10/24/2017

Ajari 7 Hal Penting Pada Anak Yang Beranjak Remaja

Setelah membahas film remaja keluarga 'My Generation' kemarin, aku jadi merasa kalau kami harus siap menghadapi kondisi anak remaja jaman now. Apalagi setelah membaca hal-hal yang harus diajari pada remaja dari artikel di Kumparan.com, rasanya jadi punya tugas baru sebagai orangtua nih.

Bertambahnya usia Shidqi tentu membuat aku dan ayahnya harus lebih jeli dalam mendidik dan membimbingnya menjadi pribadi yang lebih mandiri. Tahun depan dia akan memasuki masa sekolah menengah pertama, sudah saatnya mengarahkan kemampuannya mengurus dirinya sendiri, agar tidak selalu bergantung kami, orang tuanya.
Masa remaja adalah masa mencari jati diri. Sebelum terlambat, Shidqi sudah kami ajari beberapa hal yang mudah dikerjakan sesuai usianya. Diharapkan akan menumbuhkan jiwa bertanggung jawab dan menjadi remaja yang baik secara personal.


Apa saja yang dapat diajarkan orangtua pada anak yang beranjak remaja? 
1. Bisa Memotivasi Diri Sendiri

Sekarang kami sering ngobrol, terutama mengenai masa depannya, termasuk mengenai masa akil balig, bagaimana sebaiknya mengisi masa remajanya nanti. Kami mengajarinya dengan akhlak dan iman, sehingga sudah tumbuh percaya kepada Allah sehingga jika dia mengalami kesulitan, akan kembali bangkit dengan motivasi yang ada dalam dirinya sendiri.
Masa depannya nanti dia ingin menjadi masinis, kecintaannya terhadap kereta api muncul sejak kecil, karena setiap pergi ke sekolah melihat kereta commuterline melintas. Hal ini membuat kami jadi ikut mendukungnya dan mengarahkan harus kemana dia bersekolah. Akhirnya dia termotivasi untuk rajin belajar agar dapat masuk ke sekolah masinis di Jogjakarta.

2. Bicara Sopan Dengan Orang Lain

Kami mengajari Shidqi agar bisa berkomunikasi dengan orang lain dengan baik, terutama dengan orang asing. Sedapat mungkin harus tetap sopan, tidak kasar dan waspada. Mengajaknya dia bergaul dengan berbagai teman, berani bertanya kepada petugas mall, kereta, dan dimana saja. Ini mengajari dia agar juga lebih percaya diri.

3. Biasa Bangun Pagi

Sejak dini, setiap anak harus mampu bangun pagi. Tidur jangan terlalu malam dan pasang alarm lebih pagi agar mereka bisa melakukan hal penting lainnya sebelum berangkat sekolah. Seperti sholat subuh, mandi, menyiapkan makanan dan minum untuk sarapan. Kebiasaan ini juga baik bagi kesehatannya.

4. Membuat Bekal/Makanan Sendiri

Membiasakan anak untuk mampu menyiapkan bekal seorang diri adalah hal yang wajar. Ajari mereka mau masak air, mendadar telur, yah minimal bikin mie goreng. Shidqi sudah kuajari. Dia sudah mahir di dapur jika ingin makan dan minum teh. Hal ini tentu bisa meningkatkan kreativitas anak. Biarkan mereka berkreasi. Manfaat lainnya anak bisa mandiri saat kita sakit atau pergi.

5. Mencuci Piring dan Baju

Biasakan anak mencuci piringnya sendiri setelah makan dan minum, supaya cucian piring tidak menumpuk. Mengajarkan hal ini akan membuat anak terampil dalam kebersihan dapur.
Ajari 7 Hal Penting Pada Anak Yang Beranjak Remaja

Anak juga bisa diajari bagaimana cara mencuci bajunya. Kenali cara merendam pakaian bernoda, cara membilas, dan menjemur. Ini penting dibiasakan, agar hidup sehat mulai dari peralatan makan dan pakaiannya. Mencuci baju memang tidak bisa setiap hari, tapi mungkin bisa disuruh saat hari libur di akhir pekan.


6. Pergi Belanja Keperluan Rumah

Meskipun berbelanja keperluan rumah tangga merupakan tugas bundanya, tapi kupercayakan pekerjaan tersebut kepada Shidqi. Membeli beras, telur, kerupuk, tahu, tempe, sayur, sebagai bahan makanan yang penting. Juga mengajari membeli alat rumah tangga seperti peralatan mandi, deterjen, pel, sapu.
Cara ini akan melatih mereka untuk berani dalam berinteraksi dengan penjual, memahami apa yang dibutuhkan di rumah. Oya, jangan lupa berikan uang lebih sebagai bonus agar anak bisa memilih benda atau makanan yang mereka inginkan saat belanja. Semacam upah kali ya..

7. Berani Pergi Sendiri

Sudah waktunya membiarkan anak belajar pergi sendiri. Misalkan naik sepeda ke sekolah, naik angkutan umum, seorang diri. Berikan kepercayaan penuh kepada anak maka semuanya akan berjalan baik-baik saja, termasuk saat anak menaiki kendaraan umum ke sebuah tempat.
Jangan lupa ajari tentang keselamatan di jalan, tidak lengah, selalu waspada. Kalau Shidqi sudah berani naik sepeda. Aku ajari menjaga diri, cara menyebrang, selalu berdoa memohon keselamatan kepada Allah.
***
Itulah tips mengajari anak yang beranjak remaja pada hal-hal yang penting dilakukan sebagai bekal kemandiriannya. Bagaimana dengan anda, hal apa lagi yang perlu diajari??

Sumber kutipan: Lifestyle kumparan.com

9 komentar:

  1. Save dulu. Pasti akan berguna beberapa tahun lagi. :D Anakku masih kelas 1 SD sih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap.. Semoga dede menjadi anak yg cerdas kebanggaan ayah bunda ya :)

      Hapus
  2. Wah, poin-poinnya bagus dan penting semua. Suka! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih byk Indi sayang

      Hapus
  3. kalo udah punya anak penting banget nih... bookmark dlu sampe nikah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siiip.. Semoga cepet dpt jodohnya yo bang hehe

      Hapus
  4. intinya poin2 tanggung jawab dan keberanoan harus dipupuk ya mbak

    BalasHapus
  5. Semuanya harus dipupuk sedini mungkin ya, Mbak. Tapi jangan lupa untuk mengajak anak berdiskusi ya.

    BalasHapus

Hallo teman, terimakasih banyak sudah membaca dan berkunjung ke sini. Tinggalin jejak dong dengan komentarmu, seneng banget rasanya.

Eh iya, tapi mohon maaf, komentarnya tetap dimoderasi agar terhindar dari spammer. Jika ingin berdiskusi lebih lanjut, monggo hubungi saya via email di: bunda.shidqi@gmail.com

Author

Foto saya

Supermom, blogger, publisher, pengelola onlineshop, lulusan bidang nutrisi, mencintai kehidupan sederhana dan harmonis, suka naik kereta, makan rujak, dan penikmat musik klasik. Contact Person: bunda.shidqi@gmail.com

Follow By Email