Diabetes Jadi Bebanmu? Ayo CERDIK.

Hai, kamu.. 
Iya kamu.. 

Masih suka makan makanan berlemak? 
Masih doyan minum minuman manis? 
Masih suka menghisap rokok? 

Lebih memilih naik motor daripada jalan kaki saat ke warung? 
Malas bergerak? 
Berat badan makin susah diturunkan? 

HATI-HATI..
Bisa jadi kamu akan mudah terkena diabetes. Bisa jadi beban lho. 


Hidup dengan pola buruk seperti yang kusebutkan tadi, bisa menjadi pemicu munculnya penyakit ini. Meskipun tidak menular, tetapi berbahaya, apalagi kalau sudah komplikasi. Bisa menjadi penyebab kebutaan, serangan jantung, gagal ginjal, stroke, kakimu bisa diamputasi. Bahkan menjadi penyebab kematian ke lima di dunia.

Di Indonesia sendiri, diabetes dengan komplikasi merupakan penyebab kematian tertinggi ketiga. Urutan kedua di Asia Tenggara. Juga menempati urutan ke tujuh di dunia. Wow, ajib. Berarti kita-kita ini bisa jadi termasuk di dalam urutan tersebut.


http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/diabetes-jadi-bebanmu-ayo-cerdik.html

Isshhh, jangan sampai deh.

Menurut Riskesdas, sejak tahun 2007 hingga tahun 2013 kecendrungan diabetes meningkat sekitar 6.9%. Kondisi ini terjadi setiap tahun. Ngerinya, dua pertiga orang penderita diabetes hampir tidak menyadari bahwa dirinya sudah sakit. Jadi seharusnya 80% bisa dicegah, eh malah jadi kebablasan.


http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/diabetes-jadi-bebanmu-ayo-cerdik.html

Diabetes bukan saja menjadi beban kesehatan, tetapi sudah menjadi beban ekonomi negara lho. Dalam sekala kecil, tentu saja menjadi beban keluarga. Produktifitas penderita diabetes akan menjadi menurun dan pengeluaran untuk membeli obat tentu saja banyak dan mahal. 

Jika tak bisa dicegah, diestimasikan hingga 25 tahun ke depan, kerugian hingga 1.7 triliun dolar karena diabetes. Ini penting kita ketahui, karena menurut proyeksi jumlah kasus rawat jalan dan rawat inap tahun 2014-2019 beban pengeluaran kesehatan untuk diabetes sebesar 313, 64 miliar. *Jeboool...

Makanya diabetes menjadi salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang telah ditetapkan targetnya oleh Sustainable Development Goals (SDG) agar dapat dikurangi sebanyak 1/3. Demikian pula WHO telah mengeluarkan rencana aksi untuk pencegahan dan pengendalian dari tahun 2013 hingga tahun 2025.

Salah satu sasarannya adalah menghentikan pertumbuhan jumlah diabetes dan obesitas. Demikian juga kementrian kesehatan RI juga sedang menggalakkan kampanye "Cegah, Obati, dan Lawan Diabetes."


WHO menjadikan diabetes sebagai tema kampanye kesehatan sedunia. Bahkan tanggal 14 November besok, kita akan memperingati Hari Diabetes Dunia (World Diabetes Day). *Baru tahu kan? samma..


Siapa saja yang bisa 
terkena diabetes?

Sebelumnya, kita perlu tahu dulu nih. 

Diabetes itu adalah kondisi kadar gula (glukosa) dalam darah seseorang jumlahnya meningkat tinggi. Sedangkan pankreas yang menghasilkan insulin mengalami masalah, tak dapat memecah gula yang dikonsumsi menjadi energi. 

Diabetes lebih dikenal orang awam sebagai penyakit kencing manis. Iya pipisnya manis. Semut saja bisa ditemukan pada celana dalam penderita diabetes, ini beneran, bukan hoax.


Bisa jadi kita juga terkena. Nih, ini dia beberapa kelompok yang dapat terkena:

  • Pra diabetes, seseorang yang memiliki kadar glukosa darah lebih tinggi dari normal, tetapi tidak cukup tinggi untuk divonis sebagai penderita diabetes. Ini nih yang PERLU diwaspadai. Karena jika kita berada diposisi ini, dan tidak menjaga pola hidup sehat, dijamin 5 tahun mendatang kita bisa terkena diabetes tipe 2.
  • Diabetes tipe 1 (diabetes juvenile), lebih banyak diderita oleh anak-anak dan remaja. Tubuhnya tidak bisa memproduksi insulin karena adanya kerusakan pankreas. Terapi dan pengobatannya berupe pemberian suntikan insulin seumur hidupnya.
  • Diabetes tipe 2, lebih umum terjadi saat dewasa karena pola hidup kurang sehat, obesitas. Insulin yang tersedia di dalam pankreas sudah tak bisa lagi memenuhi kecukupan normal. Pengobatannya sebagian besar bisa dilakukan banyak berolahraga, diet makanan sesuai takaran, minum obat, dan suntik insulin jika gula darah sangat tidak bisa terkontrol.
  • Diabetes gestasional, sering diderita oleh ibu hamil. Meskipun nanti setelah melahirkan kadar gula darahnya normal, tetapi beberapa tahun kemudian, dia bisa juga tekena diabetes tipe 2.

Apa tanda-tanda kita 
terkena diabetes? 

Perhatikan diri kita, adakah salah satunya merasakan hal-hal seperti:


  • Buang air kecil lebih sering (poliuria)
  • Sering merasa lapar dan makan berlebih dari porsi biasanya (polifagia)
  • Merasa sering sangat haus dan minum terus (polidipsia)
  • Berat badan menurun, padahal makan banyak
  • Pandangan mata merasa kurang jelas, karena bisa jadi kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan lensa mata membengkak
  • Ada rasa kebas pada bagian tangan dan kaki
  • Tubuh sudah mulai sulit melawan infeksi, akibatnya luka pada kaki sulit sembuh.

Nah kalau sudah ada tanda-tanda seperti ini, sebaiknya kita cek gula darah ya bu, pak. Lebih baik langsung cek darah lengkap di laboratorium, hasilnya lebih akurat dibanding kita hanya mengecek gula darah melalui tetesan darah dari ujung jari.




Faktor Apa Saja Yang
Beresiko Diabetes? 

Menurut survey Riskesdas, banyak faktor yang dapat menyebabkan kita beresiko diabetes, seperti:

  • Faktor keturunan
  • Kegemukan (obesitas)
  • Hipertensi
  • Bertambahnya usia
  • Kurang aktifitas fisik
  • Banyak makan dan minum junkfood atau instan
  • Sering minum alkohol

Yuhuu, nah..nah.. sebaiknya kita ubah pola diatas itu agar tidak mudah terkena diabetes. Lakukan sesuatu yang bermanfaat seperti nanti dijelaskan berikut ini.




Cegah, Obati dan Lawan Diabetes 
Dengan CERDIK

Awal bulan lalu, aku berkesempatan mengikuti acara Jumpa Blogger bersama Sun Life Finansial dan kementrian Kesehatan Repubik Indonesia di Cafe XXI Plaza Indonesia. Di sini kami mendapatkan banyak ilmu mengenai diabetes bersama pakarnya. 

Ada dr. Lily S. Sulistyowati, MM. selaku direktur penyakit tidak menular (P2PTM) Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Beliau mengajak kita untuk mencegah, mengobati dan melawan diabetes dengan CERDIK.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/diabetes-jadi-bebanmu-ayo-cerdik.html
dr. Lily S. Sulistyowati, MM

Diabetes tidak dapat disembuhkan, tetapi bisa dicegah dan dilawan. Dengan cara pola Cerdik. Bukan sembarang cerdik, tetapi ini merupakan singkatan yang dibuat agar kita selalu ingat dan waspada.

Bagaimana caranya menjalani Cerdik? 
C-E-R-D-I-K.
  • Cek kesehatan, dengan teratur agar dapat mengendalikan berat badan, dapat memeriksa gula darah, periksa tensi darah, dan kolesterol
  • Enyahkan asap rokok dan jangan lagi merokok
  • Rajin lakukan aktifitas fisik minimal 30 menit sehari, seperti joging, berolahraga rutin. Upayakan lakukan dengan benar dan teratur serta terukur
  • Diet seimbang dengan mengkonsumsi makanan sehat dan seimbang, serta bergizi. Konsumsi buah dan sayur setiap hari. Dan kurangi konsumsi gula, maksimal 4 sendok makan. Hindari minuman bersoda, dan makanan manis.
  • Istirahat yang cukup. Sebaiknya kurangi begadang.
  • Kelola stress dengan baik dan benar. Lakukan bersosialisasi dan berkumpul dengan orang-orang yang semangat hidup sehat.

Bagaimana Cara 
Mengobati Diabetes?

Jika anda, aku, kita, sudah merasa memiliki gejala dan pola hidup yang beresiko terkena diabetes, mari, jangan anggap mitos diabetes itu bukan masalah besar. SEGERA pergi ke dokter spesialis Endokrinologi khususnya diabetes.

Seperti yang dihimbau oleh Profesor Dr. dr. Sidartawan Soegondo, Sp.PD, KEMD, FACE selaku ahli bidang diabetes dan guru besar ilmu penyakit dalam bidang Endokrinologi FKUI, bahwasanya diabetes jangan dianggap remeh.

Beliau hidup dalam keluarga yang mengidap diabetes. Banyaknya yang meninggal karena penyakit ini membuat beliau terpacu untuk mendalami ilmu khusus diabetes dan menjaga pola hidup sehat. Terlihat dari wajah dan tubuhnya yang nampak bugar dan sehat meskipun usianya sudah lebih dari 70 tahun, menandakan bahwa beliau sangat konsisten mencegah dan melawan diabetes.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/diabetes-jadi-bebanmu-ayo-cerdik.html
Prof. Dr. dr. Sidartawan Soegondo, Sp.PD, KEMD, FACE
Beliau menjelaskan, pola hidup yang semakin memanjakan kita untuk malas bergerak membuat resiko diabetes semakin meningkat dari tahun ke tahun. Seperti contoh, untuk pergi ke depan gang saja kita lebih memilih ojek, lalu naik angkot, sehingga kita malas berjalan kaki yang justru lebih menyehatkan.

Ketika kita memeriksakan diri, ada beberapa tes untuk memperkirakan kadar gula darah, seperti:
  • Gula Darah Sewaktu (GDS) : jumlah gula darah diperiksa saat waktu itu juga. Jika nilai GDP ≥ 200 mg/dL artinya kita telah mengidap diabetes
  • Gula Darah Puasa (GDP) : jumlah gula diperiksa setelah pasien puasa selama 8-10 jam. Dilakukan pada pagi hari sebelum sarapan. Nilai GDP ≥ 126 mg/dL bisa dikatakan juga mengidap diabetes
  • Hemoglobin Glikat (HbA1C) : jumlah gula darah diperiksa setelah kontrol selama 3 bulan terakhir. Jika HbA1C ≥ 6.5% menunjukkan adanya diabetes
  • Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO) : jumlah gula darah diperiksa setelah puasa dan dilanjutkan 2 jam kemudian setelah minum glukosa. Jika nilai 2 jam 200 mg/dL artinya kita telah mengidap diabetes. 

Jika sudah terdiagnosa diabetes, dokter akan meresepkan obat minum dan suntik insulin. Insulin tidak ada yang berbentuk pil, sehingga alat suntik harus disediakan. Hal ini tujuannya untuk menjaga tingkat gula darah sebaik mungkin. 

Untuk diabetes tipe 1, insulin wajib diberikan. Sedangkan diabetes tipe 2 diberikan obat oral, jika obat ini sudah tidak memadai, barulah suntik insulin diberikan. Penata laksanaan ini harus rutin dan tak boleh berhenti. *Semangat ya kakaaak..

Pesan dr. Sidartawan agar kita juga melakukan pemeriksaan A, B, C agar diabetes dapat dikontrol dengan baik. 
Apa saja itu?
Pemeriksaan dan mengontrol meliputi:
A = A1C (kadar glukosa darah)
B = Blood Pressure (tekanan darah tinggi)
C = Colesterol (Kolesterol)


Mari Bergandeng Tangan 
Bersama Sun Life Finansial  

Setelah kita mengetahui pentingnya menjaga diri dari resiko diabetes, kita juga perlu menjaga finansial agar suatu saat mengalami sakit kronis kita sudah siap membayar pengobatannya. 

PT. Sun Life Finansial Indonesia menawarkan beragam produk proteksi dan pengelolaan kekayaan, termasuk asuransi kesehatan. Sudah lebih dari 150 tahun Sun Life Finansial bergerak dan dipercaya oleh seluruh bagian dunia. Berbagai penghargaan sudah diterima atas prestasinya hingga tahun 2015 lalu. Excellent..

http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/diabetes-jadi-bebanmu-ayo-cerdik.html
penghargaan Sun Life Finansial
Dalam hal ini Sun Life Finansial Indonesia mendukung penuh mencegah, melawan dan mengobati diabetes. Sun Life menyediakan asuransi khusus untuk penderita diabetes yang dinamakan Sun Early Critical Illness Rider (SECURE). Manfaat tambahannya 20% UP maksimal Rp. 250 juta atau USD 25.000

Ada pun ketentuan SECURE

Usia Masuk 
  • Pemegang Polis : 18 – 60 tahun
  •    Tertanggung       :   5 – 60 tahun
Masa Pembayaran Premi (MPP)
Mengikuti Produk Dasar atau hingga tertanggung usia 65 atau 88 tahun, sesuai pilihan.
Masa Asuransi
Hingga tertanggung usia 65 atau 88 tahun

Bukan dalam hal asuransi saja. Bersama Divisi Metabolik Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, PT. Sun Life Finansial Indonesia juga telah membangun sebuah poliklinik terpadu diabetes mellitus pada bulan November 2015 lalu.

Sarana ini bertujuan untuk melayani pasien dan mengedukasi keluarga agar diabetes tidak berkembang menjadi komplikasi. Sudah banyak kegiatan yang dilakukan untuk mengedukasi masyarakat agar dapat mengatasi diabetes secara mandiri.

Penasaran? Jangan. Untuk mengetahui keterangan lebih lanjut anda bisa mencari informasinya di www.sunlife.co.id

Sudah faham kan pentingnya hidup sehat dan menghindari diabetes. Akhirnya mari kita jaga kesehatan, sebelum diabetes menjadi bebanmu.
Cegah sebelum semakin parah..!
Lawan semua pencetus resiko diabetes mulai sekarang..!
Obati diabetes secara teratur..!

#LAWANDIABETES, agar Indonesia #LEBIHBAIK.
AYO, KITA CERDIK.



Sumber tulisan:
beatdiabetes.id, sehatnegeriku.com, sunlife.co.id, Wikipedia, dan Dokumen pribadi
DILARANG COPY PASTE Tanpa Seizin Penulis.



Pakai Cutie Twee Tupperware, Menyusui Jadi Seru


Hai Mom pecinta Tuppy..
Di antara kita, kalau mendapat undangan event dari Tupperware, siapa yang bakalan menolak? Aiih, rugi banget. Apalagi kali ini, penyedia alat dapur yang terkenal dan jadi favorit ibu-ibu ini sedang memperkenalkan produk perlengkapan bayi terbaru dari #TupperwareBaby.

Temanya tentang menyusui dan ASI. Terutama untuk ibu bekerja. Wih, makin tak mau lah aku ketinggalan. Jarak Bojong Gede ke Mall Taman Anggrek menjadi terasa dekat. Hanya tinggal naik kereta menuju stasiun Cawang, dan dilanjutkan dengan busway jurusan Grogol. Done.. !!

Entahlah, kalau masalah ilmu seperti ini rasa penasaran itu tetap ada. Setiap pembahasan pasti ada sesuatu yang beda. Meski pun aku sudah mengalami menyusui dua kali, dan ditambah sekarang masih menyusui Syadid, anak ketigaku. Pokoknya kejar ilmu dan kejar bonus.. *teuteuup ya jeuung.


http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html
it's my inspiration

Tiba di sana, pas banget MC sedang membuka acara dan memberikan sambutan hangatnya kepada para mommy dan blogger yang hadir. Suasana acaranya santai, sambil mencicipi snack pagi yang dikemas dalam wadah Tuppeware kami mendengarkan penjelasan dokter spesialis kesehatan anak.


Apa sih yang dibahas dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K) ?

Tentu saja tentang menyusui. Memberikan susu kepada si kecil. Mau susu ASI maupun susu formula, silahkan.. Namun, sesuai hirarki (tingkatan derajat) menyusui bayi, ada urutan terbaik berikut ini:
  1. Posisi teratas adalah menyusui ASI secara langsung
  2. Selanjutnya ASI Perah,
  3. lalu ASI Donor yang telah dipasteurisasi, 
  4. dan pemberian susu formula menempati posisi terbawah.

Aku pun setuju dengan hal ini. Pernah kubaca dari penggalan Al-Quran pada surat Al Baqoroh:233, adalah himbauan dari Allah SWT dalam masalah menyusui. Tersirat jelas bahwa para ibu dianjurkan menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, sedangkan tugas ayah memberikan makanan dan pakaian. Jika ingin menyapih perlu dimusyawarahkan. Bahkan bayi kita dibolehkan disusui oleh seseorang yang dipercaya.

Begitu pun American Academy of Pediatrics (AAP) dan World Health Organization (WHO) pun merekomendasikan ASI adalah yang terbaik dan dianjurkan agar bayi mendapatkan hak disusui hingga usia 1-2 tahun lamanya.

Keistimewaan ASI segar memiliki komposisi Ig A, Ig M, Ig G, latoferin, lizosim, lipase, asam lemak bebas, dan asam linoleat. Zat-zat penting ini justru tidak ditemukan dalam susu formula. Alasan inilah yang menjadi acuan agar bayi patut mendapatkan ASI.

Bahkan ASI yang didonorkan pun masih lebih baik diberikan, dengan ketentuan harus discreaning sebelum diberikan kepada bayi. Pendonor harus sehat jasmani maupun rohani, tidak merokok, bebas penyakit menular, memiliki kehidupan keluarga yang baik. Dan sebelum ASI diberikan kepada bayi yang didonorkan, sebaiknya sudah dipasteurisasi agar bebas kuman dan penyakit.

Hebat, ya.. berkesinambungan ini namanya.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html


Dr. Ariani pun mengatakan, manfaat ASI dapat menurunkan angka resiko penyakit pada bayi, seperti:

  • Otitis Media Infection (infeksi pada telinga bagian tengah), resiko <50%
  • Upper Respiratory Tract Infection (infeksi saluran pernafasan atas/ISPA), resiko <63%
  • Lower Respiratory Tract Infection (infeksi saluran pernafasan bawah), resiko <72%
  • Asma, resiko <40%
  • Bronchiolitis (infeksi virus di saluran paru-paru), resiko <74%
  • Atopic Dermatitis (reaksi hipersensitifitas pada kulit), resiko <42%
  • Diabetes, resiko <30-40%
  • Obesitas, resiko <24%

Subhanallah, ASI bisa dikatakan sebagai imunitas alami, dapat mencegah berbagai penyakit.


Tapi, bisakah ibu yang bekerja atau meninggalkan si kecil tapi tetap ingin menyusui dengan ASI?

Bisa..!

Aku pernah.
Sudah banyak para ibu super yang melakukan jihad dan berjuang dengan keyakinan dalam memerah atau memompa ASI, menyimpan, dan kemudian memberikannya kepada si kecil.

Peralatan yang dibutuhkan pasti sudah anda ketahui. Seperti pompa ASI, botol susu, warmer, coolbag, dan lemari pendingin. ASI dapat disimpan pada suhu ruang dan lemari es. Bahkan dapat dibekukan. Jangan bingung, nih ada ketentuan suhunya, yaitu:

ASI Perah dapat disimpan dengan suhu:
  • Pada suhu ruangan (27-32°C), bertahan selama 3-4 jam.
  • Dalam Coolbag tertutup (0-4°C), bertahan hingga 24 jam.
  • Dalam lemari es (<4°C), bertahan hingga 3-5 hari.

Sedangkan ASI yang dibekukan, dapat bertahan pada suhu:
  • Freezer lemari es 1 pintu (-15°C) = maksimal 2 minggu.
  • Freezer lemari es 2 pintu (-18°C) = bertahan 3-6 bulan.
  • Deep freezer (-20°C) = hingga 6-12 bulan.

Yakin gak bu, kita bisa melakukan hal ini?
Aku beri semangat ya, bu. Kita pasti bisa.

Telah banyak cerita suka dan duka dari para ibu yang pernah memerah ASI. Mereka yakin, semakin memerah dan memberi ASI, semangat mereka membara. Anakku harus minum ASI, mungkin begitu instingnya.

Nah, terbukti, semakin banyaknya para ibu yang berjuang memerah ASI, semakin banyak pula produk peralatan ASI dan jasa kurir pengantaran ASI ikut ambil bagian mendukung hal ini, agar ASI perah lebih mudah dilaksanakan.

Pada kondisi sebenarnya, pemberian ASI dapat diberikan kepada bayi melalui cangkir, sendok, pipet, jari, supplemental Nurssing Device, syringe (sejenis suntikan), dan botol.

Tapi seringkali nih, ada yang takut memberikan ASI melalui botol, khawatir bayi akan bingung puting jika sering mengedot dengan bantuan nipple dot. Bener gak?

Sudah coba botol susu baru dari Tupperware Baby belum? nipple dot-nya beda lho. Produk terbaru..

Ada "CUTIE TWEE".

http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html


Kemarin aku mencoba produk botol susu terbaru dari Tupperware Baby. Sekalian deh, aku review botol susu  yang istimewa ini.

Menurut Maretta Ria Netty, selaku Marketing Produk Tupperware, ini adalah inovasi dengan nipple yang spesial. Pertama di Indonesia. Wow...!!

http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html
dok. @TupperwareID

Selain itu :
  • Cutie Twee memiliki tekstur dot yang super empuk dan memiliki 3 aliran sekaligus di ujungnya. Menyerupai aliran alami ASI dalam satu nipple. The Sense Of Natural Milk Flow. Terdapat nomor 1 (aliran lambat), 2 (aliran sedang), 3 (aliran cepat), yang dapat kita atur sesuai aliran derasnya susu atau jus. Cara mengaturnya tinggal putar botol susunya. Jadi kita tak perlu repot mengganti-ganti aneka ukuran dot. Praktis banget ya, meskipun gak repot ganti-ganti, nipple dot ini normalnya tetap harus diganti setelah 3 bulan.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html
Aliran lambat (1)

http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html
Aliran sedang (2)

http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html
Aliran cepat (3)

  • Botol Cutie Twee sudah memenuhi standar food grade dan BPA free. Sehingga aman digunakan oleh bayi. Jika disterilkan dengan suhu tinggi, terjamin tidak ada partikel kimia yang lepas, sesuai kualitas produk premium yang selama ini sudah dikenal oleh masyarakat pecinta Tupperware. Sedangkan bagian Colar (ring) juga diciptakan dengan desain yang pas saat dipasangkan, botolnya berbentuk ergonomis, nyaman digenggaman ibu dan bayi. Semua dikemas dalam setelan yang terbaik.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html
bagian Cutie Twee Tupperware Baby
  • Setiap membeli botol susu, yang pertama kali aku cek dan coba adalah kekenyalan nipple. Hal ini bertujuan agar bayiku gak rewel karena capek ngenyot, akibat dot-nya terlalu keras. Nah nipple Cutie Twee itu lembuut banget, miriplah dengan "punya si mama". Dan mudah-mudahan gak bikin bayi bingung.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html
pamer di Instagram, ahh..

  • Bagian bawah Nipple Cutie Twee terdapat tiga lubang untuk tempat keluar masuknya udara. Jadi udara bukan masuk melalui ujung nipple. Hal ini membuat si kecil jadi bebas kolik. Gak akan bikin kembung. Wiidiiih.. mantap toh.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html
lubang anti kolik


Tertarik gak? Bagus kaan.. Apalagi produk Tuppeware kan garansi seumur barang. Jadi tenang deh. Oiya, sekedar informasi, satu set Cutie Twee terdiri dari:
  • Cutie Twee Penguin (150 ml) berwarna ungu, seharga Rp. 138.000,-
  • Cutie Twee Frog (270 ml) berwarna hijau, seharga Rp. 146.000,-
http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html
Hayoo, pilih yang mana nih?

Ditambah lagi, ada bukunya bertajuk "Happy Tummy for My Baby" yang isinya ada berbagai informasi tentang persiapan ASI dan MPASI. Juga ada buku "Baby's Diary" yang berisi kolom-kolom yang dapat kita isi sesuai dengan tumbuh kembang si kecil.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html



Menu MPASI Ala Chef Tupperware.

Asyik banget kan, bersama Tupperware kita difasilitasi botol susu Cutie Twee, dan buku panduan. Bagi ibu baru, ini bisa jadi sekalian belajar dan mendokumentasikan tumbuh kembang si kecil.

Acara kemarin tidak selesai sampai pembahasan botol susu saja. Setelah sesi tanya jawab, pembagian hadiah dan doorprize, kami melanjutkan acara, pindah ke dapur mini Tupperware. 

Wah, masak-masak nih. Chef dan asistennya akan memasak menu praktis untuk si kecil. Menu ini mudah dibuat dan cepat disajikan, cocok untuk ibu-ibu yang waktunya sangat padat. Ada 3 menu, yaitu: Beef Bolognaise, Mashed Potato, dan Pepaya Kombinasi.

Yuk, kita masak menu MPASI si kecil.

1. Beef Bolognaise

Menu ini, dapat disajikan untuk anak usia lebih dari satu tahun. Bahan yang digunakan berupa daging giling cincang, wortel cincang, bawang bombay cincang, batang seledri, daun salam, oregano, rosemary, garam, saus tomat, dan demiglace.

Pada saat masak Beef Bolognaise, Chef menggunakan Turbo Choper dan Work Pan dari Tupperware. 

Caranya: tumis bawang dan daging cincang, lalu masukkan wortel dan semua bahan. Aduk rata, lalu campur dengan saus, aduk, dan biarkan matang. Hemm, aromanya bikin lapar

http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html


2. Mashed Potato

Memasak menu ini, bahan yang digunakan berupa kentang kukus, mentega, susu cair, garam, daun seledri.

Alat yang digunakan pun praktis, Chef menggunakan CasserolSteamer, dan Mesher dari Tupperware. 

Caranya: Kukus kentang yang sudah diiris hingga matang, lalu lumatkan hingga halus, campur denga mentega, susu cair. Lalu berikan garam, lada, dan seledri. Aduk hingga rata.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html


http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html


Setelah semua matang, kami disajikan dan dapat menikmatinya. Nyam, nyam, enak lho. Ditambah dengan jus pepaya kombinasinya, manis dan segaar. Membuat perut yang mulai berbunyi ini, jadi kenyang.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html

http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html


Tak terasa, hari itu waktu sudah semakin siang. Yahh, selesai sudah. Padahal rasanya belum puas berada di sana. Apalagi sebelum pulang pun, Tupperware masih memanjakan kami berupa suguhan makan siang rantangan, aahh..aku sukaa.. seperti mau piknik.

Dan gak sangka, selain tempat makan snack pagi dan goodie bag, ternyata rantangnya pun boleh kami bawa pulang, yes alhamdulillah. Baik banget siih.. *jingkrak-jingkrak.

Jadi semakin semangat deh mendukung para ibu yang akan atau sedang melakukan ASI perah. Ayo, semangat ya, bu. Kita pasti bisa. Apalagi ada Cutie Twee kan?!

Terimakasih #TupperwareBaby dan #CutieTwee.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html
yang bertanya dapat hadiah

http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html
Syadid gemes dengan dotnya :D
http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html
Happy Breastfeeding with mommies @TupperwareID
http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/pakai-cutie-twee-tupperware-menyusui.html
Oleh-oleh dari Tupperware, alhamdulillah

Have a nice day for us.
Sekali lagi, ayo DUKUNG ASI untuk bayi Indonesia yang sehat dan pintar.



Anyang-Anyangan Saat Haid? Atasi Dengan 9 Hal Ini.

Hai.. pernahkah anda merasa kebelet ingin pipis, tetapi keluarnya sedikit, gak tuntas, jadinya bolak balik saja ke kamar mandi, tidak nyaman, terasa sakit saat buang air kecil, bahkan ada rasa panas?

Aku rasa semua pernah merasakan ya. Berbagai usia, lelaki maupun perempuan yang sudah pernah merasakan pasti tahu kondisi seperti ini.

Yap, gejala tersebut dikenal dengan sebutan anyang-anyangan. Jeungjeuriheun, kalo kata orang sunda mah.

Tetapi ada fakta unik. Menurut survey, anyang-anyangan lebih banyak diderita oleh perempuan. Perbandingannya adalah 5 dari 10 orang perempuan dinyatakan pernah mengalaminya. Weleh, hampir separuhnya dong. Bahkan 60% kasus menunjukkan kalau anyang-anyangan bisa kembali kambuh dan berulang.. *glek.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/anyang-anyangan-saat-haid-atasi-dengan.html
50% perempuan terkena anyang-anyangan

Aku juga pernah merasa anyang-anyangan, tepat bersamaan saat sedang haid. Aduh, rasa gak nyaman itu jadi kian bertambah-tambah. Jadi meringis dan bikin uring-uringan.

Kejadiannya itu sepulang dari rumah bibi di Bintaro. Aku kira akan hilang setelah mandi dan bersih-bersih. Tapi ealah, kok malah jadi bolak balik lagi ke kamar mandi terus.

Sebel kan, area intim jadi terasa semakin lembab karena sering cebok dan ada pembalut juga.

Sssshhh..

Gak cukup membersihkannya dengan air biasa. Aku tambah dengan pembersih ekstrak daun sirih. Tapi gak ada pengaruhnya. Balik lagi, mencoba cebok dengan air bersuhu lebih panas. Euuuh, enak, meskipun jadi kejet-kejet mirip cacing kepanasan, hahaha..

Selesai dari kamar mandi, aku banyak minum air putih dan mengikat jempol kaki dengan karet. Ini tradisi jaman dahulu yang sampai sekarang aku tetap lakukan. Entah sugesti apa karena sudah kebiasaan. Padahal gak habis fikir dimana pengaruhnya. Tapi tetap kulakukan.

Iyaa, mengaku deh, anyang-anyangan di saat haid ini memang kelalaianku. Waktu itu nekat bepergian jauh bersama ketiga anakku hanya karena ingin bersilaturahim. Kebetulan suami tidak bisa ikut serta. Aku mirip pelancong super rempong.

Menggiring Shidqi Selma naik kereta menuju stasiun Pondok Ranji, membawa ransel penuh, juga menggendong dan menyusui bayi. Siang hari cuaca sangat terik, hawa panas membuat badanku lelah dan haus. Mirisnya, gak kebagian air minum karena lebih dahulu dihabiskan anak-anak.. *nasib, nasib.

Rasanya ingin cepat sampai saja. Keinginan buang air kecil pun kutahan. Lagi pula malas ah mengganti pembalut di toilet umum. Semua itu ingin kulakukan ketika sampai di rumah bibi saja. Lebih santai kan, bayi pun sudah bisa diturunkan dari gendongan. Tapi ya gini deh akibatnya *fiuuh..


Apa sih penyebab anyang-anyangan?

Menurut medis, anyang-anyangan itu adalah gejala awal Infeksi Saluran Kemih (ISK). Ditandai rasa perih saat buang air kecil (dysuria), rasa terbakar, pinggul terasa gak nyaman, bahkan sampai ada yang demam dan mual.

Gejala infeksi saluran kemih dibagi dua, yaitu:
  • ISK bagian atas, infeksinya terjadi pada bagian ginjal dan ureter. Biasanya   mengalami rasa nyeri hebat, pinggul terasa gak enak, bahkan bisa demam. Ini harus segera cek ke dokter spesialis urologi untuk diperiksa lebih lanjut.
  • ISK bagian bawah, infeksi terjadi pada bagian bawah saluran kemih menuju lubang pembuangan urin. Bisa kena pada bagian kandung kemih (sistitis) atau pada saluran kemih. Nah, anyang-anyangan termasuk pada bagian ini.

PERHATIAN..!

Perempuan lebih rentan terkena anyang-anyangan dibanding laki-laki, alasannya karena saluran kemih (uretra) perempuan lebih pendek. Berukuran sekitar 2,5 - 4 cm saja, sehingga kuman lebih mudah masuk kedalam kandung kemih melalui saluran tadi.

Terlebih anatomi area intim perempuan itu sangat dekat dengan anus. Ada kemungkinan lebih rentan tertular bakteri dari anus. Bakteri yang sering ditemukan adalah Escherichia Coli (E. Coli) yang umumnya sering ada di usus besar.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/anyang-anyangan-saat-haid-atasi-dengan.html


Jika bakteri E. Coli banyak yang keluar melalui anus, ia akan masuk melalui uretra dan menempel ke dinding kandung kemih, lalu membentuk biofilm yang kebal terhadap respon imun.

Ditambah jika anda sedang haid, kelembaban pada pembalut, kontaminasi darah kotor, celana dalam yang dipakai terlalu ketat, kurang menjaga kebersihan, air yang dipakai kurang bersih, serta kurang minum air putih, maka tak heran jika anyang-anyangan juga bisa terjadi. Seperti kejadianku itu.


Bagaimana cara mengatasi masalah anyang-anyangan saat haid?

Untuk mengatasi masalah anyang-anyangan sebenarnya masih gampang dibandingkan jika sudah berlarut-larut hingga menyerang ginjal.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/anyang-anyangan-saat-haid-atasi-dengan.html


Menurut beberapa sumber yang aku rangkum dan dipraktekkan, solusi mengatasi anyang-anyangan saat haid adalah dengan hal berikut:

  1. Sering membersihkan area intim dengan seksama setiap 2-4 jam sekali. Saat cebok selesai buang air kecil (BAK), arahkan usapan air ke arah depan. Sedangkan setelah buang air besar (BAB), arahkan air ke belakang melewati anus. Hal ini dapat mencegah kuman tertinggal dan berkembang biak.
  2. Saat di toilet umum, gunakan air keran saat membersihkan BAK maupun BAB. Jangan menggunakan air dalam ember, resiko terpapar air kotor pun bisa terjadi.
  3. Ganti pembalut maksimal 4 jam sekali.
  4. Keringkan area intim dengan tissue selesai cebok agar sisa air tidak menimbulkan lembab.
  5. Gunakan celana dalam berbahan katun agar sirkulasi udara tetap baik dan tidak lembab. 
  6. Hindari penggunaan celana dalam maupun legging yang amat ketat.
  7. Perbanyak minum air putih.
  8. Rajin berolahraga agar stamina dan imunitas tubuh lebih baik, tidak mudah terserang infeksi kuman.
  9. Minum jus buah cranberry yang kaya antioksidan Proanthocyanidins. Zat ini bersifat anti-adhesi, dapat mencegah bakteri E.Coli menempel pada saluran kemih sehingga pertumbuhan bakteri dapat dihindari.

Beuh, awalnya pasti berfikir deh: dimana kita bisa dapatkan buah cranberry? di supermarket juga susah ditemui. Malah sebelumnya aku belum tahu bagaimana bentuknya.

Saking penasaran, akhirnya aku malah menemukan informasi tentang buah cranberry dan anyang-anyangan lengkap di www.mypriveworld.com.

Buah cranberry (Vaccinim Oxycoccos) adalah sejenis buah berry yang banyak ditemukan pada semak-semak pendek. Mirip buah blueberry tetapi berwarna merah tua. Terdapat di wilayah utara Amerika dan Kanada.

Buah yang bentuknya kecil-kecil ini konon sudah digunakan oleh suku Indian kuno untuk mengobati luka. Bisa jadi sih, cranberry kan kaya vitamin C tinggi, sumber antioksidan polifenol, kaya serat, mineral, dan flavonoid antosianidin yang dapat mencegah penyakit kronis.

Kini ekstrak buah cranberry mulai populer untuk kecantikan dan kesehatan. Dan sejak bulan April 2004, jus buah cranberry telah diizinkan untuk mencegah bakteri pada saluran kemih oleh AFSSA, sebuah lembaga pengawas obat dan makanan dari Prancis.

Nah, di sini, ekstrak buah cranberry bisa kita dapatkan dari Prive Uri-Cran, yang mengandung ekstrak buah cranberry.

Dari namanya saja sudah dapat diketahui, Uri dan cran. Suplemen makanan yang bermanfaat untuk mengatasi masalah infeksi saluran kemih.

Combiphar dari PT. Pharma Health Care, Bandung, jeli melihat peluang ini dan memberikan solusi praktis melalui suplemen yang aman bagi kita yang sedang anyang-anyangan.

Prive Uri-Cran itu dikemas dalam dua macam, kita bisa pilih salah satu produk di bawah ini :
  • Prive Uri-Cran Kapsul, setiap kapsulnya mengandung 250 mg ektrak buah cranberry. Dalam 1 box berisi 30 kapsul. Untuk mengatasi masalah infeksi saluran kemih, cukup minum 1-2 kapsul perhari.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/anyang-anyangan-saat-haid-atasi-dengan.html
Uri-Cran Kapsul


  • Prive Uri-Cran Plus, kalau ini kandungannya lebih komplit. Terdapat ekstrak buah cranberry, plus vitamin C dan prebiotik. Bentuknya serbuk rasa asam manis. Dapat dicampur dengan segelas air, atau diemut-emut seperti permen.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/anyang-anyangan-saat-haid-atasi-dengan.html
Uri-Cran Plus Serbuk

Kalau aku lebih memilih yang sachet berisi serbuk, rasanya lebih terasa asam manis segar dibanding kapsul.

Juga karena kandungan plus-nya itu lho. Selain mengatasi masalah anyang-anyangan, aku mau tubuh ini juga fit. Tidak mudah sakit terserang penyakit dan tentu saja usus ini  sehat, bebas bakteri jahat, agar gak ada masalah mengganggu aktifitasku sebagai ibu.

Asyik kan, sekali dayung semua penyakit bablas. Karena Prive Uri-Cran Plus juga mengandung vitamin C yang kaya antioksidan dan prebiotik yang dipercaya dapat menyehatkan usus.

Biar jelasnya, yuk baca informasi komposisi per sachetnya, yaitu mengandung:

  • Cranberry Extract (375 mg)
  • Vitamin C (60 mg)
  • Prebiotik (Bifidobacterium bifidum 0.1 mg, Lactobacillus Acidophilus 0.1 mg)
  • Fructo Oligo Saccharides 0.1 mg
  • Calcium Lactate Glukonate 1 mg
http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/anyang-anyangan-saat-haid-atasi-dengan.html
kadar komposisi Prive Uri-Cran Plus

Cara minumnya gampang, hanya dicampur dalam segelas air bersuhu sejuk, tidak perlu air hangat.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/anyang-anyangan-saat-haid-atasi-dengan.html
minuman segar yang kaya manfaat

Lalu diaduk-aduk dan langsung glek, glek, glek, glek.. aahh beneran seger rasanya.

paling enak jika diminum siang hari


Diminum cukup 1-2 sachet saja dalam sehari. Aku minumnya sesudah makan. Jangan berlebihan meskipun rasanya memang enak  dan bisa diemut-emut seperti permen.

Jadi jauhkan juga dari jangkauan anak-anak, nanti mereka malah keasyikan ngemilin Prive Uri-Cran Plus, kita gak kebagian deh, hahaha.. *bukan itu sih alasannya.

Tapi tenang, kalau habis, beli saja lagi. Tak mahal, harganya terjangkau kok. Harganya cuma Rp.7500 persachet, 1 box berisi 15 sachet. Aku membelinya di apotik terdekat.

Jadi sekarang aku selalu sedia di tas dan di kotak obat. Kalau anyang-anyangan dan tubuh merasa kurang fit, gak perlu ribet mencari-cari buah cranberry, cukup ambil satu sachet Prive Uri-Cran Plus saja, dan suuuurr.. praktis kan?



Kini aku sudah bebas dari anyang-anyangan. Nih, lihat saja hasil cek urin milikku. Hasil laboratoriumnya baik semua, alhamdulillah..

http://lialathifa.blogspot.com/2016/10/anyang-anyangan-saat-haid-atasi-dengan.html

Anda mau mencoba?
Monggo silahkan cari di berbagai apotik dan toko obat terkemuka. Jadi, sehat itu gak perlu ribet kan?



Sumber tulisanku:
Mypriveworld.com
Wikipedia
Alodokter.com
Pengalaman pribadi





SHARE JIKA TULISAN INI BERMANFAAT DENGAN MENCANTUMKAN NARASUMBER..!


Follow Me by Email