Nonton Film Pendek 4D di Cibinong City Mall

Kali ini memenuhi janji kepada Shidqi mengajaknya menonton film pendek 4D di Cibinong City Mall, sebagai hadiah ulang tahunnya ke-8. Eh, wahana apa itu?

Jangan membayangkan itu sebuah bioskop, karena ini hanyalah studio mini yang berisi 1 kursi simulator bermuat 4-6 orang penonton dan layar putih seukuran sedang. Tempatnya pun bersamaan dengan studio foto. So far, unik sih.


Adapun film yang berdurasi sangat pendek (kurang lebih 10 menit) namun mendebarkan ini mempunyai puluhan   judul yang dapat kita pilih sesuai keinginan kita. Mulai Roller Coster, Jet Pack Adventure, Dinosaurus, film hantu, dan lain-lain. Tinggal tunjuk saja. Lalu bayar deh tiketnya. Oiya untuk hari Senin-Jum’at harga tiket Rp. 25,000/orang dan untuk weekend dan hari libur harga tiket Rp.30,000/orang.

Dan sebelum film dimulai petugas akan memfoto kita untuk dijadikan dokumentasi, bisa dicetak dengan membayar Rp.10,000/lembar. Jangan lupa pakai gaya narsis ya!






Untuk ibu hamil, balita, penderita lemah jantung, vertigo, maupun lansia, sebaiknya jangan menonton film pendek ini. Lumayan memang membuat jantung jedar-jedor dan pusing. Saranku, jangan makan kekenyangan ataupun dalam kondisi lapar.

Tipuan mata menggunakan kacamata 3D dan goncangan kursi yang bergerak benar-benar membuat kita seperti merasakan hal yang sama layaknya di dalam film itu. Agak sedikit membuat mual dan mules, hahay..


Kali itu aku dan anak-anak mencoba film berjudul Jet Pack Adventure. Mengisahkan seorang anak laki-laki yang sedang mengajarkan seekor kucing miliknya yang akan terbang menggunakan jet di belakang punggungnya.

Awalnya masih biasa, namun saat mereka mulai terbang ke atas dan berpetualang terbang menembus gedung-gedung tinggi serta menabrak mobil-mobil, belok dan turun mendadak, disinilah jantungku mulai terasa copot.

Gak mungkin kalau cuma diam, terpaksa aku dan Shidqi berteriak ngeriii, Selma langsung mengkeret di bawah lenganku, apalagi kursi mulai bergerak ke kanan menghentak, ke kiri mendadak, mengikuti arah gerakan tokoh di film itu. 

"Arrrrrrgghh.. huhuhuuuuu.. waaaaaa... wiiiii...!!!"




Aku baru sadar kami takut ketinggian, walah salah pilih film nih, gambarnya sih kartun anak-anak, tapi yaa tetap saja serasa terbang tanpa pengaman, dan rasanya ingin segera selesai. "Cepetan turuuunn.."

Tidak ada jeda untuk mengistirahatkan jantung. Tahan nafas. Buang nafas. Tutup mata sedikit. Eh, tapi setelah film selesai, kesadaran mulai kembali, "wah kok gini doang, cepet amat," haha.. 


Bagi anda yang penasaran, coba saja.  Lokasinya di samping Ace Hardware, di lantai 1. Dijamin seru dan ketagihan. Shidqi saja sebenarnya masih penasaran dengan judul lain, tapi wajahnya masih pucat, sepertinya lebih enak kuajak beli cireng goreng saja deh.

Selamat berteriak. Bagi anda yang sudah nonton, cerita dong, judul apa saja yang juga seru?


Tips Menyimpan Daging Kurban

Dapat jatah sekantong daging kambing memang menyenangkan, tapi gimana yaa kalau sudah agak bau prengus. Apalagi belum bisa langsung diolah jadi sajian terenak, #huhuy..

Oke, tips cara penangananku adalah:

1. Mencuci bersih.
Kata orang jangan dicuci, tapi mau bagaimana lagi? dapat daging yang bercampur dengan serpihan batu kerikil, masa tdk dicuci, hoho.. Jangan lupa airnya ditambahi jeruk limau, biar aroma kambingnya gak bikin kita mual.

2. Lumuri dengan garam dan air jeruk limau.
Cara ini kulakukan agar mengurangi resiko pencemaran. Garam dan asam dapat mencegah pertumbuhan bakteri, tentu saja juga memberikan rasa.

3. Bungkus dengan daun pepaya.
Katanya daun pepaya bisa membuat daging kambing menjadi empuk. Tapii...

4. Simpan dalam freezer.
Setelah daging dibungkus daun pepaya, lalu bungkus dengan daun pisang dan masukkan dalam plastik. Baru deh masuk ke freezer. Daging akan aman tanpa resiko membusuk.

5. Dapat digunakan sewaktu kita inginkan.

lihat: Resep Semur Daging Kambing Presto

Jenis Bisnis Jasa Online Yang Menggiurkan

Haloo.. jika anda ingin tahu apa itu bisnis online? Tanya dulu pada diri sendiri, anda mau atau tidak? Jangan cuma mau, tapi action. Mulai dari mana? Mulailah dari minat dan hobi anda. Ikut-ikutan boleh, tetapi harus terus dipelajari, sampai akhirnya kita menemukan mana yang lebih menyenangkan, cocok, dan pas di jiwa kita. Jika kita sudah mencintai bisnis kita, maka magnet yang ada dengan mudah menarik pembeli.

Bisnis online bukan hanya punya web onlineshop, jual beli barang, terima order, ngecek saldo, bungkus, melakban, kirim ke JNE/TIKI/POS. Akan tetapi buaaanyak sekali tema bisnis yang dapat kita pelajari. Kali ini Lia Lathifa akan mencoba memberikan sedikit bocoran tentang bisnis jasa di internet.

Enaknya di bisnis ini, kita tinggal duduk manis di belakang laptop, sedia kopi dan cemilan. Kalau ibu-ibu seperti aku, yaa bisa sambil masak, nyuci, nyuapin Selma, menemani Shidqi belajar, atau sambil ngobrol sama suami tersayang. Kalau pun di luar rumah, setidaknya kantor bisa pindah di mana saja, kantornya ada di gadget. Syukur-syukur batrenya gak lowbat dan harus siap sinyal internet harus kuat, percuma dong kalau gak punya akses yang mantep, bisa-bisa pusing kepala dengan jaringan yang lemoot.

Oke, ini dia yang mulai sedang digeluti Lia selain bisnis onlineshop-nya.
Apa saja itu?
1.      Nulis di Blog
Awalnya menyangka nulis di blog itu hanya sekedar curhat dan cerita-cerita biasa. Ternyata diluar dugaanku. Seringnya aku menghadiri undangan yang sering ditawarkan Kumpulan Emak-Emak Blogger (KEB) membuatku menjadi melek. Duniamu tidak sempit kawan, hati dan fikiranmulah yang membuat dunia ini terasa sempit.

Aku banyak belajar dari teman-teman di sini, sering blogwalking sekedar ikut membaca dan berkomentar. Tetapi malah membawa oleh-oleh yaitu ilmu dan praktek. Aku mempelajari gaya tulisan, bentuk template blog-nya, memperhatikan banner-bannernya, dan semuanya kutelusuri satu persatu. Akhirnya ahaaa…
       Konon, blog yang kontent-nya original, bukan copy paste, unik dan banyak pembacanya, maka banyak perusahaan besar yang akan mendukung dan mensponsori alias pasang iklan di blog kita. Bayarannya bikin ngeces. Bayangkan, jika kita punya 5 blog yang konsisten berisi tulisan yang bagus. Jika sebuah blog dibayar Rp. 10.000.000, Maka tiap bulan kita akan mendapatkan Rp. 50.000.000,- bahkan ratusan juta hingga milyaran (impian semoga jadi kenyataan).

2.      Admin Sosial Media.
Menjadi admin social media adalah salah satu pekerjaanku hampir 1,5 tahun yang lalu. Apa saja tugasnya? Cuap-cuap dan membuat artikel singkat yang sesuai dengan tema perusahaan yang kita bina. Sebagai contoh, Alhamdulillah aku dipercaya memegang social media Pempem & Bebibum Clothdiapers. Popok kan berhubungan dengan dunia bayi, untuk itulah segala bentuk informasi kucari lebih banyak yang berkaitan dengan ibu dan anak.

Bisnis jasa ini kutawarkan kepada owner Pempem dan Bebibum Clothdiapers. Memang sih sebelumnya aku cukup aktif belanja dan memberikan masukan yang membangun. Akhirnya ketika mereka butuh orang untuk menjadi petugas social media, saya berani maju, dan mereka mempercayainya. Tugasnya hanya menangani akses sosial media seperti di facebook, twitter, fanpage, BBM, google +, Line, We Chat, path, instagram, Pin it, Linkeldin. Namun harus juga kreatif, nyeni, dan jeli.

3.      Afiliasi.
Semakin banyak situs web besar yang menawarkan jasa afiliasi. Mereka "numpang" banner dipasang pada web/blog kita.
 Mereka punya sistem yang saling terkait dengan blog/web kita. Jika banner di-klik pemirsa dan ternyata dia tertarik belanja dan langsung ada transaksi, maka kita akan diberi komisi sekitar 5-10% dari harga penjualan mereka.

Bisnis Jasa Lain
Tanpa sengaja aku menemukan beberapa jasa unik namun memang dibutuhkan, seperti:
1.      Jasa penyedia kartu kredit/paypal.
Sebagai admin sosmed yang ingin membesarkan nama perusahaan yang dia kelola, harus dibutuhkan keberanian memasang iklan. Namun sayang, biayanya tetap menggunakan kartu kredit atau paypal. Aku tidak punya, tetapi harus membayar pasang iklan di Fanspage. Tak perlu bingung. Ada jasanya lho, mereka bertugas membantu kita menyelesaikan pembayaran, misalkan kita butuh membayar iklan senilai Rp.60,000, mereka akan menagih kita sebesar Rp.65,000, dst.
Bisnis ini banyak dipakai oleh pengguna dan pemilik kartu kredit. Usaha yang tidak memerlukan bungkus dan lakban. Cukup siapkan token keybank dan mainkan di layar monitor.
2.      Ghost Writer.
Mengapa disebut Ghost, karena memang penulis yang tidak diketahui identitas aslinya. Tujuannya agar traffic web terus meningkat seiring konsistennya artikel yang tayang. Nah, gak kebayang-lah kalau web yang isinya ribuan artikel ditulis sendirian. Pasti ada timnya. Mereka dibayar saat menyelesaikan sekian artikel. Mirip wartawan, tapi tidak resmi. Tulisan merupakan hasil ide dan kreatifitas penulis.
3.      Penjual Tiket Online
Mereka menjual jasa penjualan tiket penerbangan, kereta api, konser, pameran, dan lain sebagainya. Biasanya laris manis menjelang liburan, lebaran, tahun baru, dan natal.
4.      Pengetik Capcha
Kata suamiku ini ada lho, tugasnya hanya mengetik kode Capcha, mengetik, mengetik, mengetik. Monoton.

Dan masih banyak lagi bisnis jasa yang tidak mungkin kusebutkan satu persatu. Ini hanya hasil pengamatanku saja. Menurutku, apapun bisnisnya, kita sendiri yang harus membangun ide kreatifitas dan peka melihat kesempatan yang ada. Ayo perbanyak belajar, perbanyak baca, perbanyak silaturahim dengan bergabung dalam komunitas yang sesuai dengan pekerjaan sejenis. Kita akan dapat bertukar fikiran dan bisa memunculkan ide baru.
Bagaimana? Anda tertarik?

Terkuak Rahasia One Day One Juz (ODOJ)


One Day One Juz, ODOJ, Satu Hari Satu Juz.
Siapa yang tidak tahu program mengaji online ini? ODOJ, adalah suatu wadah yang dibentuk untuk memfasilitasi 30 orang anggota yang berkeinginan menggalakkan disiplin dalam membaca Al Qurannya kembali, cukup 1 juz dalam sehari.

Mungkin ide ini tercipta saat ramainya grup BBM (yang kebetulan hanya muat menampung 30 anggota saja) ingin mengisi bahasan grup menjadi bermakna, jadilah tercetus ide membuat khataman Quran yang dikerjakan secara gotong royong.
Nyatanya grup ini juga dibuat dalam grup WhatsApp, sebabnya tidak semua anggota ODOJ mempunyai BlackBerry, lagi pula memang suka heng hong alias lemot.

Kegiatan ini membumi di Indonesia, katanya sih manca Negara juga mulai ikut. Meskipun tidak semua masyarakat kita ikut, tapi setidaknya ODOJ ini sudah mencatatkan namanya dalam Rekor MURI yang dilaksanakan di masjid Istiqlal pada bulan Mei lalu.


Kegiatan ini resmi, tertata, terorganisir. Setiap individu wajib melapor selesai bacaannya kepada penanggung jawab grup. Jika semua sudah tercatat melapor sebelum jam 18.00, maka dalam 1 hari itu, dinyatakan Khatam 1 Al-Quran. Oiya iNi berlaku pada grup tertentu saja ya.

Kok bisa? Ya tentu saja, Al-Quran itu terdiri dari 30 Juz. Anggap saja 30 orang anggota membaca 1 juz, 30 x 1 juz = 30 Juz. Jadilah khatam Al-Quran dalam sehari. Jika kegiatan ini memiliki puluhan ribu anggota, maka bisa dibayangkan dalam berapa banyak khatam Al-Quran terjadi dalam sehari, bahkan sekarang hampir mencapai setahun. 

Sebagai pelaku di salah satu grup ODOJ 1911, aku turut merasakan banyak hal. Sebelum mengikuti ODOJ, nyaris hari-hariku tanpa membaca AlQuran, sebenarnya aku sudah pandai membaca secara tartil berikut tajwidnya, namun karena saking lamanya tidak membaca (dengan alasan sibuk dan malas) akhirnya lidah terasa kaku, membaca jadi plintat plintut. Aku bertekad harus ikut, untuk memperbaiki diri kembali.

Kini sudah 10 bulan aku ikuti, hari demi hari membaca, melapor,  memantau, memberi masukan, dan sebagainya. Entahlah, rasanya aku terlalu peduli dengan grup tersebut walau kesannya agak cerewet, sok ngatur demi menyuarakan isi hatiku. Kebetulan para anggota lainnya adalah teman-teman dekatku semasa di sekolah Boarding School Darunnajah, jadi terasa sudah lebih faham satu sama lain.

Anda ingin mengetahui bagaimana sih sebenarnya di dalam kegiatan ODOJ tersebut? Simak ya:

Sistem Kerja Grup ODOJ:
Jika kita sudah tergabung di dalamnya, silahkan mengikuti segala kesepakatan bersama di dalam kelompok, menjaga hati, menjaga keikhlasan, konsekwen.
1.       Setiap anggota diberi tugas membaca juz 1, juz 2, juz 3, dst hingga juz 30. Grup ini memulai  membaca pada pukul 18.00 WIB hingga 18.00 WIB keesokan harinya. Anggota harus wajib lapor. Artinya,  ada tanggung jawab untuk membaca Al-Quran dalam sehari.  Jangan merasa riya ataupun ingin dipuji. Ibarat sekolah atau bekerja, ya tetap harus absen kan, terlepas itu mau sebagai orang yang teladan rajin  absen duluan, maupun orang yang telat absen.

Baca-Lapor. Baca-Lapor.
 Terserah cara membacanya, bisa dicicil setiap habis sholat, atau memang langsung selesai dalam waktu 1 jam lebih sedikit (dalam ukuran membaca lancar, tidak buru-buru). Yang penting tugas membaca se-juz terlaksana. Esok harinya lanjutkan juz berikutnya.

CATATAN: Ada survey berupa Quisioner secara random via BBM kepada semua teman-teman yang mengikuti ODOJ.
“Bagaimana cara menyelesaikan bacaan Al-Quran?” hasilnya dari 40 orang adalah:
-          55%  membaca dengan cara kadang dicicil dan kadang langsung selesai
-          20% membaca dengan cara langsung selesai dalam hitungan jam
-          25% membaca dengan cara dicicil

2.       Khusus untuk grup wanita, ada yang namanya Lelang Juz. Dimana Juz yang tidak dapat dibaca oleh salah seorang anggota (karena berhalangan seperti haid, sakit, atau kondisi darurat lainnya),  bisa ditawarkan kepada anggota lainnya yang bersedia membantu menyelesaikannya.

3.       Namun setelah adanya kesepakatan selanjutnya, grup tersebut merubah system kerjanya. Lelang Juz ditiadakan. Setiap anggota tetap bertanggung jawab menyelesaikan bacaannya meski dia haid, kecuali sakit yang tidak tertahankan atau mendadak ada urusan penting yang kondisinya sulit membaca (misalkan dalam perjalanan, tidak membawa Al Quran, dan sebagainya). Alhamdulillah tetap ada anggota lainnya yang bersedia meneruskan sisa bacaannya hingga menyelesaikan juz tersebut. Yang penting khatam, sister..

4.       Bagi yang sedang haid, mengusahakan untuk menyelesaikan bacaannya dengan cara Tarjim (membaca terjemahannya saja) dan Tasmi’ (mendengarkan bacaannya saja tanpa menyentuh AlQuran, bisa melalui audio atau meminta tolong orang lain di dekatnya untuk membaca di depannya). Jadi tidak ada alasan lagi, kita tetap bisa "bersentuhan" dengan Al-Quran. Meskipun banyak pendapat dalam hal ini, namun kita selalu berbaik sangka. Niat ibadah kepada Allah, Allah juga yang akan menilai.

5.       Di dalam grup ada yang namanya admin, dia bertugas melaporkan kondisi kekhataman grupnya kepada admin grup fasil. Kemudian admin fasil melapor lagi, estafet, hingga sampai ke pusat (kayanya sih begitu). Namun karena masing-masing anggota mempunyai kegiatan penting lainnya, tak dipungkiri, kadang telat melapor itu ada. Untuk menghindari hal tersebut, dibentuklah penanggung jawab harian yang bertugas sebagai “satpam” terhadap anggota yang lainnya untuk segera melaporkan hasil tilawahnya pada hari itu. Oiya, disini ada laporan rangkingnya lho. Tiap grup memiliki nilai rangking, niatnya agar dapat memperbaiki kondisi grupnya menjadi lebih semangat lagi.

6.       Dan sejak tanggal 1 Oktober 2014, dari hasil musyawarah, evaluasi, study banding dan sebagainya sudah ditetapkan ada perubahan lagi. 


Manfaat ODOJ

Semua kegiatan yang baik pasti ada manfaatnya, demikian juga di dalam kegiatan ini. Ketika aku dan teman-teman saling mengobrol, banyak hal yang terjadi dan terasa menakjubkan, antara lain:
1.       Seringnya kita membaca Al Quran, lidah tidak lagi kelu. Kekompakan antara mata, telinga, lidah, dan otak sangat terasa. Jika mata sering melihat huruf demi huruf, telinga sering mendengar bacaan yang diulang-ulang, lidah yang bergerak mengucap lafadz demi lafadz, serta otak yang merekam semua itu. Terbentuklah bacaan yang lancar. Ini pu dirasakan hampir semua anggota yang dulunya juga mengaku jarang membaca Al Quran.
                                                                                                           
2.       Sebaiknya jika anda membaca Al-Quran sertakan membaca terjemahnya, anda akan merasakan hati akan “mendadak” lebih mengerti: ooh maksudnya begini, oooh maksudnya begitu.

Padahal awalnya ada rasa khawatir, kita tidak dapat memahami apa yang terkandung di dalamnya. Hal ini tentu saja Allah yang mengajarkan. Allah yang mengirimkan surat cinta, maka kita yang sedang jatuh hati pada-Nya, mengharap cinta-Nya, kasih-Nya, pasti akan mengerti apa yang dituliskan. (Pinjam istilahnya Titi DJ) pakai BAHASA KALBU.

CATATAN: hasil quisioner secara random kepada peserta ODOJ. “Apa saja yang anda  baca dalam Al-Quran?” hasilnya dari 40 orang adalah:
-          37.5%  membaca tulisan arabnya saja.
-          10%  rutin membaca tulisan Arab dan terjemahannya.
-    52.5% kadang-kadang membaca tulisan arabnya saja, tetapi kadang-kadang rutin membaca tulisan Arab berikut terjemahannya.

3.       Al-Quran diturunkan dalam bahasa Arab, karena Rasulullah memang orang Arab, supaya beliau mengerti. Kita sebagai orang Indonesia, baca juga terjemahannya, supaya mengerti. Untuk apa membaca Al-Quran bolak-balik khatam, tetapi tidak mengerti? Tidak menyentuh tingkah laku sehari-sehari, tidak mengerti apa yang dimaksud Al-Quran sebagai obatnya hati, sebagai kunci rahasia dunia, sebagai surat cinta-Nya Ilahi.

Allah SWT kok yang mengajarkan, coba lihat dalam surat Al Qiyamah : 16-19,
16. “Jangan kamu gerakkan lidahmu untuk membaca Al Quran, karena hendak cepat menguasainya."
17. Sesungguhnya tanggung jawab Kami-lah mengumpulkannya (di dadamu), dan (membuatmu pandai) membacanya."
18. Apabila Kami telah selesai membacanya, maka ikutilah bacaannya itu."
19. Lalu tanggung jawab Kami-lah yang menjelaskannya.”

Pada surat lain, Allah SWT menekankan dalam QS. Al ‘Alaq: 3-5
3. "Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah."
4. "Yang mengajarkan (manusia) dengan perantaraan kalam." 
5. "Dia MENGAJARKAN kepada manusia APA YANG TIDAK DIKETAHUINYA.”

Tuh kan, Allah SWT juga kok yang akan menjelaskan maksudnya, petunjuk bisa datang dari yang tersurat (tertulis dalam lembaran) dan tersirat pada alam semesta. Masih gak percaya? Coba dulu yuk..

4.       Jika melihat ayah dan bundanya membaca Al Quran setiap hari, maka anak-anak pun akan mudah diajak belajar membaca Iqro. Anak mudah diajak kerjasama untuk tidak berisik jika kita sedang membaca Al Quran, sesekali bacakan artinya dengan intonasi seperti membacakan cerita, mereka akan senang sekali. Cintai Al-Quran sejak dini.

5.       Di grup kami, ada kejadian unik. Yaitu hamil massal.
Beneran, seperti virus menular. Lebih dari 5 orang hamil saling menyusul, mengabarkan: alhamdulillaah, gw hamil, mohon do’anya yaa. Surpriseee..! Bahagianya sang bayi jika mamanya rajin membaca Al Quran, semoga menjadi anak-anak penerus yang gemilang dunia akhiratnya, aamiin.

6.       Salah satu teman malah menangis terharu setelah ikut ODOJ. Dia diberi izin suaminya untuk dapat segera menunaikan umroh, tanpa harus ikut tabungan umroh yang jangka waktunya cukup lama. Mimpi apa iniii… “Mah, mamah mau cepet berangkat umroh? Papah ada tambahan, nih ditambahin deh, biar mama bisa berangkat tahun ini, gak harus tahun depan.”  (so sweet and seddaap, maauu buangeet.. hehe)

7.       Dan masih banyak lagi kejadian yang dirasakan seperti mendapat kejutan kecil diberikan Allah SWT. Mungkin masih buanyaak rahasia yang dapat digali oleh-oleh manusia yang mau berfikir.

Yang pasti kami merasakan ketentraman hati. Wallahu A’lam bisshowab.

Follow Me by Email