Nutrismarta, Bangkitkan Mood Belajar Anak Dengan Sarapan

Masih suka sarapan sebelum pembelajaran di rumah? Meski cuma di rumah aja, tetap jangan kelewat, begini pentingnya.





Merasa gak sih, selama 8 bulan pandemi ini jadwal anak-anak jadi berubah total. Pola sarapan, jadwal makan, main, nonton, semua berubah, campur aduk semaunya. Bahkan suka tidur mulai jam sebelas malam. Moodnya berantakan.

Anakku pun juga begitu, malah harus digebrak-gebrak, supaya mereka masuk kamar dan tidur, dan alhasil susah bangun subuh. Meski tetap sholat subuh, tapi setelahnya langsung terjerembab untuk tidur lagi. Bangun-bangun nanti sampai jam 7.00 pagi. 

Mereka merasa santai, tidak takut telat, tidak punya tanggung jawab berangkat pagi. Tidak berangkat sekolah menjadi alasan untuk tidak terkena sinar matahari. Bahkan kadang cuma cuci muka, langsung buka HP atau laptop untuk memulai sekolah daring. Gak asik banget diliatnya, hal ini membuat anak akan menjadi lesu dan kurang konsentrasi.

Sarapan pun seringkali telat dan malah langsung makan siang. Akibatnya suka bikin anak-anak jadi suka uring-uringan saat mengerjakan tugas. Belum lagi kendala sinyal, bikin mumet, harusnya sore sudah selesai. 

Hiliiiih, ini mah bukan anaknya doang yang senewen, emaknya juga dong ah. Ketawa bareng, nyok! 😄


Tips Siap Belajar Di Rumah




Ternyata deritaku enggak sendirian, pasti semua ibu pun merasakan. Termasuk artis Donna Agnesia, beliau mengatakan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh selama pandemi ini cukup menyita energi dan konsentrasi anak-anak. Tak mudah baginya membagi waktu antara melakukan work from home sekaligus menemani tiga anak belajar di rumah.

Lalu bagaimana sebaiknya?

Pada kesempatan yang sama di sebuah Konfrensi Pers Zoom bersama Nestle pada 19 November 2020 kemarin, Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis DCN, M.Kes pun menyatakan kegiatan belajar terus menerus di rumah seperti, tidak baik untuk tumbuh kembang anak.



Adalah hal wajar anak akan lesu setelah bangun tidur, karena selama mereka tidur gula darah menurun drastis karena digunakan untuk metabolisme dan hormon tumbuh.

Ditambah lagi nanti akan terlalu lama melihat internet. Anak akan semakin:
1. Malas gerak
2. Tidak fokus konsentrasi,
3. Kepedulian lingkungan kurang karena terlalu sering melihat internet,
4. Pola makan dan minum jadi tidak teratur, bisa kebanyakan bahkan sama sekali tidak mau makan, maunya ngemil saja.

Nah, agar anak siap belajar di rumah dan tetap sehat alangkah baiknya ajak mereka untuk:

1. Teratur sarapan pagi sebelum memulai belajar
2. Mengajak olahraga sebentar agar paru-paru mendapat oksigen yang baik untuk sel tubuh dan otak.
3. Tidak lengah dan berikan jadwal disiplin

Ada pun sarapan yang baik dan sehat harus ada zat gizinya yang mampu membantu anak-anak fokus dan bersemangat selama waktu belajar.
Antara lain harus mengandung:
• Karbohidrat, protein, lemak
• Vitamin B Kompleks
• Asam Folat, vitamin C, dan zat besi


Sarapan Sehat Menunjang Konsentrasi dan Mood Belajar




Kembalikan mood belajar anak-anak di pagi hari dengan sarapan. Supaya praktis dan anak-anak senang sarapan, ada baiknya menu sarapan harus bervariasi. Mulai bubur ayam, nasi goreng, pancake, atau bahan makanan yang mengandung serelia gandum utuh, dicampur susu dan buah.

Ternyata menurut Dr. Rita Ramayulis juga bilang serealia gandum utuh itu bagus banget memiliki keseluruhan tiga lapisan (kulit, endosperma, dan inti) yang dijamin lebih banyak mengandung serat, vitamin B, karbohidrat dan protein.





Bahkan sebaiknya dalam sehari kita harus mengkonsumsi 48 gram gandum utuh atau 3 kali penyajian.

Protein baik untuk menunjang kerja sel. Vitamin B dan zat besi berguna penting untuk membantu mengoptimalkan fungsi organ dan jaringan tubuh.

👉 Kombinasi vitamin B (B2, B3, B6, B9) dapat membantu proses metabolisme energi sehingga anak-anak akan lebih semangat dan ceria.

👉 Sedangkan zat besi adalah komponen hemoglobin yang membawa oksigen dan zat gizi ke seluruh tubuh termasuk otak, jadi dipastikan anak akan lebih berkonsentrasi dan tidak gampang ngantuk.

Alaa Shaaban, selaku Business Executive Officer Nestlé Breakfast Cereals Indonesia,
ikut menyatakan jika Nestlé pun turut mendukung dan membantu anak-anak di Indonesia menjalani kebiasaan hidup yang lebih sehat.  "Dan kini telah hadir KOKO KRUNCH NUTRISMARTA yang mengandung gandum utuh, kombinasi vitamin B dan zat besi yang pas banget untuk sarapan menyenangkan bagi anak-anak sebelum belajar", ujarnya.

Bentuknya yang menarik dan rasanya enak pasti akan disukai anak-anak. Pastinya mama papa tidak lagi bingung dan mudah dalam menyediakan sarapan yang bergizi seimbang. 


Selain itu, Nestlè KOKO KRUNCH Nutrismarta juga mengajak anak-anak Indonesia menjalankan gaya hidup sehat dan aktif dengan ikut berolahraga bersama KOKO Dance yang dipandu KOKO Koala. Gerakan ini bisa dilakukan di sela-sela waktu istirahat agar anak-anak tetap gembira dan semangat menjalani kegiatan belajar.

Wah setuju banget deh, sarapan enak, olahraga bikin ceria, konsentrasi belajar pun di dapat. Koko Krunch dulu, sekolah kemudian...



1 komentar:

  1. Wah baca ini serasa berkaca akuuu. hahahaha ... Yang paling susah kupraktikkan untuk olahraga di rumah. Maklum, koskosan rumah petak tak berhalaman. Klo biasanya gerak t7ubuh didapat dari bepergian, eeh, pandemi mengubah segalanya.

    BalasHapus