Anakku Terjebak Target Belajar


Selmaku terlelap, dipelukannya terdapat boneka Masha. Kuperhatikan wajahnya, lalu mata ini memantau sekeliling tembok kamar penuh coretannya. Kubuka-buka buku tulisnya. Dia sedang senang menulis, padahal hanya 2 bulan masa ikut-ikutan TK A.


Aku merenung panjang ke masa lampau. Ah, cepat sekali waktu berlalu. Sebentar lagi dia diperbolehkan kepala sekolah untuk naik tingkat B, dengan syarat harus dibantu calistungnya di rumah, agar tak tertinggal di SD nanti.



Namun mengapa aku justru tak tega menggemblengnya dengan calistung. Malah kangen masa-masa TK aku dulu, tahun 83an *tua ya aku :-)

Aku tak begitu peduli tugas bu guru, menulis angka dan huruf, pikiranku cuma ingin bermain di ruangan khusus itu.

Ya, ruangan khusus bermain peran dan karakter. Ada ruang masak-masakan, dokter-dokteran, ruang panggung boneka dan ruang bermain pernak pernik kayu balok.

Di sanalah aku bisa memuaskan batin daripada jungkat jungkit merosot di halaman sekolah. Kata alm.ibu, TK ku bukan TK elit yg harus bayar berjutjut seperti sekarang.

Dan aku tidak merasa terbebani harus segera bisa membaca, toh ada ayah atau ibu bersedia menceritakan majalah Ananda atau Bobo. Disuruh berhitung, yang kutau, dua keping 25 perak itu menjadi 50 perak yang bisa kubelikan dodol kacang dan ketan, ditambah permen.

Atau sesekali ayah menyuruhku untuk membaca tulisan Fuji Film di atas gedung pencuci cetak foto, setiap kali pulang dari rumah nenek di Cikini. Itulah caraku jadi cepat membaca.

Pada akhirnya aku malah terjerumus di dunia menulis seperti ini, padahal dulu belajarnya biologi, fisika, gizi klinik, dan seterusnya.

Balik lagi ke masa kini. Kuperhatikan sepertinya TK sekarang tak banyak yg memberikan fasilitas itu ya? apa karena akunya saja yg kuper? di sekolah sini rata-rata dengan kondisi menengah-menengah saja, bahkan menjamur PAUD yg lebih banyak memberikan bimbingan doa, bernyanyi, mewarnai, dan yaaa ujung2nya calistung lagi, ehem..

Terdapat pergeseran kebiasaan, anakku seperti terjebak pada lumpur hisap target belajar, yang menekan milyaran sel otak untuk taat pada kejar kurikulum.

Yang kulihat di kelas, terdapat loker berisi tumpukan buku-buku untuk melatih kecerdasan *katanya*..

Belum terlalu dibutuhkan menurutku. Coba saja renungkan.. berapa banyak akhirnya anak SD kehilangan masa bermainnya, mata pelajarannya terus dipakai buat apa? entahlah.. mereka justru lebih asyik bergossip dan meniru tingkah orang dewasa. Anak tetangga yg SDN itu, rasanya baru kulihat berangkat, eh tau-tau sudah pulang. Ngapain ajah?

***

Kembali melihat kedua anakku. Teringat Shidqi yang berkata "pusing kalo sekolah. Senengnya sekolah yang gak pake ngitung dan ngafal. Shidqi pengen sekolah yang kaya pramuka."

Glek, padahal dia masih kelas 3.

Duhai anakku, sabar ya, maafkan kami yg telah "memaksa" imajinasi kalian hanya terisi teori, bukan kebanyakan praktek.

Maafkan kami pula yang hanya sanggup membayar sekolah kalian secukupnya, bukan sekolah elit. Dan dengan fasilitas alat bermain yg kurang pula di rumah, fiuhh.

Maafkan kami yg belum sanggup memenuhi keinginan bermain kalian. Ini saja sudah alhamdulillah, gimana nasib anak lainnya yg makan sehari-hari saja masih kurang cukup?

Apapun yg terjadi di masa kini, semoga Allaah SWT senantiasa melindungi dan memberikan kebahagiaan untuk kalian.di masa datang.

Juga untuk semua penerus bangsa, semoga tidak kehilangan arah, kemana melangkah, aamiin

#mohonmaaflahirbathin
#marhabanRamadhan
#curhatanspontan
#bundabukanpakar

4 Alasan Memilih Mi Tropicana Slim

Pernah ngobrol soal makan mi instan? Kurang lebih begini obrolannya:
" Dilema ya, lagi kepengen makan mi, eh ketauan anak-anak."
" Kalau aku malam-malam bikinnya, saat anak-anak sudah tidur, aman kan?"
" Iya tapi gak aman buat diet, perut melar deeeh."

Dan obrolan kian menghangat.

" Emang kenapa sih pada takut ketahuan makan mi instan?".
" Mecin boo.."
" Ada yang bilang air rebusan mi itu bikin gak sehat."
" Bikin gemuk."
" Kadar garamnya tinggi, gak cocok buat yang punya penyakit jantung dan ginjal."
" Ah, mitos kali tuh, lagian kan masih simpang siur."

Aku menyela, " Ada yang udah pernah nyobain Mi Tropicana Slim?"
" Weh, ada ya?", sahut yang lain.
" Ada, katanya sih airnya bening, bebas lemak, " jawabku.
"Terus...?"
" Belilaah. Buktiin sendiri bener apa gak?"
" Wooo..."

***

Ada 4 Alasan Memilih

Demi pembuktian, sambil belanja susu dan kecap, sekalian deh beli Mi Kering Tropicana Slim di minimarket. Pas banget lagi ada diskon beli 2 gratis 1. 
Boroong..! Meskipun harganya agak "special".



1. Rendah Kalori, Natrium, dan Lemak
Saatnya ekskusi. Tak lupa memeriksa bungkusnya. Kandungannya ternyata hanya memiliki 240 kkalori, 480gr natrium, dan 5 gr lemak. Tak perlu khawatir untuk anda yang sedang diet garam dan berat badan. Masih dalam asupan yang rendah dan aman. Kalau merasa belum yakin, anda bisa membandingkan sendiri dengan mie instan merk lain. 

2. Pewarna Alami.
Sebenarnya aku juga heran, kenapa pembuatan mi bakso mesti ditambah pewarna makanan tambahan lagi? Padahal jika kita pernah mencoba bikin mi sendiri, adonan mi itu sudah tampil menguning lho. 
Nah mi ini warnanya cukup alami, jelas dong, kan menggunakan pewarna alami Riboflavin yang justru menyumbang vitamin B2. Mantap ya..


3. Air Rebusan Bening
Tak sabar ingin membuktikan apa iya air rebusannya gak keruh. Katanya sih hal ini terjadi karena pembuatan Mi Kering Tropicana Slim melalui proses pemanggangan. Jadi kadar mi tersebut benar-benar 3 kali rendah lemak. Hmm, jadi inget dulu praktik bikin mie sendiri di kampus.

Nah ini buktinya. Airnya bening ya, padahal ada campuran sayurnya juga. 
Sudah mulai yakin?

bagai air pertama

4. #GakMasalahDong. Cocok Dikonsumsi Siapa Saja.
Well, well, jika sudah ada alasan yang tepat seperti itu, rasanya tak perlu lagi kita ragu ya mengkonsumsi mi ini. Gak perlu takut gemuk, takut hipertensi, gak usah ngumpet lagi. Cocok deh buat ibu hamil dan anak-anak kalau begini.

Wah, pas banget buat menu sahur dan buka puasa besok ya?
Jikalau aku masih bekerja di rumah sakit dan ada pasien yang minta menu mie, pasti aku rekomendasikan Mi Kering Tropicana Slim.


Resep Mi Goreng Sayur Cinta

Perlu diketahui, rasa bumbu instannya memang agak kurang asin, -wong kadar garamnya 2 kali lebih rendah dari mi biasa-. Kusarankan, bagi anda yang merasa kurang nendang, bisa menambahkan bumbu tambahan sendiri saja. Seperti resep menu di bawah ini:

Bahan:
- 1 bungkus Mi Kering Tropicana Slim Rasa Ayam Bakar
- 1 butir telur ayam
- Sawi Hijau, irisan bawang bombay dan Tomat sesuai selera


Bumbu Dihaluskan:
- 2 kemiri
- 2 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 2 jumput garam, atau sesuaikan dengan bumbu instannya.

Cara Membuatnya:
- Didihkan 2 gelas air dalam panci dan masukkan sayur dan mi kering
- Rebus selama 3-5 menit. Tiriskan airnya.
- Panaskan wajan yang sudah diberi minyak mi tadi
- Tumis sebentar bumbu halus, bila perlu tambahkan bumbu instan, lalu tambahkan telur.
- Masukkan kembali sayur dan mi rebus tadi. Aduk rata.
- Bubuhi kecap. Hidangkan

Kenapa kunamakan Mi Goreng Sayur Cinta?
Karena proses memasak dan makannya bareng si jabang bayi dan kakaknya, Selma. Tentu saja makin nikmat saat dimakan.


Anda mau mencobanya? :)


Sumber:
Mi Tropicana Slim ayam-bakar
Follow: @tropicanaslim

3 Langkah Membuat Tanda Tangan Email Tanpa Print dan Scanner

Pernah dapat email yang memberikan lampiran kerjasama dan harus ditandatangani secepat mungkin?

Biasanya pesanannya berisi panduan:
- Print lampiran untuk diisi datanya lalu tandangani
- Scan lampiran yang sudah siap tadi dan kirimkan kembali ke email sang pengirim
- Ditunggu sebelum tanggal dan jam sekian.

Aku pernah grasa grusu karena ini. Akibat membaca email secara tidak rutin. Baru tahu sehari bahkan sebelum dateline dikirimkannya lagi email balasan tersebut.

Oke, kalau anda punya printer dan scanner yang siap dipakai yaa merasa akan tenang saja. Tinggal kerjakan, selesai. Lain halnya yang tidak punya fasilitas itu di rumah, mau gak mau harus mencari warnet yang 24 jam beroperasi. Syukur kalau ketemu, kalau tidak? senyum kecut aja deh, glek.. berasa hilang peluang.

Lain lagi dengan apa yang aku alami. Fasilitas printer dan scanner ada. Tapi TINTAnya habiiiss... *toyor jidat, salah sendiri gak dicek kemarin-marin
Sempet merengek-rengek ke suami, minta dianterin ke toko ATK yang menyediakan printer. Dih, mana mau dia kalau mendadak. 

"Duh, kalau gak pakai materai tenang aja, sih. Hari gini masih panik sama tanda tangan email?!", dijawabnya malah begitu.
"Kasih solusi dong yah, sumber duit iniii..," sahutku manyun *nasib gaptek
"Bikinin saya mie dulu dong."

Yiahaha oke laah. Akhirnya sambil makan mie dia ngasih petunjuk, begini caranya:

Langkah Awal:

1. Buatlah tanda tangan anda di atas selembar kertas putih bersih.
2. Foto tanda tangan anda tadi menggunakan kamera HP dengan penerangan yang baik
3. Lalu sambungkan file hasil foto ke komputer.
4. Edit menggunakan paint atau (aku biasa pakai) Microsoft Office Picture Manager, maaf kalau ini masih kesannya jadul banget.
5. Atur tingkat warna tanda tangan dan dasarnya yang diinginkan (pakai Bright-Contrast)
sudah kuedit seperti ini


6. Jangan lupa beri nama dan Save.

Langkah Kedua:

1. Download lampiran kerjasama yang harus diisi data dan ditandatangani.
2. Kemudian buka menggunakan microsoft word.
3. Ketik untuk mengisi data
4. Bubuhkan tanda tangan anda menggunakan foto hasil langkah awal diatas, caranya:
  • Klik Insert pada kolom tool atas > Picture > Cari dan pilih foto tandatangan tadi > oke insert 
klik Insert


cari foto
  • Lalu cari dan klik tool Text Wrapping (biasanya logo anjing)
  • Klik in front of text atau behind text
  • Atur sudut ukuran tandatangan yang akan anda sisipkan di antara tempatnya

  • Jika sudah merasa oke, Save File
  • Selesai
Langkah Ketiga:

1. Buka internet dan email
2. Kirimkan lampiran yang sudah siap tanda tangan melalui email tadi.
3. Beres deh

Bisa ikut makan mie juga deh bareng suami, hehe..
Gampang, mudah-mudahan ala aku yang sederhana ini bisa dicoba oleh anda.
Kalau mau coba versi lain silahkan saja googling.
Maaf jika masih amatir, tapi ini membantu banget lho di saat dadakan :)


Tips Bahagia di Saat Hamil dan Menyusui

Ada yang bilang, kalau bayi atau anak sering sakit, rewel, atau emosionalnya gak stabil, bisa jadi karena ibunya juga stress. Apa iya?
Aku sih setuju. Pun ada pepatah bijak yang menyatakan: Di dalam jiwa yang sehat, terdapat tubuh yang kuat. Aku sempat merasakan perbedaan pada kedua kehamilanku dulu, antara Shidqi dan Selma. Sejak hamil anak pertama hingga pasca melahirkan, aku sering stress, jadilah Shidqi sering sakit-sakitan, kalau boleh dihitung selama 7 tahun daya tahan tubuhnya rentan sakit. Beda dengan Selma, saat aku hamil dia, aku sangat bahagia. Alhamdulillah sampai sekarang anakku itu bisa dihitung berapa kali dia sakit. Mudah-mudahan adik yang sekarang di rahimku pada usia 5 bulan ini pun bahagia dan sehat, aaminn.
Pagi itu di Hongkong Café, aku mendapatkan info yang seperti menguatkan hal tersebut. Aku berpartisipasi memenuhi undangan dari Mommies Daily dalam acara “Happy Mommy, Healthy Baby” yang diselenggarakan oleh Transpulmin dan Kamillosan. Tema yang tepat euy..
Letaknya persis di sebelah Gedung Sarinah. Untuk mencapai ke sini, aku cukup naik kereta ke stasiun Sudirman, lalu menyambung dengan kopaja 19. Perjalanan yang cukup menyenangkan di pagi hari Sabtu lalu, hitung-hitung olahraga.
tanda partisipasi

Acara dimulai pukul 09.27 WIB, diawali sambutan mbak Verra Oktavianti selaku Product Manager yang cantik dan tinggi semampai, menyapa kami para hadirin yang telah datang ke acara ini. Beliau mengatakan sangat bergembira, acara perdana ini disambut antusias oleh seluruh undangan, para mommy dan daddy. Iya dong, aku juga senang banget. Acaranya dihadiri oleh para pakar psikologi dan ibu dokter gitu.

Happy Mommy, Healthy Baby
Ibu Anna Surti Ariani S.Psi, M.Si, Psi selaku pembicara pertama mengatakan bahwa ibu yang depresi maka akan menyebabkan anak akan mengalami gangguan emosional. Sebaliknya, Ibu yang bahagia, maka bayi pun sehat.
Bagaimana mencapainya?
-  Syarat Pertama: JANGAN STRESS!
Seseorang yang mengalami gangguan psikis menjadi kurang memperhatikan anak, lebih emosional, marah-marah, uring-uringan kan?. Sibuk mengeluh akan dirinya sendiri. Bahkan ada yang melampiaskan stressnya kepada anak. Inilah penyebab kasus kekerasan orangtUa terhadap anak yang marak di Indonesia.
Jika sudah begitu, perkembangan psikologi anak pun akan terganggu, mereka tidak bahagia, merasa tertekan. Jadilah kelak remaja yang juga mengalami masalah psikis, seperti minder, sering melamun, ngerinya malah mencari teman yang salah. Hiyy, gak mau ah, anak kita terjerumus pada lingkungan yang jelek.
Gangguan ini bisa terjadi sejak sang ibu hamil. Ibu yang tidak bahagia dampaknya akan mempengaruhi pertumbuhan janin, kurangnya pengeluaran ASI, dan akan membentuk emosi si kecil saat dia sudah lahir hingga ia tumbuh dewasa kelak.
Eh, tapi Ibu yang stress tetap bisa menjadi ibu yang baik kok, namun TIDAK MAKSIMAL, benar tidak?. Yuk ahh, jangan stress lagi ya bu, cari dukungan keluarga dan ilmu sebanyak-banyaknya agar bisa diterapkan bersama.
-  Syarat Kedua: WASPADAI, CEK, DAN BERPIKIR POSITIF
Jika anda mengalami stress lebih dari 2 minggu, segera waspadai dan cek kepada konsultan kesehatan jiwa dan raga yang baik. Selain itu cari kegiatan positif yang dapat membantu menghilangkan stress. Yaa, seperti ngeblog gini deh, hehe..
Dalam kegiatan ini Ibu Anna mengajak para ayah dan ibu menuliskan kata-kata harapan positif di dalam postcard yang sudah disediakan. Lalu dikumpulkan. Dan diambil acak oleh siapapun orangtua di sana. Kata-kata positif akan memberikan pengaruh besar kepada jiwa kita untuk selalu berusaha menjadi lebih baik.
kata-kata positif utk harapan baik
Selanjutnya kami mengambil kartu yang berbeda, kartu yang ditulis oleh peserta lain. Ibu Anna bilang: “Percayalah, itu bukan sebuah kebetulan, mungkin itu adalah sifat anda sendiri atau sifat yang memang harus ditanam dalam diri kita yang masih banyak kekurangan.”
-  Syarat Ketiga: Gunakan 4 Kombinasi Resep Ampuh
 Ibu Anna mengatakan resep untuk bisa bahagia, sebagai ibu kita harus:
1. Sehat
Tentu saja didukung dengan pola hidup sehat, makanan bergizi yang seimbang, olahraga teratur, dan dukung secara spiritual.
2. Percaya Diri
Untuk menjadi percaya diri perlu membekali diri dengan berbagai informasi, apalagi saat menyusui, jika merasa stress dan tidak percaya diri tidak menutup kemungkinan ASI akan berkurang, karena saat stress kita akan mengeluarkan hormon Kortisol (hormon jahat), hal ini akan menghambat pengeluaran ASI. Kalau sudah begini, susu formula-lah menjadi andalan.
Jangan lupa minta pada suami untuk memijat di bagian punggung untuk mengurangi rasa letih dan akan merangsang hormon prolaktin dan oksitosin sehingga ASI akan keluar dengan baik. Manjur deh!
3. Tercukupi
Merasa cukup bukan berarti bermewah-mewahan, tetapi merasa cukup dengan kondisi yang ada. Tentu saja diiringi rasa syukur kepada Tuhan.
4. Bersyukur
Seperti yang disebutkan tadi, banyak bersyukur akan menumbuhkan rasa bahagia. Tak perlu melihat kondisi orang lain yang lebih baik dari kita. Jadilah diri sendiri yang dapat mencapai kebahagiaan itu.

Berikan ASI, Tapi Jangan Sambil Main HP!
Nah, kesentil deh, hehe..
Dr. Elizabeth Yohmi Sp.A selaku SATGAS ASI DAI menyampaikan bahwa untuk memperoleh bayi yang sehat, dukunglah dengan Air Susu Ibu (ASI). Terutama diawal melahirkan, lakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini). Masa ini masih adanya “cairan emas” Colostrum yang muncul dihari pertama hingga 5 hari saja. Sangat bermanfaat bagi kekebalan tubuh si bayi karena mengandung protein yang sangat tinggi.
dr. Yohmi menerangkan ASI
Kemudian lanjutkan 6 bulan pertama secara eksklusif. Hanya diberi ASI, tanpa tambahan apapun. Tanpa air jeruk, pisang, air tajin, dan sebagainya. Usus bayi masih sangat halus dan lambungnya hanya sebesar bola pingpong. Kasihan jika dipaksakan dengan makanan tambahan. Kalau obat bagaimana? Boleh, tentu dengan petunjuk dokter.
Sayangnya pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih rendah. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan orangtua akan manfaat ASI yang khusus diciptakan untuk anak manusia. Diharapkan tidak memberi susu sapi terlalu dini, karena kandungannya masih terlalu besar jadi tidak dapat diserap dengan baik oleh usus bayi, akibatnya banyak yang mencret, kolik, bahkan sulit buang air besar.

Menurut survey, ASI itu dapat mencegah kematian bayi sekitar 15% lho.
Seiring berjalannya waktu, pemberian komposisi ASI akan berubah sesuai kebutuhan sang anak, sebagai berikut:
-    ASI Eksklusif = 0-6 bulan
-    Diberikan ASI sekitar 60-70% = 6-12 bulan. Dimana masa ini bayi mulai diperkenalkan MPAsi (makanan pendamping ASI)
-    Dan hanya 30% ASI diberikan pada usia >12 bulan.

Manfaat ASI lainnya adalah dapat mendukung IQ anak. Tapi dengan syarat benar-benar ada bouding, sambil mengusap, mengajak bercakap-cakap, bernyanyi. Stimulasi IQ-nya, jangan sambil main HP. Itulah kenapa payudara diciptakan di depan, bukan di belakang? Karena menyusui butuh kedekatan emosional.
Bagaimana manfaat ASI bagi ibu? Wuah besar sekali, yaitu dapat meningkatkan imunitas, anti kanker, bahkan mengurangi resiko hipertensi. Keren ya?

Menyusui Yang Benar.
Ibu dr. Yohmi memberikan tips penting nih dalam menyusui, yaitu:
1.       Tataplah mata bayi anda. Ajak komunikasi, jangan cuek ya bu.
2.    Lekatkan mulut bayi kearah payudara kita, bukan kita yang menyodorkan tubuh ke bayi. Usahakan mulut bayi melahap semua daerah aerola (yang berwarna hitam), jangan cuma menempel pada puting, agar payudara anda tidak lecet.
Eh, tapi tenang, kalau lecet pakai deh Kamillosan. Cream yang mengandung bahan alami bunga Chamomile ini dapat mengurangi rasa nyeri dan menyembuhkan luka kok. Tentu saja gunakan saat bayi tidak menyusu ya, bersihkan sesudahnya, nanti malah kejilat deh.

Anda mau tahu info lengkap tentang Kamillosan dan Transpulmin? 
coba gabung deh di fanspagenya (klik disini: https://www.facebook.com/KehangatanIbu) atau follow twitternya di @KehangatanIbu.

Kamillosannya ngintip ^_^
3.       Gunakan posisi yang nyaman, sandarkan punggung dan sangga kaki kita dengan bangku kecil. Jika ASI mulai kurang lancar, sebaiknya minta salah satu anggota keluarga memijat punggung ibu agar melancarkan pengeluaran ASI. Manjur banget!
4.       Kenali ciri bayi anda jika lapar. Biasanya bayi menangis, telapak tangannya akan mengepal kuat, dan menyentuh-nyentuh mulutnya. Jika mereka sudah menyusu, kepalan tadi akan melemas, dan terbuka bertanda mereka sudah rileks menikmati.
5.       Jika ingin diperah, simpanlah dalam botol steril dan simpan dalam lemari es. Tanda ASI sudah mulai basi adalah berwarna kebiruan dan berbau amis.
6.       Jika darurat dan anda tetap ingin memberikan ASI, carilah pendonor ASI yang benar-benar terpercaya, bukan asal-asalan. Karena ASI berhubungan dengan darah, dibutuhkan kesehatan yang baik dan silsilah yang jelas darimana berasal.

Konflik Batin Saat Menyusui.
Dalam sesi tanya jawab, ada beberapa pertanyaan yang bagus, sempat kuingat sebagai berikut:
1.       Bolehkah Menyusui Saat Hamil?
Dr. Yohmi menjawab: Boleh. Selama sang ibu tidak ada riwayat keguguran dan tidak mudah mengalami kontraksi. Dan seiringnya waktu anak akan melepaskan sendiri keinginan menyusunya, karena ASI dirasakan sudah kurang menyenangkan.
2.       Bagaimana menghadapi konflik ASI antara menantu dan mertua, atau anak terhadap ibunya sendiri?
Ibu Anna menjawab: di saat orangtua memberikan saran yang bertentangan dengan kita (misalkan tidak mendukung ASI ekslusif, malah memberikan pisang), dengarkan saja dulu pendapat mereka, jangan langsung dibantah.
Saat duduk bersama, barulah kita sampaikan seperti ini: “Bu, keren ya abang (*maksudnya memuji anaknya sang mertua dulu gitu, ya suami kita, hehe) bisa sehat sampai sekarang walaupun diberi pisang sejak usia 2 bulan. Tapi kemarin saya pernah baca, menurut penelitian terbaru, ASI eksklusif juga bagus, bu. Atau biar jelas, ibu mau gak menemani saya mendengarkan dokter, besok ada jadwal konsultasi nih?”  *weeh, sedaap ya, akur deh! ^_^

We Are The Happy Mommy
Pamungkas acara, diadakan acara games yang seru. Tiga orang peserta harus bisa memakaikan popok kepada boneka bayi dengan mata yang tertutup. Juga pemberian plakat kenangan untuk kedua narasumber acara hari itu. 

Sayang, aku tidak dapat berpartisipasi, karena harus berebut meja games, padahal hadiahnya keren-kerenMana mungkin, dengan perut mulai besar dan ruangan agak padat itu aku harus menyeruak keramaian, nyesek boo..
pemberian plakat kenangan kepada kedua narasumber

ini tempelan harapan yang ingin dicapai para orangtua
Tuh, asyik ya acara ini. Sering-sering deh mau diundang lagi. Di akhir acara kita jadi banyak ilmu, nambah teman, dapat souvenir lucu, dan kenyang. Alhamdulillah, siapa coba yang nolak? Tentu saja kita sebagai mama jadi bahagia, wuehehe.

suvenir lucu
asam manis segerr


Terimakasih ya Mommies Daily, Transpulmin, dan Kamillosan untuk acara hari itu. Sukses Selalu!
Bagaimana dengan anda? setujukah dengan semboyan Happy Mommy, Healthy Baby?

*Ulasan dibuat dengan sebenar-benarnya. Dilarang copy paste tanpa izin ya!


Follow Me by Email