NarasiLia.com

Berbagi Pengalaman dan Tips Gaya Hidup

19.1.13

Pengalaman Ikut Acara Live Rangking 1 Transtv

Pengalaman Ikut Acara Live Rangking 1 di Transtv ini sungguh menjadi pengalamanku bisa tampil lagi di salah satu acara televisi. Senangnya bukan main. Selain bisa jalan-jalan sendiri, mengusir kebosanan di rumah, juga jadi nambah teman.

Kok bisa ikut acara Rangking 1 TransTV?

Jadi ceritanya, saat pengasuh Dblogger mbak Ani Berta meminta 5 orang perwakilan KEB (Kumpulan Emak2 Blogger) untuk menjadi anggota tim rangking 1, saya pun langsung meminta izin suami dan mendaftar. Jika masih bisa ikut saya bersyukur, kalau sudah penuh ya sudah berarti bukan kesempatan toh. 

Tak disangka ternyata saya diterima, hiks, antara senang dan gamang. Iiiiih, nanti masuk tipi, hehehe.. Saya diinstruksikan bahwa hari Rabu 16 Januari 2013 harus standby jam 6 pagi di lobi TransTV, memakai seragam kaos putih dan bercelana jeans. Wow, mari kita bersiap.

Pengalaman Ikut Acara Live Rangking 1 Transtv


Ketika Rabu subuh tiba, saya bersiap menuju stasiun Bojong Gede, setidaknya harus naik kereta maksimal jam 5 pagi. Tapi dasar emak-emak, malah berangkat dari rumah jam 5.00wib, halaah..pake acara ketinggalan ATM lagi. Mampir dulu ke Indomart membeli cemilan buat anak-anak yang dititipkan pada ayahnya, yaa akhirnya tetap saja dapat kereta jam 5.25 WIB, ihiii. Tidak berapa lama membeli tiket, kereta Commuterline segera datang dan saya diberi tempat duduk, lumayan dapat sedikit mengistirahatkan badan dan otak yang kurang tidur, terimakasih pak (sambil senyum manis)...

 Turun di stasiun Cawang pukul 6 lewat, saya langsung berlari menuju shuttle Cawang Cikokol untuk menaiki busway koridor 9 (Pinangranti-Pluit), jalan sedikit macet, sekitar 20 menit saya turun di shuttle Tegal Parang. Dari sana saya belok ke arah kanan keluar jembatan, sebenarnya bisa jalan kaki menuju TransTV, tapi berhubung sudah sangat mepet akhirnya naik ojek deh, dalam hitungan 3 menit saya sampai, dengan ongkos Rp. 5000, ehehe siapa suruh telat.. Oiya, sebenarnya bisa juga naik bus 45 (jurusan cililitan-blok M), tepat berhenti di depan gedung lho.

Proses Acara Rangking 1

        Setibanya di lobi saya disambut mbak Asri yang berwajah manis, menyapa sebentar kepada anggota yang lain dan kami segera bergegas berlatih yel yang dipimpin oleh Erfano, dia berbusana beskap Jawa, rupanya itulah maskot kelompok kami.
Tiba pukul 7.00 WIB, kami menaiki panggung outdoor yang persis di depan air mancur. Suasana masih terasa basah dan mendung. Di sana sudah siap beberapa kru dan peralatannya. Kami diberi instruksi peraturan dan cara permainannya. Saya duduk di kotak nomor 45. Hari itu semua kelompok ditemani bintang tamu dari keluarga Annisa Bahar. Penonton yang saya rasa wajahnya itu-itu lagi (suka lihat diberbagai acara tivi) juga sudah bersiap.

Terjadi hal unik, ada satu rombongan kelompok peserta yang sama sekali tidak hadir, akhirnya kekosongan itu diisi oleh 20 orang peserta penonton bayaran. Mereka menamakan dirinya Kelompok FansClub Sarah dan Ruben, hmm, segala sesuatu bisa terjadi. Easy and simple.. 

Menjelang detik-detik acara datang Sarah Sechan, Ruben Onsu, dan prof. Sogi menaiki panggung memimpin acara. Saya memperhatikan bagaimana cara berlangsungnya acara Live, komandan tim layaknya sutradara menginstruksikan bahwa Rangking 1 segera dimulai, berpatokan pada program Insert yang sudah hampir selesai, ada layar besar di dalam gedung utama yang menjadi panduan. “Ya, siap semua ya..semua berdiri dan langsung bertepuk tangan. Tiga..Dua..Satu! “. Pukul 07.30WIB musik khas Rangking 1 berbunyi, kami semua bersorak, yeaaaayyy!...Iih masuk tipi ya? Ehehe..

Ternyata kelompok kami mendapat giliran yel dan pertanyaan pertama. Semangat kami bernyanyi setelah komando maskot memulai: Oo lalala..o..o lalala, dst, langsung disambut:
“Satu, satu, blogger doyan ngeblog
Dua, dua, blogger suka kopdar
Tiga, tiga, blogger inet sehat
Satu, dua, tiga, blogger makin narsis” (red. nada syair satu-satu sayang ibu)
Begitulah kehebohan kami, eh ternyata memberikan hasil yang memuaskan. Diakhir acara dua piala langsung disabet untuk kategori maskot dan yel terbaik. Yippii... \(^_^)/

Proses Pertanyaan Demi Pertanyaan


Tiba-tiba terdengar lagu dangdut “sekuntum mawar merah”, duuuh gusti, saya ngeri gak bisa jawab, gak faham dangdut, hiks.. Namun ternyata Ruben bertanya: apakah nama kelamin betina pada bunga? itulah pertanyaan untuk kami... Hahaha, alhamdulillah saya benar, PUTIK. Teman-teman yang menjawab benang sari segera keluar arena dan kami beristirahat menunggu siaran iklan. Demikian 3 kali proses seperti itu, menunggu kelompok lainnya memberikan yel dan menjawab pertanyaan, iklan..

Kelompok kedua: Yel, pertanyaan siapakah artis yang menjadi wakil gubernur Garut? Jawabannya: Dicky Chandra, lalu iklan, istirahat
Kelompok ketiga: Yel, lagu dangdut “kumbang-kumbang ditaman”, lalu pertanyaan kumbang termasuk hewan apa? Jawabannya: Serangga, iklan, istirahat.
Kelompok keempat: Yel, pertanyaan siapakah artis yang menjadi wakil gubernur Jawa Barat? Jawabannya: Dede Yusuf Macan Efendi atau DedeYusuf, iklan, istirahat

Jujur, rasanya kurang greget, saya yang masih bertahan saja merasa bosan menunggu waktu tersebut. Masih sempat membalas pertanyaan sms suami dan teman-teman. Andaikan waktu tersebut diisi dengan serentetan pertanyaan, mungkin suasana belajar akan lebih terasa. Pantas saja kalau sedang menonton dirumah, saya hanya selintas saja sambil mondar mandir dapur dan sumur.


Pada saat praktikum, Prof.Sogi menggulirkan botol berisi air penuh, melesat sampai menuju tepi meja. Kemudian ada 2 botol, yang berisi sedikit air dan yang kosong. Nah pertanyaannya, botol mana yang larinya paling jauh jika digulirkan. Apakah botol sedikit air atau botol kosong? Jawabannya: Botol Kosong.. waah, saya salah jawab, hehehe. Semua peserta di kelompok kami keluar arena, menyisakan satu peserta.

Selanjutnya adalah babak cepat tepat untuk mencari 2 pemenang, petunjuknya: Organisasi di Indonesia. Berdiri pada tahun 1859. Transfusi darah adalah salah satu kegiatannya. Sekarang diketuai oleh Bpk.Jusuf Kalla. Organisasi yang dimaksud adalah?
Hap, semua papan berburu untuk diangkat, menjadi yang tercepat. Sarah menjawab, Palang Merah Indonesia (PMI). Akhirnya bertemulah 2 orang peserta dari nomor 9 dan nomor 27. Mereka berdua diadu kembali dengan beberapa pertanyaan:
- Rumus bangun kubus? Jawabannya: Sisi x sisi x sisi
- Sejak dalam kandungan, manusia sudah mendapat hak apa? Jawabannya: Hak Azazi Manusia
- Pertanyaan selanjutnya: saya lupa, kikikikk...

Sampai akhirnya tiba pada babak Ujian Akhir Semester. Seorang bapak separuh baya berseragam merah dari kelompok keempat, berdiri sendiri di panggung utama siap menjawab beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh host yang berdiri di panggung mini (bekas tempat praktikum), jaraknya cukup jauh, kira-kira hampir 10 meter.
Ada beberapa pertanyaan yang saya ingat:
-   Roy Suryo menjabat sebagai menteri apa? Menpora (bisa dijawab, hadiah 500rb)
-   Enzim pada air liur disebut apa? Saliva (gagal dijawab)
-   Tarian Bosara berasal dari daerah mana? Sulawesi Selatan (gagal dijawab)
-   Singkatan RSBI? Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (berhasil dijawab)
-   dll
Tidak semua pertanyaan dapat dijawab dalam waktu 3 menit, namun tak diduga sang bapak itu dapat mengumpulkan hadiah total Rp. 11.500.000, wow lumayan ya? Selamat ya pak.

Proses Penting

Selesai acara saya melihat beberapa kru Rangking 1 menghampiri para pemenang yel maupun pemenang hadiah utama. Ternyata sedang menginput data untuk proses pengiriman hadiah yang katanya akan cair dalam waktu dua minggu ke depan. Yang unik, ditanyai memiliki NPWP apa tidak lho, karena hadiah tidak sepenuhnya didapat, ada pemotongan 10% untuk pajak (ambil kesimpulan sendiri soalnya hadiah yel + maskot masing-masing cuma tertulis 450rb dari 500rb)

Semua hal tersebut dapat dijadikan kenangan baik. Tak peduli menang atau kalah, yang terpenting dapat bertemu teman baru, kelompok baru, dan suasana baru. Semua dapat dijadikan cerita indah. Suka cita dapat kami rasakan walaupun tidak sampai ke babak final. Ada Erfano yang humoris dan periang, sering mengucapkan kata Dosgandos. Ada mas Yoszca (ketua detikblog), mas Irfan Zj yang sering mengambil foto, ada mbak Ani Berta yang berwajah ayu namun tegas, ada mbak Fransisca Asri yang manis dan lembut, mbak Martha, mbak Fitri, mas Rully yang mengaku-aku sebagai pemula, mas Gerry, dan ada beberapa lagi peserta yang lain, yang cenderung pendiam, seperti saya, hehe..

Kami berkumpul di sebuah mini market, tujuannya mempererat ikatan dari detikblog yang bernaung dibawah grup D’Blogger Community, twitter @DbloggerComm. Selain saling mengenalkan diri, kami mengulas kembali kehebohan acara tadi, sambil menunggu dibagikan uang transport juga, hehe.. Alhamdulillah, saya senang dengan kegiatan ini, semoga dapat berkumpul kembali dalam suasana meriah dan bersahabat.

4 komentar:

  1. Pengen ikuuutt....kapan ya ada lagi^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak Arin, yuk mudah2an khusus IIDN bisa ikutan, aku masih penasaraaan ^_^

      Hapus
  2. wah keren acaranya ya mbak, hehe.
    seru pastinya, eh itu live apa enggak? :D

    BalasHapus

Agar tidak spam pada komentar, gunakan akun Google kamu. Atau kirim email ke: info.narasilia@gmail.com. Thank you ❤

Pengikut:

Lia Lathifa's Medium Audience Badge