be a good life and happy family

Cara Mengajari Bayi dan Anak Senang Membaca


Mengajari Bayi dan Anak Senang Membaca itu menjadi tantangan setiap orangtua.

Weh, ngajarin anak kecil calistung? Baca tulis hitung, emang?.... *lalu rame dengan argumentasi, hihi

Rasanya hampir semua orangtua tau hal ini. Metode belajar yang paling ngetrend di kalangan anak-anak usia dini. Kalau anak belum bisa baca-tulis-hitung, rasanya seperti ketinggalan jaman. 

Bahkan seringkali kita bilang: duh, pusing. Anak kita belum bisa baca. Ngitung sih bisa. Tapi baca bukunya itu lho..
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/cara-mengajari-bayi-dan-anak-senang.html


Ketakutan menyeruakkan dada. Rasanya malu dan anak kita bahkan dicap bodoh. Isshh.. padahal namanya juga anak-anak. Kalo udah pinter duluan, kalah dong profesor yang sudah sepuh.

Tak heran lembaga bimbel membaca tumbuh bagai jamur di musim hujan. Ya, peluang usaha yang luar biasa ini diminati para orangtua, terutama ibu sih. Padahal belum tentu si kecil minat.

Sah-sah saja jika kita termasuk ibu-ibu yang pernah mengalami kegelisahan ini. Wong memang kurikulum Indonesia seperti menuntut hal ini. Masuk SD harus bisa baca. Fiuuhh...

Tenang bu, masalah ini bukan hanya satu, namun ribuan. Nah, masalah anak sulit membaca dapat kita atasi.

Otak anak masih dapat berkembang, saat usia 2 tahun 75% otak berkembang, dan meningkat menjadi 90% hingga usia 5 tahun. Jadi, pada rentang usia seginilah bahasa dan stimulasi kognitif penting dilakukan.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/cara-mengajari-bayi-dan-anak-senang.html


Sabar saja. Lakukan dengan tenang, gembira, dan menyenangkan. Melalui permainan, dibacakan buku, disetelin DVD, atau melalui media pembelajaran yang oke.

Nah kabar gembiranya, bagi ibu yang masih mempunyai anak bayi, saat inilah kesempatan yang baik juga untuk mulai mengenalkan membaca melalui bahasa. Menurut penelitian, ternyata bayi dapat mempelajari hingga 50-100 kata setiap minggunya.

Jadi berbicara yang banyak ya kepada bayi anda. Possible. Tidak ada yang tidak mungkin. Caranya gunakan saja secara sederhana tapi tetap jelas bahasanya.

Misalkan:

"This is a book"
"Book"
"Buku"

Tunjukkan bukunya.
Kasih tau bentuk tulisannya.

Atau,

" This is your nooose" (gunakan intonasi panjang dan lantang)
" Nooose"
" Nose"
" Hidung"

Tekan hidungnya.
Atau tempelkan gambar hidung ke hidung anak.
Beri tau bagaimana bentuk tulisannya.

Bisa juga jika anda menuliskan kata/nama benda, lalu tempelkan pada masing-masing obyek. Misalkan kulkas, lemari, dinding, dispenser. Ulang-ulang terus disebutkan jika sedang melewati tulisan tersebut. Dijamin anak akan bisa membacanya.

Cara ini pasti efektif dan terbukti. Saya lihat langsung contohnya dari video yang disiarkan pada saat acara Early Language Workshop.

*Oiya, acara ini disponsori oleh Metro Departemen store, Human Nature, Mom n Jo, tentunya oleh Reading is Fun dan Baby Can Learn #BabycanRead. Terimakasih  banyak.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/cara-mengajari-bayi-dan-anak-senang.html


Hehe, iklan sebentar..

Kembali kepada topik semula ya.

Anak bayi sudah bisa membaca kata yang ada dalam kartu. Diimplementasikan melalui gerakan. 

Seperti Hi..

Bayinya langsung dadah, dadah.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/cara-mengajari-bayi-dan-anak-senang.html


Atau, 

Clap

Anaknya langsung tepuk tangan.

Lucu deh!


Berikan anak anda hadiah paket bahasa seperti ini yuk!
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/cara-mengajari-bayi-dan-anak-senang.html


Kenapa? karena memang bagus.

Hal ini tentunya sudah dilakukan penelitian oleh profesor dari USA Dr. Robert Titzer sejak tahun 1991. Beliau jugalah yang mengkreasikan metode "Your Baby Can Read" dan "Your Child Can Discover.

Ide ini muncul saat beliau memiliki bayi.

Kedua metode ini diklaim bisa digunakan untuk anak mulai usia 3bln hingga 7 tahun.

Wow keren amat!
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/cara-mengajari-bayi-dan-anak-senang.html



Metode ini dikemas dalam bentuk paket yang menarik dan menyenangkan. Sudah lebih 20 tahun metode ini sukai anak dan orangtua di belahan dunia.

Metode belajar membaca seperti ini, dikenalkan di Indonesia pertama kali oleh Mrs. Lily.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/cara-mengajari-bayi-dan-anak-senang.html


Wanita cantik nan energik ini menceritakan bahwa anak-anaknya sudah dapat membaca sejak kecil karena dia konsisten menggunakan Your Baby Can Read lalu dilanjutkan dengan Your Child Can Discover.

Dia sangat takjub akan hasilnya. Makanya dibawalah kemari.

Dapatnya apa saja nih?

Terdiri dari:
- CD, 6pcs sliding card, 164 kartu kata. Ini paket untuk anak usia 3 bulan sampai 5 tahun.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/cara-mengajari-bayi-dan-anak-senang.html


- Paket berisi 7 buah CD tentang warna, berhitung, bentuk geometrik, logic, musik, dapat digunakan untuk anak usia 1 tahun sampai 7 tahun.

Nah kita bisa pilih sesuai kebutuhan anak kita. atau mau semuanya? hihi.. so atuh.

Semua anak pasti suka menonton TV kan? gambar pada CDnya mudah dilihat kok, tidak terburu-buru, musiknya asik, pengucapan lafalnya pun jelas. Anak yang tipenya visual, auditory, pasti akan mudah mengingatnya.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/cara-mengajari-bayi-dan-anak-senang.html


Menarik ya. 

Mau tahu belinya dimana?

Salah satunya, kita bisa membelinya di Rumah Kerinci III no. 9, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Yuk sekalian ke sana, ajak deh si kecil mampir di tempat ini. Nama tempatnya: Reading is Fun.

Dijamin... jeeung.. jeung.. anak-anak  bakalan betah!
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/cara-mengajari-bayi-dan-anak-senang.html


Suasananya itu lho, sangat menarik, shabby chic, imajinatif, dan fun. Mentornya aja baik dan hangat menyambut anak-anak untuk mau membaca.

Saat anak-anak dalam "kelas" ingin dibacakan buku, mereka boleh menggunakan berbagai kostum tokoh kesukaan mereka. Ada batman, superman, princess.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/cara-mengajari-bayi-dan-anak-senang.html


Nah sambil pakai kostum itu, mentor membacakan mereka cerita (story telling). Selesai itu, kostumnya dikembalikan lagi ke tempat semula.

Rumah Kerinci "Reading is fun" ini, didirikan atas dasar keprihatinan beberapa ibu akan minimnya minat membaca buku di kalangan anak-anak. Lebih banyak main gadget kan?

Anak-anak tidak suka baca buku karena mungkin bukunya tidak menarik. Atau bahkan orangtua tidak mau membaca juga. Nah, di sinilah anak-anak diajak kembali mencintai buku.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/cara-mengajari-bayi-dan-anak-senang.html


Reading is Fun ini bukan tempat kursus formal. Lebih tepatnya seperti Library (perpustakaan)

So, siapa yang ingin anaknya pintar membaca sejak kecil?
Yuk, mulai dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Pasti deh, anak-anak senang membaca dan gak bikin pusing mama lagi.



*sumber foto:
Dokumentasi pribadi
dan yourbabycanlearn.com






24 komentar:

  1. Benar ya mba untuk kurikulum sekarang anak yang mau masuk SD harus bisa membaca terlebih dahulu. Ini membuat para orang tua harus lebih rajin mengajarkan anak nya untuk membaca karena faktor utama adalah orang tua walaupun anak tersebut sebelumnya masuk Taman Kanak-kanak terlebih dahulu apabila orang tua tidak ikut serta tetap saja kurang

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebenarnya belajar membaca sebaiknya bukan niat krn biar gampang bisa masuk SD, tapi lbh baik utk have fun aja.. sayangnya skrg belajar baca seperti digeber, anak2 jd sutris, akhirnya jadi males baca buku, males juga belajar baca

      Hapus
  2. I used the similar clue cards here as well..memang bagusnya sering dipakai dan dilatih jadi makin terbiasa dan natural. Anak-anak cepet banget belajarnyaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. right, bisa karena biasa yg diulang2 ya mbak, apalagi otak anak masih kaya spons :-)

      Hapus
  3. Ini saya juga lagi melatih anak agar suka membaca buku susah :D mereka lebih asik membaca dengan tab nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe mdh2an nanti jadi suka buku ya mbak, wangi kertas itu khas :-)

      Hapus
  4. saya selalu takjub sama kemampuan anak-anak dalam belajar Mba, cepat banget nyerapnya :)

    jadi gak salah yah Mba, kalo mengajari anak sejak dini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. mrs.Lily dan timnya serta penemu babycanread ini sdh menguji kepada bayi2 mereka dulu, jika dilakukan dgn kondisi menyenangkan spt di Rumah Kerinci itu, aku yakin gak bikin bete :-)

      Hapus
  5. aku dulu nyoba flash card buat anakku yang pertama, dia juga sering nonton youtube abc, umur 3 tahun sudah bisa baca, sekarang mau coba lagi buat si kecil yang masih bayi ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. waw kereeen..terbukti ya mbak mmg anak sebenernya cepat menyerap kata-kata meskipun dlm bentuk tulisan

      Hapus
  6. Wah lumayan dapat ilmu baru,. Hehehe
    meskipun masih bujang tapi bisa buat saku besok kalau udah berumah tangga. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe aamiin, alhamdulillah jika bermanfaat nanti, mgkn bisa utk keponakan

      Hapus
  7. duuh, persiapan nih buat masa depan bun. hehe :D
    anak kecil memang hrus dilatih membaca, menghtung, menulis dan terlebih dahulu mengenal sekitar dan dirinya ya bun. mulai mengajarkan siapa ibunya, ayahnya, mana matanya mana hdungnya mana rambutnya. ehhh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyap setuju banget, sambil mengenalkan sekitarnya bisa diajari bgm bentuk tulisannya, jd belajar sambil bermain :-)

      Hapus
  8. Membaca dimulai dari Bayi, sangat mendukung saya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. mendukung bayi atau mendukung mas didik? :-)

      Hapus
  9. Bayi belajar dari apa yg dia liat dan dengarkan, jadi memang selain diajarkan dengan ucapan harus divisualkan dengan gerakan y mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya betul mbak, melalui visual dan auditory didukung dengan bahasa gerak tubuh

      Hapus
  10. pas bayi raffi seneng baca sampe ngancurin buku kertas robek2 :v

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi baby Raffi kreatif nih :-)

      Hapus
  11. Ibue si Ncip mah cuek. Anak pengen sekolah ya disekolahin tapi nyuruhnya dah sana main di sekolahan. Di rumah mau belajar ya ditemenin belajar, ga pernah disuruh suruh. Katanya sih sengaja ga diarah arahin biar ketauan minatnya kemana, biar nantinya ga salah kasih dukungan

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha jadinya easy going aja ya pak..

      Hapus

Hallo teman, terimakasih banyak sudah membaca dan berkunjung ke sini. Tinggalin jejak dong dengan komentarmu, seneng banget rasanya.

Eh iya, tapi mohon maaf, komentarnya tetap dimoderasi agar terhindar dari spammer. Jika ingin berdiskusi lebih lanjut, monggo hubungi saya via email di: bunda.shidqi@gmail.com

Author

Foto saya

Supermom, blogger, publisher, pengelola onlineshop, lulusan bidang nutrisi, mencintai kehidupan sederhana dan harmonis, suka naik kereta, makan rujak, dan penikmat musik klasik. Contact Person: bunda.shidqi@gmail.com

Follow This Blog