Bisnis Multi Marketing Bikin Sebal?

Sebenarnya sudah lama aku ikut bisnis yang pakai downline downline-an. Dulu sebelum media online marak, aku diajak calon ibu mertua untuk jualin produk kecantikan dari Swedia. Waduh bu, calon mantumu ini tak suka dandan. Tapi demi menyenangkan hatinya (ciee.. ada maunya), akhirnya beranikan diri, bantu jualin, meski hati ketar-ketir. Tetapi karena memang tidak menjiwai, ya sudah, kalah ditengah jalan.

Setelah menikah, mulai dilirik teman untuk gabung bisnis kesehatan yang katanya sudah booming, sampai pemain bola aja minum. Coba, ikut, dan juga kalah ditengah jalan. Saat dunia online mulai marak, mulai lagi ikut-ikutan bisnis yang pakai web replika. Alamak, para sponsor dan upline bersatu padu memberikan semangat tutup poin (alis belanja bulanan dong), lewat sms, si anu, si ono, si a, si b, semua rajin sms, supaya aku belanja. Walah, serasa dikejar-kejar hutang. Kita yang terseok-seok belanja, tapi sama sekali bonusnya gak adaaa, katanya harus belanja sekian dulu jadi naik tingkat dan baru dapat bonusnya, wekk!.. tinggalkan.. aku tidak nyaman.

Akhirnya sifat idealisku muncul. Udah ah, tidak ikut bisnis downline downline-an dulu. Bisnis biasa aja, jual beli, selesai. Tapi kok yaa, ternyata beberapa tahun kemudian tergiur lagi  Awalnya aku ikutan bisnis Semprotan Air yang ukurannya sepersekian mikro nano alias Nanospray MCI yang sekarang fenomenal itu, soalnya masuk acara tv, yang pembawa acaranya katanya kiut dan manis itu. Oke, mulai aku gabung Januari 2014, alhamdulillah ternyata gak pakai sistem tutup poin. Ada yang beli, kita masukan data sebagai kaki downline, bonus pun mengalir langsung ke rekening kita.

Bonus 1 kaki dapatlah Rp. 100,000 (karena dapat pembeli), kemudian dapat pembeli lagi yang membuat jadi sepasang kaki dapatlah bonus Rp. 100,000 (karena dapat pembeli) dan bonus Rp. 500,000. SMS berbunyi, selamat anda bla..bla.. bla.. Cek saldo, dan yes alhamdulillah, lumayan buat cicilan motor. Makanya bisnis ini sempat panas alias HOT, peminat membludak. Tapi, apakah aku mengalami kendala? Ya ada, sempatlah salah naro kaki (niatnya mau bantu downline), ternyata arrghhh..nyaris fatal..bonus selanjutnya malah lari ke downline.


Ihh, apa rasanya? Ya, agak menyesal sih, apalagi suka sebal kalau kebetulan terbaca status orang yang bisnisnya sama dan pasang foto bertuliskan: Salah jaringan, sakitnya tuh disiniiihh.. (ada gambar bocah yang ceurik nangis tersedu-sedu sambil memegang dada). Iya sih, emang ada nyeri hatinya, tapi gak usah gitu juga kaleee..emang salah kiteee mau ikut jaringan si dia akhirnya terpuruk?. Rejeki mah Allah yang menggiring kemana orang akan memilih. #Ahaha, menghibur..

Oke, aku berusaha mencoba ikhlas, meyakinkan hati, kalo niat nolong, pasti gak rugi kok (walau emang sakit, hihi). Tetapiiii.. apa yang terjadiiii? (duh lebay deh..lebay..)
Bulan berikutnya tak disangka, ada yang beli, beli, dan beli, terus beli, beli, hihi.. Sekarang malah bersenang hati, rejeki gak tertukar lho, justru malah membuat jaringanku melebar baik dan saling menguntungkan downline lainnya, bonus sekarang membuat yang lain ikut merasakan indahnya bisnis ini, eits asaaal kita semua mau dan terus bersemangat, barang siapa yang bersungguh-sungguh dia yang dapat, barang siapa yang sabar dia akan beruntung = Man jadda wa jada, man shobaro zhofiro (pelajaran jaman abege inih, eh sekarang jadi trend)

Jadi gak sakit lagi dong? iyap.. jelas. Alhamdulillah, selalu berbaik sangka saja, mungkin waktu itu aku belum sabar, apalagi lihat orang yang lain yang bisnisnya sama mendadak melesat jauh ke atas dengan bonus-bonusnya. Apa kita jadi ingin? Ya iyalaah pengen, tapi apa harus ngoyo yang akhirnya menjauhkan diri kita dari etika? memaksa orang lain untuk ikut bisnis dan mengharap bonus lekas mengalir deras? Ayolah, kembali bercermin, kita sendiri kadang tidak suka di"jejali" sesuatu yang bertubi-tubi, alias keseringan dibroadcast, ditag, diinbox, diemail. Jadi illfeel kan? tapi, sesekali boleh lah, namanya juga marketing.

Punya kelebihan rejeki, membuat kuingin memutar kembali modal tersebut, daripada habis, kita jadikan investasi ke depan, masih berupa bisnis downline downline-an. Lagi-lagi, kupilih karena tidak ada tutup poin, sistemnya seperti jual beli biasa, tetapi ada pengaruh di sistem kaki juga seperti bisnis semprotan air. Ada pembeli, kita dapat keuntungan, alis bonus, ada yang beli, bonus, ada yang beli, bonus, dan seterusnya.
Ini adalah bisnis suamiku. Produk Glucogen, Biocell, dan Slimmer. Produk minuman yang bisa membuat badan sehat, mencegah kanker, myom, membuat subur reproduksi, jantung sehat, kulit sehat, dan berat badan seimbang. Disinilah aku dan suami saling membantu, saling menguatkan, dan saling belajar dari kejadian di bisnis sebelum-sebelumnya.

Kini, aku hanya merasa, jalanilah hidup kita apa adanya, tak perlu sinis, tak perlu lesu, tak perlu ragu. Syukurilah apa kita dapat pada hari itu, Allah SWT sudah menjamin rejeki siapapun dan di mana pun dia berpijak, pasti ada. Baca deh QS. Al-Mulk: 15,


(Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu, yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah, di seluruh penjurunya, dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu kembali.)


Allah SWT juga tidak suka terhadap perkataan Qorun yang saat itu kaya raya sampai hartanya dipikul-pikul orang-orang yang kuatdan besar, saking berat dan banyak, kemudian dia berkata "aku diberi harta itu karena kepandaianku". Sampai-sampai yang lain juga mempunyai keinginan yang sama memiliki harta yang banyak seperti dia, karena dia dianggap beruntung. Kisah ini ada di QS. Al-Qoshos: 76-81. Kemudian Allah benamkan Qorun beserta harta bendanya (karena kesombongannya) ke dalam bumi. So, bersyukur atas nikmat, bukan kufur nikmat, mau jadi Qorun? na'uzubillah. Eh, eh, tapi masih suka dengar dongeng cerita kan? "dia pergi mencari harta karun...". Ternyata begitu ya..

Jadi, kesimpulannya apa? hihi, menurut anda bagaimana? 
#sumber: pengalaman pribadi dan Alquran terjemahan.
#sponsor: jika berminat Nanospray, Glucogen, Slimmer, Biocell, hubungi aku ya, hhaha.. nih WA-nya 08568601779



Cari Tiket di Skyscanner

Hobi jalan-jalan?
Atau ingin pulang kampung?
Oh, apa ingin menjalankan tugas dinas?
Hmm, jangan-jangan ingin memberikan kejutan untuk kekasih anda?

Kini saatnya coba anda mulailah membuka Skyscanner. Situs apaan tuh? 
Yaitu situs yang memberikan pelayanan pencarian penerbangan yang objektif, komprehentif, serta gratis. Di sini kita dapat membandingkan secara online kebutuhan hotel juga menyewa mobil. Tersedia melalui media online, bahkan bisa anda jadikan aplikasi mobile di  Android, iPhone, iPad, Window Phone, Blackberry, dan.perangkat window 8. Install saja melalui playstore. Dengan aplikasi tersebut, semua keinginan informasi penerbangan dan tempat menginap telah dalam genggaman anda.

Skyscanner diluncurkan pada tahun 2003 (wiih dah lama juga ya) dan telah mengklaim dirinya telah membantu 25 juta pengunjung setiap bulannya, dengan bantuan 400 karyawan yang mencakup 35 negara di 6 kantor global seperti di Edinburgh, Glasgow, Singapura, Beijing, Miami, dan Barcelona. Tersedia dalam 30 bahasa dan 70 mata uang. sehingga makin memudahkan kita membuat perencanaan penerbangan.


Rencanakan Liburan Anda!

Kesempatan kali ini, saya menghadiri workshop Smart Travel Planning di hotel Pullman Central Park, Jakarta. Acara ini dilaksanakan pertama kalinya oleh oleh Skyscanner bersama Garuda Indonesia dan Tiket.com. Kegiatan ini pun didukung dan disambut gembira oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Acara yang dihadiri oleh blogger dan media ini terselenggara untuk memberikan informasi kepada masyarakat Indonesia yang ingin dan senang bepergian supaya dapat merencanakan liburannya dengan cara yang cerdas, cermat, dan efisien. Sehingga tak perlu membuang waktu karena sudah mendapatkan keuntungan dari perencanaan yang matang.

Trend digital saat ini telah merubah cara wisatawan dalam merencanakan liburan. Mereka lebih menyukai pencarian melalui online. Meningkatnya pengguna internet di Indonesia membuat Skyscanner juga mengalami peningkatan jumlah aplikasi yang diunduh, demikian kata Tika Larasati selaku Marketing Manager Skycanner Indonesia. Untuk itulah Skyscanner menawarkan pilihan dan kemudahan dalam penggunaannya. Tidak dipungut biaya, karena pembelian tiket tetap diarahkan kepada jasa penjualan tiket yang dipercaya yaitu Tiket.com.

Instal terlebih dahulu dari aplikasinya di siniaktifkan, pilih destinasi anda, dan dapatkan tiketnya.








Periksa Gigi Gratis dan Berhadiah

Sore itu, ketika aku dan kedua anakku menyambangi musholla di Gandaria City Mall, ternyata yang justru terlihat di depan kami adalah:

 "Pepsodent Dental Expert Center". 

Wow, apaan nih? tempatnya menarik, full kaca transparan, terang benderang, serta tertata apik. Siapa pun pasti tertarik penasaran, apalagi terdapat banner bertuliskan: Cek Gigi, GRATIS, membuat kami tertarik mencoba, apalagi anak-anak sangat antusias (mau balonnya).

Di meja informasi aku bertanya kepada para petugas yang cantik-cantik itu, bagaimana proses agar kami bisa ikut pemeriksaan gigi gratis?.
tempat informasi dan registrasi
jadwal dokter gigi
Mereka menerangkan bahwa program ini bukan saja untuk anak-anak, namun juga untuk semua kalangan hingga lanjut usia. Di sini kita hanya akan diberi fasilitas konsultasi dokter, dan untuk tindak lanjutnya kita dibebaskan memilih dokter gigi dimana saja untuk penanganan masalah gigi tersebut.


Apa Yang Kami Lakukan Di Sana?

1. Kami diharuskan mengisi formulir pendaftaran dan tanda persetujuan. Dapat kartu mirip atm yang berisi nama-nama kami. Persis seperti mendaftar pasien baru di rumah sakit.


kartu yg bisa digunakan
disini tanpa daftar lagi.


2. Kemudian kami diharuskan menyikat gigi. Peralatannya sudah disediakan. Selma yang masih bergigi susu, diberi sikat gigi dan odol pepsodent anak-anak, sedangkan aku dan Shidqi mendapat sikat gigi tipe dewasa dan pasta gigi Sensitive Care. Ada wastafel dan gelas untuk kumur-kumur, anak-anak menggosok gigi sambil dibimbing bagaimana cara yang baik oleh petugas .

Eh, semua peralatan sikat gigi tadi BOLEH DIBAWA PULANG lho, asyik banget kan?

kumur-kumur dulu ya

oleh-oleh


3. Sambil menanti daftar antrian, anak-anak bisa menyaksikan berbagai bioskop mini yang menayangkan kisah-kisah tentang gigi sehat vs kuman yang menyerang. Tentu saja dalam bentuk kartun yang menarik. Ada tempat peragaan, mainan edukatif, dan gigi tiruan yang berukuran besar yang empuk.
Pokoknya, di dalam ruangan itu kita tidak akan merasa bosan, jika mau sholat dulu, musholla yang berada di samping itu bisa menjadi alternatif tempat menunggu giliran pemeriksaan gigi.

tivi berisi film singkat

bioskop mini

ruang tunggu di bagian dalam

gigi lampu

ruang tunggu bagian tengah

asik mainan


4. Tibalah saat kami bertiga dipanggil masuk ke dalam 1 ruangan untuk diperiksa. Disambut dokter dan suster yang ramaaah banget, membuat anak-anak sedikit tenang.

suasana di dalam ruang periksa


Satu persatu gigi diperiksa, lebih keren lagi diperiksa dengan bantuan kamera lho, kondisi gigi kami sangat jelas terlihat di layar monitor yang mirip televisi. Sang dokter yang menyebutkan kondisi gigi, sang suster mencatat.

Shidqi jadi berani karena bisa liat
 isi mulutnya sendiri.


5. Ketika di meja dokter, beliau menerangkan kondisi semua gigi dengan sangat detail, dengan bantuan komputer foto dan gambar-gambar gigi yang dilihat via kamera tadi diklik bagian per bagian bagaimana dan apa yang harus kami lakukan dengan gigi kami:

a. Kondisi Gigi Shidqi (8th),
Gigi susu yang beranjak menjadi gigi dewasa harus diperhatikan. Adanya lubang dan ternyata akar giginya mulai muncul gigi baru, maka gigi yang berlubang itu harus dicabut, tak perlu ditambal, kecuali jika gigi yang berlubang belum menunjukkan ada tanda-tanda gigi baru, maka cukup ditambal sementara dan tetap dijaga kebersihannya. Alhamdulillah kondisi gigi Shidqi cukup baik dan rapi.

b. Kondisi gigi Selma (4th),
Lain dengan Shidqi, gigi atas Selma sudah mengalami kondisi karies, nyaris habis. Dokter menyarankan harus disikat cukup lama agar zat yang ada di pasta gigi bisa menyerap sempurna. Gigi kariesnya tak perlu dicabut, karena masih berguna sebagai penunjuk arah calon gigi barunya.

c. Kondisi gigiku,
Hmm, karena sudah ada yang  missing alias ompong di bagian bawah, maka harus dipasang gigi palsu agar gigi lawannya yang berada diatas tidak turun. Gigi yang turun akan mempengaruhi bentuk gigi yang lain, bisa jadi akan memberikan pergeseran dan menyebabkan karies serta lubang.

Oyaa...
Gigi palsu ada 3 macam.
- Gigi palsu lepasan, bisa dilepas saat menyikat gigi dan dipasang kembali.
- Gigi palsu bentuk jembatan, akan ada 3 buah gigi buatan yang menyambung dan akan dipasangkan di sisi kanan kiri gigi yang masih utuh.
- Gigi palsu permanen, yang tidak bisa dilepas lagi, karena sudah ditanam sejenis pen kedalam gusu. Untuk gigi palsu jenis ini membutuhkan anestesi dan bedah kecil.

foto macam gigi palsu

Semua pertanyaan yang kuajukan dijawab dengan baik dan jelas oleh dokter. Termasuk keluhan sinusitis-ku, apakah berpengaruh dari gigi atas atau bukan. Pipi bagian yang terdekat dengan hidungku diketuk-ketuk, hingga ke arah pipi bawah yang mengarah ke gigi. Yang terasa nyeri posisi di dekat hidung, kata dokter sepertinya itu lebih ke arah sinusitis karena faktor sinus bukan faktor gigi. Aku disarankan segera periksa ke dokter spesialis THT.

OKE KEMBALI KE...


6. Selesai konsultasi kami diberi kertas rujukan berisi kondisi gigi, untuk dapat dipergunakan saat tindakan di dokter gigi langganan kita.

hasil pemeriksaan

7. Yuk kita lanjutkan ke meja registrasi tadi lagi, ambil lucky draw, (dapet tempat sikat gigi dan dompet, euy).. dan foto untuk dokumentasi.

hadiahnya dah dipakai

8. Selesai deh, bener, kita gak bayar, cukup bayar pakai senyuman dan ucapan terimakasih (walau masih terheran-heran, Pepsodent sudah makmur banget ya, kok baik banget, fasilitas gratis di tempat sekeren ini, hehehe..)
smile for you


Pepsodent Dental Expert Center, pokoknya kamu kereeeeenn..

Anda mau coba? datang saja ke Gandaria City Mall, Upper ground floor unit 35A. Kalau orang Bojong Gede seperti saya, bisa naik Commuter Line turun di Stasiun Tanah Abang, lalu naik lagi Commuter Line jurusan Serpong, eits tapi turunnya di Stasiun Kebayoran Lama. Teruuss.. Naik ojek ke Gandaria City bayarnya Rp. 10,000 aja kali, soalnya kemarin aku bawa anak-anak dan bejibun tentengan (ciee padahal cuma isi bantal doang dari JYSK, haha) jadi si abang meminta ongkosnya Rp.15,000.

Waktu kami datang, naik busway jurusan Harmoni-Lebak Bulus, turun di shelter Pasar Kebayoran Lama, lalu naik angkot bayarnya Rp.2000 aja, wong deket sih, jalan kaki juga bisa asal mau, hihi.

Cobain ya..

10 Tips Mengatasi Rumah Kecil Tanpa Berantakan



“Aduuh, rumahku mirip kapal pecah, pusiiing…”
Atau
 “Maaf yaa, datang ke rumah malah berantakan gini. “ Mulai sibuk menyingkirkan semua yang menghalangi langkah dengan tangan bahkan menggeser dengan kaki.

Hayo ngakuu, anda pernah seperti itu? Ya, aku juga, problema ini kerap dialami hampir seluruh ibu rumah tangga. Terlebih jika ibu seorang diri mengatur segala tetek bengek yang ada di dalam rumah, tak punya asisten rumah tangga. Syukur-syukur ada bapak-bapak yang mengalami hal ini (haha, maaf, biar sama-sama menikmati maksudnya, peace.. *nyengir).

“Ya gak apa-apa jeung, namanya juga ada anak kecil,” begitu biasanya mereka berujar. Entah ingin menghibur atau melegitimasi bahwa problemanya sama kok.

Tetap saja malu jika rumah terlihat berantakan. Tapi mau bagaimana ya? Si kecil memang senang bereksplorasi, rumah kecil, susah ngaturnya. Jujur sih, rasanya memang kekurangan tempat. 

Eh, eh, jangan pesimis dulu. Ingat yaa, kita ini sebagai panutan anak-anak. Jika sang ayah atau ibu pintar mengatur dan menata ruangan serta menjaga aturan di dalam rumah, yakin deh, semua akan terkendali. Anak-anak akan meniru dan mengikuti pola yang ada. “Itu di sana tempatnya, ini di sini tempatnya, “ begitu kira-kira.

Rumahku memang kecil dan kerap kali berantakan. Diberesin, berantakan. Kerjaan di rumah  belum selesai, belum masak, belum menjemur, belum balas bbm/WA/sms, belum nyuapin Selma, belum jemput si Shidqi, belum mencari artikel untuk sosial media yang kukelola. Arrgghh..

Hal inilah yang diangkat oleh JYSK bersama Vera Valentine Wijaya selaku Design Interior, ibu Yuna Eka, serta ibu-ibu blogger Sabtu lalu. JYSK hadir dalam rangka ingin memberi solusi setiap masalah yang ada. Terutama kondisi di dalam rumah yang kecil dan “padat” berisi dengan aktifitas anak-anak.

Tips & Trik Solusi Rumah Kecil

Menurut Vera Valentine, ada 10 (sepuluh) problema yang bisa diatasi dengan cara yang dapat membuat hidup kita lebih mudah dan efisien, seperti:

1.       Rumah selalu berantakan.
Coba perhatikan, apa yang terjadi? Ow..ow.. biasanya terjadi karena penempatan barang tidak teratur dan tidak pada tempatnya, setuju? Oke, solusinya adalah:
-          Carilah container/box besar yang bagus dan unik. Untuk dapat memasukkan barang-barang yang kecil-kecil seperti mainan anak-anak. Ajaklah mereka untuk bertanggung jawab membereskan mainannya selesai bermain. Pilihlah box yang disukai anak-anak, yang memiliki roda kokoh sehingga dapat dipindah ke sana kemari, serta bertutup agar tidak mudah terkena debu.
  -          Anda juga bisa menyimpan barang-barang di dalam container lainnya. Susun dengan rapi, maka akan terlihat sedap dipandang mata.

sumber foto: disini

-          Sebaiknya jangan menggunakan kardus. Selain tidak mempunyai nilai artistik, kardus tidak tahan lama, dan mudah rusak (apalagi jika dirayapi, hiiyy).

My Solution:
Niih, akhirnya menumpuk semua mainan di dalam box.



2.       Ruangan rumah sempit
Rumah kecil bukanlah mimpi buruk, apalagi banyak barang yang diperlukan. Siasatilah dengan:
-          Berikan cermin atau kaca lebar dan luas di sisi-sisi ruangan. Hal ini akan memberikan efek ruangan terlihat lebih luas dari sebenarnya.
-    Pilihlah furniture minimalis yang cantik dan tidak memberikan efek kusam dan membosankan
-          Jangan memilih furniture yang terlihat tebal atau besar, karena akan memberikan kesan ruangan semakin sempit.
-          Pilihlah furniture yang memiliki kaki-kaki penyangga tinggi, sehingga akan membuat kesan ringan.
-          Gunakan dinding untuk menyangga rak-rak yang digunakan menyimpan buku atau barang lainnya.

My Solution:
-          Memang asyik membuat rak-rak susun seperti ini, tidak harus ditempatkan di lantai yang rasanya membuat rumah terasa makin sempit.

 


 3.       Rumah tanpa ruang penyimpanan (gudang).
Ini nih yang sering menjadi kendala, banyak barang yaa otomatis harus banyak tempat penyimpanan. Makin sempit dong. Eh, tunggu:
-          Coba dapatkan furniture yang multifungsional. Ada lho kursi yang memiliki ruang untuk dapat digunakan untuk menyimpan barang. Buka, isi, dan tutup lagi.

sumber disini

-          Pilihlah lemari dengan sudut minimalis namun banyak memiliki ruang atau laci
-        Manfaatkan ruang kosong antara lemari dan plafon rumah, bisa kita isi box-box penyimpanan. Atau gunakan ruang kosong antara ranjang dan lantai.

My Solution:
-          Ini termasuk solusi gak? Haha, masih juga berantakan.


4.       Rumah tanpa taman
Biasanya ini terjadi di apartemen atau rumah tipe minimalis. Alaminya manusia dekat dengan alam hijau, jangan khawatir:
-          Gunakan tanaman plastik yang mirip dengan dedaunan atau ornament unik berbentuk tanaman.
sumber foto: disini
-          Belilah benda-benda yang menampilkan air mengalir, mengeluarkan gemericik air, dan berbentuk batu alam.
-          Buatlah polibag berisi tanaman sayur mayur yang dapat dipanen beberapa bulan, susun bertingkat atau berbaris di rak juga memungkinkan teras mini anda menjadi indah.


5.       Rumah sempit, anak aktif.
Bukan jadi alasan rumah sempit, anak-anak jadi tidak bebas bergerak. Buang kekhawatiran ibu. Takut jatuhlah, terbenturlah, nabraklah, memecahkan pajanganlah. Mereka akan terkekang dan menjadi bosan di rumah. Nah sekarang cukuplah anda:
-         Pilih furniture yang memiliki sudut aman, rounded, tidak tajam.
-         Segera memperbaiki baut atau paku yang menonjol sebelum dapat melukai anak-anak.
-        Pilihlah kursi yang terbuat dari busa dan kain, agar mengurangi bahaya benda tajam terhadap anak-anak.
-           Pilih tempat tidur anak yang memiliki ruang bermain di bawah ranjang kasur. Seru lho, seakan-akan mereka memiliki ruang privasi. Untuk anak yang masih kecil, pilihkan tempat tidur di posisi rendah agar tidak terjatuh.


6.       Ruangan tanpa area privasi.
Problemanya rumah atau apartemen adalah hanya memiliki sedikit ruangan, padahal kita ingin adanya area privasi. Solusinya adalah:
-          Pilihlah devider pembatas ruangan yang memiliki multifungsi dan berongga. Devider yang tertutup akan menambah kesan sempit ruangan.

Devider (sumber: di sini)

-          Pilihlah warna yang soft, dominan, dan satu aksentual pada pembatas ruangan berongga, seperti warna cream dengan putih, pink dengan biru muda, batasilah maksimal 3 warna

7.       Satu kamar untuk dua anak.
Biasanya ini terjadi ketika mereka mulai beranjak usia pra TK, keinginannya beracam-macam, selalu berebut dan tidak mau kalah. Mau dipindahkan tetapi belum punya kamar khusus masing-masing anak.
Jangan cemas, jadikan ruangan itu menjadi milik bersama, namun tetap batasi bahwa ini punya kakak, ini punya adik. Misalkan gunakan frame untuk dapat menyimpan hasil karya mereka. Berikan lemari kecil untuk masing-masing anak, hal ini akan membuat mereka merasa bertanggung jawab pada barang miliknya sendiri.

My Solution:
Memberikan area privasi masing-masing melalui warna sprei. Kakak tidur diatas, adik tidur di bawah. Ranjang bawah bisa dimasukkan ke bawah ranjang. Simple kan?




8.       Tempat tidur kurang rapi.
-          Pilihlah seprai sesuai ukuran kasur anda dan anak-anak, serta memiliki karet atau resleting. Hal ini menjaga agar sprei tidak mudah lepas dan berantakan.
-          Anda bisa membeli ranjang otomatis yang dapat dinaik turunkan dengan bantuan remote, sehingga memudahkan anda memasang seprei/bedcover.
Shidqi masih penasaran sama bed ini

-   Perhatikan duvets, pilihlah yang covernya dapat diganti. Tak perlu khawatir, ada cara gampang untuk mengganti sarungnya.



 
9.       Menyimpan Pernak-pernik tanpa berantakan.
Biasanya koleksi miniatur atau souvenir undangan pernikahan bentuknya lucu-lucu, gak mungkin disimpan begitu saja. Pajang dong. Boleh, tapi jangan sampai papah marah karena terkesan berantakan (stt, apa jangan-jangan kebalik, ibu yang sering cerewet, hihihi).
-          Buatlah pajangan anda stand out. Mirip dagangan yang akan dipamerkan, siapa tahu juga malah menjadi sumber rejeki.
-          Belilah rak minimalis yang berwarna putih, karena dapat memantulkan kesan mewah diantara souvenir yang beraneka warna, sehingga terlihat kontras.

10.   Kedatangan Tamu menginap.
Galau punya rumah sempit tapi kedatangan tamu dan mereka menginap? 
Tak perlu khawatir, coba deh gunakan kasur angin (bisa dikembang kempiskan), sleeping bag, ranjang lipat, bahkan sofa bed. Sofa bed bisa anda gunakan untuk duduk maupun menjadi kasur untuk tamu anda. 
 Jika tamu sudah pulang, semua bisa disimpan rapi tanpa berantakan. Meja lipat juga dapat dijadikan solusi untuk menaruh makanan dan minuman lebih banyak lagi.

Sofa bed


Solusi Alat Tidur Tamu

meja lipat (sumber JYSK)


Bergaya Scandinavia

Penasaran ya, kok furniture-nya unik dan fungsional banget. Ternyata memang dirancang bergaya Scandinavia (Finlandia, Denmark, Norwegia, Swedia, dan Islandia). Gaya rancangan ini dikenal sejak abad ke-19, berkesan sederhana, alami, dan efisien. 

Cirinya sebagian terbanyak terbuat dari kayu jenis bright tress (pinus) yang solid sehingga tahan lama, berkualitas. Berwarna lembut, alami, hangat dan bercahaya seperti beige, putih, kuning, merah cherry, dan turquoise. 

dok.pribadi

Mungkin karena di wilayah sana minim sinar matahari, sehingga di dalam rumah diciptakan sensasi cerah seperti suasana di outdoor. Penekanan pada terangnya lampu meja, lampu langit-langit yang indah dan ringkas. Dindingnya panel-panel kayu yang tersusun dengan warna putih atau hijau, lantainya juga terbuat dari kayu, laminasi atau papan putih gloss dilapisi pernis transparan. Waw, kebayang ya suasana romansa Eropa. Klasik namun mewah.

dok.pribadi

  Semua Ada Di JYSK

Semua furniture dan peralatan tadi bisa kita dapatkan di JYSK Scandinavian Living. Value, Function, dan in Style sesuai logonya. JYSK hadir di Indonesia sebagai toko perlengkapan rumah tangga pertama yang menawarkan barang-barang berkualitas, modern, efisien, durability. Dikemas dalam suasana berbelanja yang menyenangkan, sehingga dapat mengubah rumah anda yang biasa berubah menjadi luar biasa. Mereka yakin bahwa masyarakat Indonesia juga memiliki minat perabotan yang simple namun stylish.



dok.pribadi


 JYSK merupakan salah satu penyedia produk Scandinavia ini. Toko pertamanya justru ada di Aarhus Denmark yang dibuka pada tahun 1979. Di tahun 2014 ini telah memiliki lebih dari 2100 toko yang tersebar di 36 negara, termasuk Indonesia. Sudah dipercaya karena mempertahankan mutu dan designnya, sehingga mendapat pengakuan dari The Royal Danish Court bahwa JYSK sangat berkembang pesat pada kategori sleeping and living retail Industry.

Store ala Scandinavia ini menyediakan dalam 3 rangkaian harga yang terbaik, yaitu:
-          Basic (get a good product for a good price)
-          Plus (get extra comfort and quality)
-          Gold (get the absolute best quality that money can buy)
        
 So, tunggu apalagi? Datang saja, ada di Taman Anggrek Mall lantai 2 No. 213Sttt.. ada diskon 20-51% sampai tanggal 25 September 2014 (selama persediaan masih ada).  Soal harga, terjangkau dan tidak terlalu mahal seperti dugaanku. 

Selain berbelanja, anda akan dimanjakan dengan fasilitas bebas pengiriman, free installation dan free Danish refreshment corner.  Mau menikmati ice cream lembut seperti ini?
dok.pribadi
 
 Come on, welcome!
#kurasdompet
#MakeYourLifeEasier
#JYSKCorner

Follow Me by Email