Ingin Bahagia? Jangan Bosan Berdo’a

Semua orang ingin bahagia, sukses, punya ini itu. Caranya gampang, jangan bosan meminta, jangan bosan berdo’a. Itu nasihat ustad Heri Setiawan yang kini selalu aku ingat dari acara Simfoni Kebersamaan sore itu, undangan buka puasa bersama blogger Vivalog dan anak yatim.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/ingin-bahagia-jangan-bosan-berdoa.html

Awalnya saja aku sudah merasa bahagia. Datang ke sini karena sudah lama juga gak jalan-jalan lagi berdua dede bayi. Di panas yang terik pada bulan Ramadhan, tak menyurutkan niatku untuk datang ke Millennium Sirih Hotel yang tak jauh dari stasiun Tanah Abang. Perjalananku tak lama, hanya 1 jam dari stasiun Bojong Gede, kab. Bogor.


Bahagia Dalam Simfoni Kebersamaan.

Ketika berada di meja registrasi, aku melihat wajah-wajah sumringah para anak-anak yang sibuk kian kemari. Mereka juga adalah tamu undangan dalam acara ini. 
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/ingin-bahagia-jangan-bosan-berdoa.html

Menurut Ibu Dewi perwakilan dari Millennium Sirih Hotel Jakarta, acara seperti ini sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya. Kini bekerjasama dengan Vivalog dan Darul Quran, acara bertema Simfoni Kebersamaan dilaksanakan dengan suasana hangat antara para blogger dan anak-anak panti asuhan Mizan Amanah.

#LactacydBaby Ampuh Mengatasi Kulit Sensitif Bayiku


Ini adalah kisah dua bulan yang lalu, tapi boleh ya aku cerita tentang masalah kulitnya Syadid, bayiku yang saat itu berusia 6,5 bulan. Dia sempat rewel, nempel, bikin kesel deh pokoknya. Tidak mau main sendiri. Ditinggal sebentar, nangisnya menjerit-jerit.

Sebagai ibu yang merangkap semua kerjaan di rumah, rasanya jadi bete gak karuan karena jadi gak bisa apa-apa. Tugas dapur, sumur, rasanya jadi terbengkalai. Aku harus gendong Syadid ke sana ke mari. Dia jadi tak mau bergerak dan beraktifitas. Takut deh, tumbuh kembangnya jadi terhambat karena dia jadi malas karena maunya digendong saja.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/lactacydbaby-ampuh-mengatasi-kulit.html

Cek suhu tubuhnya, normal. Buang airnya, lancar. Kenyang, haus, gak juga. Jangan-jangan dia rewel karena kulitnya bermasalah. Kulitnya memang ada yang kasar kemerahan, hampir di seluruh punggung dan dadanya. Mirip biang keringat tapi kok seperti melepuh. Mungkin rasanya perih dan gatal.

Pengalamanku Pakai Cetaphil Gentle Skin Cleanser Tanpa Busa.

Siang itu bapak kurir mengagetkan tidurku. "Permisi. Paket, bu!"
"Ya, sebentar."
Hmm, paket apaan ya? perasaan kemarin gak transfer dan pesen apa-apa.

Dibuka, ternyata isinya sebuah botol biru putih berukuran 125ml, bertuliskan Cetaphil Gentle Skin Cleanser. Ooiya, aku langsung ingat, pernah diemail akan dikirimkan produk ini ke rumah. Terimakasih sebelumnya ya. Senang deh.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/pengalamanku-pakai-cetaphil-gentle-skin.html

Ya senang dong. Jadi pengen segera nyobain produk pembersih yang katanya sih bagus untuk kulit, terutama buat jerawat dan kulit sensitif.  Pas banget dengan keluhan kulitku. Sudah banyak reviewnya, sempat wara wiri di internet, komunitas para mama dan beauty blogger.

Di berbagai negara, produk ini sudah dipercaya oleh masyarakat luas. Widiih, nih sabun udah keliling dunia. Sekarang giliranku, bunda keliling dunia, ehehe, maksudnya mencoba produk Cetaphil.

Aku memang sudah agak malas bersihin wajah dengan berbagai merk sabun apapun. Bahkan pelembab yang sudah menemani belasan tahun pun aku hentikan. Jangankan makeup, bedak pun pakai bedak bayi. Hal ini aku lakukan mengingat keluhan wajahku ini gak selesai-selesai. Sejak hamil anak kedua, jerawat gak pernah absen. Kempes sana, muncul sini. Jadi bersihin wajah cukup dengan air hangat kuku dan kapas.

Dokter cuma bilang, itu pengaruh  hormon, capek dan stress. Solusinya cuci muka dengan sabun yang hipoalergenic, berbahan bebas sabun dan pewangi. Nah, kayanya Cetaphil Gentle Skin Cleanser ini pas untuk dicoba.


Apa itu Cetaphil Gentle Skin Cleanser?

Aksesoris Naomi Mempercantik Gaya Hijabmu

Wanita itu cantik. Beauty.
Semua wanita pasti ingin terlihat anggun dan cantik.
Semua wanita menyukai aksesoris yang cantik untuk menunjang penampilannya agar menambah kecantikannya.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/aksesoris-naomi-mempercantik-gaya.html

Dalam Al Quran saja, kecantikan dan perhiasan pun dibicarakan, disuratkan, untuk dapat disiratkan. Wanita, kecantikan, dan perhiasan menjadi satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan.

Dalam melihat penampilannya, wanita senangnya lama-lama di depan cermin. Jadi ingat guyonan teman-teman saat belajar bahasa Arab dulu. Mar’ah dan Mir’ah adalah kata yang mirip, tapi beda arti, jauh malah, tapi  menjadi suatu kata yang saling terkait.

"Beuuh, mentang-mentang mar’ah, maunya deket mir’ah aja."
Ada teman yang senengnya benerin hijab terus di segala kaca atau cermin. Sampai kaca jendela pun disambanginya untuk mengecek hijabnya mencong apa tidak, hihi.

Tahukah artinya?
Mar’ah: wanita, perempuan
Mir’ah: cermin
Jadi wanita dan cermin memang jadi teman sejati. Wanita itu senangnya kan bercermin.

Bentar-bentar ngaca, bentar-bentar selfie, hehe..
Mirror.. mirror.. on the wall, siapakah wanita yang paling cantik sedunia? *langsung bercermin, jangan lupa baca do’a "Allahumma ahsanta kholqii, fa ahsin khuluqi (Ya Allah, telah Engkau baguskan bentuk penciptaanku, maka perbaguskanlah akhlakku).
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/aksesoris-naomi-mempercantik-gaya.html

Bicara soal wanita, alhamdulillah kian hari makin banyak yang sudah menggunakan hijab. Menutupi auratnya. Hijab bukan saja menambah kecantikan namun juga keanggunan. Iya dong, tidak sembarangan lelaki dapat menyentuhnya. Ibarat kue, lebih bernilai mahal jika berada di etalase yang terjaga dan dipackaging dengan baik, peminatnya pun pasti dari kalangan atas. Hijab membuat perilaku bernuansa Islami, penuh keselamatan.


Hijab Itu Percantik Diri Luar dan Dalam

Wanita manapun jika menggunakan hijab pasti terlihat cantik. Nah, alangkah baiknya, jika sudah cantik wajah dan fisiknya, perlu didukung dengan sikap pribadi yang baik juga dong, biar makin cantik luar dalam, cantik lahir bathin.

Apa saja sikap pribadi yang membuat tambah cantik ?

Jadi Bunda Pintar di Fun Edukatif Talkshow #LactacydBaby


Mendapat undangan untuk datang ke acara Fun Edukatif Talkshow dari Mother & Baby Indonesia itu rasanya seperti dikasih kado ulang tahun. Senaaang banget. Niatnya sih ingin menambah ilmu, supaya tambah pintar. Tapi modus sebenarnya saya kangen jalan-jalan, dah lama di rumah terus, hihi..

Talkshow yang bertempat di Igor’s Pastry & Cafe Jakarta ini, berkolaborasi dengan Lactacyd Liquid Baby Skincare, mengangkat tema "Healthy Skin Healthy Baby". Membahas cara yang tepat untuk menangani kulit sensitif pada si kecil.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/jadi-bunda-pintar-di-fun-edukatif.html

Waw, pas banget dengan keluhan bayi Syadid (8 bulan). Sudah seminggu, kulit dada dan punggungnya kemerahan seperti biang keringat tapi melepuh. Membuatnya rewel dan cengeng. Mungkin terasa perih dan gatal. Pakai ini itu belum sembuh juga.


Dilema
Tapiii, mendadak saya merasa dilema.
Baru ingat, pada hari dan jam yang sama, Selma akan menari di atas panggung. Dia terpilih untuk mengisi acara hiburan perpisahan sekolah taman kanak-kanak.

Jadi bingung harus pilih yang mana?
Dzikiiir aja. Astaghfirullaah. Berdamai dengan ego. Sejatinya saya ingin pergi belajar.

Ok, tenangkan fikiran. Dibuat santai saja, Li.. Yakin, insyaallah dibolehin pilih talkshow.

Strategi pertama: merayu ayah.
Minta izin ingin pergi. Penting nih buat kesehatan Syadid. Toh kostum Selma sudah saya siapkan. Di sekolah pun sudah ada tim makeup. Jadi ayah cuma menemani Selma saja. Simple kan?

Ayah hanya diam dan mengambil HP. Ealah, dia malah bbm-an. Merasa dicuekin, padahal berharap-harap cemas nih. Cekot, cekot.

Tapi kemudian, "ya sudah, pergi aja. Saya sudah izin ke kantor, minta gantian libur hari Sabtu, jadi bisa nemenin Selma."

"Oya? Yes. Alhamdulillah, terimakasih ayah." *pelukmesra.

Strategi kedua: berdiskusi dengan Selma.
"Ma, bunda bingung deh, pada hari kamu menari nanti, bunda juga ada acara seminar tentang kulit bayi. Bunda ingin belajar, kulit adik kamu kan lagi merah-merah. Boleh gak bunda datang ke sana, tapi gak nonton Selma nari?".
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/jadi-bunda-pintar-di-fun-edukatif.html


"Nanti Selma sama siapa kalau bunda pergi?".

" Selma ditemani ayah dan kakak Shidqi. Bunda sudah minta tolong ayah videoin tarian Selma, jadi bunda bisa lihat aksi kamu setelah pulang seminar, " jawab saya sambil melirik suami.

" Ya, udah. Gak papa deh. Selma sama ayah aja. Seneng kok dianterin ayah. Bunda pergi ke seminar aja."


Happy... pelukan dan kecupan hangat langsung mendarat di pipi si manis ini. Alhamdulillah, gampang banget dapat jawaban. Strategi dan diskusi berjalan mulus.


Belajar di Fun Edukatif Talkshow
Sabtu pagi saya berangkat berdua baby. Tiba di tempat langsung mengisi registrasi dan mencari tempat duduk dengan posisi yang nyaman bersama mbak blogger, April Hamsa yang murah senyum itu. Suasananya belum terlalu ramai, dalam ruangan nampak teduh karena bernuansa warna biru putih sesuai dress code. Sambil menunggu acara dimulai, foto-foto dulu deh di Mommies & Baby Corner.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/jadi-bunda-pintar-di-fun-edukatif.html

Menjelang siang, acara talkshow dimulai dan dipandu oleh MC. Cisca Becker yang cantik. Kemudian mbak Annisa dari Sanofi Lactacyd Baby memberi sambutan hangat kepada para undangan.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/jadi-bunda-pintar-di-fun-edukatif.html


Beliau mempersilahkan kami untuk menikmati fun edukatif talkshow ini bersama para narasumber.

Siapa saja narasumbernya?
Apa saja yang dibahas dalam acara ini?
Saya bahas satu persatu ya.

Narasumber Pertama: dr. Liem Hui Ling.
Beliau menguraikan penanganan kulit sensitif pada bayi dan anak-anak.
Perlu diketahui, kulit si kecil itu lebih sensitif dibanding kulit orang dewasa. Hal ini disebabkan ada perbedaan struktur kulit si kecil yang lebih tipis, lebih lembut dan memiliki PH tinggi sekitar 6-7 dibanding kulit orang dewasa yang memiliki PH normal 4-5.

Kondisi kulit tipis dengan PH tinggi membuat kulit si kecil lebih rentan terkena kontaminasi kuman dan bakteri. Menyebabkan perubahan kulit yang kemerahan, bruntusan, mudah iritasi dan gatal.

Lingkungan juga mempengaruhi kondisi kulit si kecil. Jadi perlu diperhatikan Seperti:
- Suhu ruangan jangan terlalu panas atau terlalu dingin. Kulit si kecil akan langsung memberikan alarm jika kondisi ruangan tidak nyaman.
- Gunakan pakaian yang adem dan menyerap keringat.
- Jika si kecil gerah, boleh kok mandi lebih dari dua kali. Tubuh malah jadi lebih lembab dan nyaman.
- Saat mandi cukup lima menit saja. Lebih baik gunakan air dengan suhu 20-30°C.
- Air dingin dapat membuat PH kulit menjadi rendah, tapi hati-hati si kecil bisa kedinginan. Atau jangan kepanasan, karena akan membuat lapisan kulit menjadi rusak, dikhawatirkan malah membuatnya iritasi.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/jadi-bunda-pintar-di-fun-edukatif.html


Agar kulit si kecil selalu sehat, perlu dinetralkan dengan PH rendah, agar kuman dan bakteri tidak mudah menyebar pada kulit. Nah, Lactacyd Liquid Baby Skincare bisa menjadi solusi nih karena terkandung PH 3-4.

Klop!


Ada salah satu mommy yang bertanya, apa  bedanya kulit sensitif dengan kulit alergi?

dr. Liem menjawab:
- Kulit Sensitif, akan mengalami perubahan menjadi merah dan gatal di bagian tertentu saja. Pencetusnya bisa berupa sesuatu yang bersentuhan dengan kulit, seperti sabun mandi yang tidak cocok, popok, bahan pakaian yang kasar, bedak, minyak telon, dan sebagainya.

- Kulit alergi seperti merah di sekujur tubuh, biduran, bentol-bentol merupakan alarm tubuh yang memberitahu bahwa daya tahan tubuh berkurang. Biasanya ada faktor pencetus dari dalam, seperti makan udang, seafood, susu sapi, telur, kacang-kacangan, atau obat tertentu. 

Kulit sensitif maupun kulit alergi bisa dipengaruhi faktor keturunan. Coba dicek, antara papa dan mama siapa yg kulitnya mudah bermasalah?

Jadi alangkah baiknya kedua kondisi tersebut selalu dipantau agar si kecil selalu nyaman dan ceria. Keceriaan si kecil dapat mempengaruhi tumbuh kembangnya menjadi optimal. Tidak cengeng dan lebih berkonsentrasi. 

Apabila ada kondisi kulit menjadi lebih parah, lebih baik segera konsultasi dengan dokter anak.


Narasumber kedua: Tara Amelz
Seorang ibu yang mempunyai anak bernama Snow, dia juga menekuni dunia blogging. Jika ingin berkenalan bisa menghubunginya via twitter @mamaofsnow.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/jadi-bunda-pintar-di-fun-edukatif.html


Tara berbagi pengalamannya mengasuh Snow yang super aktif alias tidak bisa diam. Anaknya jadi mudah berkeringat. Tentu saja Tara harus intens menjaga kondisi kulit anaknya agar tidak bermasalah.

Dia juga menggunakan Lactacyd Baby sejak lama. Awalnya Snow mengalami ruam popok. Tara menggunakan Lactacyd Baby untuk mengurangi keluhan itu. Nah, sampai sekarang dia gunakan terus untuk Snow, agar kulitnya bebas kuman dan selalu sehat.


Narasumber ketiga: Adianti Reksoprodjo.
Dia adalah founder dan trainer Train with Baby workshop @fitmumandbub. Selain sibuk mengurus buah hatinya, Anty begitu panggilannya, juga mengurusi kegiatan fit mum and bub yang berada di rumahnya.

Fit mum and bub adalah kegiatan senam bersama mama dan si kecil. Anty senang dan selalu berolahraga bersama sang buah hatinya. Baginya, olahraga itu penting. Sejak dulu dia pun sudah mengenal dunia senam, maklum mamanya adalah juga seorang guru senam.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/jadi-bunda-pintar-di-fun-edukatif.html



Kalau punya bayi jadi tidak bisa olahraga? Ah itu alasan, padahal saat punya bayi kita bisa manfaatkan gerakan mengangkat bayi seperti gerakan menggunakan barbel. Bayi pun senang diajak berolahraga.

Salah satu contoh olahraga sederhana yang mbak Anty peragakan adalah Plie Squat, yaitu kaki dilebarkan sebesar 45°, perut ditahan dan dikunci, punggung hingga bokong ditegakkan, lalu tekuk-luruskan lutut sebanyak 6x sambil gendong bayi di depan kita. Percaya deh si bayi malah ikutan ketawa-tawa geli. 

Atau kalau perlu, saat lutut ditekuk, bayi ikut diangkat naik turun dengan kekuatan otot lengan kita. Lumayan kan bisa bikin lengan, perut dan paha jadi kenceng. Pegal-pegal di punggung juga jadi terasa berkurang.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/jadi-bunda-pintar-di-fun-edukatif.html

Seringkali para ibu hamil mengalami sakit punggung karena menahan beban perut. Makin bertambah sakit dan sering pegal setelah melahirkan serta menyusui. Biasanya tanpa sadar sering membungkuk saat memandikan atau menyusui bayi.

Nah sakit punggung ini bisa diminimalisir dengan posisi tubuh ditegakkan sedemikian rupa. Saat memandikan si kecil, letakkan bak mandi sejajar dengan dada kita, jadi ibu tak perlu menunduk. Sedangkan saat menyusui, ganjal punggung kita dengan bantal agar nyaman dan gak nyeri.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/jadi-bunda-pintar-di-fun-edukatif.html

Masih banyak lagi gerakan tubuh yang dibuat oleh mbak Anty. Gerakan berolahraga sambil menggendong si kecil. Dijamin bikin sehat, stamina terjaga, bayi pun ikut senang. Bila masih belum kebayang gimana caranya olahraga sambil bawa bayi, intip aja instagramnya mbak Anty di @fitmumandbub.

Saya sudah sedikit tahu gerakannya, karena di acara kemarin, ibu-ibu yang membawa si kecil diajak olahraga bersama, mbak Anty langsung memimpin sambil menggendong bayi cantiknya. Seru juga ternyata, Syadid yang tadinya bete, mendadak gembira ketawa ngeri-ngeri gitu ketika saya angkat ke udara.


Penggunaan Lactacyd Liquid Baby
Selesai talkshow, acara seru lainnya adalah pembagian doorprize, foto bersama dan makan siang. Meskipun harus antri panjang dan dapat porsi makan sekenanya, tapi saya senang dan puas ikut acara ini. Di sana bertemu teman-teman.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/jadi-bunda-pintar-di-fun-edukatif.html

Senang, bisa pulang membawa oleh-oleh Lactacyd Liquid Baby, handuk dan ilmu yang bermanfaat. Udah gak bete lagi. Saya jadi tahu bahwa kemerahan pada kulit Syadid karena kulitnya tergolong sensitif. Makin gak sabar pengen nyobain mandiin Syadid pakai #LactacydBaby. Berharap kulitnya jadi mulus lagi, jadi gak rewel dan kembali ceria.

Katanya sih cara penggunaannya cukup ditotolkan ke kulit, atau praktisnya langsung campurkan saja ke air mandi. Bahkan bisa untuk kulit kepala, gunakan seperti shampoan.

Aman dipakai berkali-kali dan sudah teruji secara klinis. Aromanya juga khas, lembut, dan tanpa banyak busa. Bener-bener pas buat si kulit sensitif.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/jadi-bunda-pintar-di-fun-edukatif.html

Bayi anda juga punya masalah kulit? Cobain juga yuk!
Bahan alami susunya membuat kulit si kecil tetap halus dan lembut. Tersedia ukuran 60ml, 150ml. Belinya di apotik atau toko obat terpercaya.

Makin sehat kulit bayi, makin sehat juga tubuh dan jiwanya. Tumbuh kembang bayi kita jadi sempurna. Siapa sih yang nolak sama bayi lucu dan sehat? makin pengen diciumin aja deh.

Terimakasih Mother & Baby Indonesia dan Lactacyd Baby atas undangannya. Acaranya benar-benar menyenangkan dan penuh edukasi. Gak nyesel deh bisa hadir, gak nyesel juga ninggalin Selma yang sukses menari dengan lincah.






Membentuk Anak Cerdas Dengan Main Bersama Ayah di #LactogrowHappyDate


Main bersama ayah bisa membentuk anak menjadi cerdas? Bagaimana bisa?

Pertanyaan tersebut pun dikaji oleh Nestle LACTOGROW untuk mencari tahu jawabannya, melalui kegiatan edukasi di arena bermain #LactogrowHappyDate With Legendaddy.


#LactogrowHappyDate With Legendaddy - Happy Winterland ini berlangsung mulai akhir Februari hingga akhir bulan Mei 2016. Bertempat di dalam mall yang tersebar di empat kota besar yaitu Jakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar.

Merupakan lanjutan kegiatan tahun lalu yang bertemakan suasana pantai, nah kali ini suasananya musim dingin dan bermain salju. Wiih, tak sabar ingin juga merasakannya. Anak-anak pasti suka.

Ide ini terlaksana setelah adanya hasil survey kepada para orangtua, sebanyak 53% responden menyatakan bahwa anak akan bahagia jika ada keterlibatan antara orangtua, ayah dan ibu, begitu penjelasan ibu Gusti Kattani MaulaniBrand Manager LACTOGROW.

Tujuan kegiatan ini dibuat sebagai wadah kebersamaan antara ayah, ibu, dan si kecil untuk membentuk kebahagiaan dan kecerdasannya. Anak-anak bisa bermain salju di sini, diantar dan ditemani oleh ayah.

Kegiatan ini didukung dengan beberapa sarana yang unik seperti arena bersalju, memberi makan hewan, memancing ikan, membuat snowman, serta konsultasi tumbuh kembang anak.

Di sini anak-anak bisa bereksplorasi, mengenal sesuatu yang baru. Ditemani orangtua, khususnya ayah.

Anak-anak kan jadi happy, bisa main bareng dengan ayah yang biasanya libur hanya di hari Sabtu dan Minggu. Kalau main sama bunda sudah hampir setiap hari, hehe...

Jadi, harapan selesainya acara ini adalah anak-anak bahagia, menjadi lebih cerdas dan dekat dengan ayah. Kegiatan bermain bersama ayah ini dapat dikenang indah oleh anak-anak di sepanjang hidupnya.


Bahagia Penentu Kecerdasan Dalam Segala Hal

Nestle LACTOGROW mempunyai misi mendukung kebahagiaan anak-anak dan keluarga Indonesia. Keluarga yang bahagia menjadi penentu karakter dan tumbuh kembang si kecil.

Kebahagiaan ini diharapkan  dapat membentuk generasi yang cerdas di masa depan.

Anak menjadi cerdas dalam segala hal:
- cerdas berakhlak,
- cerdas menghadapi masalah,
- cerdas dalam fikiran, perbuatan,
- cerdas spiritual.

Hal ini makin diperjelas oleh Psikolog Rini Hildayani, M.Si bahwa karakter dan tumbuh kembang anak menjadi cerdas dan optimal karena adanya keterlibatan yang seimbang antara ayah dan ibu dalam mengasuh dan mendidik.

Anak-anak terbina dalam pengasuhan yang sesuai dengan porsinya. Pengasuhan bukan saja dari ibu, tetapi ayah juga harus ikut serta berlibat. Ada figur ibu, ada figur ayah.

Ibu pun butuh dibantu. Pekerjaan di rumah kadang menguras tenaga dan fikiran, sehingga perhatian ke anak-anak pun tidak sepenuhnya dapat dilakukan.

Seperti yang saya rasakan, mengurus rumah dan ketiga anak sekaligus tanpa ada yang membantu itu rasanya agak kewalahan. Jika ayah ada di rumah, alhamdulillah rasanya agak ringan terbantu.

Seorang ayah sebaiknya juga harus peka akan kebutuhan buah hatinya, agar anak dapat merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya.

Apa akibatnya jika anak tidak bahagia?

Jika pendidikan dan pengasuhan hanya sebelah pihak, alhasil perkembangan jiwa, fikiran, dan mental anak-anak tidak seimbang, mereka tidak bahagia.

Waahh.. saya setuju buangett.

Saya punya contoh kasus anak dengan kondisi ayah ibunya yang tidak harmonis. Ayah yang super sibuk di luar rumah, ibunya yang cerewet dan pemarah karena lelah fisik juga mental.

Suasana seperti ini mempengaruhi emosi si anak. Dia tumbuh menjadi anak yang labil, pengecut, dan tidak percaya diri. Dia tidak bahagia, sempat menganggap seperti tidak punya orangtua.

Dia merasa kesepian, untuk jalan dan main bareng saja hampir tidak pernah, yang ada malah sering diomeli. Begini salah, begitu salah, katanya.

Akhirnya anak ini merasa bingung, selalu saja berulah yang kadang tidak dapat diterima logika kita, bahkan sering berlaku nekat. Karakternya jadi terlihat sangat menyebalkan.

Untuk merubah kelakuannya, harus dilakukan pelan-pelan, dirangkul kembali, dimunculkan rasa bahagianya bersama kehadiran orangtua.

Kalau sudah seperti ini, siapa yang mau disalahkan?


Manfaat Bermain Bersama Ayah

Seberapa dekat anda dengan ayah?
Seberapa lama kita berinteraksi dengan anak?

Jika ingat masa kecil dulu, saya maunya bisa selalu dekat dengan ayah. Ayah yang mau jalan-jalan dan main bareng. Ayah yang mau bercerita, mau dengarkan curhat, bahkan bisa menjadi tempat untuk memperlihatkan hasil karya yang telah saya buat.

Bukan ayah yang suka memukul, suka membentak, dan bukan ayah yang sibuk dengan koran, mesin ketik, atau sibuk dengan asap rokok dan burung.

Beruntung saya memiliki ayah yang mau peduli dengan keseharian anak-anaknya. Beliau suka menemani saya main. Senang rasanya.

Pada saat ayah dinas keluar kota, komunikasi tetap dilakukan meskipun hanya melalui surat yang dikirim oleh pak pos. Membaca tulisan Ayah menanyakan kabar kami di rumah itu rasanya bahagia.


Dengan perhatian ayah, saya merasa tenang, belajar pun jadi semangat, penuh konsentrasi. Alhamdulillah nilai raport juga selalu baik. *Narsis..

Nah, jadi jangan kira tak ada manfaatnya jika berinteraksi dan bermain dengan anak.

Apa saja manfaatnya?

- Anak akan mendapat pengalaman dan  kesan baik karena mendapat contoh dan figur penuh kasih sayang. Hal ini membentuk memory yang amat indah hingga dewasa.

- Perkembangan kognitif dan emosi sosial anak menjadi optimal karena ada pengaruh  besar dari hubungan ayah yang peduli.

- anak akan tumbuh lebih percaya diri, karena merasa aman dan nyaman, sehingga mudah menerima kondisi apapun dalam belajar. Susah senang ada ayah, ada ibu. Semoga menjadi lebih cerdas dalam menjalani hidupnya.


Choky Sitohang, seorang presenter, public figure, bintang iklan terkenal juga berbagi pengalamannya dalam mengasuh kedua buah hatinya.

Dia merasa tertantang, sebagai ayah yang sibuk tetapi juga harus menyeimbangkan antara waktu kumpul bersama keluarga dengan karirnya yang padat.

Jika memungkinkan, kedua anaknya dibawa ke lokasi syuting. Ketika sedang di luar kota, Choky selalu menyempatkan diri berkomunikasi dengan anak-anak dan istri melalui video call.

Prinsipnya, berkumpul dengan keluarga tak hanya secara kontak fisik tetapi komunikasi antar anggota keluarga harus tetap selalu terjalin, dimana dan kapan saja.

Untuk apa badan kita bisa berkumpul dengan keluarga, namun malah sibuk dengan gadget masing-masing.

Haha, benar juga ya...

Ditambahkan pula, bahwa bermain bersama anak itu tanpa harus biaya mahal dan tidak pula susah.

Contoh sederhana saja, punggung ayah yang kokoh dapat dijadikan "pelana kuda" yang dinaikkan anak-anak, bermain koboi. Anak-anak itu hanya butuh bounding. Pasti seru.

Atau jika ibu sedang sibuk memasak atau ayah membersihkan halaman rumah, ajak anak-anak menjadi asisten yang dipercaya untuk dapat membantu pekerjaan.

Mencuci mobil bersama atau sekedar mencabuti rumput itu sesuatu yang menyenangkan. Jangan khawatir dengan kotor, anggap saja sebagai tempat mereka belajar.

Oh, so wise...


Anak Cerdas Ada Ayah Yang Antusias.

Secara kasat mata, kedekatan anak biasanya lebih banyak kepada ibunya. Ibulah yang pertama kali menjadi tempat seorang anak hidup bertumbuh kembang. Sedangkan ayah bertugas mencari nafkah.

Jadi, apa mungkin setelah lelah bekerja, ayah masih bisa dibebankan mendidik dan mengasuh anak-anak?

Jawabnya: insyaallah bisa. Tinggal tanya dalam diri, anda antusias kah? mau apa tidak?

Kalau begitu, apa saja tugas ibunya? "ngapain aja sih ibunya?".

Wow, pada tulisan ini saya bukan mau berpihak sebelah. Tapi alangkah baiknya, kampanye Legendaddy ini disikapi dengan bijak.

Ayah adalah kepala rumah tangga, memiliki hak dan kewajiban untuk membentuk keluarga yang bahagia dan harmonis.

Agar dapat membentuk karakter dan masa depan keluarga yang bahagia, dibutuhkan kerjasama antara ayah, ibu, dan anak.

Jika ada waktu luang, ayah sebaiknya antusias melakukan kegiatan bersama anak-anak. Sebaliknya, jika ayah sudah sibuk bekerja, pengasuhan dapat dialihkan sepenuhnya kepada ibunya.

Klop kan?

Eh, iya. Tahukah anda?

Di dalam kitab suci Al Quran terdapat kisah-kisah tauladan seorang ayah yang antusias terhadap perkembangan anaknya lho.

Beberapa surat dan ayat yang telah saya baca, membuktikan kalau peranan ayah itu juga penting dalam tumbuh kembang jiwa anak.

Seperti contoh:

a. Nasihat Luqman dan anaknya.

Namanya tercantum dalam kitab suci Al-Quran. Beliau bukan nabi, tapi sosoknya diabadikan Allah SWT untuk menjadi tauladan para ayah sepanjang masa.

Di sini tersirat bahwa seorang ayah bernama Luqman itu turun tangan dalam mendidik anaknya. Selalu memberi nasihat-nasihat yang sangat baik.

"Dan ingatlah ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika memberi pelajaran: Wahai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan Allah itu kezaliman yang besar." (QS.31: 13)

Itu sepenggal ayat yang saya tulis. Selanjutnya, kita buka dan baca sendiri terjemahannya dalam Al Quran dalam surat Luqman. Inspiratif dan bagus banget.

Nah, sudahkah kita menasihati anak-anak dengan aturan yang baik?

b. Kekompakan Nabi Ibrahim dan anaknya Nabi Ismail.

Kisah nabi Ibrahim, adalah contoh seorang ayah yang bijaksana dan sayang kepada anak lelakinya, Ismail.

Saat nabi Ismail akan diuji kepatuhannya untuk dikorbankan, nabi Ibrahim tidak gegabah, tidak otoriter (mentang-mentang jadi ayah, anak harus patuh, kudu nurut).

Tetapi nabi Ibrahim tetap berdiskusi dahulu dengan nabi Ismail, berbincang dengan baik, sampai akhirnya mencapai keikhlasan antara anak dan ayah.

Berlanjut hingga nabi Ismail dewasa, ketauhidannya semakin terbentuk. Mereka berdua kompak bekerjasama membuat Ka’bah.

Ka’bah pun tersirat makna, menjadi pusat contoh kisah kasih sayang ayah dan anak yang abadi, bukan hanya menjadi tempat ritual ibadah Haji dan umroh bagi umat Islam hingga sekarang.

Luar biasa, saya semakin mengagumi hal ini. Apakah kita sudah kompak dengan anak-anak?

c. Nabi Ya’kub dan anaknya Nabi Yusuf

Nabi Yusuf bermimpi tentang sebelas bintang, matahari dan bulan yang bersujud kepadanya. Hal ini tidak dirahasiakan sendiri, tapi beliau ceritakan kepada ayahnya. Nabi Ya’kub mendengarkan dengan seksama mimpi tersebut. Bukan menyepelekan.

Hmm.. Kalau jaman kita mungkin begini ya;
Anak: "ayah, aku mimpi aneh, ada bintang, bulan, matahari sujud. Kok bisa, kenapa ya yah?"
Ayah: "halah, namanya juga mimpi, nak. Mana ada kaya gitu? Makanya kalau mau tidur jangan lupa cuci kaki, tangan, gosok gigi."
Anak: "Glegek! (nelen ludah). Males deh curhat lagi sama ayah."

Itu contoh ya, hehehe.. *kidding

Nabi Ya’kub dan nabi Yusuf sempat terpisahkan pada jarak waktu yang lama karena ulah saudara-saudara yang dengki. Menimbulkan kerinduan yang amat sangat hingga membutakan mata sang ayah. Do’a-do’a nabi Ya’kub tak pernah putus akan untuk anak kesayangannya itu.

Singkat cerita akhirnya mereka bertemu kembali, nabi Ya’kub dapat melihat kembali dan dimuliakan oleh nabi Yusuf yang telah sukses, diberi tempat yang indah.

So sweet..
Sudahkah kita bisa menjadi tempat curhat dan berdo’a untuk anak-anak?

d. Nabi Muhammad bersama kakek dan pamannya.

Bagaimana dengan anak-anak yang telah ditinggal ayahnya? apakah bisa menjadi sosok yang hebat?

Wahai orangtua, jangan cemas.

Renungilah kisah nabi Muhammad SAW. Beliau adalah anak yatim, ayahnya telah wafat sejak beliau dilahirkan. Tetapi apakah beliau kehilangan figur seorang ayah?

Tidak. Di dalam hidupnya, ada sang kakek yang gembira menyambut kelahirannya. Dan ketika beranjak besar, sang paman juga mengasuh dan mengajarinya berdagang. Sampai nabi Muhammad SAW menjadi salah satu saudagar yang jujur dan sukses.

e. Nabi Muhammad SAW bersama keempat Putrinya.

Di sini saya cantumkan contoh hubungan antara ayah dengan anak perempuannya, bukan saja keterlibatan ayah dengan para anak lelaki.

Semakin terasa adil bukan?

Rasulullah SAW, bisa kita jadikan contoh, keterlibatan ayah terhadap separuh hidup anak-anak perempuannya. Ada Zainab, Ruqoyyah, Ummu Kalsum, dan Siti Fatimah Azzahra, para wanita sholihah dan mulia.

Kasih sayang yang sangat menggugah hati, apalagi ketika nabi Muhammad dengan putri bungsunya Siti Fatimah saat beliau mendekati ajalnya, perpisahan yang mengharukan. Kisah-kisahnya dapat anda cari sendiri.


* * *

Look.. so inspiring!

Sebagian kisah-kisah di atas bukan sekedar dongeng. Tetapi bukti nyata, Allah SWT kabarkan, bahwa seorang nabi dan para pembesar di jamannya, merangkap seorang ayah pun bisa meluangkan waktu untuk kebaikan anak-anaknya.

"Ah itu kan nabi. Kalau saya kan manusia biasa."

Please papa, babeh, papi, ayah, daddy...

Mungkin masih banyak anak-anak kita yang mempunyai impian:
Ayah,
Duduk bareng sama aku.
Dengerin cerita aku.
Lihat aksi kepintaran aku.
Ada telepon dan video call, maka hubungilah aku.

Jadi kesimpulannya, keterlibatan ayah  penting tapi memang bukanlah sepenuhnya. Antusias ayah mendidik  itu sebagai pelengkap. Agar ada keseimbangan pendidikan antara gaya ayah dan ibu. Ada figur yang disegani sekaligus dikagumi.


Jangan sampai anak kita hanya  bisa mengidolakan superman, batman, ironman, ultraman.

Tetapi lebih keren jika mereka pun bisa mengidolakan ayah sebagai superpapa, ultrapapa, ironpapa, sang super hero yang siap melindungi, menemani, dan menolong mengerjakan PR.

Right? hehe.. All right, dong!


Anak Cerdas Ditunjang Nutrisi Tepat

Seperti slogan  men sana in corpore sano, di dalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang sehat. Pikiran dan jiwa sudah cerdas, tubuh pun harus sehat. Tubuh sakit-sakitan membuat anak menjadi lesu dan malas.

Otak memerlukan nutrisi untuk berfikir. Organ dalam seperti jantung, paru-paru, saluran pencernaan butuh makanan sehat agar dapat bermetabolisme dengan baik.

Tulang dan otot memerlukan sumber tenaga  serta kalsium untuk bergerak aktif dalam mengeksplorasi dunia barunya. Semua itu butuh penunjang yang tepat.

Begitu pun menurut pakar gizi medik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, DR. dr. Saptawati Bardosono, MSc, bahwa tumbuh kembang anak bukan hanya dari keluarga dan lingkungan yang bahagia saja, tetapi juga dipengaruhi oleh nutrisi dan kesehatannya.

Saluran cerna yang baik adalah salah satu faktor penting dalam tumbuh kembang anak. Karena organ imunitas terbesar ada di dalam sana. Penting bagi kita memastikan saluran cerna anak harus sehat agar penyerapan zat gizi menjadi sempurna.

Anak yang sehat pertumbuhannya menjadi optimal, dapat berkonsentrasi, dan tentu saja mempengaruhi psikologi anak maupun orangtua. Lebih gesit dan ceria. 

Nestle LACTOGROW ikut menunjang hal ini. Susu pertumbuhan ini diformulasikan secara khusus oleh para ahli di Nestle Research Centre, Switzerland, untuk anak usia 1-5 tahun agar sehat, aktif dan ceria.

LACTOGROW yang sebelumnya bernama Lactogen, mengandung sumber karbohidrat, protein, asam linoleat (omega 6), asam linolenat (omega 3), minyak ikan, 11 vitamin dan 7 mineral.

Dengan motto "Good Food, Good Life", Nestle berkomitmen menggabungkan ilmu pengetahuan dan tekhnologi untuk memenuhi kebutuhan makanan yang berkualitas, aman, bergizi, dan rasa yang nikmat dikonsumsi masyarakat

Nestle telah ada selama 150 tahun dibidang gizi, kesehatan, dan keafiatan. Sedangkan Nestle Indonesia didirikan pada tahun 1971 dan memiliki 3.400 karyawan. Banyak produk lain yang dikenal seperti Milo, Dancow, Nescafe, Lactogrow 3, Cerelac, Bear Brand, Kitkat, dan ragam lainnya.

Nestle juga memiliki 41 pusat tekhnologi produk dan penelitian serta pengembangan. Di Asia, selain di Indonesia, Nestle memiliki pusat di Shanghai, Beijing, Singapura, dan Gurgaon.

So, amat tepat jika kita memilih produk yang berkualitas baik dan enak dikonsumsi demi kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak. Seperti LACTOGROW ini kan?


Main Bersama Ayah di #LactogrowHappyDate Happy Winterland

Kapan lagi bisa main bareng sama ayah di hari Sabtu. Kami pun tak mau ketinggalan dalam kegiatan ini, merencanakan seminggu sebelumnya untuk dapat jalan-jalan ke Kota Kasablanca dan menikmati bermain salju di #LactogrowHappyDate Happy Winterland.

Untuk dapat masuk ke arena bermain yang besar ini, pengunjung bisa membeli tiketnya dengan menukarkan bon pembelian paket susu LACTOGROW 3 & 4.

Di dalam arena bermain, anak-anak bisa menikmati beragam suasana musim dingin, Happy Winterland.

Seperti:

a. Zona Zoo

- Fishing On Ice.
Di arena ini, Shidqi dan Selma bisa memancing ikan sesuka hati. Suasananya mirip kutub dengan kolam penuh es.


Asyiknya lagi, ikan hasil tangkapan tadi bisa dibawa pulang dan dipelihara di rumah. Diharapkan, anak-anak dapat bertanggung jawab akan hewan peliharaannya.

- Melihat Hewan Ternak Musim Dingin

Masih dalam arena zoo, ternyata kami bisa langsung melihat dan memegang hewan-hewan yang biasa hidup di musim dingin. Kelinci jenis Angora berambut tebal, domba putih, dan kancil.



Bulu domba yang tebal dapat dielus  langsung oleh anak-anak. Mereka tertawa gembira, karena takjub, seperti melihat Shaun si The Sheep. Selama ini kan adanya domba hitam yang dekil ketika hari raya Idul Adha.

b. Snow Globe Photobooth

Senangnya kegembiraan ayah dan anak-anak dapat diabadikan melalui foto bareng di dalam globe. Nuansanya mirip di dalam bola es. Sayang, saya tidak bisa ikut foto bersama karena adik bayi ingin menyusu.


c. Snowman Makeover

Di zona ini, anak-anak dapat membuat boneka snowman dari dua bulatan gabus, lalu diwarnai, diberi mata, hidung, rambut, dihias sesuka hati. Ah, saking antusiasnya, saya lupa mengabadikan hasil karya mereka. Jadi foto ini saja ya, mirip begini kok..


d. Snow Playground

Meskipun harus antri panjang, zona satu ini tak mau ditinggalkan sedikit pun  oleh anak-anak, mereka rela antri karena ingin main salju.

Sebelumnya, semua anak diharuskan memakai sarung tangan dan sepatu bot, demi keamanan dan kenyamanan saat memegang salju yang dingin dan keras itu. Salju yang mulai mengeras akan terasa licin jika diinjak, sedangkan serpihan es-nya terasa agak tajam.

Aiih, rasanya belum puas jika hanya diberi waktu sebentar. Maunya lama. Tapi karena peminatnya banyak, anak-anak harus bergantian. Lain waktu, inginnya sih dibuat lebih luas lagi dan lama, di Indonesia kan tidak ada salju, jadi makin asyik bermain sampai bosan *apa malah gak mau pulang lagi, hahayy..



e. Area Konsultasi

Hei, hei, enak nih ada area konsultasi tumbuh kembang dan gizi untuk anak kita. Bisa ngobrol dan diskusi dengan para ahli gizi agar Happy Tummy, Happy Kids.

Acara ini sangat luar biasa, antusias keluarga terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang. Arena bermain salju ini pun memecahkan rekor MURI lho. Penyerahan plakat diterima oleh John Raymond Lagdameo, selaku Assistant Vice-President Category Marketing Manager PT. Nestle Indonesia.

Tak terasa main di sini sudah hampir 5 jam. Selepas sholat maghrib, kami memutuskan kembali pulang ke rumah. Keseruan hari itu kami tambah dengan naik bajaj, turun di stasiun Tebet dan melanjutkan pulang ke rumah menggunakan Commuterline. Wah, anak-anak gembira banget. Merasakan sensasi baru. Masih saja sesekali mereka bahas hal ini.

Semoga kegembiraan dan kebahagiaan Shidqi dan Selma dapat membuat tumbuh kembang mereka semakin baik serta menjadi cerdas. Jika besar nanti mereka dapat mengenang nostalgia indah ini, bersama ayah bermain bersama di #LactogrowHappydate.

Aamiin...


Apakah anda setuju tentang hal ini?
Bantu SHARE jika bermanfaat ya ^_^

Ide Bersih-Bersih Ala Magiclean Wiper



Sebagai bunda yang mempunyai dua orang anak dan satu bayi -tanpa asisten rumah tangga itu-, jika membersihkan lantai, dinding, dan jendela dari debu dan kotoran itu memang sangat menyita waktu.

Bahkan tidak pernah bisa berharap rumah bisa rapi dan bersih setiap saat. Ada saja yang mereka buat di dalam rumah, mengakibatkan lantai selalu kotor, lengket, dan berantakan.

Diberesin, disapu, dipel. Tidak lama, begitu lagi. Berulang-ulang entah sampai kapan.

Rumah cantik bak istana? ahh, masih mimpi.

Jadi untuk urusan membersihkan tiap sudut ruangan dan jendela pun sering terlewatkan.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/ide-bersih-bersih-ala-magiclean-wiper.html

Begitu pun niat membersihkan lubang angin. Alamak, sering malas. Padahal saya tahu disitu banyak debu. Anak-anak rentan debu pula, sering alergi. Menurut penelitian dalam 1 gr debu terdapat ratusan ribu bakteri. Wow!

Tapi belum sampai menggapai bagian atasnya, bayi keburu bangun, nangis, minta menyusu. Ketiduran deh saya, haha.

Makanya saya gak bisa berharap banyak kalau urusan rumah bisa bersih sempurna. Kadang-kadang itu pun dibantu ayah.

Memberi tugas kegiatan anak kepada Shidqi dan Selma hanya sebatas belajar. Mereka sih mau mengerjakan, tapi kebayang kan kualitas bersihnya ala anak-anak itu gimana?

Marah-marah gak ada manfaatnya sama sekali. Bersih gak, wajah keliatan serem iya. Bener gak?

Kalau bunda-bunda di sini bagaimana, punya masalah yang sama gak?
Kalau sama, kita tos dulu..!

Tapi, bun..

Kemarin saya mencoba pakai Magiclean Wiper. Katanya bisa membersihkan debu dan kotoran tanpa banyak air dan tanpa listrik.

Alhamdulillah punya ini karena memperoleh dari hadiah.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/ide-bersih-bersih-ala-magiclean-wiper.html



Apa itu Magiclean Wiper?

Magiclean Wiper itu alat serbaguna yang dapat digunakan untuk menyapu dan mengepel dalam satu waktu. Jadi alat sapu dan pel yang praktis.

Mengangkat kotoran, debu, serbuk, rambut, debu pada kain, bahkan serangga kecil sekali usap.

Produk KAO Jepang ini bisa untuk membersihkan bagian lantai kayu, keramik,vinil, marbel, dinding, jendela, bahkan bagian lubang angin.

Alat ini terdiri dari:
- 1 wiper yang pipih bisa menjangkau bagiah bawah 3 cm. Dilengkapi pusat gagang yang ergonomis, dapat berputar 360°.
- 4 bagian tongkat yang dapat disambungkan sesuai jarak jangkauan. Bahan tongkatnya seperti dari alumunium dengan ketebalan prima.
- 1 lembaran tissue serat microfiber tipis yang kering, dan
- 1 lembaran tissue serat microfiber tipis yang basah.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/ide-bersih-bersih-ala-magiclean-wiper.html
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/ide-bersih-bersih-ala-magiclean-wiper.html

Bentuknya unik, gagangnya bisa dibongkar pasang dari pendek untuk membersihkan permukaan yang mudah dijangkau, atau dipasang menjadi lebih panjang untuk area lubang angin dan plafon. Tinggal klik-klik-klik. Total panjang kurang lebih 125cm.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/ide-bersih-bersih-ala-magiclean-wiper.html
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/ide-bersih-bersih-ala-magiclean-wiper.html

Bagian pembersihkan terbuat dari serat microfiber yang tipis dan halus. Mirip tissue basah gitu deh. Dipasangkan pada bagian wiper.

Untuk menyapu, kita gunakan lapisan Dry Sheet (kering), sedangkan untuk mengepel gunakan lapisan Wet Sheet (basah).
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/ide-bersih-bersih-ala-magiclean-wiper.html

Namun kemarin saya gunakan Dry Sheet untuk menyapu dan mengepel juga, two in one. Sekalian saya suruh Shidqi untuk membersihkan bagian lubang angin. Dan hasilnya alamak: kotoran hitam langsung menempel. Wakwaww!!
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/ide-bersih-bersih-ala-magiclean-wiper.html


Seketika kotor langsung saya ganti tissue pembersihnya dengan wet sheet. Diusapkan kembali untuk kedua kalinya, sehingga lubang angin benar-benar bebas debu. Hemat listrik ya, tak perlu gunakan vacum cleaner.



Bagaimana kesan terhadap Magiclean Wiper ini?

Saat menggunakan Dry Sheet Magiclean Wiper, debu pada lantai dan lubang angin langsung menempel lho. Shidqi sampai takjub dibuatnya. Seperti foto diatas kan? menjadi cara yang mudah membersihkan lubang angin.

Kemudian Selma tak mau ketinggalan. Dia ikut mencoba membersihkan kaca pada daun jendela. Tetap saja saya pantau, dibantu kakaknya dengan menyemprotkan air melalui selang. Wah, kerjasama antar anggota keluarga yang baik. Bersih deh jendela kami.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/ide-bersih-bersih-ala-magiclean-wiper.html

Testimoni saya ya cukup suka Magiclean Wiper, karena bagian wipernya bisa berputar sesuai sudut dan bagian yang sedang dibersihkan, diklaim dapat berputar 360°. Jadi bukan tangan kita yang muter-muter.

Cukup bagian pangkal gagangnya saja yang berputar karena sudah didisain sedemikian rupa berputar.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/06/ide-bersih-bersih-ala-magiclean-wiper.html


Tapi memang agak sayang disayang. Penggunaan "tissue" sheet-nya harus diganti ulang. Meskipun tidak harus setiap kali. Bisa-bisanya kita mengatur sheet agar dapat dipakai berapa kali, lalu dibuang.

Bagaimana kalau sudah habis?

Kalau sudah habis, #gakmasalahdong kita bisa membelinya di Lazada Supermama atau bisa pakai tissue basah saja. Bahkan bisa gunakan lapisan celana popok diaper, tapi lapisan jelinya sudah dibuang.

So, kesimpulan menggunakan Magiclean Wipers produk KAO ini:
1. Cocok untuk kondisi rumah mungil dan tanpa sering ketumpahan makanan maupun minuman.
2. Serbaguna jika digunakan untuk para traveller yang sering berpindah-pindah hostel. Bisa dijadikan salah satu kebutuhan travelling.
3. Ringkes, tidak memenuhi tempat.
4. Multifungsi dapat menjangkau bagian sudut yang biasanya sulit dijangkau oleh sapu atau kain pel biasa.
5. Jangkauan menyapu dan mengepel tidak terlalu luas. Gunakan saja kain pel yang besar jika ruangan anda luas.
6. Tanpa listrik, tanpa boros air.
7. So far so good. Jadikan hidup living fun and healthy.

Sip kan? 
Anda mau mencobanya?
Info sekali lagi, coba saja beli di Lazada Supermama (hayok diklik, jangan ragu). Mumpung lagi diskon dan dapat bonus 20 sheet kering + 8 sheet basah. Asyiik bisa belanja hemat deh!


Follow Me by Email