Tips Naik Kereta Lebih Murah dan Seru dari Jakarta ke Sidoarjo

Jalan-Jalan Naik Kereta Jakarta ke Sidoarjo Melewati Blitar Jawa Timur

Siapa nih yang suka jalan-jalan naik kereta? Sama dengan anakku, si kereta mania, kalau diajak naik kereta maunya malah muter-muter ke rute lain dulu. Baginya, gak asik kalau sekali jalan sampai. Dia malah mengusulkan rencana perjalanan dari Jakarta ke kabupaten Sidoarjo harus naik turun kereta sampai tiga kali. 

Wow.. Bayangkan!

"Namanya juga mau jalan-jalan, katanya bunda mau liat pemandangan lewat jendela kereta, ongkosnya pun lebih murah. Kapan lagi bisa ngerasain kereta di Jawa Timur", begitu alasannya. Tau aja bundanya kurang piknik.

Sebagai orangtua, kami selalu mendukung hobinya terhadap kereta. Sejak kecil cita-citanya ingin menjadi masinis. Tadinya dia berniat akan pergi sendiri ke rumah kakek di Tarik, kab. Sidoarjo. Tetapi karena masih berusia 15 tahun, aku gak bisa membiarkan dia begitu saja, tetap ada perasaan cemas.

"Coba kamu totalkan berapa ongkos pulang pergi?", sahutku, agak deg-degan. Rencana ini memang mendadak, Shidqi minta berlibur di rumah kakek, sudah lama juga dia tak pernah lagi naik kereta jawa. Terakhir waktu naik kereta ke Malang, hampir lima tahun berlalu. 

Jujur, secara keuangan aku gak siap untuk berdua apalagi sekeluarga, namanya jalan-jalan harus punya uang saku juga kan. Untung adek-adeknya tidak ribut minta ikut, mereka mengerti karena memang saat itu belum divaksin. Tapi demi bersilaturrahmi, aku tetap tawakal, insyaallah ada rejeki entah darimana, asalkan jangan sampai berhutang. 

Ternyata benar saja, seminggu sebelum berangkat, alhamdulillah aku menang lomba blog, mendapat e-voucher alfamart senilai 5 juta rupiah, hadiahnya pun cepat banget dikirimkan melalui email. Amazing, gak percaya rasanya!

Terimakasih ya Allah, Engkau Maha Kuasa.. jadi deh kita berangkat tanpa tangan kosong. Bisa ngasih sangu ke rumah ibu mertua yang dititipin adek-adek, bisa jajan di minimarket, dan bawain sesuatu buat kakek.


Perjalanan Dari Stasiun Bojonggede Bogor ke Stasiun Pasar Senen


Hari pun tiba, kami memulai berangkat dari rumah menuju stasiun Bojonggede. Tepat pukul 09.10 WIB kami naik commuterline Jakarta Kota dan transit Manggarai-Jatinegara-menuju stasiun Pasar Senen. 

Iya, memang agak merepotkan, tetapi ini dilakukan karena memang satu-satunya jalan. Kami naik lagi ke arah Bekasi di stasiun Manggarai - turun di stasiun Jatinegara - menyambung kembali naik kereta ke stasiun Pasar Senen.

Muter-Muter Naik Kereta Jakarta ke Sidoarjo Melewati Blitar Jawa Timur
Lokasi tes swab stasiun Senen
Sekitar jam 11 siang kami tiba di stasiun Pasar Senen dan langsung melakukan test swab dengan membayar 35 ribu rupiah, lebih murah dibanding di klinik luar. Sepuluh menit kemudian, hasilnya keluar, nama kami dipanggil dan diberikan secarik kertas. 

Alhamdulillah aku dan anakku negatif dari Covid. Lega rasanya. Bismillah pukul 13.30 WIB nanti kami akan berangkat ke Sidoarjo dengan perjalanan tiga kali naik turun kereta. So, masih ada waktu untuk mempersiapkan bekal makan siang dan sholat zuhur.


Jalan-Jalan Naik Kereta Jakarta Ke Sidoarjo Lewat Blitar


Dan inilah perjalanan kami naik kereta api dari Jakarta ke kabupaten Sidoarjo, antara lain:


1. KA. Brantas (St. Pasar Senen - St. Blitar)

Muter-Muter Naik Kereta Jakarta ke Sidoarjo Melewati Blitar Jawa Timur

Menurut Shidqi, kereta api Brantas adalah kereta jarak jauh. Sebelumnya aku beli tiket di Tokopedia, biasalah nyari diskonan. Harga saat itu sekitar 180 ribu, lumayan ada cashback 2% x 360 ribu. Memang sih gak seberapa tapi lumayan kan, hihi..


Begitu dapat kode tiketnya, ternyata bisa di-copy paste ke aplikasi KAI Access agar bisa disimpan dan di-scaning lewat HP. Menurutku ini praktis sih, gak perlu print-print tiket, gak khawatir hilang, asalkan jangan lowbat aja.

Satu jam sebelum keberangkatan, pintu gerbang masuk peron dibuka. Kami langsung scan tiket, menunjukkan KTP dan kertas bukti kami negatif Covid ke petugas jaga. Kami menempati gerbong 6, nomor bangku 11A - 12A, di deretan tengah, dekat jendela dan berhadapan. 

Waktu itu masih pandemi, ada pembatasan penumpang, suasananya masih terasa sepi, jadi kami saling menjaga. Apalagi perjalanan memakan hampir 14 jam. Mulai meninggalkan stasiun Senen pukul 13.30 WIB dan akan tiba di Blitar menjelang subuh esok harinya pukul 02.44 WIB.

Jalan-Jalan Naik Kereta Jakarta ke Sidoarjo Melewati Blitar Jawa Timur
Suasana dalam KA. Brantas
Untuk kondisi kereta ekonomi ini menurutku cukup baik kok. Bangku nyaman, karena tidak ada sekat di sisi kanan, lumayan buat lonjoran kaki atau rebahan setengah badan ke sisi samping. AC-nya pun tidak terlalu dingin, masih bisa ditahan dengan balutan jaket. 

Toiletnya juga oke, bersih, airnya banyak, ada sabun cuci tangan dan tissue. Dan jika kamu merasa lapar, bisa ke gerbong makan untuk membeli makanan dan minuman seperti teh, kopi, keripik, dan menu nasi lauk dengan harga sedikit mahal untuk ukuran dompetku, hehe..
 
Kalau mau murah ya bawa bekal nasi sendiri saja, asal tetap jaga kebersihan, buang sampah pada kantong plastik yang tersedia. Nanti ada petugas kebersihan berkeliling mengambil kantong sampah tersebut.


2. KA Penataran (St. Blitar - St. Sidoarjo)

Jalan-Jalan Naik Kereta Jakarta ke Sidoarjo Melewati Blitar Jawa Timur

Tiba di stasiun Blitar pukul 02.44 WIB, kami diarahkan petugas untuk melewati pintu keluar untuk menunggu kereta ke Sidoarjo. Tidak ada yang boleh menunggu di area dalam stasiun. Karena tidak banyak penumpang yang transit seperti kami, jadi menurutku agak seram, sepi banget.

Jalan-Jalan Naik Kereta Jakarta ke Sidoarjo Melewati Blitar Jawa Timur

Ada sih dua orang lainnya yang juga ikut menunggu, tapi mereka tidur di bangku, termasuk anakku. Demi keamanan aku tetap terjaga, lumayan 1 jam-an. Untunglah, menjelang jam 4an, beberapa calon penumpang lokal mulai berdatangan dan ikut menunggu.

Begitu tepat pukul 04.00 WIB, pintu gerbang masuk dibuka, lampu-lampu sudah mulai menerangi area, nampak patung Ir. Soekarno sedang duduk terpekur. Bentuknya besar. Jadi ingat bahwa Blitar menjadi tempat bersejarah, simbol sebagai kota tempat dimakamkannya presiden nomor satu di Indonesia ini.

Jalan-Jalan Naik Kereta Jakarta ke Sidoarjo Melewati Blitar Jawa Timur

Kami pun bersiap segera memasuki gerbang dan check in tiket. Untuk di sini, kami cukup scan tiket dan periksa KTP, tidak perlu memperlihatkan hasil test swab. Mungkin karena ini adalah kereta lokal ya, bukan kereta jarak jauh seperti kereta sebelumnya.

Jalan-Jalan Naik Kereta Jakarta ke Sidoarjo Melewati Blitar Jawa Timur

Jalan-Jalan Naik Kereta Jakarta ke Sidoarjo Melewati Blitar Jawa Timur

Oiya, untuk harga tiket kereta lokal Penataran ini 15 ribu saja, bisa dibeli melalui aplikasi KAI Access. Dan tepat pukul 04.10 WIB, kereta menuju Sidoarjo pun berangkat meninggalkan stasiun, kami pun sholat subuh di kereta.

Suasana kereta Penataran ini persis seperti kereta ekonomi jarak jauh KA Brantas. Kami tetap memilih bangku tengah isi tiga. Tapi karena agak sepi, Shidqi memanfaatkan untuk pindah lokasi duduk di bangku sebelah sambil berfoto-foto.

Jalan-Jalan Naik Kereta Jakarta ke Sidoarjo Melewati Blitar Jawa Timur

Jalan-Jalan Naik Kereta Jakarta ke Sidoarjo Melewati Blitar Jawa Timur

Perjalanan kami dari Blitar ke Sidoarjo disuguhi pemandangan indah sekali, diiringi munculnya fajar dari ufuk timur menerangi sawah nan hijau. Melewati Kampung Warna Warni Jodipan Malang, melintasi sibuknya kereta lalu lalang di stasiun Malang. Dan pukul 08.14 WIB kami tiba di stasiun Sidoarjo. Alhamdulillah, hitung-hitung wisata kereta yang menyenangkan mata. Cocok buat healing..


3. KA Jenggala (St. Sidoarjo - St. Tarik - St. Surabaya Kota)

Untuk keberangkatan komuter Jenggala menuju stasiun Tarik (kab. Sidoarjo) ini kami harus menunggu lagi sekitar dua jam lebih. Tentu saja dimanfaatkan untuk mencari sarapan. Perut kami sudah keroncongan, kelamaan di dalam kereta, hehe..


Beruntung, tak jauh dari stasiun, banyak penjaja makanan seperti nasi jagung, nasi bungkus, soto, dan lainnya. Murah banget deh! Masa nasi bungkus pakai ayam sayur harganya 8000 rupiah, nasi jagung ikan jambrong pun cuma 4000 rupiah. Rasanya? Cukup enak.

Setelah kenyang sarapan, kami masih menunggu beberapa menit baru bisa memasuki area stasiun. Begitu diizinkan masuk, Shidqi lantas memuaskan diri berfoto di samping kereta-kereta idolanya itu.

Jalan-Jalan Naik Kereta Jakarta ke Sidoarjo Melewati Blitar Jawa Timur

Jalan-Jalan Naik Kereta Jakarta ke Sidoarjo Melewati Blitar Jawa Timur

Bentuknya memang unik, kereta Jenggala ini berwarna hijau, bangku dan interior di dalamnya juga hijau. Suasananya mirip commuterline Jabodetabek, bedanya adalah kursinya agak keras dan licin, duduk pun seperti mau merosot. Di dalam tidak ada AC, hanya pakai kipas angin semacam blower. Harga tiketnya 4000 rupiah, beli di KAI Access.

Jarak Sidoarjo ke Tarik ini hampir setengah jam, berangkat pukul 10.20 WIB dan tiba pukul 10.47 WIB. Alhamdulillah akhirnya petualangan pertama perjalanan antara Jakarta - Kabupaten Sidoarjo selesai. Kakek pun sudah menjemput kami di sana untuk menginap di rumahnya.

Jalan-Jalan Naik Kereta Jakarta ke Sidoarjo Melewati Blitar Jawa Timur

Total pengeluaran ongkos tiket pergi naik kereta jadi berapa?

Rincian ongkos tiket pergi naik kereta adalah: 
• Stasiun Bojonggede - Pasar Senen : Rp. 5000
• Stasiun Pasar Senen - Blitar : Rp. 180.000
• Stasiun Blitar - Sidoarjo : Rp. 15.000
• Stasiun Sidoarjo - Tarik : Rp. 4000

Total sebesar : Rp. 204.000/orang

Benar juga kata Shidqi, jika dibandingkan naik kereta langsung ke stasiun Mojokerto memang lebih murah. Selisihnya hampir Rp. 50.000. Karena ongkos tiket kereta Pasar Senen - Mojokerto yang paling murah adalah KA Jayakarta sebesar Rp. 245.000


Lalu pulangnya bagaimana? 

"Pulangnya naik kereta dua kali. Ke stasiun Surabaya Gubeng dulu, baru ke stasiun Senen. Shidqi mau merasakan naik kereta Jayakarta".

Tuh kan, belum apa-apa sudah ngajak keliling naik kereta lagi. 
Padahal kakek bilang, pulangnya bisa kok dari stasiun Mojokerto langsung balik ke Senen, gak perlu ke Surabaya dulu. Kecapekan nanti.

Yaaa mau gimana lagi, kalo jalan bareng sama anak kereta HARUS mau menikmati sensasi rasa ijug-ijag-ijug supaya hati gembira, seperti lagunya Elvy Sukaesih gitu lah.. 🤣

Nanti ya, bersambung di cerita selanjutnya agar kalian tahu bagaimana serunya kami naik 2 kali kereta lagi menuju Surabaya sebelum balik pulang ke Jakarta. See You!


1 komentar:

  1. enak banget ya jalan jalan naik kereta, disuguhi pemandangan yang ciamik dari alam

    BalasHapus

Untuk mencegah spam, yuk gunakan akun google untuk berkomentar. Jika ada pertanyaan khusus, silahkan kirim email ke: info.narasilia@gmail.com. Thank you so much ❤