Februari 12, 2015

Jatuh Cinta Pada Kesegaran Buah Lokal

Jika ditanya buah mana yang anda suka, buah lokal atau buah import? 
Saya akan menjawab, saya menyukai buah lokal. Bahkan jatuh cinta.
Buah lokal lebih segar kondisinya. Pemindahan lokasi dari lahan panen hingga menuju pasar rakyat tidaklah terlalu jauh dan lama. Apalagi jika kita bisa memetik langsung buah dari tangkai pohonnya dan langsung menyantap di bawah pohon yang rindang. Aiiih, bagaikan surga dunia. Sehat terus sepertinya. Kebetulan saya mempunyai pohon alpukat di depan rumah. Selain meneduhkan rumah, buahnya banyak.
ayah Shidqi Selma panen dengan galah saja >_<
Jika sedang panen, dalam  satu pohon dapat menghasilkan 3-4 karung berisi buah alpukat yang besar dan bagus. Kami jual? Ooh tentu tidak. Sudah habis dibagi-bagikan kepada tetangga. Mereka pantas mendapatkan manfaat kesegaran buah lokal. Persaudaraan pun makin terjalin. Makin cinta kan sama saya, eh cinta sama buah lokal, ehm, ehm..
panen, alhamdulillaah.
Jika anda bingung bagaimana memilih buah alpukat yang baik, simak di sini. Pengalamanku memiliki buah alpukat yang langsung dari pohonnya memberikan sedikit pembelajaran. Saking cintanya pada buah lokal, buah alpukat yang jatuh saja saya perban untuk menyambungkan bagian yang retak. Hasilnya mengejutkan. Membalutnya dengan kasih sayang memberikan hasil timbal balik yang menguntungkan. Bagian alpukat yang retak jika dalam keadaan terbuka dia akan membusuk, lain halnya jika dibungkus perban, bagian yang retak tadi masih bisa dikonsumsi alias tidak busuk.

saking cintanya ^_^
uji perban berhasil
Cinta Buah Tropis Buah Lokal.
Bukan saja buah alpukat, saya menyukai buah jambu biji. Jika menemukan manisan buah jambu biji yang segar itu, langsung saja saya beli. Keduanya termasuk buah tropis yang memiliki kandungan karbohidrat yang bisa mengenyangkan perut saya. Tentu saja baik untuk kesehatan tubuh. 

Buah tropis terkesan Indonesia banget kan? Negara kita ini memang termasuk negara tropis beriklim lembab. Tanahnya subur dan mudah ditanami. Andaikan semua mencintai produk buah lokal, pasti akan menciptakan lapangan kerja untuk para petani buah. Ketahanan pangan di Indonesia semakin meningkat. Angka kemiskinan dapat diatasi. Contohnya di Lampung Timur, terdapat perkebunan milik Sunpride. Seluas 3.500 hektar perkebunan akan memberikan hasil panen Guava Crystal dan pisang sebanyak 2,5 juta kotak pertahun. Wuihh, keren, jadi pengen lihat langsung. 

Saya pernah memakan jambu biji berlabel Sunpride. Biasanya tersedia di supermarket pilihan. Ternyata jambu ini dinamakan Guava Crystal. Rasanya renyah dan memiliki kadang air yang baik bagi saya yang sering kurang minum air putih. Buah ini memiliki rasa perpaduan antara strawberry dan pear. Enak sekali dibuat stup jambu, manisan atau rujak. Krauk..krauk.. Aah, air liur ini mendadak muncul. *Elap iler
Guava Crystal (Foto:Sunpride)
Oiya, ingat kan saat ada hot issue tentang kulit apel yang berlilin itu? Kulitnya diberi lilin untuk menjaga kesegaran buah tersebut selama pemindahan lokasi. Kita harus berkali-kali membersihkannya dengan air hangat. Nah, kalau ingin memakan buah Guava Crystal kita tak perlu khawatir lagi. Kulitnya aman dan langsung dapat digigit setelah dicuci air biasa, karena Guava Crystal ini sudah diujikan secara berkala di Sucofindo dan sudah mendapat sertifikasi “Bebas Residu Pestisida dan Bebas Formalin.” Jadi terjamin aman kan?
sertifikat

Manfaat Buah Guava Cristal.
Buah Guava Crystal pantas dijadikan cemilan sehat jika anda sibuk di kantor atau di perjalanan. Saya setuju jika kita selalu membiasakan untuk menjadikan buah ini sebagai camilan atau snack. Baik untuk suami, anak-anak, teman, saudara-saudara. Kita sering kali terbiasa camilan seperti kue bahkan cemilan yang ber MSG. Buah lebih sehat bukan?

Buah ini juga disebut buah super. Apa saja manfaatnya?

1. Memiliki kadar gizi tinggi.
Buah ini mengandung tiga kali kadar protein, serta memiliki serat empat kali lebih banyak dibanding buah nanas. Kadar kalori yang rendah. Seratnya mudah dicerna, baik untuk mempertahankan rasa lapar yang cocok untuk menjaga kestabilan berat badan, mencegah kanker usus, sembelit, menurunkan kadar kolesterol dan menurunkan diabetes tingkat 2. 

2. Dikenal sebagai antioksidan tinggi. 
Mengandung vitamin A sebanyak 21% dan vitamin C sebanyak 628% dari 165 gram buah Guava. Sebanding lebih banyak 5 x dari kadar buah jeruk. Terdapat lycopen, karotenoid, polifenol dan flavonoid yang bermanfaat untuk mencegah kanker prostat, kanker usus, mempercepat penyembuhan penyakit infeksi, detoksifikasi terhadap polusi, memperbaiki sel kulit dan rambut sehingga mengurangi keriput dan kerontokan rambut.

3. Terdapat vitamin dan mineral. 
Guava Crystal mengandung vitamin B komplek, vitamin E, dan vitamin K, serta mineral seperti kalsium dan kalium yang bermanfaat untuk mengontrol kestabilan metabolisme tubuh kita, mengontrol tekanan darah dan detak jantung. Memakan buah jambu dapat mempertahankan kondisi tubuh dan memperbaiki tubuh dari berbagai macam penyakit seperti infeksi, kanker prostat, kanker usus, diabetes, sembelit, tekanan darah meningkat, dan melancarkan pencernaan.

4. Baik untuk ibu hamil.
Semua kandungan diatas sangat cocok untuk para ibu hamil. Buah yang rasanya segar dapat mengurangi rasa mual dan memiliki syarat gizi yang sangat baik dapat mencegah kerusakan cacat otak pada calon bayi. Jadi, konsumsi Guava Crystal ya, bu!

Sungguh hebatnya buah ini. Allah Yang Maha Kuasa memberikan anugerahnya kepada negeri Indonesia, tanahnya subur, buminya makmur jika dikelola denga baik. Kita patut mensyukurinya. Mari cintai buah lokal!


Tulisan ini dibuat untuk "Fruit for Love Blogging Competition" bersama Supride.



sumber tulisan: 
www.sunpride.co.id
www.wikipedia.com


28 komentar:

  1. Saya suka Guava Crystal Mba :D
    Sudah ada sertifikatnya? Aman dong ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya betul.. jadi nyaman krauknya hehe

      Hapus
  2. buah lokal juga tak kalah enak ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang penting segarnya gak palsu ya mbak :)

      Hapus
  3. Sdh saatnya kita kembali mencintai buah lokal... Selain jenisnya beragam, murah krn gak bayar bea, membantu petani buah dari sisi penguatan ekonomi.. Met ngontes smga sukses ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju banget mak Rita, memperdayakan petani lokal juga ya.. makasih ya supportnya :)

      Hapus
  4. wah.. buah juga seperti manusia ya mak. kalau disayang, pas dia sakit terus kita obatin, ya bakal sembuh juga. tfs mak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, aku juga gak sangka mak.. :) :)

      Hapus
  5. Hidupp buah lokaaaalllllll.
    :)

    BalasHapus
  6. Wah...tips baru nih.... aku suka bgt alpuket...tp yg mentega :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, aku punya bijinya, mau nanem gak? hihi

      Hapus
    2. iya mbak, aku punya bijinya, mau nanem gak? hihi

      Hapus
  7. waaa alpukatnya ngiler saya

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe..iya mbak, pulen deh :)

      Hapus
  8. seger nih guava crystalnya...

    BalasHapus
  9. Wah, punya pohon alpukat ya? bagi2 donk klo panen hihii...yup, bnr mba buah lokal lebih terjamin kesegarannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi..andaikan berbuah lagi yang buanyak, insyaallah dibagi ^_^

      Hapus
  10. Saya suka banget jambu ini, ingat dulu di halaman rumah nenek saya ada pohon jambu...disebutnya jambu bangkok, entah ya sama atau nggak dgn buah guava kristal ini. bentuknya sih tampak sama :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mak, jambu Guava Crystal ini menurut asal usul yg dikatakan web, juga dibudidayakan di Thailand, dikembangkan juga di Indonesia, cmiiw. Waktu aku kecil, ayah juga punya pohon jambu bangkok ^_^

      Hapus
  11. Waah baru tahu alpukat klo diperban bisa menyembuhkan lukanya sendiri ya mak.
    Penyuka alpukat dan guava juga nih...
    Klo panen alpukat kabar2i yaa *andai kita bertetangga hehehe*
    Aku jg ikutan contest ini mak. Tp blm smpt di share...
    Sukses yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepertinya perban itu mengurangi oksidasi, jd agak bebas kuman pembusuk, hihi.. *sok ilmiah
      Iya, coba tetanggaan ya mak ^_^
      Ayo dishare mak

      Hapus
  12. Paling enak memang buah lokal..

    BalasHapus
  13. Sudah saatnya kita menikmati buah lokal. Saling tukar buah lokal yuk....

    roaming

    BalasHapus
  14. hemmm enaknya buah alpukat ... hehehehe
    enak banget dibuat bubur alpukat..

    koneksi internet
    roaming

    BalasHapus

Hallo teman, terimakasih banyak sudah membaca dan berkunjung ke sini. Tinggalin jejak dong dengan komentarmu, seneng banget rasanya.

Eh iya, tapi mohon maaf, komentarnya tetap dimoderasi agar terhindar dari spammer. Jika ingin berdiskusi lebih lanjut, monggo hubungi saya via email di: bunda.shidqi@gmail.com