27.9.17

Merawat Luka Bocor Pada Kepala Anak

Luka Kepala Anak Bocor dan Perawatannya
Malam tadi Syadid jatuh dari kursi yang dia naiki, mirisnya kepala Syadid mendarat duluan mengenai piring makan kakaknya, Shidqi, yang memang sedang menikmati makan malamnya persis di dekat adiknya itu.
Prang...!
Niatnya si kakak ini memang makan sambil jagain Syadid. Aku yang juga sedang berada di dekatnya juga selalu mewanti-wanti: “hati-hati dek Syadid, udah ah jangan naik-naik lagi”. Tapi namanya anak batita yang memang masanya tidak bisa diam, anjuranku malah diabaikan.
Beberapa saat kemudian, terjadilah kecelakaan kecil itu. Kepala berdarah karena jatuh. Membuat kami agak panik, piring makan yang terbuat dari beling kaca itu pecah terbelah menjadi beberapa bagian, nasi dan lauknya pun ikut berserakan.
Syadid menangis, kakaknya segera memeluk kepalanya, tapi ternyata malah banjir darah. Ya Allah, kepala Syadid robek membentuk garis sayatan, kira-kira sepanjang telunjuk jari orang dewasa, mengeluarkan darah, mengucur tanpa henti. Aku sudah pencet dan menutupnya dengan kain baju, kain kassa, sampai pembalut herbal, tetap saja darahnya mengucur. 

Merawat Luka Bocor Pada Kepala Anak

Untungnya Syadid masih bisa berdiri, tidak pingsan, tidak muntah-muntah, menandakan berarti hanya luka sayatan. Tidak ada efek benturan kepala yang fatal. Tetapi begitu aku perhatikan, lukanya dalam dan lebar menganga.
Shhh, jangan ngilu ya bacanya..
“Cari bekicot, segera tetesin lendir bekicot”, teriak suamiku saat kami gantian menggendong Syadid.
“Aduh, malam-malam begini mana keliatan bekicotnya”, sahutku gusar.
Suasana sempat panik. Shidqi segera membersihkan pecahan piring, Selma membantu mengambilkan kain kassa, aku menggendong Syadid saat suamiku bersiap-siap memakai celana panjang untuk keluar rumah. Seisi rumah mondar mandir saja kesannya, satu keluarga ikut sibuk.
“Ayah, kalo kaya gini kita bawa ajalah ke UGD. Nyari bekicot takut malah kelamaan, bahaya kalo darahnya banyak keluar begini ini”, saranku. Mulai gak sabar karena tangisan Syadid menjadi-jadi.
“Ya, sudahlah. Cepetan bunda ganti baju”.
Secepat kilat aku menyambar jilbab, cukup menggunakan daster panjang yang ada saja dan memakai jaket. Tak lupa menyiapkan baju salinan Syadid, dan mengambil dompet. Tak lama kemudian kami pun pergi meninggalkan kedua anak kami lainnya di rumah, menuju rumah sakit terdekat.
Bismillah, tolong kami ya Allah. Titip kedua anak kami di rumah, dan lancarkan perjalanan kami menuju rumah sakit.

Kepala Syadid Dijahit


Selama perjalanan, Syadid sudah tenang, tak menangis lagi. Tanganku masih menempelkan lukanya dengan pembalut herbal, terlihat kumpulan darah terserap pada pembalut itu, kulihat pada lukanya itu darah sudah tidak mengucur deras.
Tapi begitu tiba dirumah sakit dan saat lukanya dibersihkan dengan air steril infusan, wah darahnya kembali mengucur, kain-kain kassa terlihat penuh darah semua. Ah, aku yang tadinya sudah tenang dan tegar, kembali lemes, lututku sedikit gemetar.
Dokter memeriksa, lalu bilang kalau luka sayatan di kepala Syadid itu cukup dalam dan menganga, sebaiknya kepala Syadid harus dijahit saja. Aku sempat memberikan usulan, adakah cara lain agar tidak dijahit, pakai salep Dermabond misalnya..?
Yang pernah aku baca, salep Dermabond itu berfungsi seperti lem menutup dan menyatukan luka, seperti dijahit saja. Tapi tetap gak bisa, karena kondisinya berbeda dan sedang tidak sedia di apotik.
Akhirnya, kami pasrah sambil meneguhkan hati agar kuat menemani Syadid yang sudah menjerit-jerit saat dikeliling banyak orang, ada dua orang suster, dokter, aku dan ayahnya.
Setelah dibersihkan, rambutnya dicukur sebagian, lalu luka Syadid dibius lokal agar tidak terlalu sakit saat dijahit nanti. Meskipun pelayanannya cukup lama, karena Syadid berontak melulu, darahnya pun langsung berhenti setelah mendapat 6 jahitan. Luka jahitan itu ditutup potongan kassa sulfat dan kain kassa bersih. Kepala Syadid dibebat agar jahitannya terlindungi dari colekan tangan mungilnya.
Alhamdulillah, sudah tenang deh hati kami. Syadid pun langsung bisa tertidur ketika aku susui. Dokter mengatakan kepada suamiku, sebenarnya kalau mau tuntas sebaiknya juga harus di CT-Scan, mengecek kondisi kepalanya ada luka dalam atau tidak.
Tapi karena kami jelaskan hanya jatuh dari ketinggian sekitar setengah meter saja, insyaallah gak sampai gegar otak. Akhirnya kami boleh pulang, meski tetap harus mengobservasi selama 6 jam ke depan, adakah ada gejala muntah, pingsan, atau hal-hal yang tidak biasa, sebaiknya segera bawa kembali ke rumah sakit.
Biaya tindakan tadi sekitar 500 ribu, berikut obat, serta biaya dokter total semuanya adalah Rp. 723,900,-. Biaya jahit luka tadi sebagai gambaran saja. Biaya ini tentu saja berbeda pada setiap rumah sakit. Rumah sakit “Harapan Sehati” di kawasan Bojong Gede kabupaten Bogor ini masih baru dibuka sejak beberapa bulan yang lalu.

Perawatan Kepala Setelah Dijahit


Setelah selesai, kami dibekali obat parasetamol sebagai obat anti nyeri dan demam, syrup amoxicillin sebagai antibiotik, framycetin sulphate Tulle sebagai kassa berisi obat penutup jahitan, kain kassa husada, dan salep pengering luka Gentamicin Sulfate 0,1%.

Merawat Luka Bocor Pada Kepala Anak

- Parasetamol diberikan 3 kali sehari, manfaatnya untuk membantu menghilangkan rasa nyeri jahitan dan mencegah demam.
- Syrup amoxicillin juga diberikan 3 kali sehari, diminum hingga habis, untuk menghindari infeksi.
- Luka jahitan sebaiknya tidak selalu terkena air, agar cepat kering. Jika tetap terkena air dan basah, segera ganti balutan perban dengan yang kering dan bersih.
- Cara mengganti perban: Bersihkan luka jahitan dengan cairan antiseptik seperti betadin, jangan alkohol. Lalu tutup dengan kassa framycetin sulphate hingga menempel dan tutup lagi dengan kain kassa perban, kemudian rekatkan dengan plester.
- Saat membersihkan luka disarankan mencuci tangan dulu dengan sabun antiseptik dan menggunakan sarung tangan seperti yang dilakukan paramedis.
- Setelah tiga hari, luka bisa dioleskan dengan Gentamicin Sulfate 0,1% agar semakin cepat kering. Seminggu kemudian, benang jahitan bisa dibuang oleh dokter.
- Selama perawatan berikan sumber makanan tinggi protein, seperti putih telur, ikan gabus, susu, madu. Perkuat imunitasnya agar terhindar dari infeksi lebih lanjut.

- Berikan juga suplemen Probiotik sebagai pendamping daya tahan tubuh melalui ususnya, karena antibiotik yang diminum bisa mengurangi bakteri baik.

Manfaat Lendir Bekicot


Kembali pada cerita sebelumnya, ketika tadi kami menyebut-nyebut lendir bekicot. Memakai lendir bekicot pada luka sayatan itu sebenarnya adalah resep orang dulu, uwak (kakaknya almarhum ayahku) yang mengajari kami pada jaman aku kecil.
Ternyata manfaatnya keren lho. Bekicot alias keong racun, konon memiliki kandungan protein tinggi pada lendirnya tersebut. Di negara Asia bahkan dijadikan perawatan kulit wajah. Bahkan dapat mengobati luka berdarah. Hayo, berani mencoba?
Dulu kaki abangku tersayat beling saat bermain, ditetesi lendir bekicot, sembuh tanpa dijahit.
Teteh aku pun pernah jatuh ketika bermain berlomba lari, dahinya membentur tanah berbatu, darah mengucur, kalau kata ibu mah itu bocor, ditetesi lendir bekicot, sembuh juga tanpa bekas luas.
Lututku tersayat lempengan besi penutup peti jeruk, juga ditetesin lendir bekicot, hasilnya tertutup rapat tanpa dijahit.
Begitu pun aku besar, giliran anak keduaku yang jatuh mengenai alisnya. Selma mencoba naik sepeda ayahnya yang berukuran besar, malah jatuh meniban bagian kepala dan kabel rem sepeda menyayat alisnya.
Merawat Luka Bocor Pada Kepala AnakKarena aku gak ditemani suami, gak bisa mencari bekicot, aku jadi panik, segera kubawa ke klinik terdekat. Akhirnya dijahit deh. Seminggu kemudian benang jahitannya dilepas, dan menyisakan bekas seperti kelabang berkaki kecil.
Lah ironisnya, beberapa tahun kemudian Selma kembali jatuh dari tangga sekolahan kakaknya, alisnya membentur ujung tangga, robek lagi di tempat yang sama. Duh..
Tapi kali itu alhamdulillah sedang musim hujan, bekicot banyak berkembang biak di sela-sela akar pohon pisang. Suamiku juga sedang ada di rumah, jadi bisa segera mencari bekicot ukuran besar, mencuci bersih, lalu memecahkan bagian ujung cangkang, dan menetesi alis Selma dengan lendir yang keluar perlahan dari pecahan cangkang itu. *maaf ya bekicot..
Alhamdulillah, ini manjur lho, beberapa jam kemudian darahnya berhenti dan lukanya merapat, tanpa perlu dijahit. Bekasnya juga bagus, membentuk parut halus, bukan seperti kelabang. Gak kebayang deh, kalo alisnya Selma dijahit lagi, bentuknya kaya apa setelah sembuh nanti, apalagi untuk anak cewek.
Lumayan kan lendir bekicot itu digunakan untuk pertolongan pertama dalam kecelakaan luka berdarah sebelum pergi ke dokter. Jadi kalau sudah begini, pengennya sih ternak bekicot ya? Haha..

Tips Menangani Luka Berdarah Di Bagian Kepala


Kepala itu meskipun berkulit tipis dan langsung bertemu tulang tengkorak, tetapi sejatinya tetap memiliki pembuluh darah yang tipis dan rentan mudah robek serta mengeluarkan darah jika sedikit saja terkena sayatan benda keras.
Kalau saja tidak ada efek gegar otak, mungkin luka tersebut tidak akan membuat kita panik luar biasa. Yang bikin takutnya kan kebayang si anak akan amnesia, kerusakan otak, bahkan kebutaan.
*Beuuh.. Begini ini nih kalo pernah nonton sinetron Indonesia, yang temanya keseringan langsung lupa ingatan begitu kepalanya kejedot..
Ini tips dan solusi yang bisa aku simpulkan dalam menangani luka berdarah pada bagian kepala, terutama untuk anak-anak :
1. Jangan menyalahkan siapa-siapa.
Namanya anak-anak ya memang begitu deh, resiko jatuh selalu saja menghantui. Siapa juga yang mau anak-anak jatuh, kan katanya anak aktif itu baik dan berani belajar. Gak usahlah komentar: “gimana sih? Kemana aja ayah ibunya? Ngapain sih? Bla.. bla.. bla..
2. Jangan panik.
Tetaplah bersikap sabar dan terus mengingat Allah, agar semua tetap berjalan baik tanpa hambatan apa pun. Sekali lagi, jangan panik.
3. Bersihkan luka.
Bersihkan lukanya dengan air mengalir hingga darahnya berhenti. Ini kalau berani ya. Lalu tetesin obat anti luka agar terhindar dari infeksi bakteri.
4. Tutup luka dengan kain bersih.
Sebaiknya segera tutup lukanya dengan kain-kain bersih sambil ditekan pada permukaan luka sayatan, agar darah tidak banyak mengalir. Biasanya sih katanya 10 menit kemudian darah akan berhenti. Lalu berikan obat seperti betadin, tutup lagi dengan kain kassa, dan plester hingga tertutup dengan baik.
5. Sediakan bekicot atau Dermabond
Hehe, ini sebagai alternatif saja. Jika ketemu bekicot, boleh deh dicoba ambil lendirnya untuk menutup luka. Kalau Dermabond kayanya belum populer di kalangan umum, masih harus dengan resep dokter, tapi bagus juga nih kalau kita punya sebagai P3K.

6. Ke klinik atau rumah sakit terdekat.
Jika darah tidak juga berhenti, keputusannya memang harus segera ke dokter, agar dapat ditangani dengan baik. Jangan lupa siapkan uang untuk membayarkan tindakan atau bawa semua kartu jaminan kesehatan.
7. Makan makanan tinggi protein dan vitamin C.
Selama perawatan berikan sumber makanan tinggi protein, seperti putih telur, ikan gabus, susu, madu, belut. Perkuat imunitasnya dengan vitamin C, berikan buah-buahan segar, agar terhindar dari infeksi lebih lanjut.
***
Itulah tips menangani luka berdarah pada bagian kepala anak-anakku.
Semoga tulisan ceritaku ini bermanfaat ya, doakan Syadid semoga lekas sembuh dan sehat kembali. Semalam sih udah ceria lagi, ketawa-tawa lihat video kereta kesukaannya, anak hebat, meskipun sesekali manja dan cengeng, hehe.
Salam Sehat...


12.9.17

Ini Dia, Perpustakaan Umum Cikini Yang Ramah Anak

Ini Dia, Perpustakaan Umum Cikini Yang Ramah Anak

Yakin kita bisa mengajak anak-anak ke perpustakaan? 
Anak-anak kan maunya ke mall, main ke KidZania, ke Dufan, ke Timezone, pokoknya ke tempat yang seru-seru lah.

Hari gini pergi ke perpustakaan? 

*krik..krik..krik.

Seketika langsung terbayang suasana sepi, senyap, hanya suara bisik-bisik, rak penuh buku, lalu mengantuk, kemudian gamis ditarik-tarik karena mereka minta keluar ruangan, dan berkata: "Bosaan, pulang yuk..!" 

Padahal kan perpustakaan menjadi wadah bekal masa depan anak, sarana mendidik anak, dan dapat mengembangkan daya tangkap anak. Seperti jaman kita dulu, menjadikan perpustakaan sebagai tempat mencari informasi tambahan. Tapi apakah mereka akan suka, jangan-jangan mereka malah lebih suka baca dari internet?

Heyy, sekarang jangan berfikir seperti itu lagi. 

Ajak deh ke Perpustakaan Umum Cikini yang ramah anak. Aku sendiri gak menyangka kalau ada perpustakaan yang luas banget dan fasilitasnya cukup lengkap untuk dinikmati seluruh kalangan, mulai dari batita hingga orang dewasa. 

Ini cerita dua tahun yang lalu, baru inget kalau aku pernah ajak Shidqi dan Selma ke perpustakaan yang berada di kawasan Taman Ismail Marzuki. Saat ngubek-ngubek dokumen file foto, eh iya, kami pernah ke sini. 

Awalnya tidak sengaja, niatnya mau jalan-jalan dan nonton peredaran planet di Planetarium, eh ternyata malah tutup karena dalam masa renovasi. Yah, agak kecewa rasanya, masa sih mau pulang begitu saja. 


Ini Dia, Perpustakaan Umum Cikini Yang Ramah Anak


Beruntung ada perpustakaan umum ini, lokasinya agak mojok, persis di sebelah kanan gedung Planetarium. Langsung saja aku ajak mereka ke sana, lumayan kan bisa mengobati kecewa. Senangnya lagi, tidak dipungut biaya sepeser pun, alias GRATIS.

Gedung Perpustakaan Umum Daerah ini memiliki 4 lantai. Lantai dasar sebagai tempat administratif dan 3 lantai sebagai ruang perpustakaan. Untuk naik ke antar lantai kita bisa menggunakan lift. 




Perpustakaan Lt. Dasar: 


Di dalam ruangan ini, begitu kita masuk pintu utama, deretan lukisan-lukisan terpampang apik seperti menceritakan sejarah. Ada juga goresan tangan anak-anak yang sangat bagus dan luar biasa. Salut pada anak-anak hebat ini.


Ini Dia, Perpustakaan Umum Cikini Yang Ramah Anak
galeri lukisan di perpustakaan cikini

Semakin ke dalam, kita akan menemukan meja administrasi dan lemari loker tempat menyimpan barang bawaan kita. Yap, lebih baik tas dan bawaan kita disimpan saja dalam loker ini, karena di dalam ruang perpustakaan tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman.


Ini Dia, Perpustakaan Umum Cikini Yang Ramah Anak
simpan tas bawaanmu di loker perpustakaan saja

Siapkan KTP asli untuk menukar kunci loker ini selama kita berada di dalam perpustakaan. Lumayan, kita jadi gak repot bawa-bawa gembolan tas.

Jika ingin sekalian mendaftar jadi anggota, kita wajib memiliki fotocopy KTP DKI Jakarta dan pas foto ukuran 2x3 (ini bisa menyusul). Keuntungan jadi anggota, bisa meminjam buku-buku di perpustakaan ini selama dua minggu.

Ruang Perpustakaan Lt. 1: 


Di dalam ruangan ini terdapat buku-buku berbagai macam mata pelajaran sekolah, IPA, IPS, agama, bahasa, ada buku-buku biografi, buku ilmiah dan kumpulan makalah-makalah. Bukan cuma dalam bentuk tulisan utuh, bahkan buku-buku dalam bentuk huruf braille pun tersedia di sini.


Ini Dia, Perpustakaan Umum Cikini Yang Ramah Anak

Ini Dia, Perpustakaan Umum Cikini Yang Ramah Anak


Ada tempat yang nyaman untuk membaca. Bahkan di beberapa tempat ada wadah stop kontak untuk numpang ngecash. Sekaligus bisa internetan, bagi anda yang ingin menggunakan wifi dan laptop, minta izin dulu pada petugas supaya dapat passwordnya. 

Intinya ruangan ini cocok lah untuk para pelajar dan mahasiswa yang ingin menimba informasi sebagai referensi, data skripsi atau tugas mata pelajaran dari sekolah. Dijamin buku-buku lusuh sudah tidak ada, semua terlihat bersih dan rapi. Gak ada kesan berdebu.

Atau bisa buat kita nih, yang pengen menyendiri sambil baca buku tanpa gangguan, buat menghilangkan gundah gulana, apa salahnya ke perpustakaan, dari pada pergi ke tempat yang ajeb-ajeb #eh..


Ini Dia, Perpustakaan Umum Cikini Yang Ramah Anak


Di ruangan lain dekat lift, tersedia tempat yang katanya suka dijadikan tempat menyetel film anak-anak. Sayangnya, kami tidak melihatnya, jadi anak-anakku mulai bosan ketika kuajak ke ruangan ini. Terlalu serius kesannya, hehe..

Lantai 2: 


Begitu kami naik ke lantai selanjutnya, lantai 2 inilah menjadi ruangan "surga" untuk anak-anak. Wuah mereka langsung terbelalak melihat aneka buku-buku yang penuh warna, tersusun di beberapa rak-rak yang juga beraneka warna cerah ceria. 


Ini Dia, Perpustakaan Umum Cikini Yang Ramah Anak


Di sini juga ada pojok bermain keterampilan motorik halus, seperti puzzle kertas, puzzle kayu, aneka mainan balok-balok, aneka mainan huruf dan angka, mengenal hewan, buah-buahan, aneka lego, bongkar pasang, dan banyak lagi. Mirip kelas paud gitu deh. 


Ini Dia, Perpustakaan Umum Cikini Yang Ramah Anak


Tapi sayangnya di area ini, mainannya sudah banyak banget yang tidak beraturan, jadi bingung mau main puzzle karena pasangannya sudah banyak yang tidak pas.


Ini Dia, Perpustakaan Umum Cikini Yang Ramah Anak


Lebih menariknya lagi, di sisi lainnya, untuk anak usia dibawah 5 tahun atau maksimal dengan tinggi badan 110 cm, disediakan ruangan playground yang sangat keren. Ada mobil dan motor baterai yang bisa dinaiki dan berjalan di area itu. Ada prosotan, ayunan, kuda-kudaan, sepeda injak, sepeda roda tiga. Ah, menyenangkan sekali. Lantainya pun dialasi semacam gabus agar aman jika mereka terjatuh. 


Ini Dia, Perpustakaan Umum Cikini Yang Ramah Anak


Tidak semua anak-anak boleh masuk ke ruangan ini, ada petugas yang menunggu di depan pintu, mereka tak segan-segan menyuruh keluar ruangan untuk anak yang bertubuh besar. Khawatir fasilitasnya cepat rusak dan terlalu penuh, kasihan adik-adik kecil tidak bisa ikut main lagi. Benar juga sih, kebayang kalau anak udah gede biasanya suka gampang ngerebut kan? 


Ini Dia, Perpustakaan Umum Cikini Yang Ramah Anak


Di sini juga sesekali diadakan acara story telling dan aneka lomba menggambar mewarnai saat ada event tertentu. Membuat anak-anak jadi lebih mencintai perpustakaan dengan kegiatan yang positif.

Lantai 3: 


Penasaran di ruangan lantai 3, akhirnya kami mencoba naik. Ternyata lantai ini juga terdapat deretan buku-buku yang cukup disenangi para kawula muda, penggemar komik dan pecinta novel. Ada beberapa kumpulan serial komik animasi dalam negeri maupun luar negeri, kebanyakan komik manga gitu deh.


Ini Dia, Perpustakaan Umum Cikini Yang Ramah Anak


Di sana terdapat beberapa kelompok muda mudi yang sedang berdiskusi. Di dekat mereka juga terdapat koran-koran seperti sedang dijemur, hehe.. Coba bayangkan seperti handuk yang sedang dijemur pada rak jemuran kan?


Fasilitas lainnya: 


Ini Dia, Perpustakaan Umum Cikini Yang Ramah AnakPerpustakaan ini memiliki toilet yang bersih dan memiliki wastafel di setiap lantainya. Mau sholat pun tak perlu khawatir, disediakan musholla kecil berikut mukenanya. Lebih komplit lagi, bahkan ada ruangan khusus baca anak dan orangtua.

Gimana kami gak betah di sana. Semua fasilitas nyaman, adem, dan suasananya tenang (kecuali lantai 2 ya, yang penuh anak-anak). Andaikan perut masih tahan akan lapar dan haus, mungkin kami terus berlama-lama di dalamnya.

Jadwal perpustakaan ini buka setiap hari dari hari Senin - Minggu, mulai pukul 09.00 dan tutup pada pukul 16.00 WIB, sepertinya jadwal tutup berubah-rubah kalau lihat review dari pengunjung lain. 

Saat libur nasional, perpustakaan ini juga ikut libur. Khusus jadwal playground hanya pada hari Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu, mulai pagi hingga jam 12.00 WIB.

Tips Nyaman Di Perpustakaan: 


Meskipun di dalam perpustakaan sudah nyaman, tetapi menurut review-ku, jika membawa anak-anak tetap saja harus memperhatikan hal-hal berikut ini:
  • Cek dulu jadwalnya di informasi @jaklib_cikini, karena sewaktu-waktu jadwal bisa saja berubah.
  • Datangnya lebih pagi, agar lebih puas berada di sana
  • Jangan lupa sarapan terlebih dahulu, istilahnya mah jangan sampai kelaparan saat di dalam ruangan. Meskipun bisa bolak balik, keluar gedung, tapi bagiku itu gak nyaman karena bikin menggangu konsentrasi membaca.
  • Tetap bawa sekedar makan dan minum yang dapat disimpan dalam loker, karena kalau saja mereka mendadak lapar, kita gak perlu jauh-jauh cari pengganjal perut.
  • Meskipun di sana ada petugas, sebaiknya anak-anak harus tetap ditemani dan diajari cara merapihkan mainan dan buku selesai digunakan, agar tidak terkesan berserakan.
  • Bawa baju dan salinan untuk anak-anak, supaya tubuhnya tetap nyaman jika berkeringat atau kena kotor.

Gimana? 
Sudah tak ragu lagi kan mengajak anak-anak ke perpustakaan? 
Ini bisa menjadi tempat belajar anak yang nyaman, ramah dan gratis, tanpa membuat dompet kita cepat tipis, tetapi tetap membuat kegiatan yang manis.

Ingat ya, lokasinya di dalam kawasan Taman Ismail Marzuki, dekat gerbang pintu masuk. Anda bisa menjangkaunya menggunakan angkutan umum seperti kereta (commuteline) turun di stasiun Cikini maupun di stasiun Gondangdia. Anda bisa melanjutkan berjalan kaki ke sini, anggap saja sedang olahraga pagi, hehe.. atau bisa naik bajaj kalau gak mau capek.

Oke, aku ucapkan selamat membaca di perpustakaan umum Cikini yang ramah anak dan keluarga..!



3.9.17

Jakarta Ke Malang Diantar Kereta Matarmaja

Jakarta Ke Malang Diantar Kereta Matarmaja

Antusiasme naik kereta dari Jakarta hingga ke kota Malang itu sudah terasa sebulan sebelumnya. Sudah tak tahan ingin jalan-jalan. 

Hampir setiap hari anak-anakku bertanya, "kapan kita naik keretanya? Kita nanti naik kereta apa?", tanya Shidqi si pecinta kereta api.

"Matarmaja, kereta kelas ekonomi". 

"Keretanya kaya gimana? berapa gerbong? warnanya apa? berapa jam perjalanannya?", bertubi-tubi Shidqi terus saja menanyakan hal-hal yang aku sendiri gak begitu ngerti.

Maklumlah, aku hampir tidak pernah naik kereta lagi, karena memang tidak punya tempat mudik seperti orang-orang. Beruntung, kali itu ada teman yang tinggal di Malang. Dia mengundang kami untuk datang ke acara walimahannya. 

Pas banget kan, jadi ada alasan buat jalan-jalan naik kereta. Meski tidak ditemani ayah, anak-anak mah senang aja pergi, apalagi akan menginap di hotel yang deket banget dengan stasiun Malang, mereka udah gak tahan ingin cepat-cepat pergi. [Baca: Pengalaman Nginap Di Airy Room Dekat Stasiun Malang ]

Sebelum pergi pun, aku sudah terangkan pada mereka kalau perjalanan Jakarta ke Malang itu sekitar 16 jam, berangkat sore, sampai sana pagi menjelang siang. Butuh kerjasama yang baik agar mereka tidak rewel dan saling menjaga. Oke? Siip, mereka acungkan jempol tanda setuju.



Menuju ke Stasiun Pasar Senen


Hari yang ditunggu akhirnya tiba, tepatnya hari Kamis di pertengahan bulan Juli. Dari rumah kami berangkat jam 11 siang. 

Dari Bojong Gede, kami naik commuterline jurusan Bogor - Jatinegara. Tetapi karena takut terlambat, akhirnya kami nanti akan turun di stasiun Manggarai untuk memotong jalur rute tercepat. 



Sebenarnya bisa saja kami melanjutkan sampai stasiun Senen tanpa harus turun naik, tetapi itu sangat memakan waktu panjang, jauh rutenya.

Apalagi kita tetap saja tidak bisa turun di stasiun Pasar Senen, harus turun di stasiun Gang Sentiong, dari sini naik kereta balik, baru deh bisa turun di stasiun Pasar Senen. 

Errr, kalau begitu mah, tetep sama ribetnya. Atau mungkin kami akan tiba pada pukul jam 14 siang. Ngeri juga kalau kehabisan waktu, nanti malah ketinggalan kereta Matarmaja yang akan berangkat jam 15.15 WIB. 

Keputusannya aku turun di stasiun Manggarai untuk memotong waktu. Untungnya anak-anak mah enjoy aja. Jika aku hitung waktunya, mulai naik dari stasiun Bojong Gede sampai stasiun Manggarai memakan waktu 50 menit saja. 

Lalu transit dan langsung naik kereta Bekasi. Cuma 5 menit selanjutnya kami turun di stasiun Jatinegara dan kembali naik kereta balik Jatinegara - Bogor. Kesannya ribet ya? eh tapi hanya memakan waktu 10 menit, kami sudah turun di stasiun Senen.


Jakarta Ke Malang Diantar Kereta Matarmaja
menukar tiket online
Selisih perbedaannya hampir setengah jam. Lumayan buanget kan. Kami jadi lebih tenang mengantri masuk ke dalam stasiun Pasar Senen, lebih nyaman saat meredeem tiket kereta online menjadi lembaran tiket. Masih bisa persiapan makan siang, sholat jama', dan beli beberapa snack yang masih kurang.

Eh tapi saranku, lebih enak bawa semua persiapan makan dan minum dari rumah ya. Apalagi anak-anak harus tepat waktu diisi perutnya agar tak masuk angin. 

Kemarin itu aku beli roti di Indomaret Express eh taunya sudah jamuran, hari itu kadaluarsa. Suasana buru-buru itu gak bagus untuk beli ini itu. Pas sudah masuk ke dalam kereta, gak akan mungkin komplen kan? 

Meski pun repot bawa gembolan, tetapi rasanya lebih aman dan hygienis, dibanding beli makanan yang harganya pasti lebih mahal dan malah bikin kecewa, *fiuhh.. Sudahlah, soal jajanan menjadi pengalaman cerita saja, semoga anda gak kecele sepertiku. 




Harga Tiket Kereta Api Ekonomi Matarmaja


Aku pesan tiket kereta api di Traveloka dua minggu sebelum berangkat, harga tiketnya Rp. 125.000/orang, lumayan masih dapat diskon setelahnya. Sebenarnya harga tiketnya Rp. 109.000/orang, tetapi mungkin masih suasana mudik jadi sedikit naik. Eh, tapi ternyata dikembalikan lho, sebanyak Rp.16.000 saat tiba di Stasiun Malang.

Untuk anak mulai usia 3 tahun sudah harus bayar penuh, kecuali untuk anak usia dibawah 3 tahun, masih gratis, tetapi tidak dapat bangku alias dipangku. Meskipun gratis tetapi mereka harus tetap memiliki tiket infant. 

Untuk bisa duduk di dekat jendela dan berhadapan-hadapan, aku memilih kode kursi dengan kombinasi angka tengah + ganjil genap +serta huruf A dan B. Misal 16A dan 17A. Posisi ini juga enak, tidak terlalu jauh dari toilet, dan agak ke tengah supaya guncangan kereta api tidak terlalu terasa.

Sebagai contoh, kemarin aku memilih bangku 17A (bangku untukku, dekat jendela), 17B (ini untuk anak keduaku, biar sebelahan denganku yang 17A), dan 16A (berhadapan dengan 17A, dekat jendela).  

Jakarta Ke Malang Diantar Kereta Matarmaja
contoh posisi bangku yang pas 

Aku membayar tiket menggunakan pilihan cara bayar online yaitu klikbca.com. Jika pesanan sudah dibayarkan, maka pihak penjual tiket akan mengabarkan tiket melalui email. Di sana informasi tiketnya yang bisa anda tukarkan di stasiun pemberangkatan nanti.

Tiba di stasiun Pasar Senen, tiket online harus diredeem dahulu di loket stasiun pemberangkatan. Rasanya kini lebih teratur banget dibanding dulu, seingatku tahun 2011 kita bisa pegang tiket pulang-pergi. 

Nah kalau sekarang, kita cukup memiliki tiket perginya saja. Nanti kalau mau baliknya baru deh dicetak lagi di stasiun sana. Mungkin mengantisipasi supaya tiket tidak hilang berceceran.


Cara mencetak tiket mudah banget. Buka aplikasi pemesanan tiket, cari barcodenya, kemudian tinggal scan saja, muncul deh data nama dan nomor pemesanan tiket di layar monitor

Selesai di scan, sentuh tombol oke untuk mencetak tiket. Otomatis tiket akan cepat tercetak. Mudah banget, tanpa harus ngetik-ngetik yang memakan waktu lama. 


Jakarta Ke Malang Diantar Kereta Matarmaja

Setelah beres sholat jama' dan makan, masih ada waktu setengah jam lagi untuk bisa masuk ke dalam stasiun pemberangkatan jalur luar Jabodetabek. 

Penumpang harus antri tidak boleh masuk sembarangan. Kami menunggu di depan pintu masuk bersama penumpang lain, menanti pengumuman pemberitahuan persiapan kereta datang. 

Jangan lupa, sambil menunggu siapkanlah KTP asli sebagai tanda bukti yang akan diperiksa oleh petugas, agar tidak ribet lagi obrak abrik dompet. 

Setelah semua diperiksa, barulah kami boleh masuk dan menaiki gerbong kereta. Wah, anak-anak sangat gembira lho, semangat sekali mendorong-dorong koper berisi bekal kami.


Jakarta Ke Malang Diantar Kereta Matarmaja



Suasana Dalam Kereta Api Ekonomi Matarmaja


Tapi begitu masuk dan mencari kursi pesanan kami, kagetnya bukan main ketika kursi pesanan sudah ditempati orang lain, apalagi mereka mengaku-ngaku pesanan kursinya dekat jendela. Ah, ternyata fenomenanya memang begitu, mereka menganggap bisa menempati kursi jika belum ada orangnya.
Jakarta Ke Malang Diantar Kereta Matarmaja

Tetapi tenang saja deh, gak usah ribut. Tunjukkan saja tiket-tiket itu sebagai barang bukti kalau itu kursi itu sudah menjadi milik kita, gak bisa diganggu gugat. Sudah menjadi hal biasa kalau mereka-mereka itu suka tukaran tempat duduk.

Suasana seperti ini kadang bisa menimbulkan konflik kecil atau malah akan menemukan keakraban, seperti saat aku kehabisan nasi, eh ada seorang ibu yang menawarkan nasi bungkus milik keluarganya yang masih belum dimakan. 

Alhamdulillah, lumayan, tengah malam anak-anakku minta makan. Bisa sih beli di dapur, tetapi kalau ada yang gratis kenapa mesti beli? hehe..


Fasilitas Kereta Matarmaja:

Menurut reviewku, kereta api Matarmaja ini sudah cukup baik. Tidak ada lagi fenomena kereta api yang sumpek dan kumuh. 

Sudah beberapa tahun ini PT. KAI merubah besar-besaran fasilitas stasiun dan kereta api menjadi lebih baik. Seperti:

1. Kursi kereta Matarmaja ini terdiri dari bangku panjang kapasitas 3 orang dan 2 orang yang paten tidak bisa digerakkan. Bisa dijadikan "ranjang" dadakan buat anak-anak kecil yang harus tidur selonjoran, beda dengan kursi kereta eksekutif yang mirip kursi pesawat. 


Jakarta Ke Malang Diantar Kereta Matarmaja



2. Ada gorden penutup jendela, rak penyimpan tas-tas besar di bagian atas.

3. AC di dalam kereta belum AC central. Malah mirip AC di rumah, ditempel di bagian atas, kalau tidak salah ada 4 buah AC untuk satu gerbong kereta.

4. Di dalam kereta terdapat stop kontak/colokan listrik, lumayan untuk ngisi baterai HP yang mulai lowbat. 



5. Jika ingin minum teh manis panas kita bisa membelinya kepada petugas yang berkeliling menawarkan minuman, harganya Rp. 7000/gelas ukuran sedang. Atau bisa langsung ke dapur kereta. 

Hati-hati ya, airnya beneran panas, bahaya jika tumpah akan mengenai penumpang lainnya yang ada di sebelah kita.

6. Malam hari biasanya suhu di dalam kereta lebih dingin. Jika lupa membawa jaket, kita bisa menyewa bantal dan selimut untuk tidur, biaya sewanya Rp. 7000/item. 

7. Toiletnya bersih, ada sabun cuci tangan, airnya juga cukup banyak, ada wastafelnya juga. Tetapi sayang, tetap saja ada penumpang yang kurang banyak menyiram bekas pipisnya dengan air, jadi agak pesing. Solusinya sebelum menggunakan toilet, siram saja seluruh lantai dan dinding toilet agar aroma pesing berkurang.

8. Kereta menyediakan plastik untuk kantong sampah, buanglah di dalamnya, nanti ada petugas yang mengambilnya. Ayo jagalah kebersihan.


Stasiun-Stasiun Yang Disinggahi Kereta Matarmaja


Perjalanan kereta Matarmaja menempuh sejauh 881 km. Dimulai pukul 15.15 WIB dan diperkirakan tiba di stasiun Malang Kota Baru pukul 07.51 WIB. Kereta Matarmaja ini melewati jalur utara Pekalongan, Semarang, berbelok ke arah Solo, lalu terakhir tiba di Malang.

Menurut keterangan, kereta api ekspress Matarmaja ini dioperasikan mulai tahun 1983. Nama yang diambil dari singkatan kota-kota yang dilaluinya yaitu: Malang, Blitar, Madiun, Jakarta.

Stasiun-stasiun yang disinggahi kereta Matarmaja dari Jakarta ke Malang ini adalah:
KA Matarmaja (Pasar Senen-Malang)
StasiunKedatanganKeberangkatan
Pasar Senen-15.15
Pegadenbaru16.5917.02
Jatibarang17.4617.48
Cirebonprujakan18.2318.30
Babakan18.5018.52
Tegal19.3319.42
Pekalongan20.3320.36
Semarang Tawang21.5222.07
Solojebres00.4401.12
Madiun02.4402.54
Nganjuk03.3603.39
Kertosono04.0004.06
Kediri04.4304.46
Tulungagung05.1305.16
Ngunut05.2905.32
Blitar05.5106.00
Wlingi06.1906.22
Kesamben06.3606.39
Sumberpucung07.0007.03
Kepanjen07.1807.23
Malang Kotalama07.4407.46
Malang (Kotabaru)07.51
-

sumber https://id.wikipedia.org/wiki/Kereta_api_Matarmaja

Suasana pemandangan di luar jendela kereta Matarmaja ini sungguh indah. Sore hari di sepanjang rel akan disuguhi hamparan sawah luas memandang, begitu pun keesokan harinya suasana pagi saat matahari terbit, mata kita dimanja oleh kesejukan hijaunya alam yang indah. Apalagi di Blitar, sawahnya cantik-cantik.

Alhamdulillah, kami pun tiba di Malang pukul 08 lebih dengan selamat tanpa hambatan, meskipun sedikit molor dari waktu yang ditentukan tetapi kami senang. Terimakasih ya KAI, perjalanan kami tetap lancar dengan pelayanannya.


Jakarta Ke Malang Diantar Kereta Matarmaja


Tips Naik Kereta Api :


- Enaknya naik kereta karena leluasa dibanding menggunakan bus. Di dalam bus kan susunan bangkunya sempit, tidak leluasa. Jika macet di jalan, mau pipis dan pup sepertinya akan repot ditahan-tahan. Beda dengan kereta api, padahal ongkos kereta dan bus pun gak jauh beda.


Jakarta Ke Malang Diantar Kereta Matarmaja


- Belilah tiket kereta maksimal dua minggu sebelum berangkat, agar dapat pilihan tempat duduk yang nyaman, apalagi dekat jendela.

- Bawalah bekal makanan dan minuman agar tidak masuk angin karena telat makan, apalagi ada anak-anak. Dingin AC dan bosan merasa di dalam kereta membuat kita pengen makan terus, haha.

- Bawalah air putih untuk minum di dalam kereta. Karena perjalanan jauh cukup akan membuat kita haus. [Baca: Minum air mineral ini, cepet bikin seger]

- Datanglah maksimal 1 jam sebelum jadwal kereta api berangkat, agar tidak terburu-buru atau terhambat antri di dalam stasiun.

- Jangan lupa berdoa agar selalu selamat dalam perjalanan.

- Simpanlah tiket kereta, karena nanti akan diperiksa kembali oleh asisten masinis yang didampingi oleh petugas keamanan.


Jakarta Ke Malang Diantar Kereta Matarmaja


-  Jangan coba-coba merokok di dalam kereta ya, bisa-bisa petugas tak segan akan menurunkan anda dari kereta tanpa ampun.

- Jagalah kebersihan bersama, buanglah pada tempatnya, siramlah pipis anda di dalam toilet.


Begitulah pengalamanku pergi dari Jakarta ke kota Malang diantar kereta Matarmaja. 
Anda sudah pernah mencobanya?