Agustus 27, 2016

Waspadai Kurang Minum Saat Bermain Pada Anak


Waspadai Kurang Minum.

Dunia anak memang dunia bermain. Setiap saat anak-anak pasti ada mainnya. Lagi makan, main sendok. Lagi mandi, main air. Lagi pakai baju, main-main. Ketemu pasir, main pasir. Bahkan saat sholat saja kadang masih suka main-main. Heuu..

Bermain merupakan proses belajar yang tidak pernah membosankan. Cara mereka mengenal, mengetahui, mempelajari segala benda yang mereka temui melalui bermain. Jadi sebenarnya main itu penting untuk membentuk kecerdasannya.

Anak banyak bergerak, banyak kegiatan, banyak main, adalah anak sehat dan cerdas. Ya kan? bukan anak nakal lho. Ayo, coba bandingkan dengan anak yang lesu, lemas, malas main, pasti karena mereka sedang sakit.


Ajari Kebiasaan Sering Minum Yang Baik Sejak Kecil.


Yayaya..
Bermain memang penting. Tetapi makan dan minum juga penting. Terutama minum nih. Banyak bergerak dan berfikir bisa menyebabkan suhu tubuh meningkat dan keringat banyak keluar. Kemudian muncul rasa haus ingin minum sebagai alarm tubuh, memberi tanda bahwa tubuh perlu asupan cairan, agar mencegah dehidrasi dan panas dalam tubuh.


Makanya tak heran, jajanan minuman laris manis dibeli anak-anak. Karena mereka memang banyak bergerak dan gampang haus.

Jika saja asupan cairan dalam tubuh berkurang, akibatnya bisa beresiko buruk. Bisa mengakibatkan dehidrasi dan panas dalam. Bibirnya kering pecah-pecah, tubuh terasa panas, gangguan ginjal, konsentrasi terganggu, darah mengental sehingga tekanan darah terpacu, emosi pun kurang stabil. 

Menurut Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi, angka kecukupan air untuk anak usia 1-3 tahun dibutuhkan sebanyak 1.2 liter, usia 4-6 tahun sebanyak 1.5 liter, dan usia 7-9 tahun sebanyak 1.900 liter. Lebih dari 10 tahun pasti lebih banyak. Jadi dipekirakan anak membutuhkan cairan sebanyak 4-8 gelas ukuran 250ml perhari.

Sayangnya, tidak semua orangtua, anggota keluarga dan anak-anak sudah membiasakan minum sesering mungkin dan tidak tahu minuman yang sehat untuk dikonsumsi.

Membiasakan minum saat bermain maupun beraktifitas sebaiknya dilakukan sedini mungkin, layaknya kita membiasakan mencuci tangan sebelum makan dan mencuci kaki sebelum tidur.

Aku ajari hal tersebut kepada Shidqi dan Selma mulai sejak kecil agar selalu terbiasa hingga dewasa nanti. Jika sudah biasa, otomatis anak-anak akan disiplin melakukan semua atas kesadarannya sendiri. Setiap pulang bermain harus cuci tangan dan kaki terlebih dahulu, kemudian minum sesering mungkin.

Manfaat minum bagi kesehatan adalah:
  • Memperlancar sistem pencernaan
  • Mengeluarkan kotoran dan racun melalui urin
  • Memperlancar buang air besar
  • Membantu pembentukan sel tubuh
  • Membantu mengalirkan nutrisi makanan di dalam tubuh
  • Membantu konsentrasi belajar sehingga daya tangkap anak semakin baik.

Anak cerdas itu harus didukung kesehatannya juga, sehingga tumbuh kembangnya lebih optimal. Mencegah itu lebih baik daripada sakit. Jadi jangan dilarang ketika ada anak sedang belajar di kelas mendadak minta izin minum. Mungkin mereka sudah lelah berkonsentrasi dan memang segera membutuhkan minum agar metabolisme tubuh tetap stabil.

Minuman yang baik dikonsumsi sebaiknya juga dikenalkan kepada anak-anak. Jangan lupa pilihkan yang tepat. Kenalkan kepada mereka minuman yang baik dan sehat seperti air putih, susu, jus buah, air kelapa, larutan penyegar.

Hindari minuman yang beresiko buruk untuk tubuh seperti minuman bersoda, memakai pewarna, perasa dan pemanis buatan, bahkan menggunakan pengawet yang berlebihan.

Ngeri ya jika mereka jajan minuman sembarangan, apalagi kalau beli minuman di pinggir jalan, terus airnya gak tahu berasal dari mana. Hiyy.. *keseringan nonton investigasi.

Jadi mulai sekarang marilah kita sadari pentingnya minum dan segera ajak anak-anak menyadari bahayanya kurang minum.






8 komentar:

  1. Anakku alhamdulillah pada suka minum air putih.
    Eh, malah emaknya yang kadang lupa minum :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe atuh mamanya minum juga ya mbak :-)

      Hapus
  2. duuhhh, ini nihh...banyak minum air putiih... yg suka diabaikan bnget oleh anakku, ketambahan emaknya lupa2 melulu untuk mengingatkaaan

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ya mbak, itu dia yg harus kita mulai sbg pembiasaan :-)

      Hapus
  3. Ish..ish... saya nya aja sering lupa kok. Sekarang di samping laptop harus ada air putih.
    Eh, anak tetangga disini nggak pernah lupa minum, buktinya kalau ke rumah minta minum terus, hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iya ya, mgkn saking super sibuknya kita jd lupa minum :-)

      Hapus
  4. Aku kalau minum banyak banget. Apalagi pas abis sepedaa, kalo kata teman-teman aku kayak onta. Minumnya buanyak :-D :-D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha wah bagus tuh pak semoga nular kepada lingkungan sekitar

      Hapus

Hallo teman, terimakasih banyak sudah membaca dan berkunjung ke sini. Tinggalin jejak dong dengan komentarmu, seneng banget rasanya.

Eh iya, tapi mohon maaf, komentarnya tetap dimoderasi agar terhindar dari spammer. Jika ingin berdiskusi lebih lanjut, monggo hubungi saya via email di: bunda.shidqi@gmail.com