be a good life and happy family

Obrolan Seru Dengan Abang Gojek, Mau Tahu?

Well, untuk sekian kali saya masih membahas tentang fenomena Gojek ini. Sudah ketagihan pakai jasa transportasi ini. Titik poin selalu dari stasiun kereta, untuk melanjutkan ke jalur umum, saya selalu memesan Gojek [BACA: Asyik Naik Gojek ] menggunakan aplikasi yang dapat kita download melalui play store android.

Di dalam perjalanan yang terhitung bisa mulai 3 km, 9 km, bahkan 11 km, saya sering ngobrol dengan mereka yang memang terkesan ramah. Cara mereka sangat bersahabat, mulai dari menawarkan masker, tutup kepala, dan helm. Pemakaian jaket ditawarkan jika penumpang akan diantarkan dalam jarak yang jauh seperti 25 km. Tapi untuk jarak dekat seperti saya, yaa seringnya tanpa jaket.

Obrolan menarik yang sering mereka ungkapkan adalah rahasia pendapatan, keseruan dalam mendapatkan pelanggan, dan usaha mereka melamar jadi Gojek. Tiap driver memiliki pengalaman yang seru. Semakin penasaran saya mendengarkan cerita mereka yang penuh semangat meskipun diterpa bisingnya suara kendaraan lain dan angin berhembus. Lha iya, wong ngobrolnya sambil naik motor. Telinga saya yang tertutup jilbab dan helm harus memiliki sinyal pendengaran yang kuat untuk mendengarkan cerita mereka. Semakin ditanya jawabannya semakin bikin tercengang, hehe..

Sebutlah bapak Joko S. yang mengantarkan saya dari stasiun Pondok Ranji ke wilayah Deplu Pondok Betung, Bintaro. Dia bercerita baru 3 bulan bergabung. Kerjaan utama sebelumnya adalah karyawan, namun pendapatan di Gojek sudah membuat dia berani fokus di sini. Dalam waktu 14 hari dia sudah mendapat deposit 3 juta. Kadang-kadang dia malah sering bertemu dengan penumpang yang malah memberi dia tips tambahan. Yah, wajar sih, wilayah menentukan pendapatan juga bukan?

Ada lagi cerita bapak Rahmat M, dia baru bergabung 3 minggu. Ceritanya tentang cara melamar diri ke Gojek. Katanya sekarang lebih ketat dari sebelumnya. Ada tes fisik, tes kesehatan, dan lain-lain. Pengorbanan dalam antrian akhirnya memberikan hasil yang cukup baik.

Demikian juga cerita dari Jarkasih (dia mengaku masih jomblo, haha), pernah antri dari jam 6 pagi dan selesai jam 9 malam. Namun akhirnya dalam sebulan dia bisa mengumpulkan pendapatan sampingan sebesar 2 juta, padahal kerjaan utamanya masih bisa dia kerjakan pagi sampai sore, dilanjutkan meng-Gojek sampai ba'da isya. Prinsip mereka selama perjalanan pulang pergi kantor yang penting ada pemesan. 
"Waktu tidak ada yang sia-sia, pulang pergi, abang bawa uang. "

Sistem Yang Baik Dari Gojek.

Mungkin anda bingung segitu hafalnya saya dengan nama mereka? Hehe, itu bukan saya yang iseng nanya nama mereka kok. Saya masih bisa melihat data mereka yang tersimpan rapi di file my booking pada aplikasi. Di sana kita dapat memberikan penilaian bagaimana pelayanan mereka, dengan pilihan bintang 1-5. Betapa rapinya kinerja Gojek ini.

Ada cerita menarik di sini, ternyata:

- Gojek tidak membatasi wilayah para anggotanya. Di mana saja mereka boleh mendapat pelanggan selama sinyal internetnya baik untuk memencet kolom pesanan di hape. Pelanggan dan lokasi tidak bisa ditukar, harus sesuai dengan data pesanan. Tidak sembarangan serobot. Pokoknya sesuai nama pemesan dan yang dipesan. Si A dengan abang A, tidak bisa mendadak si A naik motor si abang B, meskipun di sana banyak abang Gojek. Asyik ya, jadi gak berebut dong.

Lebih asyiknya mereka bisa memilih arah antaran, misalkan ingin sekalian pulang ke rumah sendiri untuk makan siang atau istirahat, yaa dia bisa mengambil pelanggan yang searah pulang. Atau jika setelah mengantar ke wilayah A, untuk baliknya dia bisa mengambil pelanggan lain masih di wilayah tersebut. Ohoo, kebayang semakin rajin, semakin terbaca berapa banyak yg dia dapat.

- Anggota Gojek saling membantu secara moril. Tan-tin-tan-tin dan melambaikan tangan menyapa sesama motor yang khas menggunakan helm hijaunya itu jika saling bertemu di jalan. Saling sharing di whatsapp jika terjadi sesuatu seperti kejadian begal di Pondok Cabe, adanya peraturan dari para ojek di beberapa pangkalan, atau kecelakaan.

Dan kadang punya pangkalannya sendiri, dikoordinasi pak RT yang kebetulan sebagai Gojek juga *peran sosial yang keren. Oiya, jika pengendara mengalami kecelakaan, ada kliniknya sendiri dan ditanggung asuransinya, kata bang Dede Ahmad salah satu pengantar saya ke Citos menggunakan vario model baru. Wuss.. muluss..

- Gojek memberikan fasilitas hape android yang sudah diisi sistem kerja aplikasi khusus mereka, sehingga para driver bisa dipantau perusahaan layaknya GPS dan memantau pesanan. Dicicil sebesar Rp. 50,000 selama 14 kali. Jika anda sudah punya android sendiri ya tetap tidak bisa dipakai.

- Gojek memberikan subsidi pulsa sebesar 50,000 selama sebulan untuk menelepon para calon pemesan, fasilitas kuota internet berupa Simpati, dan memberikan bonus extra sebesar 50,000 perhari jika mendapat pelanggan minimal 10 orang. Namun bensin tetap tanggung jawab si pemilik motor, alias tidak ditanggung perusahaan.

- Ada target kerja lho, jika tidak bisa mendapat pelanggan sebanyak 21 pesanan selama seminggu nanti akan ditegur dan akan dicopot izinnya. Jadi setidaknya sehari harus bisa mendapat pelanggan minimal 3, begitu kata Jarkasih.

- Dan lain cerita, jika anda tertarik, langsung ngobrol deh. Mereka baik, rapi, wangi, dan sopan. Makin ditanya, makin kita berdecak kagum, mereka makin antusias ceritanya. Kecuali kalau anda diam, mereka juga agak segan.


Kesimpulannya saya sangat kagum atas kinerja Gojek ini. Anda tertarik menjadi yang mana? 
  • Jika tertarik sebagai pengguna jasa, segera download aplikasinya, dan dapatnya FREE deposit sebesar 50.000 yang dapat anda gunakan untuk bayar jasanya. Yuk, isi no.referral ini ya: 543508436 di kolom GO-JEK CREDIT.

  • Dan ajak semua teman dan keluarga untuk menggunakan apliaksi dan pelayanan Gojek, isi juga nomor referral anda nanti. Jika mereka pakai jasa Gojek, Credit kita bertambah lho. Dan Credit ini bisa kita gunakan sebagai pembayaran jika menggunakan jasa ini. Enak kan? dikasih gratisan sama Gojek :)


  • Jika ingin mendapat uang tambahan, monggo silahkan melamar jadi pegawai Gojek saja. Mudah-mudahan rejekinya makin bagus seperti cerita di atas. Good luck!

10 komentar:

  1. karena gojek itu mengejar rezeki, ya. Gak heran kalau penghasilan mereka bisa sampai besar :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. lebih tepatnya menjemput rezeki mak, siapa yg cepat mengambil kesempatan datang, dia yang dapat.. salut banget :)

      Hapus
  2. Gojek lagi happening banget yaa. Adekku juga yang di Jakarta udah pernah pake jasa Gojek dan katanya recommended :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya karena sistemnya bagus jadi cepat sekali disukai :)

      Hapus
  3. Lagi rame gojek ya. Lebih murah dibanding pakai taksi juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena promonya itu, max.25km masih 10-15rb, siapapun pasti mau :)

      Hapus
  4. aku belum pernah naik mbak tapi udah download sih, malah suamiku yang udah nyobain

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe kemarin gak jadi ya, next bisa cobain mak :)

      Hapus
  5. Maak ni masih promo yg kmanapun rutenyac10rebu kahh naik gojeg?

    BalasHapus
    Balasan
    1. skrg yg Jakarta 15rb, yg lain masih 10rb :-)

      Hapus

Hallo teman, terimakasih banyak sudah membaca dan berkunjung ke sini. Tinggalin jejak dong dengan komentarmu, seneng banget rasanya.

Eh iya, tapi mohon maaf, komentarnya tetap dimoderasi agar terhindar dari spammer. Jika ingin berdiskusi lebih lanjut, monggo hubungi saya via email di: bunda.shidqi@gmail.com

Author

Foto saya

Supermom, blogger, publisher, pengelola onlineshop, lulusan bidang nutrisi, mencintai kehidupan sederhana dan harmonis, suka naik kereta, makan rujak, dan penikmat musik klasik. Contact Person: bunda.shidqi@gmail.com

Follow This Blog