be a good life and happy family

Hati-Hati, Stress Saat Hamil Bisa Berakibat Fatal


Stress Saat Hamil Bisa Berakibat Fatal.

Judulnya bukan mau menakuti ibu-ibu ya, tetapi ini juga merupakan pesan tersirat dari DR. dr. H. Taufik Jamaan, Sp.OG agar ibu hamil gak boleh stress.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/08/hati-hati-stress-saat-hamil-bisa.html

Kenapa??

Nah, pertanyaan itu akan terjawab di sini. Aku kutip dari materi-materi yang disampaikan para narasumber kepada para undangan pada acara talkshow Sweety Precious Moment di Igor’s Pastry & Cafe Jakarta, bersama majalah Mother&Baby Indonesia dan SweetyCare Parent Academy


Kenapa ibu hamil tidak boleh stress?

Mengalami stress saat hamil bukan saja berbahaya bagi diri sendiri tetapi juga kepada janin di dalam rahim dan bayi yang akan lahir nanti. 

Akibatnya bisa fatal. Janin akan ikut stress. Ke depannya, janin mengalami berbagai masalah seperti akan lahir prematur, berat bayi lahir rendah, kurang oksigen, terlilit tali pusat, bahkan keracunan dan kematian.


Bagaimana cara mengetahui janin stress?

Janin yang stress bisa diketahui pada usia kehamilan trisemester kedua dan ketiga. Bisa di-chek denyut jantung dan gerakan janinnya melalui USG, CTG, dan kurva pertumbuhan janin.

Sebaiknya ibu selalu rajin kontrol ke dokter atau bidan minimal 4 kali agar janin dapat terdeteksi dengan baik, sedini mungkin.


Apa penyebab janin menjadi stress?

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan janin ikut stress.
  • Penyebab utamanya berasal dari ibu yang stress dan depresi. Apalagi kalau sering marah. Denyut jantung meningkat, tekanan darah tinggi. Denyut janin ikut meningkat cepat.
  • Bisa juga diakibatkan karena ibu mengalami sakit, demam tinggi, anemia, kurang oksigen, kurang gizi, bahkan kelelahan.
  • Janin juga bisa stress apabila ibu yang hendak melahirkan mengalami kesulitan mengejan atau terlalu lama proses persalinannya. 
  • Ditandai dengan keruhnya air ketuban karena banyaknya kotoran janin (meconium) yang keluar akibat kurang oksigen dan membuat otot anus janin menjadi lemas. Kondisi seperti ini dapat membuat janin keracunan.

Ngeri yaa bu..


Yuk, kurangi stress!

Hmm, kalau cuma ngajak sih memang gampang yaa, prakteknya susyaaah. Tergantung jiwa..

http://lialathifa.blogspot.com/2016/08/hati-hati-stress-saat-hamil-bisa.html
jangan stress ya bu!

Teringat dulu ketika aku hamil anak pertama, ayah jatuh sakit. Beberapa kali aku dan kakak bergantian mengantar ayah bolak balik terapi pengobatan kanker. Aku lakukan seiring makin besarnya kehamilan. 

Sebenarnya sangat stress menghadapinya, tapi aku berusaha bersabar dan berharap bayiku nanti dapat memberikan kebahagiaan bagi beliau. Apalagi ibu memang sudah tak ada, jadi sebagai pelipur lara ayah adalah perhatian kami ini.

Ketika dikabarkan ayah mulai berhalusinasi melihat orang berbaju putih, aku semakin stress, apakah ini tanda-tanda ayah akan pulang ke hadapan Ilahi?. 

Benar saja, belum juga tiba di rumah ayah, aku di telepon lagi bahwa beliau sudah tiada. Ya, Allah, impianku mau "pamer" bayi pertamaku mendadak pupus. Terhempas dan hancur berkeping-keping,

Orang-orang yang datang melayat banyak yang memelukku dan berkata: "sabar ya, de. Selalu istighfar, supaya tidak stress. Kasian bayinya nanti."

Wadezziigg.. pengennya banting-banting gelas minuman melampiaskan kemarahan dan kesedihan. "Gak segampang yang kalian ucapkan."

Beruntung, aku memiliki suami yang mengerti situasi ini. Selama tiga minggu ke depan, menjelang melahirkan, dia selalu mendukung jiwaku dan setia menemani di ruang bersalin. Lahirlah Shidqi ke dunia.

Pasca melahirkan, stress berlanjut. Aku mengalami post partum syndrom, melebihi gejala baby blues. Dimana keinginan mati itu selalu ada.

Kondisi ketakutan, sedih, nyeri jahitan, nifas, tidak bisa sholat, serta kurang siap mengurus Shidqi yang pup dan ngompol setiap saat membuatku merasa sangat lelah. Cucian numpuk. Nyaris tidak ada yang membantu karena sibuk di dalam suasana lebaran. 

Aku masih bisa menyusui Shidqi, namun tidak ada rasa gemas dan sayang. Flat, datar. Hanya ingin menangis dan menangis. Percaya kah? hal ini berlangsung hingga Shidqi berusia 6 bulan. 

Alhamdulillah, kemudian aku mulai sadar, tobat gitu deh, bersujud lama, dan mencoba mencintai Shidqi saat dia beranjak usia 7 bulan, juga atas desakan suami. "Mau sampai kapan, Li?".

Ah, kalau ingat kejadian sembilan tahun lalu, rasanya jadi malu dan ingin selalu memeluk Shidqi terus. Sekarang dia sudah besar dan punya dua adik.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/08/hati-hati-stress-saat-hamil-bisa.html
adiknya Shidqi

Semoga anda yang membacanya tidak seperti itu ya. Ceritaku hanya salah satu contoh dari bahasan stress kehamilan.

Sejak hamil kedua dan ketiga, alhamdulillah aku bisa bahagia, gak stress lagi. Mungkin karena faktor sudah pindah rumah, hehe..


Penyebab stress kehamilan bisa dipengaruhi faktor internal dan eksternal. 

Apa saja itu?

a. Faktor Internal, seperti perubahan fisik dan kesiapan mental.
Fisik yang gemuk atau kurus saja bisa membuat ibu hamil kesal dan stress, takut suami gak suka dengan tubuh yang berubah, kalau melirik perempuan lain kan gawat. Baperan deh.

Khawatir dengan biaya persalinan, takut tidak bisa mengurus bayi, juga membuat ibu jadi stress. Mental ibu hamil belum siap.

b. Faktor Eksternal, seperti kelelahan memberesi rumah, stress dengan proyek kerja, pulang pergi menghadapi macet dan rutinitas membosankan, takut suami marah karena rumah berantakan atau belum masak. Atau ada konflik.


Mengatasi stress saat hamil, bisa?

Bisa kok, jangan alasan dipengaruhi hormon, kemudian jadi mudah baper. Solusinya sebenarnya banyak.

Supaya ibu hamil tidak stress berlebihan sebaiknya lakukan hal sebagai berikut:
  • Lakukan komunikasi yang baik dari suami, teman, komunitas, sahabat dan keluarga. Mengobrol dan bertukar fikiran membuat ibu hamil menjadi tenang dan lebih percaya diri.
  • Banyak melakukan hal-hal yang positif seperti ikut berbagai kegiatan, seminar, membaca buku, bahkan melakukan hobi.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/08/hati-hati-stress-saat-hamil-bisa.html

  • Rajin beribadah dan membaca kitab Al Quran. Selalu bersangka baik dan bertawakal kepada Ilahi.
  • Menjaga kebersihan diri dengan mandi, body massage, luluran, sikat gigi.
  • Mengatur pola makan dan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Kaya zat besi dan asam folat untuk mencegah anemia, kalsium untuk pembentukan tulang dan gigi, makanan kaya serat agar tidak sembelit.
  • Rutin minum air putih, jus, susu, supaya tidak dehidrasi.
  • Melakukan olahraga secara teratur agar sirkulasi oksigen dalam tubuh menjadi baik. 
  • Rajin jalan pagi setiap hari cukup membuat ibu hamil menjadi lebih sehat dan staminanya terjaga. Keistimewaan lainnya membuat ibu hamil jadi lebih mudah melahirkan nanti.
Buatlah catatan persiapan dan kebutuhan saat kelahiran agar tidak kaget. Seperti:
  • biaya persalinan, mau di rumah sakit atau di bidan.
  • Kebutuhan pasca melahirkan seperti baju ibu menyusui, madu, alat mandi, handuk, pembalut, pakaian dalam, kain, pendil untuk plasenta, dan lain-lain.
Untuk bayi lahir juga persiapkan, seperti:
  • Baju dan celana pendek
  • Selimut, bedong, sarung tangan dan kaki
  • Handuk bayi
  • Popok bayi.


Memilih Popok Bayi, Solusi Hindari Stress.

Bu, bayi baru lahir biasanya masih sering kali mengeluarkan kotoran hijau (bawaan kotoran janin) dan selalu pipis tiada henti. Sebentar-bentar pup dan pipis.

Nah, sebaiknya siapkan popok anti bocor ukuran newborn dan berbahan lembut, agar ibu tidak terlalu bete mengurus hal ini.

Habis melahirkan itu lelahnya minta ampun, ditambah harus menyusui, masih nyeri, begadang, dan dengar tangisan bayi. 

Pada kesempatan ini, ibu Stella selaku Brand Manager SweetyGold memperkenalkan popok sekali pakai produksi PT. Softex Indonesia, Tangerang, yang mempunyai teknologi baru, Diamond Layer.


Teknologi permukaan popok berbentuk 3D diamond yang berfungsi mendistribusikan cairan pada segala arah.

Jadi cairan tidak ngumpul pada satu tempat saja. Sehingga dapat menyerap ekstra cepat dan mencegah kelembaban kulit bayi. 

Permukaannya tetap kering, apalagi popok terbuat dari bahan super lembut dan bersirkulasi udara.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/08/hati-hati-stress-saat-hamil-bisa.html

Terdiri dari:
Non Woven 17%, Absorbent Core 67.8%, Tissue 3.9%, Backsheet 3.9%, Elastic 0.2%, Mechanical Fastening Tape 2.2%, Glue 3.8%, Fluted 0.5%. 

Sudah terdaftar KEMENKES RI PKD 20402310233 dan diakui oleh ahli dermotologi Australia.

Kebetulan baby Syadid sudah mencoba menggunakan Sweety ComfortGold Luxurious Touch tipe perekat. Ukuran M untuk bayi dengan berat badan 5-10 kg. Popok lembut clothlike bergambar Hello Kitty dan Dear Daniel ini memang benar-benar beda. Tidak membuat iritasi dan ruam popok. Bobonya juga tenang deh.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/08/hati-hati-stress-saat-hamil-bisa.html

Keunggulan lainnya adalah:
  • Designnya tipis dan nyaman dipakai bayi, gak bikin gendut kaya badut.
  • Karetnya juga elastis dan lembut di pinggang, lebih fit, sehingga tidak menimbulkan bekas merah
  • Perlindungan khusus 360° Leak Guard Protection, dirancang agar mengurangi bocor di sekeliling popok.
  • Perekatnya lembut dan dapat ditempel lepas berulang kali

Artis Titi Kamal juga berbagi pengalamannya mengurus anaknya yang bernama Juna. Sejak Juna lahir, Titi sudah memakaikan popok Sweety hingga sekarang. Dia mempercayakan Sweety untuk membantu mengurangi kekhawatirannya terhadap iritasi kulit Juna saat memakai popok ketika bermain. Juna itu anak yang aktif.



Tertarik pakai Sweety juga, bu?
Jangan lupa, jika menemukan kupon di dalam paket popok, kumpulkan dan dapatkan poin untuk bergabung di Sweety Parent Academy.

Di sana kita dapat menemukan berbagai informasi seputar kehamilan, kesehatan dan perawatan bayi. Kita pun bisa memenangkan hadiah ke Amerika.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/08/hati-hati-stress-saat-hamil-bisa.html
kumpulkan kode kuponnya

Siapa nih ibu-ibu yang sudah ikutan beli dan bergabung?
Good luck ya, promonya diperpanjang lho. Lumayan kalau menang, bisa buat obat                                         stress.


Pijat Hamil Bisa Mengurangi Stress

Semakin lengkap ketika datang mbak Wulan dari Mom n Jo Spa menjelaskan cara memijat diri sendiri. Kondisi ini diajari agar ibu sedang pegal, kram, dan nyeri badan saat hamil bisa mengatasinya sendiri, sebagai pertolongan pertama.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/08/hati-hati-stress-saat-hamil-bisa.html


Tekhnik yang diterapkan antara lain:

1. TTM (telunjuk, tengah, manis)

Bentuklah kedua jari tangan menjadi telunjuk, tengah, manis. Lalu letakkan di area dahi dan kening untuk sakit kelapa. Dilanjutkan daerah pipi dan dagu, pijat memutar menuju belakang telinga. Enak banget, mata ngantuk jadi berbinar lagi.

2. Sakit Punggung dan Pinggang

Masih menggunakan jari TTM, usaplah pinggang bagian belakang perlahan menuju arah ke atas. Lalu lakukan pukul-pukul manja pada bagian bahu dan tangan, agar pegal berkurang.

3. Pijat Perut

Lakukan usapan I love you di perut.

I = usap pinggir perut kiri, dari atas ke bawah
Love = usap mengelilingi lingkaran perut, dari bawah terus ke atas, lalu ke bawah lagi, searah jarum jam.
You = usap pinggir perut kanan, dari bawah ke atas

Again..again..
Ulangi lagi sampai janin di perut terasa tenang.

4. Kram kaki

Beuuh, memang ya kalau sudah keram kaki, cuma bisanya teriak-teriak manggil suami meminta tolong dipijati agar kaki gak kaku mendadak.

Tapi bagaimana kalau sedang tidak ada suami atau keluarga? Tenang, solusinya adalah:
  1. ambil kain panjang, luruskan kedua kaki (bisa duduk di lantai atau kursi), 
  2. lalu kaitkan kain panjang di ujung jari kaki, dan tarik kain ke arah kita agar telapak kaki sedikit mengangkat. 
  3. Betis akan terasa sedikit ngilu, tetapi setelah dilepaskan, keram akan terasa berkurang. 
  4. Ulangi sampai keram hilang.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/08/hati-hati-stress-saat-hamil-bisa.html
cara bebas keram kaki

Kami semua ikut memperagakannya bersama. Asyik juga bisa pijat-pijat sendiri. Lumayan bisa testimoni mengurangi pusing.

Nah, kalau mau lebih enak, reservasi aja ke Mom n Jo untuk daftar dan merasakan sensasi pijat hamil, pijat sehabis melahirkan dan spa di sana. Untuk bayi bisa  mencoba paket baby spa.

[Baca reviewku: Sensasi Baby Spa di Mom n Jo]

Tepat pukul 13.00 acara talkshow selesai dengan sesi foto bersama dan makan siang. Betapa senangnya kami, sudah mendapat ilmu, bertemu teman baru, makan siang seru, dan mendapat oleh-oleh lucu.

Semoga ibu-ibu sudah gak stress lagi yaa, kasian dede bayinya.
Boleh diShare jika tulisanku bermanfaat.

Salam...



                                                                                                                                                                          

10 komentar:

  1. hamil itu harus happy trus ya mbak supaya janinnya juga hak ikutan bermasalah. Mbak Lia apa kabar? lama aku baru bisa bw lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak.. saat hamil betul2 hrs bisa jaga mood spy gak stress.
      Mbak Lid apa kabar juga? :-)

      Hapus
  2. Pijet anti pegel buat ibu hamil memanh bikin ketagihan ya mbak. Kyknya saya lihay dirimu deh di acara ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mbak ikutan juga ya? aku baru ngeh, tau gitu pengen ketemuan dgn dirimu :-)

      iya ibu hamil mmg serba pengen dibelai dan dipijat hehe

      Hapus
  3. Kalau masalah ibu hamil saya kurang tahu nih tapi ini bisa jadi pelajaran nih buat saya sebagai lelaki yang siap memanjakan istri apabila sedang hamil :) ya walaupun gak sekarang sih,, soalnya belum menikah. hhee

    BalasHapus
  4. sbenarnya yg lagi gak hamil pun tdk boleh stress... sebab bisa nular ke tetangganya, h-hee...

    BalasHapus
  5. Saya rasa kemaren sudah meninggalkan jejak deh disini tetapi hilang entah kemana.. huft mungkin masuk ke spam :(

    BalasHapus
  6. kehamilan pertama, karena belum pengalaman, saya lumayan stres. Karena mual muntah juga, sih. stres habis makan muntah, hihi. bTW, TFS, Mak, manfaat banget, nih.

    BalasHapus
  7. Waah, lumayan lama juga ya Mbak, baby bluesnya sampai 6 bulan. Terkadang faktor kehamilan pertama yang tiba-tiba bikin stess juga, takut ngga bisa ngurus bayi kalau saya mah. Bawaannya kesel melulu kalau anaknya rewel. Padahal kita marah, sedih ataupun gembira bisa dirasakan baby juga ya ternyata. Kalau ibunya rungsing, anaknya ikutan rungsing juga..xixi.

    BalasHapus
  8. happy mom happy kids ya mba :)

    BalasHapus

Hallo teman, terimakasih banyak sudah membaca dan berkunjung ke sini. Tinggalin jejak dong dengan komentarmu, seneng banget rasanya.

Eh iya, tapi mohon maaf, komentarnya tetap dimoderasi agar terhindar dari spammer. Jika ingin berdiskusi lebih lanjut, monggo hubungi saya via email di: bunda.shidqi@gmail.com

Author

Foto saya

Supermom, blogger, publisher, pengelola onlineshop, lulusan bidang nutrisi, mencintai kehidupan sederhana dan harmonis, suka naik kereta, makan rujak, dan penikmat musik klasik. Contact Person: bunda.shidqi@gmail.com

Follow This Blog