Langsung ke konten utama

Contact Me


Assalamu'alaikum
Hallo pembaca yang baik, semoga senantiasa sehat dan bahagia ya.

Jika anda ingin memberikan ide, saran, kerjasama, atau berdiskusi dengan saya, silahkan mengisi form di bawah ini, terimakasih.

Name :


Email:


Message:




Komentar

Pos populer dari blog ini

Terapi Uap di Rumah Saja

Shidqi itu anak yang paling sering terserang penyakit. Kadang batuk, muntaber, pilek, lama-lama sesak nafas, dahaknya terdengar becek namun sulit keluar, akhirnya keluar dengan sering disertai muntah. Sebalnya jika ini bersamaan ketika dia sedang makan. Setiap makan, batuk, lalu muntah. Sedih dan gregetan melihat badannya makin kurus saja, nafasnya juga tersengal-sengal diiringi demam. 
Sudah tiga hari Shidqi demam tinggi, batuk, pilek berat, dan keliatan sesak nafas. Perut, dada, lehernya kembang kempis, terlihat cekung dalam dan naik turun. Tak tega lihatnya.
"Anak ibu terkena asma", jawab seorang dokter ketika kami membawa Shidqi berobat ke dokter anak.
Ahhh, semudah itukah anakku dibilang asma?
Kaget, bingung, dan penasaran. "Kan cuma batuk pilek, dok. Kayanya gak ada keturunan asma deh", sanggahku.
"Asma bisa jadi karena alergi debu, dingin, dan kuman", kata dokter sambil menuliskan surat rujukan pada secarik kertas dan memberikannya kepada suster. "…

Mari Belanja di Koperasi Pabrik Khong Guan

Jika anda pernah tinggal di kawasan Cibubur-Ciracas Jakarta Timur, pasti tahu kan pabrik Khong Guan yang bertempat di jalan Raya Bogor km.26, posisinya persis di samping swalayan Naga. Di halaman depan terpasang baliho berbentuk kaleng biskuit yang fenomenal.

Setiap melewatinya pada sore hari, pasti tercium aroma biskuit yang harum dan manis semerbak keluar dari sana. Pertanda biskuit sedang diproduksi. Cukup membuat kenyang walaupun perut masih keroncongan.

Seingatku, tahun 80-an dan aku belum bersekolah, pabrik itu sudah ada. Jika pulang kantor, Ayah sering membawa oleh-oleh berupa biskuit remahan di dalam kaleng besar, isinya banyak. Katanya beli di koperasi pabrik Khog Guan. Kenapa disebut remahan? karena di dalamnya terdapat aneka biskuit yang sudah patah, remuk, tidak layak bentuknya, dikumpulkan dan dijual kembali dengan harga cukup terjangkau.



Namanya anak-anak, meskipun bentuk biskuitnya jelek, tetapi tetap senang makan biskuit. Campuran antara remahan biskuit dan krimnya te…