22.3.20

Atopiclair, Ampuh Mengatasi Dermatitis Atopik (Eksim Susu) Pada Anak


https://www.narasilia.com/2020/03/atopiclair-mencegah-gatal-eksim-pada-anak.html


Di saat cuaca tak menentu, saya mulai deg-degan. Bukan cuma takut batuk pilek akan mengancam anak-anak, tetapi takut eksim susunya suka muncul, kambuh. Gejalanya gatal kemerahan, ruam mirip biang keringat.


Kok bisa anak-anak kena eksim? Ya justru karena biasanya lebih banyak diderita oleh anak-anak, apalagi kulitnya kan masih lembut dan sensitif dibanding orang dewasa. 
Kebanyakan muncul ketika kena cuaca panas atau dingin yang ekstrim.

Kalau sudah muncul aku tak tega lihatnya, garuk sana sini. Dulu diberi macam obat dan bedak cair supaya gatal dan kemerahannya hilang, ternyata tidak mempan, muncul lagi, muncul lagi. Akhirnya kami penasaran dan pergi ke dokter, berkonsultasi mengenai keluhan kulit ini, "kok gatal seperti ini kaya kambuh ya, dok?".

"Malam hari suka garuk-garuk dan tidurnya gelisah gak?", tanya dokter.


"Iya, apalagi kalo kena dingin", jawabku.

"Ini namanya Dermatitis atopik, atau biasa disebut eksim. Ayah ibunya ada riwayat alergi gak?", tanya dokter.

"Wah, anak-anak bisa kena eksim, dok? Kirain orang dewasa aja. Saya dan suami memang punya riwayat alergi, ayahnya suka begitu".

"Nah itu, ketauan deh, eksim memang lebih banyak disebabkan karena keturunan. Supaya tidak muncul ya memang harus dicegah pemicu alerginya", lanjut dokter.


"Oalah, gitu toh".

Nanti saya kasih salep buat mengurangi gatalnya, tapi sebaiknya setiap hari habis mandi dibalur lotion khusus kulit radang, supaya kulitnya lembab ya. Saya resepin nih, nanti ambil obatnya di apotik".

Hmmm, sebenarnya gak puas dengan jawaban dokter yang agak singkat itu. Yah, mau bagaimana lagi, aku harus aktif mencari informasi tambahan dari berbagai rujukan media kesehatan. Agar tahu bagaimana cara mencegah eksim supaya gak kambuh lagi?




Eksim Itu Keturunan dan Tidak Menular


Sebelumnya perlu kita ketahui, menurut informasi dari beberapa situs kesehatan, satu hal penting yang WAJIB kita ketahui adalah eksim itu tidak menular ya, guys

Inget tuh, gak menular. 

Jadi gak perlu merasa takut atau jijik pada orang yang sedang mengalami penyakit ini. Memang biasanya akan berbekas, bersisik kehitaman, dan terlihat menjijikan. Seperti anak borokan, anak jorok jarang mandi, gak diurus.. *heehh.


https://www.narasilia.com/2020/03/atopiclair-mencegah-gatal-eksim-pada-anak.html
eksim pada kaki dan bekas-bekasnya

Tapi ya jangan memandang sebelah mata. Bukan gak diurus, tapi ini memang di luar kendali kami, faktor genetik, faktor keturunan. Saya dan suami memang sama-sama mempunyai riwayat alergi. Akibatnya hampir bisa dikatakan 75% anak-anakku akan mengalami hal yang sama.

Umumnya terjadi pada masa anak-anak dan akan muncul kemudian saat dewasa nanti. Jika kondisi tubuhnya sedang bagus, eksim ini sama sekali gak akan muncul, begitu sebaliknya kalau lagi stress, capek, daya tahan tubuh lemah, mendadak pemicu alergi datang, langsung deh kulitnya bereaksi.



Bedanya Eksim dengan Biang Keringat


Nah ini memang agak membingungkan ya, sering kali kita salah duga dan akhirnya sembarangan memberikan obat anti gatal. Bukannya sembuh tapi malah bikin parah. Semakin digaruk semakin luka, anak-anak pun bisa jejeritan.

Eksim sangat berbeda dengan biang keringat. Eksim Atopik (Dermatitis Atopik) ini selalu muncul di segala cuaca dan kondisi tanpa permisi di bagian siku tangan, bagian belakang lutut, leher, dan wajah. 


https://www.narasilia.com/2020/03/atopiclair-mencegah-gatal-eksim-pada-anak.html
eksim di siku tangan

Seperti yang aku bilang sebelumnya, kena cuaca panas salah, kena cuaca dingin salah, kulit jadi ruam, rasanya tuh gatel panas terbakar, pengennya garuuuuk aja. Berbeda dengan biang keringat yang biasanya hanya muncul di bagian leher dan punggung di saat udara panas saja tanpa dipicu oleh penyebab alergi. 

Katanya sih, eksim ini muncul karena kulit tidak mampu melakukan perbaikan pada kerusakan yang diakibatkan bakteri dan kuman. Begitu sekali rusak karena iritasi garukan, maka si kulit tidak bisa meregenerasi sendiri karena hanya memiliki satu filaggrin. Padahal untuk melakukan perbaikan, kulit biasanya membutuhkan sepasang filaggrin.

Eksim juga terjadi karena dipicu oleh beberapa faktor, antara lain:

• Riwayat asma dan alergi pada keluarga, seperti keluargaku


• Infeksi saluran nafas atas

• Stress, capek, daya tahan tubuh lemah


• Alergi udara dingin atau udara panas, kelembaban rendah

• Dehidrasi kulit, kulitnya kering

• Kena bahan-bahan kasar seperti sabun dan kain sintetis.

Oiya, sampai sekarang masih belum ada obat yang paten bisa menyembuhkan eksim, tapi kabar baiknya masih bisa dikontrol agar tidak terjadi infeksi lebih lanjut dengan pemberian salep krim atau dan lotion untuk melembabkan kulit dan mencegah iritasi.




Hal Yang Dilakukan Saat Eksim Kambuh


- Jangan mandi menggunakan air panas untuk menghilangkan gatal, tapi gunakan air hangat kuku atau air dingin saja.

- Gunakan sabun hipoalergenik, tanpa pewangi, mengandung pelembab

- Keringkan badan dengan handuk perlahan-lahan, jangan digosok

- Sebelum berpakaian sebaiknya oleskan Atopiclair lotion atau krim agar lebih cepat menyerap, melapisi, melembabkan dan melindungi kulit dari eksim berulang.

- Pastikan pakai pakaian yang berbahan katun yang dapat menyerap keringat dengan baik.

- Lindungi diri dari cuaca panas, debu, dan hindari makanan yang memicu alergi seperti seafood, kacang-kacangan, susu sapi.




Pengalaman Pakai Atopiclair


Sesuai yang sudah diresepkan dokter, akhirnya aku menggunakan 3x sehari:

1. Atopiclair krim untuk awal pengobatan eksim atopik hingga kulit sudah mulai membaik.

2. Dan begitu salep / krim habis, bisa dilanjutkan dengan menggunakan Atopiclair Lotion untuk pelembab sehari-hari untuk mencegah eksim muncul lagi.

Atopiclair ini disarankan dokter karena tidak mengandung pewangi, tidak mengandung bahan susu dan hewan. Tetapi mengandung Glycyrrhetinic Acid dan Telmesteine sebagai pelembab kinerja tinggi seperti Hyaluronic Acid dan Shea butter, dan antioksidan karena mengandung vitamin C, E, and Vitis vinifera Grape Extract (Ekstrak anggur).


Sifatnya hydroplipidic yang melapisi jaringan yang terluka, melembabkan dan mengurangi sensitif jaringan yang meradang. Selain itu juga bisa mengurangi rasa terbakar, gatal dan nyeri saat eksim muncul.

Apa perbedaan Atopiclair Cream dan Atopiclair Lotion?

1. Atopiclair Cream



https://www.narasilia.com/2020/03/atopiclair-mencegah-gatal-eksim-pada-anak.html


Mudah digunakan pada bagian tubuh yang sedang meradang atau iritasi karena bentuknya krim yang lebih kental dibanding Atopiclair Lotion yang lebih cair. Mampu meredakan rasa gatal dan melembabkan kulit secara langsung pada bagian yang teriritasi.

Kemasannya lebih mudah dibawa kemana pun kita berada. Saat dibutuhkan bisa langsung dioleskan. Tetapi hati-hati jika tertekan di dalam tas.


2. Atopiclair Lotion



https://www.narasilia.com/2020/03/atopiclair-mencegah-gatal-eksim-pada-anak.html


Karena bentuknya cair, Atopiclair Lotion lebih mudah digunakan pada permukaan kulit yang lebih luas dan tidak meninggalkan rasa lengket. Botolnya plastik aman dibawa, bentuk tutupnya unik, bisa diputar sesuai banyaknya tetesan tanpa khawatir tumpah.


https://www.narasilia.com/2020/03/atopiclair-mencegah-gatal-eksim-pada-anak.html


Sejak awal anakku tak protes saat dipakaikan. Mungkin karena tidak menimbulkan rasa perih atau terbakar. Bahkan dia sudah mandiri mau mencoba mengoleskannya sendiri. 
Tapi biar pun begitu, aku tetap bantu oleskan pada daerah kulit yang diinginkan, memijat dengan lembut sesudah mandi atau setelah area gatal dibersihkan.



https://www.narasilia.com/2020/03/atopiclair-mencegah-gatal-eksim-pada-anak.html



Atopiclair Bisa Untuk Segala Usia


Atopiclair tersedia dalam beberapa ukuran dan harganya masih masuk akal sesuai manfaatnya. Harga Atopiclair Lotion 120ml seharga 302 ribu, aku beli di tokopedia dan free ongkir. Oiya, ini bukan cuma untuk anak-anak, Atopiclair ini juga bisa dipakai penderita eksim dengan berbagai usia, remaja, dewasa atau usia lanjut, jadi hemat bisa dipakai sekeluarga.



https://www.narasilia.com/2020/03/atopiclair-mencegah-gatal-eksim-pada-anak.html


Kulit lagi gatal pakai, kulit lagi kering pakai, habis mandi pakai, pokoknya setia menemani dan katanya bagus juga untuk kulit wajah yang sensitif dan jerawatan. Hmm, hmm, boleh juga nih dicoba.

Jika kamu juga merasa perlu, bisa membelinya di apotik atau toko obat online terpercaya ya. Alhamdulillah, reviewnya banyak yang cocok dan order berkali-kali, jadi gak ragu lagi deh. Seperti pengalamanku memakai Atopiclair.

Selamat mencoba..!



23 komentar:

  1. lohh aku baru tahu kalau eksim itu genetik dan diturunkan.
    waduh makasih infonya ya ka, jadi tahu nih aku

    BalasHapus
  2. Anakku yg no 2 Juga atopik mba.. Keturunan bapaknya.. Tiap beberapa bulan sekali konsul ke dokter spk.. Emg serba salah panas salah dingin pun salah.. Perawatannya ekstra drh.. Aku blm coba atopiclair ini sih.. Next ku coba deh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kita senasib mbak, anak-anakku rentan kena dermatitis atopik

      Hapus
  3. Saya baru tahu, kalau eksim itu juga ada faktor keturunan, Mbak. Pas baca dari opening, kalau anak rentan kena eksim karena kulitnya masih halus dan lembut, memang bisa sekali.
    Tapi syukurlah ada Atopiclair ini ya, Mbak. Ada Lotion dan krim. Bisa dibawa ke mana-mana juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya semua mengacu pada riwayat alergi dari bapak atau ibunya

      Hapus
  4. wah solusi baru buat gatal2 ya, dulu adikku katanya darah manis jadi suka gatal-gatal dan biasanya obatnya cuman mandi air PK, makasih reviewnya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya jaman dulu juga nenek bilangnya darah manis, padahal dokter bilang beda itu sih

      Hapus
  5. Bagus nih buat saudaraku yg kena eksim, daripada riweh ke dokter buat krim kulitnya mending beli Atopiclair aja ya

    BalasHapus
  6. terima kasih mba untuk sharingnya, sangat bermanfaat, saya baru tahu klau ternyata eksim itu tidak menular. selama ini saya tahunya itu menular. obatnya bisa saya rekomendasikan ke sodara saya yang punya eksim, udah ke dokter tapi ga sembuh-sembuh, mudah-mudah dia sembuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang gak ada bisa sembuh total, tapi biaa dikendalikan

      Hapus
  7. Bener banget eksim itu nggak menular. Kalo bisa ditambahin jenis eksimnya. Ada eksim basah dan ada eksim kering. 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe iya basah karena udah sangat gatal lalu digaruk, keluar deh cairannya. Terimakasih masukannya

      Hapus
  8. Ternyata eksim keturunan ya bun, baru tau aku. Atopiclair ini aku baru tau dan ternyata ampuh ya buat ngobatin eksim ini. Penggunaannya yang mudah pasti bikin orang-orang yang suka gatel-gatel jadi gak risau lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya memang gak menular, karena ini reaksi dari tubuh sendiri

      Hapus
  9. Saya termasuk yang suka alergi dingin Mas. Gatal juga, tapi gak seperti itu bentuknya. Lebih ke bentol kecil kemudian membesar sampai kadang terlihat bengkak. Panas, dan gatalnya banget. Digaruk sampe luka

    Apakah itu termasuk eksim juga ya? Kalau sudah begini saya minum obat gatal. Obatnya pilih-pilih, CTM gak mempan.

    Dikasih Atopiclair bisa gak ya? Saya biasanya pakai Caladin Cair supaya dingin. Tapi ya masih gatal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Suka kambuhan ya? Anakku sudah datang eksimnya tak menentu gitu mbak, terus ya lama membekas gitu

      Hapus
  10. Eh, kok manggilnya Mas, Mbaakk..😁
    Saya fokus memperhatikan model dan bentuk eksimnya, haha

    BalasHapus
  11. Duuh kalo gatal tuh enaknya garuuuk sampe puas 😊 Tapi pakee Atopiclair, sepertinya bisa hilang tuh kebiasaan jeleknha. Noted ah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe iya gatalnya gak berujung rasanya ya

      Hapus
  12. Makasih tips-tipsnya, berguna banget. Jadi ngerti apa bedanya eksim sama binh keringat dan cara ngatasinnya.

    BalasHapus