Mei 23, 2015

Cegah Lethargy Syndrome Dengan Sarapan Pagi

Pagi hari, yang biasa paling sibuk itu adalah ibu. Alias saya sendiri. Menyiapkan sarapan, bekal sekolah Shidqi dan Selma, membantu mengontrol kelengkapan mereka sebelum mandi, dan yang paling penting membujuk mereka untuk mau memakan sarapan paginya. Betul? 

Biasanya pagi hari itu anak-anak masih malas mengisi perutnya dengan makan, yaa paling-paling hanya bisa meneguk susu coklat atau teh manis.


Manfaat Sarapan Pagi.

Kalau perut cuma diisi dengan susu atau teh manis, beberapa jam kemudian muncul gejala anak "minta jajan". Mereka lapar, waktunya snack pagi. Siapa yang bisa mengontrol apa yang mereka makan pada jam segitu di sekolah.

Nah, ibu Victoria Djajadi, MnutrDiet, APD, selaku ahli gizi mengatakan anak yang jarang sarapan akan terkena resiko Lethargy Syndrome, yaitu keadaan anak merasa lemas, lesu, mengantuk, tidak bertenaga dan cepat lelah. Sebaiknya ada makanan yang mengandung energi 20-25% untuk dikonsumsi. Juga mengandung karbohidrat, protein dan serat.

Tahukan anda apa akibatnya jika tidak snarapan?
Jangankan anak-anak, kita pun akan merasa mengalami kurangnya konsentrasi, lamban, malas bergerak, mood swings, juga uring-uringan jika tidak sarapan.

Demikian anak-anak akan mengalami ketidaksiapan belajar, gak ngerti pelajaran, lamban berfikir, dan tertinggal dalam kegiatan di kelas. Sebelnya kalau malah dianggap pemalas  oleh guru *duh..


Sarapan Enak Bernutrisi.

Ibu mana yang mau anaknya dibilang begitu. Apalagi cuma gara-gara jarang sarapan. Hmm, sekarang waktunya merubah keadaan menjadi lebih baik. Saatnya kita berikan sarapan yang disukai anak dan tentu saja penuh nutrisi, agar terpenuhi akan berat badan ideal dan kecukupan gizi.

Donna Agnesia selaku brand ambassador selalu menyiapkan sarapan pagi untuk ketiga anaknya dan suami. Donna tidak membiasakan memberikan uang jajan. Dia ingin anak-anak lebih fokus di sekolah dan lebih semangat beraktifitas sehingga dapat mencapai prestasi.


Kebetulan mereka suka keju. Jadi dalam kesempatan bincang-binca ng yang bertempat di  Locanda Resto, Gedung Pusat Panin Bank, Jakarta Selatan ini, Keju Kraft juga menyuguhkan demo masak ala Chef Norman Ismail yang mempraktekkan memasak sarapan pagi yang sehat dan praktis. Chef yang memiliki lima anak itu selalu aktif bertanya mau sarapan apa esok hari. Jadi sudah disiapkan pada malam hari.



Menu yang ditampilkan kali itu adalah :
- Mashed Potato, alias kentang kukus tumbuk yang dicampur keju parut dan susu.

- French Toast keju Kraft, alias roti pipih gulung  isi yang sudah dilumuri kocokan telur, lalu digoreng. Sekilas mirip lumpia  atau risol.

- Roti lapis ala keju Kraft, alias roti yang sudah dioles madu, irisan alpukat, dan keju iris.



Kampanye Keju Kraft.

Andra Wibisana, selaku Senior Brand Manager Keju Kraft memperkenalkan kampanye "Pagi yang Sehat, Hari yang Hebat" dengan program #BOTDwithKraft  mengajak para ibu untuk terus menjadi partner selama 30 tahun ini dan bisa mendapatkan segala informasi penting di facebook Kejumooo.

Kenapa harus keju Kraft? karena mengandung Calci-Milk yang terdiri dari protein, tinggi kalsium, dan vitamin D. Juga rendah natrium sehingga aman untuk pertumbuhan bayi dan anak-anak.

Beliau mengharapkan agar program Breakfast Of The Day ini dapat  membuat para ibu selalu menyiapkan sarapan sehat dan bernutrisi sehingga membebaskan anak Indonesia dari Lethargy Syndrome dan lebih berprestasi.

Anda dapat berpartisipasi dengan mengirimkan hasil karya sarapan favorit di rumah. Yuk, upload fotonya di sana, ceritakan kisah dibalik sarapan itu sehingga anak-anak bisa memulai harinya dengan baik. Dan dapatkan hadiah mingguan serta grand prize yang masih dirahasiakan.


Sumber: 
- Press Realese Mondelez Kraft
- Narasumber langsung
- Foto pribadi

Dilarang copy paste tanpa izin penulis

6 komentar:

  1. pentig wajib menyiapkan sarapan buat anak walaupun repot pagi-pagi ngurus ini itu ya

    BalasHapus
  2. penting banget ya sarapan pagi, sayang sering kelewat..

    BalasHapus
  3. wehhh saya kalo gak sarapan bisa2 lemes abis deh mak, sarapan itu penting meski di rumah sekalipun

    BalasHapus
  4. Aku baru tau sindhrom ini. Alhamdulillah anak2 selalu terbiasa sarapan jika pagi.

    BalasHapus
  5. iya kalau gak sarapan itu lemes ya mbak, kurang semangat hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener bangeeet, lemes dan pusyiing ^_^

      Hapus

Hallo teman, terimakasih banyak sudah membaca dan berkunjung ke sini. Tinggalin jejak dong dengan komentarmu, seneng banget rasanya.

Eh iya, tapi mohon maaf, komentarnya tetap dimoderasi agar terhindar dari spammer. Jika ingin berdiskusi lebih lanjut, monggo hubungi saya via email di: bunda.shidqi@gmail.com