Menyeimbangkan kegiatan olahraga dan organisasi sekolah untuk meraih prestasi adalah proses inspiratif yang dapat dilakukan semua orang. Hal ini bukanlah sesuatu yang mustahil jika dijalani dengan tepat. Bukti nyata keberhasilan ini telah ditunjukkan oleh Selma Zahira Adli, siswi kelas 9 SMPN 2 Cibinong. Ia berhasil membawa pulang medali perak sebagai Juara 2 kategori Poomsae Individual Junior Putri Taeguk 4 dalam ajang bergengsi CNN Indonesia Taekwondo Championship 2.
Kejuaraan
berskala nasional tersebut digelar pada 14–16 November 2025 di GOR Ciracas,
Jakarta Timur. Kompetisi ini merupakan kolaborasi besar antara Kementerian
Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI),
Jakarta Taekwondo, dan CNN Indonesia guna menjaring sekaligus mengasah potensi
atlet-atlet masa depan Indonesia.
Dalam kejuaraan ini, Selma tidak berjuang sendirian. Bersama beberapa atlet tangguh lainnya dari Dojang Master Sacti, mereka datang membawa misi besar untuk memperebutkan predikat juara bergengsi di tingkat nasional, baik pada kategori Kyorugi (tanding) maupun Poomsae (jurus). Kerja keras tim ini pun berbuah manis dengan meraih deretan medali emas dan perak.
Pada
kategori yang diikutinya, Selma pun harus berhadapan dengan atlet-atlet yang
usianya lebih matang. Namun, sebagai pemegang sabuk biru, Selma Zahira Adli tetap
menunjukkan ketenangan luar biasa dan presisi gerakan saat memperagakan jurus
Taeguk 4 di hadapan para juri. Ketatnya persaingan di kelas Poomsae
individual junior putri tidak menyurutkan mental bertarungnya hingga ia
berhasil mengamankan podium kedua.
Konsistensi Berlatih Sejak Dini
Pencapaian tingkat nasional ini bukanlah sebuah keberuntungan instan, melainkan buah dari kesabaran panjang yang telah dirintis Selma sejak dini. Ia mulai berlatih taekwondo sejak duduk di bangku kelas 4 SD. Dedikasi ini juga telah melahirkan beberapa prestasi sebelumnya yang berhasil membantu Selma masuk ke sekolah impiannya melalui jalur non-akademik prestasi olahraga.
Tahun demi
tahun ia lewati dengan disiplin latihan fisik, penguasaan teknik, dan penempaan
mental bertarung. Meski sesekali rasa bosan dan lelah melanda, Selma selalu
berhasil bangkit. Mengingat kembali banyaknya manfaat positif di balik disiplin
olahraga ini menjadi bahan bakar utama yang membuatnya kembali bersemangat.
Tetap Aktif Berkontribusi di Sekolah
Selain rajin
berlatih di matras taekwondo, Selma Zahira Adli juga fokus mengembangkan kemampuan
kepemimpinannya. Ia mampu menjaga keseimbangan yang baik antara prestasi
non-akademik dan kontribusi sosial di sekolah. Di luar jadwal latihan taekwondo
yang padat, Selma ternyata sangat aktif di lingkungan SMPN 2 Cibinong.
Selain dipercaya menjadi pengurus kelas, Selma mengemban peran penting di dua organisasi sekolah sekaligus:
- Pengurus
OSIS Sekbid 4: Aktif
mengonsep dan menjalankan program pembinaan prestasi akademis, seni, dan
olahraga bagi seluruh siswa sesuai minat mereka.
- Wakil Ketua Doea Muslim Community (DMC): Menjadi penggerak utama dalam berbagai kegiatan keagamaan, pembinaan karakter, dan pemberdayaan siswi muslimah di sekolah
Kunci Sukses Raih Prestasi Olahraga dan Berorganisasi
Seluruh
rangkaian kompetisi di GOR Ciracas menjadi pengalaman luar biasa dan
penyemangat besar bagi karier masa depan Selma. Proses panjang dari latihan
keras sejak kecil, menumbuhkan semangat dan kesabaran dalam menghadapi ketatnya persaingan kejuaraan, hingga manajemen waktu yang
ketat telah membentuk mentalitas unggul dalam dirinya. Ini merupakan kunci
utama dalam meraih prestasi.
"Kejuaraan
ini menjadi pengalaman berharga sekaligus penyemangat untuk terus meraih
prestasi yang lebih tinggi. Taekwondo mengajarkan saya kedisiplinan dan mental
yang sangat membantu dalam menjalankan tugas organisasi di sekolah, bahkan
untuk bisa meraih sekolah impian," ungkap Selma penuh semangat.
Kisah Selma
membuktikan bahwa usia muda dan padatnya aktivitas organisasi bukanlah halangan
untuk mengukir prestasi tingkat nasional. Semoga medali perak di CNN Indonesia
Taekwondo Championship 2 ini menjadi batu loncatan baginya untuk terus
berkembang menuju sabuk tertinggi dan menginspirasi pelajar lain di seluruh
Indonesia.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Agar tidak spam pada komentar, gunakan akun Google kamu. Atau kirim email ke: info.narasilia@gmail.com. Thank you ❤