga tidak perlu tambahan pelembut lainnya.

[Review] Mencuci Baju Si Kecil Dengan PureBaby Laundry Liquid


- Hypoalergenic, anti bakterial, dan jamur
PureBaby Laundry Liquid ini mengandung N-alkylaminoporpyl Glycine dan Aloe Vera yang biasa digunakan untuk mencegah kuman, bakteri, dan jamur penyebab alergi kulit. Yang paling penting tidak mengandung bahan deterjen SLS tadi. 

Baju si kecil jadi bebas kuman dan jamur, pastinya jadi nyaman dipakai. Anak-anak pun jadi tetap ceria dan sehat. Anak yang sehat bikin kita bahagia kan, bun..

[Review] Mencuci Baju Si Kecil Dengan PureBaby Laundry Liquid


- Hemat air dan ramah lingkungan
Karena busa pada PureBaby Laundry Liquid ini sangat sedikit, kita jadi tidak repot membilas pakaian berulang-ulang, jadi hemat air kan, tagihan PAM pun tidak membengkak. Pastinya jadi ramah lingkungan dan ramah kantong.

Cara mencucinya pun mudah:

1. Untuk mencuci dengan tangan, cukup tuangkan 1 tutup botol (10 sendok makan) PureBaby Laundry Liquid ke dalam 6 liter air, lalu direndam selama 30 menit atau lebih jika pakaian sangat kotor. Kucek-kucek terlebih dahulu, bilas dan jemur seperti biasa.

2. Sedangkan untuk mencuci dengan mesin cuci, tuang seukuran 1-2 tutup botol, lalu beri air, dan cuci dengan mesin seperti biasa, keringkan, dan jemur.

Hasil cucian bersihnya pun tidak meninggalkan bau apek meskipun tanpa tambahan pewangi dan pelembut pakaian. Bikin hati tenang, gak perlu khawatir lagi si kecil rewel karena iritasi kulit.


[Review] Mencuci Baju Si Kecil Dengan PureBaby Laundry Liquid


Jika bunda tertarik menggunakan Produk Premium Care for Baby ini, bisa membelinya di apotik terdekat, apotik K-24, Century. Atau di supermarket seperti Farmers Market, Ranch Market, Lotte Mart, Kem Chicks, Toserba Yogya, The Foodhall. Atau bisa melalui toko online seperti Lazada, JD.ID, Tokopedia, Babyzania.com, dan lainnya.

PureBaby Laundry Liquid ini sudah mengantongi izin Kemenkes RI PKD 20202610087. 
Masih ingat PureBaby Decongestant Oil pelega hidung mampet si kecil? Nah ini masih satu rumah dengan PureBaby Laundry Liquid. Masih satu rangkaian perawatan bayi dan anak. Jika ingin berkonsultasi lebih lanjut, kita hubungi hotline service di (021) 5355874 atau cari tahu kabar lainnya di www.purebaby.co.id.

Bayi dan anak anda mengalami masalah yang sama dengan Syadid? 
Tak ada salahnya anda bisa memilih PureBaby Laundry Liquid ini. 

Selamat mencuci ya, bunda..!


25.7.18

5 Kesalahan Fatal Saat Membangun / Merenovasi Rumah Jaman Now


Kalau melihat kondisi bangunan rumah yang satu persatu mulai bocor, retak, rontok, rasanya jadi bikin sedih ya. Bikin hati jadi ketar-ketir, kok gak selesai-selesai urusannya, ada saja kerusakannya, baru kemarin merenovasi bagian depan, eh harus menabung lagi buat perbaikan bagian belakang.

Perasaan baru beberapa tahun kemarin merenovasi kamar mandi dan mengganti lantai keramiknya, sekarang sudah ada yang pecah dan kehilangan nat-nya, membuat semut atau anak cacing bisa keluar masuk dari lubang kecil di antara keramik. 

5 Kesalahan Fatal Saat Membangun / Merenovasi Rumah Jaman Now
keramik dan nat yang mulai rusak

Ada rasa sedih karena kecewa, impian mempunyai rumah jaman now minimalis yang terlihat bagus dan rapi, sepertinya kandas, malah harus diperbaiki lagi. Inginnya rumah itu bisa tahan lama hingga dua puluh tahun ke depan, eh ini kok baru 10 tahun sudah ada yang rusak lagi. 

Kecewa karena lelah, belum lama uang habis untuk perbaikan, tetapi harus kembali menghadapi kondisi itu lagi. Membangun bagian rumah itu melelahkan, apalagi saat merenovasi atap genteng

Rumah menjadi berantakan, berdebu, berpasir, dan pastinya harus mengeluarkan dana lagi. Padahal anak-anak juga sudah mulai besar, keperluan sekolah mereka pun juga banyak, memerlukan biaya yang tidak sedikit.. *curcol.

Kenapa ya, kok cepat sekali ada bagian bangunan yang rusak dan rontok, dimana kesalahannya? apa mungkin karena bahan bangunannya yang kurang berkualitas? apa karena dulu pengerjaannya asal-asalan?

Kamis lalu aku diundang untuk menghadiri acara bertemakan Rumah Jaman Now, bertempat di Eat & Eat FX Sudirman Jakarta. Di sana aku mendapat jawaban permasalahan selama ini langsung dari para arsitek yang kompeten dalam bidang property, antara lain: 

- Yudhi Puspa Tia, selaku arsitek dan Creative Director Rumah Dua Pohon
- Fransisca Wungu, selaku arsitek dan Editor Majalah Idea,
- Ary Amry, selaku Product Specialis MU-Weber


5 Kesalahan Fatal Saat Membangun / Merenovasi Rumah Jaman Now
ki-ka: Yudhi Puspa Tia, Fransisca Wungu, Ary Amry

Acara yang berlangsung selama dua jam ini diselenggarakan oleh Obsat dan Mortar MU-Weber. Bersamanya tuntas membahas seluk beluk permasalahan area rumah. Terutama untuk membangun sebuah Rumah Jaman Now. Rumah yang kekinian, unik, warna-warna berani dan bertabrakan, instagramable dan mencerminkan karakter pemiliknya.

Rumah Jaman Now tidak lagi mengikuti gaya aturan rumah jaman dulu, seperti yang diungkapkan Fransisca. Salah satu contoh adalah kamar mandi. 

Jaman dahulu, posisi kamar mandi itu berada belakang rumah. Sekarang justru sebaliknya, kamar mandi berada di bagian depan, dipercantik dengan aneka keramik, diberi hiasan dinding, pot bunga, membuat kita betah berlama-lama di dalamnya.

Yudhi Puspa Tia menambahkan sah-sah saja mendirikan rumah jaman now, tetapi perlu juga diperhatikan keuangan yang kita miliki. Mendirikan atau merenovasi rumah harus memiliki proyeksi agar tidak menguras kantong. Jangan ragu berkonsultasi dengan arsitek tentang keuanganmu dengan merencanakan pemanfaatan ruangan hingga 20 tahun mendatang.

Ternyata benar, sebaiknya rumah jaman now itu memiliki kekuatan usia selama 20-30 tahun, sebagai investasi jangka panjang. Jika baru 10 tahun saja sudah ada yang rusak, amat disayangkan, daya jualnya rendah. 

Hal ini bisa diakibatkan karena banyak kesalahan yang terabaikan. Kita terlalu mempercayakan pengerjaannya pada tukang. Tidak mau berkonsultasi dengan ahlinya, atau karena salah penggunaan bahan bangunan.


5 Kesalahan Fatal Saat Membangun / Merenovasi Rumah

Mendengar paparan dari para ahlinya, aku jadi merasa memang banyak kesalahan yang saat membangun atau merenovasi rumah jaman now. Kesalahan-kesalahan itu antara lain:

1. Kita tidak bersahabat dengan alam

Banyak pemilik rumah yang tidak bersahabat dengan alam, misalkan penempatan kaca-kaca jendela yang menghadap matahari, ini akan menimbulkan pantulan cahaya yang membuat rumah menjadi lebih panas dan mempengaruhi kondisi bahan bangunan menjadi cepat rusak. 

Jika rumah sering terkena panas, maka kayu jadi mudah lapuk, dinding cepat memuai, retak menimbulkan rembesan air, serta warna cat cepat memudar.

Menurut Tia, sebaiknya hadapkan kaca-kaca tersebut ke arah utara maupun selatan. Ini bukan masalah keyakinan FengShui, akan tetapi lebih kepada logika bahwa rumah yang kita tempati tetap akan menyatu dengan alam lingkungan. 

Jangan menebang pohon di sekitar rumah, karena pohon itu cukup membantu membuat suasana rumah kita menjadi nyaman, teduh, dan sirkulasi udara di dalam rumah menjadi baik. Pastikan ventilasi rumah cukup dan pilihlah bahan bangunan yang bersahabat dengan iklim tropis Indonesia.


2. Tidak konsultasi pada ahlinya dan salah perhitungan

Meskipun uang untuk membangun atau merenovasi cukup banyak, namun jika tidak direncanakan dengan tepat, tidak berkonsultasi dengan ahlinya, tergiur ini itu, maka jangan merasa bersalah jika ternyata tetap saja tidak cukup, pembangunan jadi terbengkalai. 

Jangan sampai banyak maunya, tetapi dana yang ada tidak mencukupi, memaksakan kehendak akhirnya malah asal-asalan, yang penting cantik diluar, sedangkan bagian dalamnya tidak diperhatikan. Oh, no, jangan sampai korupsi di rumah sendiri.

Artinya, sebaiknya belanjakan bahan bangunan dengan baik, sesuai dana dan ukuran rumah yang akan ditempati, tidak ada yang dikurang-kurangi, tidak boleh tawar menawar dalam urusan ini, akibatnya bisa fatal banget deh..


3. Tukang bangunan yang kurang handal

Membangun atau merenovasi rumah tentu saja harus menggunakan tenaga tukang yang berpengalaman. Ironisnya, banyak yang mengaku bisa membangun rumah tetapi tidak handal. 

Contohnya untuk pemasangan keramik atau batu alam saja, tidak semua tukang bisa mengerjakannya dengan baik, sebentar saja sudah retak, copot, dan rontok. 

Beberapa kasus yang kita temukan, keramik pada lantai dan dinding seringkali menjadi kopong, terasa kosong ditengah. Coba saja diketok-ketok, suara yang dihasilkan terdengar berbeda, menandakan bahwa semen pelapis sebagai perekatnya tidak penuh sempurna, akibatnya keramik mudah pecah, apalagi jika di garasi yang sering terkena beban kendaraan yang memiliki bobot berat.

Atau pengerjaan yang terburu-buru, ini juga mempengaruhi kualitas daya tahan bangunan. Biasanya terjadi begini kalau tukangnya 'kejar tayang', sudah ada yang menunggu jasanya di tempat lain.


4. Campuran semen dan pasir yang tidak pas

Tahukah anda, bahwa jika saja adukan semen dan pasir tidak tepat, kurang pulen, akibatnya akan membuat dinding dan lantai cepat retak, pecah, dan bahkan menimbulkan debu yang membahayakan paru-paru.

Aku pernah ngobrol dengan tukang bangunan saat bekerja di rumah, ternyata mengaduk semen itu punya teknik sendiri. Sebaiknya takarannya harus pas, airnya tidak boleh kebanyakan. 

Cara mengaduk adonan pasir dan semen pun tidak boleh terlalu cepat, pokoknya harus tercampur dengan sempurna agar bangunannya kokoh dan lebih kuat.

Pasir yang kurang diayak, masih banyak kerikil, bisa menimbulkan rongga pada sambungan bata atau ubin, akibatnya membuat rapuh dan keropos karena tidak menempel dengan baik.

Jangan sampai deh, kita sudah banyak mengeluarkan dana untuk pasir dan semen, ternyata tukangnya kurang jago menakar dan mengaduk, akibatnya rumah kita menjadi cepat rusak.

Untuk meminimalisir kejadian-kejadian yang tidak diinginkan sebenarnya ada solusinya. Kita bisa menggunakan semen instan, disebutnya Mortar

Tanpa harus diayak, kita tinggal menambahkan air, mengaduk dan langsung diaplikasikan pada beberapa bata, keramik, plester maupun mengaci. Praktis banget yaa, pastinya jadi hemat waktu.

Mortar itu adalah campuran semen dan pasir yang sudah terukur secara akurat oleh tenaga ahli profesional, langsung dari pabriknya.

Salah satunya adalah Mortar Utama Weber, sebagai Leading in Mortar Industry ini menjadi solusi praktis sebagai perekat keramik, dinding, perata lantai, serta untuk solusi khusus dan perbaikan bangunan.


5 Kesalahan Fatal Saat Membangun / Merenovasi Rumah Jaman Now
Pilihan Mortar Utama sesuai kebutuhan rumah anda

Menurut Ary Amry, Mortar instan Mortar Utama (MU-Weber) ini banyak kelebihan, antara lain: 
- Lebih tahan lama, 
- Daya rekatnya kuat, 
- Daya alirnya cukup mudah diaplikasikan
- Lebih hemat, dalam satu sak bisa diaplikasikan untuk area 5 meter persegi. 
- Sangat praktis, karena takarannya sudah sangat pas tanpa takut ada kesalahan.
- dan ramah lingkungan. 

Hmmm.. Jadi tertarik nih.

Dulu saat merenovasi bagian atap rumah, kami memerlukan banyak semen dan pasir untuk menempel bata, memplester dan mengaci. 

Tukang bekerja ekstra untuk mengayak dan mengaduk, memerlukan waktu yang cukup lama, kadang-kadang malah bikin gregetan, rasanya lama banget kelarnya. 

Andai saja saat itu aku sudah tahu adanya penggunaan semen instan (mortar), mungkin aku akan lebih memilih ini. Karena jika diperhitungkan, selisih harga antara pasir dan semen biasa dengan Mortar Utama Weber ini cuma sedikit kok. 

Kelihatannya memang terkesan lebih mahal, tetapi jika sudah dihitung secara teliti, pengerjaannya lebih cepat, daya tahan lebih lama, tidak mudah bocor, retak, maupun rontok, malah justru kita bisa lebih menghemat. Kita tak perlu pusing-pusing memikirkan renovasi ulang karena kerusakan dini.

Aku mencoba menghitung kebutuhan Mortar Utama Weber untuk plester dan aci melalui https://www.id.weber/id/kalkulator. Atau kita bisa mengunduh aplikasinya melalui google playstore.


5 Kesalahan Fatal Saat Membangun / Merenovasi Rumah Jaman Now
Aplikasi Mortar Utama

Salah satu contoh perhitungan perbandingan kebutuhan bahan baku yang aku hitung untuk finishing tembok (plester dan aci) seukuran 5 x 5 x 1.5 meter persegi adalah seperti dibawah ini:


a. Perhitungan pakai pasir dan semen biasa:
Pasir putih 1 kol = Rp. 350.000*
Semen 4 sak = Rp. 250.000*
Upah tukang 1 hari = Rp. 250.000 (asumsi waktu standar)
------------------------------------------------------+
Total = Rp. 850.000


b. Perhitungan pakai Mortar Instan:
Mortar plesteran 10 sak = Rp. 600.000**
Mortar acian 1 sak = Rp. 120.000**
Upah tukang = Rp. 125.000 (asumsi lebih hemat waktu)
-------------------------------------------------------------+
Total = Rp. 845.000

Bagaimana guys, selisihnya sedikit bangeet, kan?

Jelas sekali, dengan memakai Mortar kita jadi dapat menghemat waktu, semen dan pasir dijamin mutunya. 

Perencanaan keuangan untuk merenovasi maupun membangun rumah jaman now jadi pas dan pastinya tahan lama hingga 20 tahun mendatang.


5. Kesalahan menggunakan nat keramik yang sama pada setiap area rumah

Adalah kesalahan besar, jika menggunakan satu jenis nat untuk semua keramik rumah, karena ternyata setiap ruangan itu kondisi ruangannya berbeda. 

Nat itu adalah sejenis semen khusus yang mengisi sela-sela keramik agar terlihat lebih rapi tanpa lubang. Biasanya tersedia aneka warna, tapi kebanyakan tukang bilangnya semen putih, mungkin awalnya dulu hanya ada yang berwarna putih. 


5 Kesalahan Fatal Saat Membangun / Merenovasi Rumah Jaman Now
Mengisi sela keramik dengan nat (credit: www.id.weber.)

Penggunaannya tidak bisa disamakan pada tiap area ruangan. Di dalam satu bangunan rumah, ada 5 (lima) area ruangan yang mempunyai fungsi dan kekuatan yang berbeda, antara lain kamar mandi, dapur, ruang interior, garasi, dan kolam renang. 

Coba perhatikan gambar dibawah ini:

5 Kesalahan Fatal Saat Membangun / Merenovasi Rumah Jaman Now


Jadi bagaimana sebaiknya? Berikut alasan dan solusinya:

👉 Kamar mandi / toilet : 
Tempat yang seringkali basah dan berlumut karena terkena air, sabun mandi, sabun cuci, dan pembersih lantai. Jika sedang dibersihkan, kita sering menggosoknya kuat-kuat, alhasil membuat keramik dan bahan pengisi celah keramik (nat) sering cepat rusak dan rontok. 

Gunakan nat tipe MU-408 PowerBathroom, dengan bahan fitur Easy Clean and SmartShield Pro (pengisi nat keramik area kamar mandi)manfaatnya jadi mudah dibersihkan, melindungi keramik dengan baik akibat paparan air, jamur, lumut, dan sabun.

5 Kesalahan Fatal Saat Membangun / Merenovasi Rumah Jaman Now


👉 Dapur : 
Tempat yang sering terpapar noda minyak, saos, kecap, kopi, teh, dan bahan makanan lainnya yang lengket. Atau suka terkena tumpahan air panas, membuat nat jadi cepat rusak dan menghilangkan keindahan dan kebersihan dapur. 


5 Kesalahan Yang Terabaikan Saat Membangun / Merenovasi Rumah Jaman Now


Gunakan nat type MU-408 ColorKitchen dengan bahan fitur Easy Clean and Stain Repel (pengisi nat keramik area dapur). Dijamin keramik dapur mudah dibersihkan dari lemak, noda makanan tidak mudah menempel, dan tidak mudah rusak.


5 Kesalahan Fatal Saat Membangun / Merenovasi Rumah Jaman Now


👉 Interior dan eksterior: 
Area yang paling sering dilihat dan dilalui oleh penghuni maupun tamu. sebaiknya menggunakan nat keramik yang berwarna, tahan lama agar tidak cepat pudar keindahannya. Gunakan MU-408 Colorfill (pengisi nat keramik area interior dan ekterior) yang memiliki banyak pilihan warna, mudah dibersihkan tanpa memudarkan warna tersebut. Ada 16 warna pilihan sesuai karakter anda, seperti jazz green, peace blue, Xtra Grey, dan lain-lain.





👉 Garasi, teras, balkon: 
Pada area ini nat keramik sangat mudah rusak dan kotor akibat tekanan ban kendaraan yang berat dan cipratan oli atau bensin, tahan abrasi, dan sinar matahari. Gunakan MU-408 ColorOutdoor, dengan fitur Easy Clean and Active Defense (pengisi nat keramik area luar seperti garasi, teras, dan balkon).


5 Kesalahan Fatal Saat Membangun / Merenovasi Rumah Jaman Now


👉 Kolam renang: 
Meskipun menjadi area terkena basah air, namun area kolam renang tetap tidak sama dengan kamar mandi. Lantai dan keramik di kolam renang akan lebih sering terendam air yang mengandung bahan kimia seperti kaporit, sehingga diperlukan nat keramik yang lebih tahan banting, lebih tahan dari lumut, jamur, tahan abrasi, tahan sinar matahari, dan tahan bahan kimia. Gunakan MU-408 PowerPool dengan fitur Easy Clean and SmartShield Plus (pengisi nat keramik area terendam)


MU-Weber Pelopor Mortar Instan Siap Pakai 


Kenapa harus menggunakan produk Nat MU-Weber ini ya? 

Karena Nat MU-Weber dibuat dengan formulasi bahan yang berkualitas, mudah dibersihkan (Easy Clean) dan melindungi dengan tepat serta meminimalisir kerusakan.

Produk Nat MU-Weber diluncurkan sebagai jawaban keresahan pada pemilik rumah yang sering mengalami masalah kerusakan pada 5 area tersebut.

Mortar semen instan dan nat keramik ini diproduksi pertama kalinya oleh PT. Cipta Mortar Utama dengan menggunakan mesin bertekhnologi komputerisasi dan dikenal dengan merk MORTAR UTAMA (MU). MU-Weber adalah pelopor Mortar Instan Siap pakai pertama yang ada di Indonesia.

Berdiri sejak tahun 1996, hingga kini Mortar Utama Weber sudah memiliki 3000 sales point yang tersebar pada keempat pabrik di MM 2100 Cibitung, Surabaya, Medan dan Cikande. MU-Weber sudah 2 kali mendapatkan sertifikat ISO 9001-2008 dan ISO 9001-2015 menunjukkan bahwa sistem manajemen mutunya sudah terjamin. 

Mortar Utama-Weber berkomitmen untuk memenuhi kriteria produk yang ramah lingkungan karena produk ini dapat mengurangi penggunaan air yang berlebih tapi pastinya tetap berkualitas. 

Ada lebih 38 produk yang sudah dikembangkan meliputi empat kelompok seperti solusi lantai, solusi dinding, solusi perekat keramik, dan solusi perbaikan dan teknikal. 

Untuk informasi lebih banyak, kita bisa mencari informasinya di berbagai media sosial, seperti: 

Facebook & youtube: Mortar Utama
Instagram: @mortarutama.weber
Twitter: @MortarUtamaID


Bersama Weber, Mortar Utama percaya bahwa kepedulian terhadap masyarakat dan lingkuungan adalah paling penting pada industri konstruksi dan bangunan. Untuk itu Mortar Utama Weber selalu berinovasi dan membuat gebrakan-gebrakan baru demi memberikan kepuasan pelanggan sebagai solusi layanan yang lebih baik.

Bagaimana, mau mencoba produk Mortar Utama Weber ini?

Cek di toko material favoritmu atau bisa membelinya di toko online terkemuka.



Sumber harga: 
* toko material
** Bukalapak 

20.7.18

Tips Memilih Rangka Atap Untuk Renovasi Rumah Minimalis

Tips Hemat Memilih Rangka Atap Untuk Rumah Minimalis
Bangunan rumah tipe minimalis yang kami tempati ini sudah berusia lima belas tahun, beberapa bahan kaso bawaan dari pengembang sudah banyak yang rusak bahkan mengkhawatirkan. Ada beberapa bagian kayu yang sudah lapuk, rayapan, bahkan sudah ada yang reyot basah kena air hujan. 

Kendala yang kami hadapi adalah dananya, selalu terbentur dengan uang sekolah anak-anak. Jadi selalu maju, mundur, maju, mundur, ngeri uangnya tidak cukup. Merenovasi rumah itu kan tidak seperti beli gorengan, butuh persiapan dana yang tidak sedikit, beberapa kali ngobrol dengan tukang bangunan yang kami ajak diskusi, menurut mereka dibutuhkan dana sekitar 12 - 15 juta rupiah. 

Haduuh, kok banyak ya. Pengen nangis deh, duitnya dari mana? *koprol


Tips Hemat Memilih Rangka Atap Untuk Renovasi Rumah Minimalis
Merenovasi Atap Rumah Minimalis

Bagaimana pun, kita memang harus memberanikan diri untuk memulai memugar atap genteng. Semakin lama didiamkan, toh tetap saja akan semakin rusak bahkan bisa membahayakan penghuninya, tau-tau ketiban gimana? Ahh, nauzubillah min dzalik, *mitamit..mitamit..

Bagaimana ya tipsnya supaya hemat merenovasi atap rumah? 

Alhamdulillah, akhirnya kami mendapat pinjaman uang sepuluh juta rupiah tanpa bunga, lega rasanya. Selebihnya kami tinggal tambahkan dari uang tabungan dan sebagian dari hadiah menang lomba menulis.

Sebelum pengerjaan dimulai, hal yang aku pikirkan pertama kali adalah: mau pakai rangka atap yang terbuat dari apa? Bambu, kayu, atau baja ringan? Rangka atap genteng itu terdiri dari kaso dan reng. Kaso itu batangan utamanya, sedangkan reng ukurannya lebih kecil yang berguna untuk dudukannya genteng.

Lamaa banget mikirnya, semua tukang dan toko material ditanyain, gak peduli kalau dicap sebagai pembeli banyak nanya-beli kagak, soalnya aku mempertaruhkan uang yang terbatas ini lhoo.. *wkwk

Setidaknya aku jadi punya perencanaan keuangan yang matang, aku jadi tahu rangka mana yang bisa dipilih sesuai uang yang ada. Jangan sampai salah fatal saat belanja bahan bangunan untuk renovasi

[Baca: 5 Kesalahan Fatal Saat Membangun / Renovasi Rumah]

Jadi, ada 3 jenis bahan dasar untuk rangka atap yang bisa kita gunakan, mungkin bisa menjadi referensi anda dalam hemat memilihnya. 

Antara lain: 

1. Batang bambu

Menggunakan batang bambu untuk atap rumah adalah khayalanku yang ingin memilih rumah bergaya naturalis, lebih bernuansa pedesaan. 

Namun saat menghubungi tukang bambu yang melayani pemasangan atap, mereka mematok harga sebesar 14 juta untuk ukuran rumah kami, kira-kira seluas 8 x 5 x 1.5 meter persegi. Harga itu sudah meliputi uang bahan yang dipakai, pemasangan, dan upah tukang. 

Hhh, galau lagi deh, gak bisa maksain untuk biaya segitu, batasnya cuma 12 juta, booo. Padahal kece banget kan?


Tips Hemat Memilih Rangka Atap Untuk Renovasi Rumah Minimalis


Kelebihan dari bambu itu adalah:
- Rumah menjadi lebih adem
- Harga bahan bakunya juga lebih murah, sebatangnya Rp. 20.000. Jika dibutuhkan hampir 100 batang sebagai kaso dan reng, cuma Rp. 2.000.000
- Jika batang bambunya semakin tua maka daya tahannya bisa mencapai 30 tahun


Tapi sayangnya, ada kelemahan menggunakan bambu yaitu:
- Genteng kami yang dulu itu sangat berat, tidak cocok diletakkan diatas bambu yang kerapatannya kurang, perlu penambahan batang bambu lagi, istilahnya harus double bambu. Kalau mau diganti dengan genteng yang lebih ringan maupun pakai genteng yang terbuat dari bahan seng. Berarti malah harus beli genteng baru dong nih, gak hemat namanya. 

- Waktu pengerjaan bambu itu lebih lama, karena selain harus dipaku, bambu itu juga harus diikat tali sabut. Sedangkan kami butuh waktu yang lebih cepat selesainya, bujet tukang jangan sampai membengkak, dong.

- Jika pemasangannya tidak baik sehingga mudah terkena air, lama-lama bambu pun bisa lapuk sehingga membuat dudukannya menjadi lemah dan bikin goyah. Rugi dua kali deh..



2. Balok Kayu

Menggunakan balok kayu untuk rangka atap sudah biasa dipakai sejak dahulu kala, keunggulannya lebih kuat dibandingkan bambu meskipun kerapatannya tidak terlalu kuat, bisa menopang genteng dengan mantap. Namun seiring perkembangan teknologi, rangka atap yang menggunakan kayu sudah mulai ditinggalkan. 


Tips Hemat Memilih Rangka Atap Untuk Renovasi Rumah Minimalis


Alasannya lebih banyak kekurangannya daripada kelebihannya, antara lain:
- Penebangan pohon besar-besaran yang semakin tidak manusiawi. 
- Semakin baik kualitas kayu maka harganya juga semakin mahal. 
- Jika kualitas kayu biasa akan mudah digerogoti rayap
- Menggunakan balok kayu biasanya hanya bertahan sampai 10 tahun
- Kayu sangat rentan terhadap hawa panas dan dingin, daya tahannya lebih cepat menyusut, hal ini memberikan dampak kekokohan bentuk atap rumah.
- Kayu itu mudah menyulut api semakin besar jika terjadi kebakaran.
- Kayu harus diberi zat tambahan anti rayap, sehingga jadi menambah biaya


3. Baja Ringan

Keputusan akhir, kami memilih atap baja ringan, alasannya lebih cepat pemasangannya, tinggal digunting dan dibor saja bautnya, genteng lama masih bisa dipakai. Sesuai tujuan awal, yaitu hemat dan cepat.

Kelebihan lainnya, baja ringan ukurannya lebih panjang dibanding kayu atau bambu, bahkan ada yang bisa sampai 20 meter, sehingga kalau dihitung-hitung harganya jadi lebih hemat. Daya tahannya juga sangat lama, asalkan tidak terkena air.


Tips Hemat Memilih Rangka Atap Untuk Renovasi Rumah Minimalis


Baja ringan ini katanya mudah menyesuaikan suhu udara, sehingga tidak mudah rusak bentuknya. Apalagi jika ada kebakaran, baja ringan ini justru seperti menghambat penyebarannya sehingga api tidak menjadi lebih besar.

Membeli baja ringan sebaiknya langsung secara grosiran di toko khusus penyedia besi dan baja. Untuk kebutuhan atap rumah seluas 5 x 5 x 1.5 meter dan teras sepanjang 8 x 1.5 x 1 meter, kami membeli baja ringan ukuran 0,75 sebanyak 35 batang, rangenya sebanyak 25 batang.

Total belanja batang untuk atap genteng kami menghabiskan dana sekitar Rp. 3.570.000, terdiri dari: 
- Baja ringan = 35 batang x Rp 70.000 = Rp. 2.450.000 
- Reng baja = 25 batang x Rp. 38.000 = Rp. 950.000 
- Baut baja = 1 bungkus (isi 1000 pcs) = Rp. 170.000

Selain itu aku membelanjakan bahan bangunan tambahan sebagai berikut:
- Pasir biasa 1,5 kol mobil seharga = Rp. 400.000
Pasir halus (untuk mengaci) sebanyak 1 kol = Rp. 325.000
- Bata ringan (Hebel) seluas 1 meter persegi = Rp. 620.000
- Lem perekat bata ringan (Mortar-MU) = Rp. 95.000

- Semen biasa sebanyak 10 sak = Rp. 500.000
- Asbes untuk teras sebanyak 8 lembar = Rp. 560.000 
- Pelapis anti bocor 3 ember kecil = Rp. 150.000 
- Terpal Rp. 50.000
- Dana tambahan dan lain-lain sebesar Rp. 650.000

Saat pengerjaan renovasi, aku menggunakan jasa dua orang kenek saja, upahnya sebesar Rp. 250.000 tanpa makan siang. Mereka mampu menyelesaikan renovasi atap rumah kami selama 20 hari, sebenarnya bisa saja sampai 15 hari, tetapi karena terbentur hujan deras, akhirnya pengerjaan sedikit lelet.

Kesimpulannya tips memilih rangka atap rumah agar lebih hemat adalah anda harus mau mencari informasi dan belanja sendiri. Carilah tempat toko bahan bangunan yang lebih murah harganya, jadi lebih puas dibanding harus mempercayakan 100% pada tukang.

Mudah-mudahan tulisan ini bisa sedikit memberikan gambaran ya. Selamat merenovasi rumah minimalis anda..!