Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan pos dari September, 2016

Pelukanmu Berharga Untukku

Pelukanmu berharga untukku, dia, mereka, dan semua. Terutama bayi-bayi dan anak terlantar, pasti kalimat judul diatas pantas diucapkan mereka.


Jika kita luangkan waktu, mengunjungi balita di panti asuhan, seketika hati menjerit pilu. Wajah lugu dan lucu itu harus hidup tanpa ayah dan ibu. Ya Tuhaan, kemana mereka?

Aku pernah berkunjung ke panti asuhan bayi dan balita di kawasan Jakarta Timur. Dua tempat yang aku kunjungi, pemandangannya pun tetap sama.

Terlihat bayi-bayi yang polos, anak-anak menangis karena berebut mainan, ada yang mengamuk, ada yang menyendiri, ada yang tidur, tak peduli dengan ramainya anak lain, membuat hati dan tangan ini ingin segera memeluk mereka. Maafkan kami, nak...

Menurut ibu asuh dan perawat, mereka adalah bayi atau balita yang ditemukan di jalan, diasuh karena ibunya gila, ada yang diserahkan begitu saja dengan alasan kemiskinan atau tidak diinginkan.

Rasanya ingin memaki orangtua mereka, "Hei, kalian yang berbuat. Dimana tanggung jawabnya semua?&q…

Sensasi Wisata Edukasi Keluarga D’Kandang Depok

Halo, masih ingat caranya menstimulasi daya tangkap anak dan kecerdasan naturalisnya?

Kecerdasan naturalis dapat dilihat dengan adanya potensi dan minat anak akan lingkungan alam dan sekitarnya. Pastinya perlu diasah untuk bekal masa depan. Banyak lho pengusaha ternak, sayur organik, yang sukses.

Baca juga:
Persiapkan Kecerdasan Naturalis AnakBelajar Menanam Sayur Menyenangkan
Ciri-ciri anak yang cerdas naturalis yaitu menyukai flora, senang bercocok tanam tidak jijikan terhadap serangga, menyayangi hewan, senang mengumpulkan daun untuk dimainkan, dan sebagainya.

Ada tempat edukasi yang cocok sebagai wadah mengembangkan kecerdasan naturalis ini. Bagus juga lho sekalian wisata untuk keluarga. Aku sudah berencana mengajak anak-anak ke sini. Namanya D’Kandang Amazing Farm.



Sebagai orang Bogor yang mepet ke Depok, aku juga baru tahu kalau ada tempat wisata edukasi yang deket dari rumah. Infonya kudapatkan dari mak Mira Utami, sesama Blogger.

Tapi beberapa hari sebelumnya aku agak galau, k…

Manajemen ASI Perah Yang Praktis Tanpa Tumpah Ala Tommee Tippee

Kamis lalu, aku menghadiri undangan Lunch Talkshow bersama Majalah Mother & Baby Indonesia di Sunny Side Up resto, Kota Kasablanka, Jakarta. Tema yang diangkat adalah tentang "Manajemen Laktasi ", yang diuraikan oleh dr. Natia Anjarsari Widyati, Sp.A selaku dokter di Brawijaya Women & Children Hospital.
Nah, apa saja sih manajemen laktasi itu?
Dr. Natia bilang sebaiknya manajemen laktasi ini sudah disiapkan secara matang saat kehamilan trisemester ketiga.

Jadi saat setelah melahirkan, bayi bisa mendapat ASI melalui inisiasi dini. Bagi ibu yang bekerja atau rawat pisah dari bayi, bisa melakukan persiapan ASI perah (ASIP). Tujuannya agar bayi tidak putus hubungan dengan ASI.

Proses manajemen laktasi ASIP terdiri dari:

1. Memerah ASI,
adalah proses mengeluarkan ASI dari payudara tanpa hisapan mulut bayi. Tetapi dengan menggunakan tangan dan alat pompa manual maupun elektrik.

Penting nih. Saat memerah ASI, jangan lupa:
Cucilah tangan dahulu sebelum melakukan perah atau mo…

Ingin Cita-Cita Anak Tercapai? Dukung 3 Hal Ini.

" Bunda, lihat deh gambar Selma". " Gambar siapa aja ini?", tanyaku. " Ini gambar kakak Shidqi, ini gambar Selma pakai jilbab bunga-bunga", tunjuknya satu persatu.

" Wiih, bagus banget. Tinggal diwarnai ya. Nanti kalau sudah besar Selma bikin gambar di komputer, cita-citanya jadi desain grafis". " Enggaaak, Selma maunya jadi bunda aja".
Tetooot.. begitulah Selma jika sedang diarahkan cita-citanya. Berkali-kali aku cerita di blog, Selma yang baru saja berusia 6 tahun Agustus lalu belum mempunyai cita-cita yang mantap. Dia masih enjoy dengan dunianya. Mencorat-coret saja kesukaannya.
Lain dengan Shidqi, kakaknya, dari sebelum sekolah saja sudah mantap ingin menjadi masinis. Everything about train sudah menjadi favoritnya.
Ayah dan bunda pernah mengalami hal ini? Ada anak yang sudah mantap cita-citanya, ada yang masih berubah-ubah.
Nah, bagaimana menyikapinya?
Minggu lalu, di Hongkong Cafe, jalan Sunda Kawasan Sarinah, Jakarta Selatan, ak…

Psstt, Ada Pencuri Ramuan Kemasan Baru di KidZania

Malam itu, berlabuh sebuah kapal laut ke tepian. Rupanya milik seorang bajak laut. Tampak di wajahnya pucat, lesu, dan hendak muntah. Kenapa gerangan?



Usut punya usut, ternyata si bajak laut sedang mabuk dan panas dalam tuh. Mungkin tiap hari minumnya air laut ya, hihihi...  *bajak laut kok mabok laut.
Datanglah dua orang pemuda yang kebetulan melintas di dekatnya.

"Hai, kalian sini. Tolong berikan obat untuk kapten kami!", perintah anak buah sambil menghunus pedang.
Sontak kedua pemuda ketakutan, mereka hanya mempunyai sebuah kotak yang berisi beberapa kaleng ramuan ajaib, yang baru saja ditemukan.
Kaleng ramuan direnggut kapten dan segera ditenggaknya, "Glek..glek..glek".


"MINUMAN APA ini ??", teriak bajak laut. Semua tampak ketakutan. "Minuman ini harus aku miliki, air ini bisa langsung membuatku tidak lesu lagi. Dimana kamu temukan ini, hah?".

"Di sana kapten, saya menemukannya jauh di sana", jawab sang pemuda menunjuk sebuah desa…