8/28/2016

Merayakan Breastfeeding Week Dengan Pola Asuh, Asih, Asah

Sabtu menjelang sore, seperti biasa aku menggendong Syadid berjalan menyusuri peron stasiun Bojong Gede, diikuti kedua anakku lainnya, Shidqi dan Selma.

Kami hendak ke stasiun Pasar Minggu  dan menuju Plaza City View, Kemang, Jakarta Selatan. Aku akan mengikuti acara talkshow  Celebrating Breastfeeding Week bersama Mommiesdaily yang bertempat di aula mini kantor Bukalapak.com lantai satu.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/08/merayakan-breastfeeding-week-dengan.html


Yap, aku adalah ibu menyusui dari bayi usia 10 bulan. Tema yang diangkat pada acara ini adalah mengoptimalkan tumbuh kembang si kecil dengan dukungan ASI, imunisasi, dan emosi.

Pembahasannya pas dengan diriku. Makanya aku selalu bersemangat mengumpulkan ilmu di mana saja, meskipun selalu "ditempelin" oleh ketiga wong cilik.


Pola Asuh, Asih, Asah


Selesai icip-icip snack sore, acara dimulai dengan pemaparan mengenai kebutuhan dasar si kecil oleh Ibu Wiyarni Pambudi, DSA. Selaku SATGAS ASI beliau mengatakan setiap anak membutuhkan pola asuh, asih, asah untuk pengoptimalan tumbuh kembang.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/08/merayakan-breastfeeding-week-dengan.html


Kombinasi ketiga pola ini penting sebagai cara mendidik anak bersama keluarga, alasannya yaitu:

A. Asuh

Pemberian tempat yang layak, pemilihan tempat pendidikan yang baik, asupan makanan bergizi, pelaksanaan imunisasi rutin adalah pola asuh yang harus orangtua berikan untuk si kecil. Bahkan jika bisa, berikan sejak merencanakan kehamilan dan ketika ada janin di dalam kandungan.

Imunisasi dan makanan bergizi bukan hanya diberikan ketika bayi lahir, namun kondisi ibu ketika hamil juga menentukan kesehatan dan kecerdasan anak pada saat kemudian.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/08/merayakan-breastfeeding-week-dengan.html


Ketika ibu hamil terpapar bakteri dan virus, janin pun kemungkinan akan tertular. Demikian jika ibu hamil mengalami anemia, kurang gizi, yaa akibatnya pembentukan calon anak pun tidak sesempurna seperti pada umumnya.

Begitu pun sejak bayi dilahirkan, kita dapat lakukan proses skin to skin, inisiasi dini (bayi merah langsung diletakkan di atas dada ibu untuk refleks mencari puting dan menyusu) dengan harapan bayi langsung dapat diberikan ASI eksklusif 6 bulan, dilanjutkan hingga 2 tahun dan ditambah MPASI.

Pemberian imunisasi bisa didapat melalui 2 (dua) cara, yaitu:
  • imunisasi didapat karena terinfeksi dan sakit terlebih dahulu sebelum mendapat imunisasi. Setelah sembuh, kekebalan penyakit otomatis terbentuk sendiri, seperti sakita cacar. 
  • imunisasi yang didapat karena memang disengaja diberikan sebagai proteksi tubuh anak dari berbagai penyakit. Imunisasi wajib sembilan bulan harus dipenuhi agar bayi kita terhindar dari penyakit. 

B. Asih

Cerdas, berbakat, namun jarang menerima kasih sayang ya percuma juga. Jiwa anak akan terbentuk menjadi kurang empati, tidak peka, bahkan merasa kosong akibat tidak bisa merasakan asih dari orangtua dan lingkungan.

Perhatikanlah, berapa banyak anak pintar tetapi tetap merasa frustasi, depresi, dan bahkan nekat melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, seperti narkoba, miras, pergaulan bebas. Mereka sebenarnya haus dan mencari bentuk kasih sayang yang dirindukan.

Saat memberikan ASI dan MPASI merupakan salah satu bentuk kasih sayang yang dapat kita berikan kepada anak-anak selain perhatian dan bimbingan.

Saat menyusui, kita mendekap bayi dan efeknya dapat memberikan rasa nyaman dan percaya diri baginya.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/08/merayakan-breastfeeding-week-dengan.html

Begitu pun para ibu yang juga memberi MPASI. Tatapan mata dan komunikasi saat memberi makan dapat membuat anak menjadi senang, lahap, dan tentu saja bikin sehat.

C. Asah

Anak-anak butuh stimulasi kecerdasan melalui pengasahan pola pikir, tingkah laku, dan lingkungan sejak dini. Pola asuh dapat dilakukan di mana saja. Bisa di rumah, sekolah, lingkungan alam, pantai, mall,

Kita bisa mendukungnya dengan memberikan fasilitas permainan-permainan yang mendidik, wisata edukasi alam, gambar, buku-buku, dongeng, musik, bahkan mengajak seminar, bertemu dengan orang banyak, dan sebagainya.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/08/merayakan-breastfeeding-week-dengan.html
belajar kenalan dgn dokter
yg cantik dan pintar kepada Syadid


Semua anak itu cerdas, tetapi jika tidak diasah dengan pendampingan yang baik, maka akan sia-sia, kosong, tidak sesuai dengan harapan yang baik. Untuk itu, berikan pola asah ini sedini mungkin di dalam usia emas.



Pengalaman Waterbirth


Pernahkah anda terfikir untuk melahirkan di air?
Apa saja persiapannya?
Pada acara ini turut Ibu Diajeng Lestari selaku CEO Hijup dan juga merupakan istri founder Bukalapak.com bapak Achmad Zaky menceritakan pengalamannya pernah melahirkan di dalam bak berisi air hangat, dengan bantuan bidan, ini yang disebut Waterbirth.

Persiapan yang dilakukannya adalah belajar, mencari informasi sebanyak-banyaknya, agar dirinya siap secara mental. Dilanjutkan belanja perlengkapan bayi dan melahirkan seperti kolam mandi tiup ukuran besar, tak lupa bunga-bunga segar di dalam kamar agar memberikan efek nyaman dan tenang sesuai imajinasi ibu Ajeng.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/08/merayakan-breastfeeding-week-dengan.html
narasumber:
ki-ka: dr.Wiyarni, Diajeng Lestari, Achmad Zaky, host

Kebetulan dia tidak mempunyai keluhan kehamilan sehingga pelaksanaan Waterbirth yang dilakukannya berjalan lancar. Dia meyakini bahwa Siti Maryam saja sanggup melahirkan sendiri dengan ketawakalan kepada Allah, demikian juga pada dirinya. Ibu Ajeng selalu berdzikir dan berucap: ini fana dan hanya sebentar, bisa dilalui.

Dalam hal ini bapak Achmad Zacky mendukung penuh keinginan istrinya. Dia mencoba berusaha memenuhi apapun yang dibutuhkan, mempersiapkan diri menjadi "back up", siap antar jaga. Good...


Dapat Voucher Belanja Bukalapak.com


Acara sesi tanya jawab juga seru lho, antusiasme peserta luar biasa. Ada hal-hal yang baru kuketahui di acara ini.

Salah satunya ada ibu yang bertanya tentang anak penderita Thalasemia. Ibu dokter menjawab bahwa Indonesia menjadi salah satu negara penyumbang Thalasemia ini. Pola asuh, asih, dan asah yang diberikan untuk penderita ini cukup spesial, salah satunya diberikan pola makan lebih dari 5 kali agar kesehatannya tetap terjaga.

Dalam kesempatan yang baik ini, aku pun tak mau ketinggalan. Kebetulan Syadid masih terapi zat besi hingga dua tahun mendatang. Ibu dokter mengatakan, hal ini bisa diakibatkan ibu hamil pernah anemia, sehingga bayi pun akan mengalami anemia.

Pencegahan anemia pada bayi, mereka harus mengkonsumsi zat besi berupa makanan dan suplemen penambah darah. Ternyata, zat besi pada ASI amat sangat sedikit, jadi suplemen penambah darah-lah yang diharapkan dapat meningkatkan jumlah zat besi dalam darah.

Kekurangan zat besi pada bayi dapat diketahui melalui sample darah, jika <12 maka bayi dan anak dapat dikatakan menderita anemia. Akibatnya si kecil akan mudah terkena penyakit, lesu, dan malas makan.

Waktu maghrib sebentar lagi tiba, saatnya acara ditutup. Tapi sebelumnya ada hadiah bagi-bagi voucher belanja dari Bukalapak.com nih. Alhamdulillah, aku dapat, hehe.. 150ribu tanpa pembelanjaan minimum, yeaaayy, terimakasih yaa atas acara ini.

Dan sebelum pulang, aku juga mau asah asuh dulu nih bersama Shidqi. Dia sempat gak percaya bisa bertemu om-om yang ada di iklan tipi. Cuuusss, jadi bisa foto bareng dong!
http://lialathifa.blogspot.com/2016/08/merayakan-breastfeeding-week-dengan.html
Shdqi dan CEO Bukalapak.com

Pernah belanja atau jualan online di situs ini gak?
Di belakang panggung, kantor ini terasa unik, hommy, dan nyaman buanget. Bayangkan, asyiknya kantor ini ada  dapur, design lokomotif kereta sebagai tempat duduk untuk berdiskusi. Ada juga tempat fitnes. Dan lobinya itu lho, santai seperti di pantai.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/08/merayakan-breastfeeding-week-dengan.html

Hmm, sungguh menjadi pengalaman yang seru juga untuk anak-anakku. Begini nih yang bikin senang ibu menyusui merayakan Breastfeeding Week. Ibu senang, ASI jadi banjir, dan anak pun senang.



11 komentar:

  1. Oh ternyata zat besi sedikit ya dlm ASI, aku baru tau mbaa. Skrg adik Ashika diberi dokter suplemen zat besi,4 bulan usianya. Wah kak shidqi foto dgn CEO yaa, moga menular ya kak jadi CEO jg suatu hari nanti..

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah sama nih Ashika diberi suplemen zar besi juga kaya Syadid ya.. sehat trs yaa

      aamiin ya robbal aalamiin, iya mau bgt jd CEO mbak :-)

      Hapus
  2. asah asih asuh 3 hal yang jadi paket lengkap untuk menjadi ortu, ah takcatat point 2nya mb lia, buat takpraktekan kalo dah ada beby

    BalasHapus
    Balasan
    1. insyaallah bermanfaat ya say dan cepat punya baby :-)

      Hapus
  3. Nggak kebayang gimana rempongnya bawa 3 bocil ngikutin talkshow, apalagi bawa baby. Hihihi, tapi ilmunya keren sih ya. Kudu ikut. Dapet voucher lagi. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe demi cari ilmu, rintangan bawa krucil 3 harus dilawan ^^

      Hapus
  4. #note pola kebutuhan dasar si Kecil..
    Makasih kakak sharingnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama ya, semoga bermanfaat :-)

      Hapus
  5. Wow tiga balita ikut smua? Mantap. Ini ilmunya juga oke

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena ilmunya mantap, bawa anak 3 terasa ringan mbak ^^

      Hapus
  6. ternyata zat besi itu penting untuk anak2

    BalasHapus

Hallo teman, terimakasih banyak sudah membaca dan berkunjung ke sini. Tinggalin jejak dong dengan komentarmu, seneng banget rasanya.

Eh iya, tapi mohon maaf, komentarnya tetap dimoderasi agar terhindar dari spammer. Jika ingin berdiskusi lebih lanjut, monggo hubungi saya via email di: bunda.shidqi@gmail.com

Author

Foto saya

Supermom, blogger, publisher, pengelola onlineshop, lulusan bidang nutrisi, mencintai kehidupan sederhana dan harmonis, suka naik kereta, makan rujak, dan penikmat musik klasik. Contact Person: bunda.shidqi@gmail.com

Pengikut