April 07, 2017

Wahai Ibu, Keluargamu Perlu Minum Susu Mulai Sekarang.

Rasanya sudah menjadi tradisi sejak dulu, jika para anggota berkumpul melingkari meja makan untuk sarapan bersama di pagi hari, sebelum beranjak beraktifitas rutin, sebelum pergi ke sekolah atau berangkat ke kantor. Ya gak?

“Dek, ayo cepat kemari, sarapan dan diminum susunya”. Begitu dulu ibu memanggilku kala aku masih sibuk menyisir rambut bersiap ke sekolah. 

Kulihat ibu sudah menggigit roti bakar. Ayah sudah berada di sampingnya, menyantap sepiring nasi goreng sambil duduk di kursi kehormatannya yang tak bisa diganggu gugat oleh siapapun. Itu posisi yang disenanginya, di dekat jendela.


Ah, jadi masa-masa itu, meja makan punya cerita yang penuh nostalgia. *Kangeeenn....

Sekarang menjadi pertanyaan, masihkah tradisi tersebut dilakukan oleh keluarga anda?
Yoo, pasti jawabannya berbeda-beda. Ada yang masih melakukan, bahkan sudah banyak yang meninggalkan kebiasaan ini. 

“Yaah, gimana yaa, mana sempat, nanti terlambat.”
"Udah gede, gak perlu lagi minum susu laah."

Wih, padahal sarapan pagi itu penting lho. Bukan cuma untuk anak-anak, kasihan jika mereka dipaksa untuk sarapan, tetapi orangtua dan orang dewasanya malah gak ikutan, menganggap sepele. 


http://www.narasilia.com/2017/04/wahai-ibu-keluargamu-perlu-minum-susu.html

Ya memang sih, semakin macetnya lalu lintas jalan, semakin kita harus sepagi mungkin berangkat kerja, membuat sebagian keluarga di Indonesia mungkin sudah tak lagi duduk bersama menikmati menu sarapan pagi. Betul?

Jika anda menjawab, “kami masih menikmati kebersamaan itu di sore hari atau saat hari Sabtu dan Minggu”. Bersyukurlah. Menikmati hidangan makanan kecil dan segelas susu hangat di pagi atau sore hari, dapat menambah keharmonisan keluarga. Sehingga diharapkan kita mendapat sehat jiwa dan raga.


Kampanye Building Strong Families, Ayo Minum Susu.

Melihat kondisi seperti di atas, Frisian Flag pun berinisiatif untuk mengadakan kampanye dan mengajak kembali keluarga Indonesia untuk kumpul bersama sambil minum susu minimal satu kali sehari.

Saya dan para teman-teman dari komunitas para ibu, yaitu Kumpulan Emak Blogger (KEB) ikut andil bersama menghadiri bincang-bincang hangat di Restoran Kembang Kencur, Ragunan, Pejaten Jakarta Selatan. 

Oiya, sekedar info, untuk menuju kesini ke restoran Kembang Kencur yang bernuansa kekeluargaan ini, aku naik Commuterline jurusan Bojong Gede lalu turun di stasiun Pasar Minggu, dan dilanjutkan naik ojek online. Cuma 3.5 km jaraknya, melewati jalan Pejaten. Kembang Kencur ini posisinya di dalam paling ujung Griya Patria Guest House.

Acara kampanye Keluarga Minum susu ini dipandu MC kocak mbak Pevita yang semakin membuat suasana penuh semangat dan ceria. Ketawa mulu mendengar candaannya. Mbak Pevita ini percaya diri habis.

Saya pun semakin suka karena di dalam acara ini ternyata disediakan tempat khusus untuk anak-anak main lho. Ada ruangan di tepi kolam renang yang disulap menjadi playground. Sehingga aku bisa konsentrasi tidak terlalu diganggu anak-anak. Thank you yaa Frisian Flag.

http://www.narasilia.com/2017/04/wahai-ibu-keluargamu-perlu-minum-susu.html
anak-anak bermainn di playground

Diawal pembukaan, ibu Tanti selaku Head of Prepared Beverages Frisian Flag Indonesia, memberikan sambutan dan mengatakan bahwa kampanye ini diharapkan dapat mendorong semangat keluarga untuk minum susu. 


http://www.narasilia.com/2017/04/wahai-ibu-keluargamu-perlu-minum-susu.html
ibu Tanti, Heead of Prepared Beverages

Sejalan dengan makna nilai yang dianut oleh brand susu bendera di Indonesia, yaitu “Building Strong Families”.

Kenapa segelas susu?

Dengan meminum segelas susu, akan memberikan efek baik untuk menambah dan mengembalikan stamina tubuh. Sudah dianggap sebagian masyarakat dan pakar gizi bahwa susu itu merupakan paduan gizi makro dan mikro yang praktis dikonsumsi.


http://www.narasilia.com/2017/04/wahai-ibu-keluargamu-perlu-minum-susu.html
sudah besar, tetap saja harus minum susu lho

Sekali teguk dan teguk, semua manfaat zat gizi langsung masuk ke dalam tubuh. 

Memang apa perlunya gizi makro dan mikro bagi tubuh?

Dr. Diana F. Suganda, Mkes, SpGK selaku dokter spesialis gizi klinik menjelaskan jika susu itu menyediakan makronutrien (gizi makro) seperti protein, karbohidrat dan lemak. Juga terdapat mikronutrien (gizi mikro) vitamin dan mineral seperti vitamin D, vitamin A, B, C, kalsium dan zat besi sebagai membantu metabolisme seluruh tubuh.

Protein, karbohidrat, dan lemak kan berguna sebagai zat energi, zat tenaga, zat pembangun, menunjang proses pertumbuhan, membantu pembentukan sel-sel otot, dan mengembalikan stamina.


http://www.narasilia.com/2017/04/wahai-ibu-keluargamu-perlu-minum-susu.html

Jadi jangan diabaikan ya, demi kesehatan keluarga lho!

Jika kita kekurangan protein, karbohidrat dan lemak di pagi hari, jalan salahkan kita nanti anda dan aku juga anak-anak akan kehilangan konsentrasi bekerja maupun sekolah. Sulit menangkap pelajaran dan perintah atasan. Bahkan lesu dan malas.

Apalagi menurut penelitian Badan Pusat Statistik tahun 2015, di Asia tingkat meminum susu di Indonesia jauh lebih rendah dibanding Malaysia, bahkan Vietnam. Di Indonesia cuma 11 liter perorang pertahun. Duhh, dikit bangeeet. Pantesan banyak yang lemot *ups.


http://www.narasilia.com/2017/04/wahai-ibu-keluargamu-perlu-minum-susu.html
sumber : @frisianflagID

Makanya, sebelum dibilang lemot, ayo dong masyarakat Indonesia jangan malas minum susu. “Saatnya keluarga minum susu sekarang “. Jangan takut gemuk. Jangan merasa sudah cukup dari makanan pokok saja.

Tapi bagaimana nih, ada yang bilang gak perlu lagi minum susu, kita cukup makan makanan bergizi saja?

Susu dianggap baik karena sebagai penunjang tubuh lho. Di dalam segelas susu, terdapat kalsium tinggi yang mudah diserap tubuh. Di dalam bahan makanan selain susu kadarnya hanya sedikit. Segelas susu yang sudah difortifikasi mencakup 20% gizi harian. Di dalam susu kental manis Frisian Flag Gold terdapat 9 vitamin dan 5 mineral.


http://www.narasilia.com/2017/04/wahai-ibu-keluargamu-perlu-minum-susu.html
sumber : @frisianflagID

Kebutuhan kalsium, fosfor, selenium, mangan, dan yodium pada setiap individu harus tetap tercukupi. Demikian pada kebutuhan vitamin A, B, C, D, dan E. Sehingga tulang, gigi, kulit, mata, dan sel-sel tubuh tetap terjaga kesehatannya.


Mulai Kembali Kebiasaan Minum Susu Sekeluarga

Kebiasaan berkumpul dan menikmati sarapan bersama masih sesekali dilakukan dalam keluarga kecil kami. Kebiasaan baik ini memang harus dicontohkan dan dimulai dari keluarga sendiri.
Perilaku baik akan menjadi kebiasaan yang baik dan turun temurun terus menjadi baik.
Jadi sekali lagi: jangan paksa anak kita untuk mau duduk manis, minum susu, dan sarapan pagi, jika anda sebagai orangtua tidak mencontohkan terlebih dahulu.

Jangan sampai anak-anak protes dan malah akan bilang, "ibu aja gak sarapan.”

Nah lho, kalau sudah begitu, jangan dibilang anak nakal ya. Jangan-jangan kita nih yang nakal, *hheuu..

Begitu pun yang dijelaskan ibu Ajeng Raviando, Psi selaku psikolog. Beliau mengharapkan kebiasaan yang baik dimulai dari diri sendiri, kemudian anggota keluarga.


http://www.narasilia.com/2017/04/wahai-ibu-keluargamu-perlu-minum-susu.html


Ayo bu, dimulai dari kita sendiri. Mengapa contoh dari keluarga itu lebih dianggap penting?

Karena keluarga itu bagian kelompok kecil yang saling mempengaruhi langsung secara psikis, fisik, sosial, spritual. 

Keluarga yang baik dan solid menjadi tempat tumbuh kembangnya kejiwaan seseorang menjadi lebih optimal, mampu menyesuaikan diri di lingkungan sosial, lebih cerdas dan kreatif. 

Anak hebat berawal dari keluarga yang sehat jasmani dan rohani.

Keluarga itu dapat membentuk V = P + E + R + M + A
V = Voluntary Activities
P = Positif Emotions
E = Engagement
R = Relationship
M = Meaning of Life
A = Accomplishment

Saat kita menyuruh anak untuk membiasakan sarapan pagi, lebih baik contohkan dulu. Jangan anggap minum susu itu hanya untuk anak kecil, orangtua dan lanjut usia juga harus minum susu.

Yuk, mulai minum susu dari sekarang...!


Susu Kental Manis Frisian Flag

Dari dulu aku lebih familar dengan susu kental manis kaleng Frisian Flag ini. Seperti sudah melegenda ya. Usianya ternyata sudah 95 tahun di Indonesia lho, berdiri sejak tahun 1922. Pantas deh, pasti sudah beranak cucu cicit nih yang pernah minum susu Frisian Flag ini.

Kalau dulu lebih dikenal dengan susu bendera. Semakin berkembangnya zaman, kini produk susu kental manis Frisian Flag juga dikemas dalam bentuk pouch dan sedikit dimodifikasi nama dengan tambahan kata “Gold”.


http://www.narasilia.com/2017/04/wahai-ibu-keluargamu-perlu-minum-susu.html


Saat bersamaan, mas Ari Saputra selaku Junior Brand Manager of Prepared Beverages Frisian Flag Indonesia menerangkan cara membuat segelas susu kental manis gold ini cukup dengan campuran 4 sendok makan ditambah 140 ml air. Sehingga kadar gula yang dikhawatirkan sebagian masyarakat menjadi seimbang.

Tapi gimana ya jika kita tetap tidak suka minum susu?

Jika anda kurang suka meminum susu, tipsnya alangkah baiknya susu kental manis Frisian Flag ini ditambahkan pada lembaran panekuk, atau pada semangkuk sereal, atau semangkuk cornflake, bahkan bisa untuk olesan roti.

Kalau saya suka sekali milkshake dan kopi susu, lezaaat. Pastinya jangan lewatkan kebiasaan baik ini ya. Agar keluarga kita tetap sehat jasmani dan rohani, serta selalu bahagia di mana pun berada.

Eh, ada yang seru lagi nih, susu kental manis Frisian Flag juga mengadakan lomba foto dengan tema #KeluargaMinumSusu lho. Mau ikutan? Kirim foto keluarga sambil melakukan toss minum susu.

Nah, masih dalam kampanye ini, sepanjang bulan April akan ada MOKO (Mobil Toko) Frisian Flag yang akan berkeliling di Jabodetabek. Kita bisa belanja di situ dan berfoto-foto. Nah, pas nih, cocok buat dunia ibu-ibu, dunia bunda.


http://www.narasilia.com/2017/04/wahai-ibu-keluargamu-perlu-minum-susu.html


Catat dan cek dulu di sosial medianya:
Website: www.frisianflag.com
Facebook: Frisian Flag Indonesia
Twitter: @FrisianflagID
Atau kita bisa menghubungi toll free : 021-29751355

Kita bisa tahu segala informasi, termasuk menjadi tahu bagaimana artis idola dan keluarga melalukan ritual sarapan dan minum susu.

Yuk, yuk, minum susu dimulai dari sekarang..!


53 komentar:

  1. Di rumah umat suami yang gak rutin minum susu. Paling sesekali susu kaleng

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sama mbak, suamiku juga krg susu, tapi kalau kopi susu suka :)

      Hapus
  2. sampai sekarang aku masih minum susu. Kalau lagi malas makan, segelas susu hangat, mampu mengenyangkan perut

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iya sama mbak, kalau gak sempat makan, aku suka minum susu kental manis buat ganjel perut

      Hapus
  3. Aku minum susu sekeluarga juga mba :)
    Dan rasanya emang enak susu kental manis Frisian Flag

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, aku pun suka ;)

      Hapus
  4. Frisian Flag ini legendaris banget ya, menemani momen minum susu keluarga sejak kecil.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mbak, aku pun sejak kecil doyan SKM Frisian Flag

      Hapus
  5. aku pun selalu ,minum susu hingga tua sekarang ini, idiiih tua...hehehe... BTW kok sekarang ini ada semacam herakan yang menolak kebaikan susu ya? ituu gimana doong...jadi bingung eikeehh

    BalasHapus
    Balasan
    1. biarkanlah gerakan itu mbak, boleh minum susu asal bukan yg utama

      Hapus
  6. Aku juga sekeluarga minum susu bendera, praktis soalnya, enak lagi

    BalasHapus
  7. Sblm gathering kmrn sy mles bngt minum susu hmm tersadar jg akhirny

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama mbak, aku pun jd minum susu lagi :-)

      Hapus
  8. Kalau SKM di rumahku lebih seringnya dipakai buat dituangin ke roti, nyam enaaaakk :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. roti, martabak, kue cubit, es krim, kopi, enaaakk dipakein SKM ini ya :D

      Hapus
  9. waah enak ya mba dari kecil sudah jadi kebiasaan minum susu, jadi bisa bernostalgia..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sudah dibiasain mbak, meski pas gede ya gak rutin lagi :D

      Hapus
  10. Wah, bogor dilewati MOKo nggak ya?

    BalasHapus
  11. orang dewasa ga suka minum susu karena ada anggapan minum susu bikin gemuk

    BalasHapus
    Balasan
    1. ternyata mitos ya mbak, wong nasinya yg nambah, hihi

      Hapus
  12. aku lagi mencoba diselang-seling untuk minum susu, anak ku mah udah suka susu, mamanya nih yang masih mood-moodan buat minum

    BalasHapus
    Balasan
    1. mama biasanya lbh mendahului anak, jd sering lupanya #pengalaman :-)

      Hapus
  13. Makasih udah diingatkan kembali mba Lia pentingnya minum suus.
    Aku bisa dihitung jari perbulannya minum susu hehehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama mbak, aku pun juga diingatkan lg dengan kampanye ini

      Hapus
  14. susu model apapun aku sukaaa ... anakku juga nurun alhamdhulilah

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah begini contoh yg baik, hehe

      Hapus
  15. aku udah nelpon donk, dan jadi tahu deh kebiasaan seleb minum susu hehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah perlu diikuti nih hihi

      Hapus
  16. Waaa keren ada MoKo segala. LEwat depan rumah gak yaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk cek ricek ke sosmednya mbak :-)

      Hapus
  17. SKM Frisian Flag dr jaman aku kecil sampai aku punya anak kecil. masih konsumsi ini. Cuma skrg lebih ke campuran cemilan dan kue-kue

    BalasHapus
    Balasan
    1. toss mbak, samaan kita :)

      Hapus
  18. Wah, ada lomba fotonya juga ya? Yuk, ikutaaaan :)))

    BalasHapus
  19. Berhubung saya belum nikah apakah untuk fotonya seperti apa ya mbak, kalau ikutan lomba ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa toss dgn teman2 yg dianggap spt keluarga saja om :D

      Hapus
  20. susu saya susu bendera ...jadi ingat iklan tahun 90an di tipi hitam putih

    BalasHapus
  21. Dulu aku susaaaaah banget disuruh minum susu. Soalnya dulu susunya ga enak dan bikin mual mba.. Akhirnya khusus aku, dicampur ama milo, supaya jd susu coklat. Tp itupun aku g doyan2 banget :p. Kdg kalo mama g liat, aku buang di pot bunga.. Tapi stlh jd ibu, anak2ku kubiasain minun susu lah :D. Untungnya susu skr kan enak2 yaa.. Macem2 lg jenisnya.. Dan anak2 doyan..

    Kalo susu kental manis ini aku msh pake, tp utk campuran jus ato puding mba. Jd ga diminum sebagai susu gt :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iy knp ya susu dulu itu lbh berasa mual, jadi aku pun mesti campur coklat :D
      sama kita ya mbak..

      Hapus
  22. Mbaakkk si playground itu menolong sekali yaa. Jd anak2 anteng smentara kita fokus ikutan mnm susu ehh ikutin acara. Haha.. yukkss mnm susu sekeluarga

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, menolong bangeet, jd enak ikut acaranya gak merasa dilema hehe

      Hapus
  23. Susu memang menunjang kesehatan badan, nutrisi yang dikandung memenuhi asupan gizi

    BalasHapus
  24. Duh acaranya frisian flag memang selalu seru yaaaa. Kangen ih ikutan eventnya Frisian Flag lagiii.. Hehehee. Dan sampai sekarang akupun peminum setia SKMnya Frisian flag, udah nggak bisa pindah ke lain hati. Hihiihii

    BalasHapus
  25. Aku sudah suka frisian flag dari kecil. Dulu aku bilangnya susu bendera. :D Hehehehe .... Yang gold memang enak banget. Aku suka jadiin banana smoothies. :)

    BalasHapus
  26. perlu dibiasakan untuk anak kita ya mbak supaya sehat selalu :D

    BalasHapus
  27. empat sehat lima sempurna , kata itulah yg dulu sering terdengar saat di taman kanak kanak, memberi asupan gizi (susu) serta nutrisi yg seimabang kepada si buah hati perlu diperhatikan bagi para ibu sekaian ,terlebih pada anak usia 4 sampai 8 tahun , pada usia ini anak masa masa pembentukan karakter, jadi ya betul apa yg disampaikan mbak admin diatas ....oky tankyu mbak Lia

    BalasHapus
  28. siapa sih yg nggal tahu susu kental manis di tambah lagi cap bendera , pasti semua pada tahu kan ? ternyata susu yg sering kita minum ini sekarang makin laris manis dipasaran lho,,,,

    BalasHapus
  29. makasaih mabak lia saya telah di beri ijin untuk mengikuti blog mbak Lia yg keren ini,,,,,,

    BalasHapus
  30. Susu itu penting banget emang, apalagi buat anak yang masih dalam masa pertumbuhan

    BalasHapus

Hallo teman, terimakasih banyak sudah membaca dan berkunjung ke sini. Tinggalin jejak dong dengan komentarmu, seneng banget rasanya.

Eh iya, tapi mohon maaf, komentarnya tetap dimoderasi agar terhindar dari spammer. Jika ingin berdiskusi lebih lanjut, monggo hubungi saya via email di: bunda.shidqi@gmail.com