Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan pos dari November, 2013

Nonton Bareng Gala Premier Film 99 Cahaya di Langit Eropa

Melihat undangan masuk ke email membuatku penasaran, atas nama mbak Meta dari Edelman tentang reservasi nonton bareng penayangan perdana film 99 Cahaya di Langit Eropa di Megablitz Grand Indonesia, pastinya keren dong. Gak nyangka bisa sampai diundang nonton juga, padahal awalnya hanya ingin mengetahui seminar Beasiswa kuliah di Eropa dan pameran EHEF saja. Salut kepada mbak Hanum dan mas Rangga, juga kepada manajemen Edelman. Langsung saja daftar daripada tidak, dan Yes, emailku dibalas kembali.. I'm coming on 29 November 2013.


Setelah menitip anak-anak ke rumah mertua, aku segera menuju stasiun Sudirman, dan naik kopaja 66. Acara dimulai pukul 13.30 wib, tepat di sana aku melakukan registrasi ulang serta menerima goodiebag.
Film akan diputar jam 14.00 WIB, sambil menunggu tak lupa dong foto bareng dengan sang penulis, dan melihat-lihat kondisi yang ada. Kemudian mulai deh kami nonton bareng film yang berdurasi 97 menit ini. Diawali dengan Hanum (Acha Septriana) sedang berjalan…

Membuat Gula Halus Sendiri

Kebetulan aku menggunakan blender Electrolux, hadiah dari Rinso dan Fira Basuki, hehe.. (baca ceritanya Balada Blender di sini), jadi apapun bereksperimen dengannya.
Sekarang saatnya membuat gula halus, gampaaang banget, mau tahu caranya?  Tak pelu membeli gula halus kemasan, kita bisa membuatnya sendiri. Asalkan kita mempunyai blender khusus penghancur biji-bijian, yang bentuknya cup kecil itu lho. 
Caranya: 1. Masukkan gula pasir biasa.

2. Lalu pasang pada badan blender, putar dengan kecepatan perlahan-lahan, kemudian sedang, dan cepat.

3. Matikan dan periksa. Jika masih ada bongkahan, ulangi giling kembali.

4. Naah ini hasil akhirnya. Gak kalah keren kan dengan gula halus bermerk. Selamat mencoba.


Kue Ulang Tahun Shidqi

Cerita ini adalah kisah Shidqi yang berulang tahun pada tanggal 22 Oktober kemarin, usianya 7 tahun. Kami memang tidak membiasakan merayakan ulang tahun dengan kue dan tiup lilin. Kami berfikir dengan mengucapkan selamat ulang tahun dan do'a saja itu sudah cukup.

Namun ternyata kami keliru, bayangan kue tart nan cantik sudah membentuk pola fikir Shidqi, sehingga dia menganggap ada yang kurang, "Kuenya mana bunda?". Hihi, untung tidak ditambahi minta balon, badut, segala bingkisan, bahkan kado, hehe..
Tak bisa dipungkiri, sepertinya ulang tahun harus ada kue ya. Padahal tanpa kue, ulang tahun tetap akan berjalan bukan?. Sejak kecil aku juga tidak dibiasakan merayakan ulang tahun. Mendiang ayah dan ibuku sangat anti dengan urusan itu, "yang penting kamu makin pintar, makin cerdas memaknai arti hidupmu," nasihatnya.
Namun zaman berkata lain. Menjawab pertanyaan Shidqi, kami harus bijaksana. "Kak, memangnya harus ada ya kue itu?" " Yah, bunda.. Tapi…

Pempek Tanpa Ikan Yang Tetap Nikmat

Siang hari rasanya pengen makan pempek yang segar itu deh. Apalagi melihat abang pempek lewat di depan rumah, rasanya ingin memberhentikannya. Tetapi urung, karena benakku mulai lagi berkata: " huss, jangan jajan. Bikin kayanya gampang deh, rasa kuahnya pasti lebih mantap kan?". Hmm, oke maaf ya bang tidak jadi, ucapku dalam hati.
Kuperiksa perlengkapan dapur, ada sagu, terigu, bumbu penyedap instan, telor, yayaya.. cukup rasanya. Akhirnya kusediakan wadah dan segala bahan dasar. Kusediakan bahan sebagai berikut:
Bahan: - 100 gr tepung terigu - 200 gr tepung sagu/tapioka - 2 butir telur - 1 bks kaldu bubuk (kaldu bisa diganti dengan air kaldu ayam asli atau air rebusan ikan sebanyak 250ml) - 250 ml air hangat (tidak diperlukan lagi jika sudah ada air kaldu asli) - irisan daun bawang atau daun jeruk bila suka secukupnya - garam secukupnya
Cara membuat: 1. Yang pertama kulakukan adalah mencampur terigu, kaldu bubuk, garam, dan air hangat, kuaduk-aduk sampai menjadi lengket.

 2.…