Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan pos dari Februari, 2013

Kondisi Transportasi Darat di Jakarta

Datang ke Jakarta dan berkendara? Jangan harap menggunakan mobil, motor saja sering kali kena dampak macet. Kenapa? Kalau sering memantau perkembangan, hal ini dikarenakan jumlah pengguna mobil dan motor sangat membludak, pembangunan jalan juga bisa menjadi alasan penyebab kemacetan. Menjadi pejalan kaki saja sering kali terganggu oleh para pedagang dan motor yangberseliweranmenempati trotoar.Mau naik bus umum atau angkot? Mau tidak mau harus merasakan kesal. Karena sering merasa waktu habis terbuang untuk ikutngetem, si sopir menunggu penumpang. Sangat beruntung jika angkutan tersebut langsung terisi penuh. Belum lagi kondisi di dalamnya seadanya, kumal dan kotor. Sungguh tergambarkan kesemrawutan dan kurang nyamannya transportasi darat di Jakarta.Bagaimana bila menggunakan kereta listrik? Dengan kenaikan tarif tidak menjamin ketepatan waktu kereta datang, sering beralasan belum tersedianya gerbong di stasiun, sehingga mengalami keterlambatan, tidak sesuai dengan jadwal keberangkatan…

CURHAT BISNIS : Mulai Es Mambo, Ikan Hingga Urusan Popok, Bisnisku Bagai Anak Tangga.

SI PEMALU YANG GENGSI JUALANBermula dari kebutuhan mendesak, pada tahun 2007, aku si wanita pemalu dan memiliki sifat gengsi, yang tidak terfikir sama sekali untuk menjadi pedagang, mencoba peruntungan dari berjualan es mambo. Sekedar pengisi waktu kosong. Tiap waktu yang tersisa dalam mengurus buah hatiku Shidqi, kusela waktu untuk memasak air dan gula, kemudian kutambah sirup, membungkus satu persatu air sirup tersebut, memasukkan kedalam freezer, dan keesokan paginya kutitipkan pada warung yang ada di komplek kecilku ini. Tiap sore kuambil dan kuhitung keuntungannya, yah..ternyata minat anak-anak terhadap es mambo pada jualan perdanaku ini belum menyenangkan hati.
Tak putus asa, tiap hari tetap kulakukan hal yang sama, masih dalam jumlah keuntungan yang biasa, sang ibu warung hanya berkata membuat laporan: “kalah saing sama minuman gelas ‘gopek’ mbak”, aku hanya tersenyum. Tiap bulan terus kulalui, sang ibu warung juga tak bosan memberi laporan: anak-anak sebenarnya mau, cuma gak bo…

Balada Blender

Cerita ini bukan hanya cerita biasa, bagi saya ini adalah pembuktian. Pembuktian bahwa keberuntungan sedang berpihak kepada kami. It's All About LUCK.
Hari itu, Senin, kami kebanjiran order pepes ikan mas presto. Ya, total 12 kg pesanannya. Alhamdulillah, di tengah kesempitan keuangan kami ternyata ada aja rejeki yg hadir. Mulai menyicil membeli bawang, cabai, bumbu dapur, daun singkong, daun pisang, daun kemangi, gula dan garam. Sebelum membeli ikan, bumbu harus segera diolah. Tujuannya agar ikan tidak terlalu lama menunggu saat waktunya dibumbui. Jadi tetap dalam keadaan fresh. Semua mulai lancar, namun tiba-tiba blender Phillip-ku berasap, haduh ada yang terbakar. Gimana nih, tanggung sudah mulai sore, sedikit lagi (padahal masih satu baskom kecil lagi, he he). Blender itu kupaksa tetap menggiling. Tak lama kemudian, pĂȘt!! Mati lampu, blender mati juga.. Listriknya korsleting! Wuaaa, kepanikan mulai melanda.  Janji pengiriman hari Rabu, harus segera dikerjakan toh. Rencana har…

Menikmati Syahdunya Kembang Goela Restoran

Kembang Goela Resto, restoran bergaya rumahan yang apik, tradisional, namun mewah. Terletak ‘nyempil’ diantara belakang gedung Plasa Sentral dan Mc.D, Jl.Jend.Sudirman kav. 47-48, Jakarta Selatan. Kebetulan saya dari daerah Bojong Gede, Bogor. Menempuh perjalanan dari stasiun Bojong Gede sampai di stasiun Cawang. Lalu menyambung dengan busway koridor 9 atau 10 sampai di shuttle Plaza Semanggi. Untuk sampai di sana, anda bisa transit naik busway jurusan kota, atau jalan kaki saja melewati belakang parkir plaza.
Lokasinya pun tak jauh dari RS.Jakarta dan MRCCC Siloam Hospital. Bahkan kalau anda sedang berada di Plaza Semanggi bisa mampir ke sana, karena bisa ditempuh berjalan kaki tak kurang 10 menit. Jika menggunakan busway, bisa turun di shuttle Jl.Jendral Sudirman. Tapi yang membuat saya heran, ternyata tidak semua orang tahu dimana lokasi Kembang Goela Resto itu jika anda bertanya sesaat pada orang-orang yang berlalu lalang, begitu juga satpam RS. Jakarta, wow, apa karena tempatnya…

Peluncuran Buku Baru Fira Basuki: Cerita Dibalik Noda

Di penghujung bulan Januari 2013, Fira Basuki (40 tahun) seorang penulis buku-buku Best Seller, ibu dari dua orang anak, dan pimpinan Redaksi majalah Cosmopolitan ini meluncurkan buku terbarunya yang ke-27 berjudul: “Cerita di Balik Noda”. Buku ini bertajuk tentang kisah-kisah inspirasi jiwa keberanian anak-anak yang tak peduli bajunya kotor demi niat baik yang kadang tanpa di sadari orangtua. Dengan menggandeng deterjen brand terkenal yaitu Rinso Anti Noda dan psikolog keluarga Sani B. Hermawan.  Acara ini berlangsung cukup syahdu di Restoran Kembang Goela yang berlokasi di belakang gedung Kedutaan Kolombia Plaza Sentral,Jl. JenderalSudirman Kav.47-48. Posisinya juga tak jauh dari RS.Jakarta dan MRCCC Siloam Hospital. Saya ikut hadir dalam acara tersebut bersama para wartawan dan Kumpulan Emak-Emak Blogger. Tak lupa membawa putri kecil saya, Selma, yang kebetulan saat itu sedang demam. Namun karena sudah harus menepati janji saya harus hadir di acara ini, maka saya usahakan datang b…

Rujak Tidak Identik Dengan Kehamilan

Siapa bilang yang suka makan rujak itu adalah wanita yang sedang hamil? Tidak semua wanita hamil mengalami ngidam makan rujak. Ada beberapa kasus yang justru membantah perihal tersebut, contoh nyatanya adalah saya. Ini cerita saya yang sempat dimuat di Tabloid Nakita.


RUJAK OH RUJAK
Sejak kecil aku adalah penggemar rujak, sampai sekarang ini. Dari dulu jajananku adalah jambu air, mangga muda, kedondong, gowok (buah ini mulai langka), atau belimbing wuluh, semua sanggup kusantap. Tiada hari tanpa rujak. Pagi, siang bahkan malam hari. Mengunyah buah masam dengan garam atau bumbu rujak pedas manis itu laksana makan nasi dan menjadi daftar menu utama. Keunikan itu membuat diriku dijuluki si cewek rujak. Namun anehnya, saat aku hamil, tidak ada sedikit pun keinginan untuk makan rujak. Ditawari pun, aku hanya menyoleknya sedikit, sekedar menyambut ajakan teman atau menghormati oleh-oleh suami pulang dari kantor. Demikian pula saat hamil anak kedua. Kejadian itu terulang lagi, aku sama sekali …

Mau Bahagia Dunia Akhirat? Pakai Jurus 69 deh..

Ini Lho! Gaya “69″ yang Dibenarkan Islam

Jujur, judul salah satu artikel di LensaIndonesia.Com, membuat saya tergelitik dan sangat penasaran. Setelah saya membacanya, wow, luar biasa!Angka 69 yang terkenal sebagai simbolik salah satu gaya bercinta ini diulas secara cerdas, berdasarkan pemikiran Islami, tanpa menggurui dan justru sama sekali tidak mengarah kepada pornografi.
Cuplikannya sebagai berikut:Jika anda seorang muslim/muslimah, maka Anda harus melaksanakan gaya “69″ ini guna memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.
Coba lakukan 6 gaya dan hindarkan 9 gaya ini, Insya Allah akan mendapatkan kenikmatan yang luar biasa:6 Gaya hidup yang kita LAKSANAKAN:1. Yakin dengan sebenarnya kepada Allah SWT dan Rasulullah saw2. Sholat lima waktu jangan ditinggalkan, usahakan berjamaah di masjid3. Belajar terus ilmu agama dan jangan lupa dzikir kepada Allah.4. Sayangi sesama saudara muslim dan berakhlak mulia kepada semua makhluk5. Ikhlas dalam berbuat sesuatu tanpa mengharap imbalan semata-mat…