NarasiLia.com

Berbagi Pengalaman dan Tips Gaya Hidup

31.8.19

Mengatasi Amandel Anak Saat Bengkak

Cara Tepat Mengatasi Alergi Saat Amandel Anak Bengkak

Assalamualaikum, moms! Ceritanya kemarin Sabtu lalu, aku mengajak Selma ke dokter spesialis THT, beberapa minggu belakangan dia selalu mengeluh telinganya sakit. Padahal kalau diperiksa terlihat bersih. 

“Kamu masukin cottonbud sendiri ya? Terus kecolok, bikin sakit?”, tanyaku memojokkan.

“Enggak, bunda. Selma gak pernah bersihin kuping sendiri. Ini rasanya sakit cenut-cenut, kaya ada air-airnya”, jawabnya meringis kesal, dituduh yang tidak-tidak.

“Ya sudah, besok sore kita ke dokter RS. Mitra Keluarga aja, alatnya di sana lengkap, biar sekalian diliatin pake kamera,” sahutku.

Moms, ini bukan iklan rumah sakit ya, tapi memang faktanya di sana tuh lengkap, diperiksa langsung dengan alat endoskopi telinga, terjawab seketika apa penyebab sakitnya itu? 

Ujung kamera pada endoskopi 'menjelajah' sampai ke dalam hidung, tenggorokan, dan telinga Selma. Kasihan, dia menahan sakit ketika alat tersebut masuk ke dalam lubang hidungnya yang mungil.

Ternyata, rasa sakit di telinganya itu berasal dari amandel yang membengkak. Lebih parah lagi, bagian sinus di hidungnya juga terkena infeksi, pantas saja selalu ingusan dan suaranya sengau.

“Bu, ini harus segera dioperasi, dibuang amandelnya. Tidurnya mengorok kan? Kasihan badannya gak bisa gemuk karena harus bertarung dengan infeksi, ada batuk pileknya lagi”, ujar dokter.

*Weleh..

“Waktu dua tahun lalu sudah mau dioperasi, dok. Tapi ditunda karena menurut dokter THT lain harus menunggu berat badannya naik, baru bisa dioperasi, atau pas di usia 10 tahun,” jelasku pada dokter.

“Bu, kalau dari dulu berobat ke sini, sudah saya operasi deh. Kalau dipertahankan selama ini, mau sampai kapan? Berat badannya saja tidak naik-naik".

*Waduh.. 

"Nanti saya kasih obat saja dulu ya, kalau sudah membaik, bengkaknya hilang, sakitnya reda, baru kontrol lagi untuk tahap operasi selanjutnya,” tegas dokter sambil mengetikkan berbagai macam obat di komputer.

“Oke deh, dok. Saya ikut yang terbaik aja,” ucapku lesu, pasrah lebih tepatnya.

“Jaga pola makannya ya, jangan minum es, jangan berenang. Makan makanan yang bergizi, minum susunya sebaiknya susu soya dulu saja, Selma ada riwayat alergi gak?”, tanya dokter.

“Ada dok, kulitnya suka muncul ruam gatal-gatal kalau sedang sakit, kadang berair seperti eksim. Terus sering gampang banget pilek dan bersin. Kebetulan memang lagi saya kasih susu soya”, jawabku.


Cara Tepat Mengatasi Alergi Saat Amandel Anak Bengkak


“Oke, kalau begitu selain obat, tolong berikan makanan dan minuman yang aman tidak menimbulkan alergi. Hindari juga debu, asap rokok, pakai masker kalau naik motor”, sarannya. 

“Kenapa harus begitu? Karena kalau alerginya muncul, makin lemah daya tahan tubuhnya, makin lama sembuhnya, makin lama gak bisa dioperasi”, lanjutnya.

Oh, begitu, banyak juga anjurannya. Obatnya juga banyak, berderet-deret. Ada antibiotik, obat batuk, Rhinos, NaCl untuk cuci hidung, obat semprot hidungnya saja sampai 2 jenis. 


Cara Tepat Mengatasi Alergi Saat Amandel Anak Bengkak


Padahal kupingnya saja yang sakit, tapi malah kemana-mana, saluran pernafasan lainnya juga bermasalah.

Fiuhh, jadi menyesal mengapa tidak dari dulu lebih perhatian ke masalah tonsilitis alias infeksi amandel ini. Andai saja sejak awal sudah dioperasi mungkin tidak merepotkan. 

Yah, sudahlah, rasa menyesal kan tidak pernah diawal. Saatnya menjalankan perintah dokter agar menjaga makanan dan lingkungan agar tidak terjadi alergi dan infeksi lebih parah.

Aku jadi mencari informasi lagi, berkaitan dengan makanan dan minuman yang aman agar terhindar dari alergi.

Cara Tepat Mengatasi Alergi Saat Amandel Anak Bengkak


Alhamdulillah, hari Rabu tanggal 28 Agustus 2019 lalu, aku seperti mendapat jawabannya saat acara peluncuran SGM Eksplor Advance+ Soya bersama media dan blogger. Aku belajar mengenai kesehatan dan alergi, serta menjadi #BundaTanggapAlergi.

Bunda harus tanggap mengenali apakah anak sakit karena alergi, apa karena kuman penyakit, atau penyebab lain?

Untuk menjadi bunda yang tanggap alergi kita harus melakukan solusi konsep 3K yaitu:
1. Kenali,
2. Konsultasikan,
3. Kendalikan

Masih banyak lho masyarakat yang tidak begitu mengenal apa itu alergi, tidak paham masalah alergi, tidak mencari tahu penyebabnya. 

Ketika anaknya batuk pilek dianggap biasa, ahh dikasih obat warung juga sembuh. Tapi kok berulang-ulang ya? Pastinya penasaran dong..

Ada sekitar 30-40% anak di dunia mengalami alergi dan ada sekitar 7.5% anak di Indonesia mengalami alergi, termasuk alergi telur dan susu sapi.

Makanya, untuk itu kita semua perlu untuk sama-sama tanggap alergi pada anak-anak. Bagaimana caranya? Yuk, simak ceritaku selanjutnya ya!


Kenali Masalah Alergi Pada Anak


Seperti pepatah “Tak Kenal Maka Tak Sayang”, tak mengenal alergi bisa dianggap tak sayang anak. Kalau sudah terjadi alergi baru deh kita kasak kusuk peduli. 

Pastikan, untuk mengenali alergi itu bisa dilihat dari tanda-tandanya, terutama pada 3 bagian tubuh, antara lain:

1. Gangguan pencernaan
Seperti muntah, gumoh, diare, kolik, bahkan keram perut.

2. Masalah kulit
Adanya masalah kulit seperti dermatitis seperti ruam, eksim, Angiodema (bengkak pada bibir atau kelopak mata), urtikaria, kemerahan terutama pada pipi, selangkangan, dan bagian lembab lainnya.

3. Masalah pernafasan
Seperti asma, pilek, bersin-bersin, batuk kronis, nafas grok-grok, bahkan tidurnya mendengkur (mengorok) seperti yang Selma alami. Jika mengalami demam berarti alergi tersebut bisa meningkat menjadi infeksi.

 Cara Tepat Mengatasi Alergi Saat Amandel Anak Bengkak


Lalu apa saja sih yang bisa menjadi pencetus alergi?

Prof. Dr. dr. Budi Setiabudiawan, SpA(K), M.Kes selaku Konsultan Alergi dan Imunulogi Anak menjelaskan bahwa pencetus alergi itu bisa berupa asupan makanan maupun sesuatu yang dihirup.

Coba perhatikan tabel di bawah ini:

No
Internal
Eksternal
1.
Susu sapi, telur
Tungau, kecoak
2.
Kacang kedelai, kacang tanah, Kacang mede, hazelnut, almond
Jamur kapang, serbuk sari tanaman
3.
Seafood, ikan laut
Serpihan kulit atau bulu binatang
4.
Gandum
Asap rokok, polusi udara

Bukan itu saja, anak-anak akan lebih beresiko alergi jika di dalam keluarga ada yang memiliki riwayat alergi. Misalnya dari ayah, atau ibu, bahkan bisa keduanya. 

Ada lagi hal menarik, ternyata alergi bisa terjadi karena proses kelahiran Caesar, bagaimana bisa begitu?

Karena pada saat proses kelahiran Caesar, ada penundaan perkembangan bakteri baik dalam usus, sehingga system daya tahan tubuh si kecil berubah sehingga dapat meningkatkan resiko penyakit alergi.

Waduh, baru tahu nih.

Oiya, memang apa sih dampak buruk jika anak mengalami alergi?

Banyak ternyata, moms.

- Bisa mengganggu kesehatan, meningkatkan resiko penyakit jantung, hipertensi dan diabetes atau penyakit degeratif lainnya.

- Tumbuh kembangnya juga terhambat terutama masalah berat badannya, seperti Selma yang kurus susah gemuk.

- Masalah ekonomi terganggu, terlalu sering sakit sehingga banyak mengeluarkan biaya pengobatan, sering bolos kerja sehingga penghasilan berkurang.

- Gangguan psikologi karena sering menimbulkan stress pada anak maupun orangtua, kualitas hidup pun menurun, sering dijauhi teman karena dianggap sebagai pembawa penyakit.


Konsultasikan dan Kendalikan Alergi Anak


Duh, jangan sampai deh anak-anak kena dampak alergi. Ayo kita konsultasikan ke dokter anak atau dokter spesialis terpercaya sehingga kita bisa kendalikan alergi tersebut. 

Seperti yang aku lakukan kemarin di rumah sakit, kan jadi langsung mengkonsultasikan dan dikendalikan di rumah, jadi ketahuan apa yang harus dilakukan.

Ya, salah satunya menghindari makanan pemicu alergi, mewanti-wanti Selma untuk tidak minum es, tidak jajan sembarangan, dan memakai masker saat berangkat maupun pulang sekolah.

Tentu saja, aku pun tetap memberikan SGM Eksplor Advance+ Soya. Apalagi kandungannya sudah dipercaya bebas laktosan dan bebas alergi. Tentunya harganya lebih bersahabat, rasanya juga enak, Selma suka, tidak langu..

SGM Eksplor Advance+ Soya ini mengandung Complinutri Soy+ seperti 13 vitamin dan 7 mineral antara lain Kalsium, Vitamin D, Vitamin C, Zink, Minyak Ikan, Omega 3 & 6, Zat besi, Serat pangan inulin yang hampir sama dengan formula susu sapi, serta mengandung 100% Isolat protein soya dan bebas laktosa.


Cara Tepat Mengatasi Alergi Saat Amandel Anak Bengkak


Insyallah aman, tidak ada dampak buruk pada pola pertumbuhan, kesehatan metabolic, fungsi reproduksinya, endokrin, imunitas, dan fungsi neurologisnya. Hal ini dinyatakan langsung oleh ibu Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A (K) pada kesempatan yang sama.

Susu soya ini memang berbahan dasar kedelai, tetapi menurut beliau ini bukan seperti susu kedelai biasa yaaa.

Bukan seperti susu kedelai yang dijual di pinggir jalan, atau kita bikin sendiri di rumah. Bukan itu, moms. Itu mah namanya minuman sari kedelai. *Cateett..

SGM Eksplor Advance+ Soya ini terbuat dari formula protein soya yang terhidrolisa ekstensif ditambah asam amino dan difortifikasi dengan mikronutrien, sehingga bebas protein susu dan laktosa. 

Hal ini sudah direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) serta American Academy of Pediatrics (AAP), lho.


Cara Tepat Mengatasi Alergi Saat Amandel Anak Bengkak


Meskipun demikian anjurannya, namun Ibu Dr. Rini tetap berpesan agar pemberian ASI tetap dilakukan sedini mungkin, kenali gejalanya sejak kecil, dan selalu deteksi tumbuh kembangnya menggunakan panduan buku KIA dan buku SDIDTK.

SGM Eksplor Advance+ Soya ini pun akan diedukasikan kepada masyarakat melalui media sosial, MOBI Health (mobil keliling), kampanye ke berbagai sekolah dan pelayanan terpadu agar semua anak Indonesia tumbuh kembang dengan baik tanpa adanya perbedaan menjadi #GenerasiMaju.

Natasha Rizky istrinya Desta saja juga mendukung hal ini, beliau pun punya pengalaman yang sama, anaknya alergi susu sapi. Dia mengatakan agar para bunda selalu tanggap, kenali, konsultasikan, agar bisa kendalikan serta mengatasi alergi pada anak, tetap semangat, jangan putus asa.

Begitu pun aku, gak mau putus asa, tetap menjaga Selma agar lekas pulih dari rasa sakitnya dan segera bisa operasi amandel. Bodo amat ahh cerewet gak boleh ini itu dulu.

Kalau sakit lagi kan kita juga yang repot ya, hehe.. Bagaimana moms? Punya pengalaman yang sama, sharing yuk!




12 komentar:

  1. Kasihan nih ya Mbak kalau si kecil sampai amandelnya membengkak gitu. Semoga sehat selalu ya Mbak

    BalasHapus
  2. Wah memang SGM Soya ini merupakan salah satu solusi yang tepat untuk anak yang alergi susu sapi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener banget mbak, aku kasih SGM Soya dulu

      Hapus
  3. SGM eksplor soya ini memang selain rasanya yang disukai si kecil, tapi juga cocok buat yang alergi susu sapi ya

    BalasHapus
  4. Amandel bengkak ternyata ngaruh kmn2 yah. Kirain hanya sekitar tenggorokan aja. Trims sharingnya mba

    BalasHapus
  5. Halo mba Lia, sepakat banget untuk sejak dini mengenali potensi anak terkena alergi. DEngan begini akan bisa dengan mudah diobati ya,. Sehat selalu ya Selma :)

    BalasHapus
  6. Anak2 emang rentan banget terserang amandel ya, aku inget banget waktu aku kecil dulu teman2ku juga banyak yg operasi amandel

    BalasHapus
  7. wah SGM aman ya untuk alergi anak, good

    BalasHapus
  8. Anakku kayaknya alergi dingin kayak ac dan es gitu. Jadi pilek keluar ingusnya. Tp di keluarga memang ada keturunan alergi sih. Mulai dari makanan sampai asma. Hiks. Kalo yg alergi susu sapi malah si adek. Tapi pas kecil aja

    BalasHapus
  9. Astaghfirullah kasian kakak Selma ya, kesakitan ya nak kupingnya dan amandelnya juga

    Ternyata banyak ya gangguan yang disebabkan oleh alergi ini Lia

    Beruntung ada SGM yang memberikan rasa aman dan enak diminum anak anak

    BalasHapus
  10. Semoga amandel selma lekas teratasi ya kak, dan berat badannya bisa bertambah, baru tau lho aku klo amandel bikin berat ga naik-naik

    BalasHapus

Agar tidak spam pada komentar, gunakan akun Google kamu. Atau kirim email ke: info.narasilia@gmail.com. Thank you ❤

Pengikut:

Lia Lathifa's Medium Audience Badge