Cerewet Cerdas dan Seorang Pemimpin


Sering gak kita mendengar percakapan anak-anak sekolah dari mulai SD hingga SMA yang rasanya semakin kurang pantas dan kasar.
“Eh, elu tau kan si anu yang tadi main di lapangan?”
“Yang mana tuh?”
“Yang pake baju merah, beo?”
“Lah, emang gue gak tau yang mana orangnya, lol”.
“Ah, payah banget sih lu, beo.”
Aduuuh, galau deh. Bagaimana menurut anda? Kalau aku, arrrggh.. pengen rasanya meremas bibirnya dan melototi mereka, “heh, memangkan kamu berdua namanya beo dan lol? Ngerti gak sih artinya itu? Bicara itu saling sopan ya!”
Itulah rasa gemasku terhadap makin merosotnya sistem perkembangan dan pendidikan generasi bangsa. Kasar, saling benci, mengejek, dendam, sulit diatur, dan tidak sopan, sering kali ditemui akhir-akhir ini. Terlalu mengkhawatirkan, banyak generasi muda yang salah arah, tidak tahu tujuan, banyak mimpi menjadi orang terkenal melalui proses instan, dan kurangnya perhatian membuat fenomena yang mengerikan.
Banyaknya anak jalanan berkeliaran tanpa tujuan pasti. Kemana ibu bapaknya?. Jika pun ada, bagaimana orangtuanya? demikian jugakah cara bicaranya, bergaulnya, dan tingkah lakunya. Pantas saja, orang dewasa tanpa sadar selalu mencotohkan kebiasaan buruk. Syukurlah kalau banyak malaikat yang menolong mereka menuju jalan yang benar. Jika tidak? Semakin banyak lahirnya anak-anak yang buruk dan buruk. Bagaimana mereka menjalani hidup jika tanpa pembimbing yang baik? Berlindung aku ya Tuhan.

Kasih Sayang Ayah dan Ibu Sebagai Nutrisi Jiwa
Awal menikah aku dan suami mulai memperbaiki diri dan menyatukan visi misi keluarga kecil ini, mau seperti apa dan bagaimana. Saat kehamilan, bukan hanya nutrisi untuk tubuh ibu hamil (menjadi dua kali lipat dari ibu tidak hamil) namun nutrisi jiwa harus terpenuhi. Pengaruh hormon seringkali membuat jiwa menjadi labil, hawa nafsu sering kali merongrong. Diperlukan ketenangan jiwa. Perhatian ayah sangat diperlukan untuk memberikan semangat tambahan, saling bekerja sama, menjadi luar biasa.
Kami mulai mempersiapkan ilmu dan tekhnik menjadi orangtua yang baik. Mulai mengajari diri dan anak-anak untuk berzikir dan berdo’a semenjak dini, mengingat adanya kekuasan dan pertolongan Tuhan, Allah SWT, itulah nutrisi jiwa yang dapat menenangkan dan membuat hati menjadi sabar. Rajin beribadah dan saling menyayangi kepada siapapun termasuk hewan dan tumbuhan akan menciptakan bibit yang baik. Hal ini benar-benar akan mempengaruhi jiwa anak kita. Kami sering berkata seperti ini:
“Shidqi, tolong ambilkan bunda piring untuk adikmu!”
“Aduh, maaf yaa jika ayah bunda belum bisa memenuhi keinginan kamu.”
“Permisi yaa, ayah numpang lewat di depan kalian”. Tentu sambil sedikit merunduk.
“Terimakasih yaa sudah menolong ayah bunda.”
“Boleh, tapi mainnya hati-hati ya!“
Dan ucapan lain-lain yang sifatnya tidak arogan, tidak otoriter, terlalu menggurui, tidak berupaya menilai, tidak mendesak, dan yang sifatnya justru menenangkan dan memberi semangat.
Anak-anak akan selalu mengikuti gaya dan tingkah laku orangtua, termasuk ucapan dan perbuatan. Kata-kata ‘emas’ yang sering kami ucapkan membuat kedua anak kami pun berbuat demikian. Tanpa harus dipaksa, ternyata menjadi kebiasaan yang muncul dari hati dan bibir mereka. Enak sekali mendengar kata-kata manis yang tertutur dengan iringan binar wajah mereka yang lugu.
“Bunda, ini untuk Shidqi ya? Terimakasih”.
“Ma, totong (tolong) bikin susu adek, ayish (makasih) ya”.
“Permisi ya dek, kakak mau lewat”.
“Maaf dek, sudah adek jangan menangis lagi. Ayo main lagi!”
Atau perkataan Shidqi, anakku yang berusia 7 tahun kepada teman-temannya:
“Eh, sudah azan, aku pulang dulu ya, mau sholat. Abis itu kita main lagi.”
“Kamu jangan begitu mainnya, kan bikin orang sakit, minta maaf dong, ayo ucapin!”
Siapa yang tak terharu mendengar ucapan-ucapan itu? Ada bibit kebaikan dan jiwa kepemimpinan yang mulai tumbuh dalam diri mereka. Memimpin diri sendiri untuk berbuat benar.
Aku mau anak-anakku terus begitu, bertutur kata sopan, berkelakuan baik, dan mengetahui mana yang baik dan buruk. Hal itu tentu saja maka harus dimulai dari kami sebagai orangtua. Sangat penting peranan orangtua dalam menjadikan anaknya menjadi apa dan siapa. Jangan salahkan nasib jika kita sendiri yang tidak mengerti bagaimana tugas dan kewajiban menjadi orangtua. Jangan hanya doyan melahirkan, tetapi urusan tumbuh kembang tidak diperhatikan. Tidakkah kita takut akan pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT?
Sejak kecil bermain bersama

Cerewet Yang Cerdas
Setiap orang seringkali mengakui bahwa para ibu itu sangat cerewet, banyak bicara, sukanya marah-marah. Hei, hei, tapi tunggu dulu, itu untuk kebaikan bersama kan? Hehe.. Marilah ambil jalan tengah, cerewetlah yang cerdas. Maksudnya banyak bicara tapi tidak menggurui. Santai dan dalam keadaan senang, bermain, dan bersenda gurau, seringkali apa yang kita ucapkan justru akan mudah diserap oleh jiwa dan fikiran siapapun, termasuk anak-anak.
Jangan terlalu cerewet melarang ini-itu yang membuat anak jadi bimbang. Apalagi sambil teriak-teriak, iiih enggak banget deh!.. Banyak melarang tanpa menjelaskan akan membuat anak tidak tahu harus berbuat apa, dan yang paling menyedihkan mereka akan menarik diri dari bimbingan orangtua. Aku pun jarang membawa kemarahan apapun ke dalam rumah. Selalu marah dan kurang sabar menjadikan anak-anak goncang dan akhirnya memendam rasa bersalah, kesal, dan emosi. Jangan harap kebaikan kita terima, justru kenakalan-kenakalan akan terjadi. Demikian diriku, aku hanya memperingatkan jika mereka melakukan sesuatu, “hati-hati ya nak!”
Bercerita tentang kehidupan kepada kedua anakku pada usia “Golden Age”, masa-masa di mana beribu-beribu sel otak berkembang tumbuh pesat adalah waktu yang tepat. Sifat membela kebenaran, amanah, kecerdasan, dan pandai berbicara menyampaikan yang baik, itu kujadikan dasar dalam mendidik anak-anakku. Belajar bukan saja duduk manis di dalam ruangan, bahkan di luar sana banyak sekali pembelajaran yang dapat membentuk si kecil menjadi berani dan cerdas. Seperti bermain pasir, berenang, bersepeda, membiarkan memilih buku di toko buku, menanam sayuran sendiri, menjelajah hutan Bogor, bermain batu-batu di pinggir sungai Ciliwung, bahkan memelihara kucing. Memberikan kesempatan anak-anak berinteraksi dengan alam.

bersepeda

pilih-pilih buku ya
belajar bersama di alam bebas
Disiplin sangat penting. Aku sangat tegas tetapi bukan marah. Intonasi nada suara kuperhatikan, tidak meninggikan suara tetapi merendah bahkan menenangkan. Sehingga aturan disiplin mudah diterapkan kepada anak-anak. Aturan sederhana yang harus dibiasakan, seperti membiasakan mereka bangun dan tidur pada waktunya, memberi penerapan jam berapa mereka boleh main, kapan belajar, kapan mereka makan, kapan membereskan mainan, kapan nonton teletivi, semua diatur sesuai kesepakatan bersama. Jika mereka pintar melaksanakan, hadiah pelukan dan pujian pun diberikan, bahkan ada hadiah kejutan. Terkadang semua itu dilakukan bersama-sama. Selalu ada ayah dan bunda. 

Makanan Halal dan Baik Menjadi Nutrisi Diri
Apapun yang kita konsumsi tentulah dari sesuatu yang halal dan baik. Halal berarti diizinkan, bukan yang dilarang. Sesuatu yang diizinkan pasti baik, sehat dan memberikan dampak luar biasa positif untuk mendukung kehidupan kita selanjutnya.
lahap makannya
Peran wanita sangat diperlukan. Sebagai Ibu yang mengontrol apapun yang dimakan dan diminum oleh keluarga. Dan juga sebagai Istri yang mampu mendukung suami dalam mencari nafkah yang baik lagi halal. Seorang wanita haruslah cerdas fikiran, jiwa, dan raga. Aku memperoleh itu dengan mengikuti seminar, membaca buku, menonton televisi, dan juga mencari segala informasi di dunia maya. Banyak hal yang dapat kupraktekkan di rumah.
Aku senang membuat aneka makanan dan minuman di rumah. Susu kujadikan sebagai bahan tambahan dalam berbagai masakan selain diminum. Susu yang mengandung zat-zat penting seperti Fosfor dan kalsium yang mendukung pertumbuhan tulang dan gigi, yodium mencegah gondok, zat besi sebagai penambah sel darah merah, asam linoleat, Vitamin A, dan lain-lain. Untuk itu kupilih Vitalac selain SGM. Pagi hari akulah yang membuatkan bekal makan siang untuk suami dan anakku. Seringkali membuat kue, es krim, es buah, pizza, donut, dan makanan lainnya agar mereka tidak gampang tergiur oleh jajanan di luar yang belum tentu murah. Membuat makanan dan minuman sendiri di rumah membuat uang belanja bisa diatur sedemikian rupa lho. Jadikan hidup hemat dan sehat.
pilih susu 5 Star Nutri Vitalac

Kami dan anak-anak juga suka sekali makan sayur dan buah. Sejak hamil aku membiasakan hal itu, tak heran saat kini pun anak-anak tidak pernah protes jika diberi menu tersebut. Padahal hanya dikukus dan diberi mayonnaise, atau membuat jus dan es buah. Sederhana namun bervariasi. Senangnya bukan main, karena sayur dan buah sangat diperlukan oleh tubuh selain protein, lemak dan karbohidrat. Zat vitamin dan mineral yang terkandung didalamnya sangat diperlukan untuk mendukung metabolisme organ-organ dalam tubuh yang vital, sehingga mencegah berbagai penyakit
sebelum diolah jadi capcay tahu

Keluarga yang sehat pasti akan memberikan penerus bangsa yang baik. Negara dan bangsa yang kuat dan sehat, memerlukan calon penerus yang mampu memimpin dirinya dan diri orang lain. Bukan hanya pintar, namun sehat jiwa dan raganya. “Men sana in corpora sano”. Siapapun akan mengharapkan hal ini, mari mulai dari rumah, mulai dari sekarang. Ayo para ibu, semangatlah!!


 Tulisan ini dibuat untuk Lomba Penulisan Blog "Peran Ibu Untuk Si Pemimpin Kecil" Bersama http://nutrisiuntukbangsa.org/

 

Memilih Kosmetik Halal Untuk Cantik Luar Dalam.


Apa makna cantik menurut anda? Bagi saya kecantikan itu bukan hanya wajah dan tubuh. Namun jiwa dan fikiran harus sejalan di dalam diri wanita. Wanita diciptakan untuk mengisi dan mengimbangi serta menghiasi dunia. Bukankah Rasulullah pernah bersabda bahwasanya “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita sholehah” (HR. Muslim, Ibnu Majah, dan Nasai)
dreamstime's foto

Cantik yang Halal Lagi Baik

Jika kita bisa dikatakan perhiasan dunia, untuk itu jadilah wanita, istri dan sekaligus ibu yang sholehah untuk menghiasi dunia yang damai. Bukanlah sebagai perhiasan pengumbar syahwat, bukan untuk dunia penuh kemudhorotan, akan tetapi menjadi pilar dalam dunia keluarga, masyarakat, dan dimana saja kita melangkah sebagai tonggak berdirinya akhlak dan sopan santun generasi selanjutnya. 

Tak ada salahnya jika kita merawat diri di salon, mempercantik diri dengan bersolek, asalkan tujuannya membawa kebaikan. Bukan untuk mengikuti dan mencontoh wanita jaman jahiliyyah yang bermegah-megah dan menyombongkan diri. Na’udzubillaahi min dzaalik. Terutama wanita yang sudah menikah, berhiaslah, untuk suamimu dan anak-anakmu agar mereka makin menyayangi kita. Jauhi bau badan dan berpenampilan dekil. Karena Islam sangat mengutamakan kebersihan. Tidak hanya cantik, namun lebih sempurna jika apa-apa yang menyentuh diri kita adalah sesuatu yang halal. 
Halal artinya diizinkan, difirmankan Allah SWT dalam Al-Quran (Qs.Al- Maaidah: 88) bahwa apapun yang  kita gunakan sebaiknya adalah yang halal dan baik. Tentu saja hal ini akan mendukung kesehatan seorang muslim dan muslimah. Dengan sehat, ibadah pun lancar. Demikian pula kosmetik yang kita pakai sebaiknya kosmetik halal. Untuk itulah Wardah hadir. Mengusung nama yang berarti mawar, tentu saja diharapkan Wardah ini memberi keindahan dan layak digunakan oleh setiap wanita, untuk halal, cantik lagi bermanfaat. Selain itu sesuatu yang haram itu mengandung pemicu penyakit. Bukannya sehat atau cantik, alih-alih bisa rusak kulit ini.

Bagaimana jika kita tidak peduli terhadap kehalalan kosmetik? maka takutlah bahwasanya Allah SWT tidak akan menerima ibadah dan do'a bagi pengguna bahan-bahan yang haram, serta tidak tercapainya derajat taqwa. Seperti diriwayatkan dari Atiyyah as- Sa’di, Rasulullah SAW bersabda, “Seorang hamba tidak akan mencapai derajat muttaqin sampai meninggalkan sebagian yang halal karena khawatir terperosok pada yang haram.”. Astaghfirullah, apalah gunanya cantik jika kita dilirik sedikit pun oleh sang Maha pencipta?. Aiih, rasanya pasti sedih sekali.

 Tahukah anda? Sejak tahun 1995 Wardah adalah kosmetika berlabel halal. Diakui LPPOM MUI,  karena produk Wardah sudah menggunakan bahan-bahan yang teruji dan diperbolehkan. Tentu saja terhindar dari bahan-bahan yang meragukan (syubhat) dan haram.

Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui mengapa kita perlu waspada terhadap produk yang belum bersetifikat halal. Sesuai fatwa MUI No.2/Munas VI/MUI/2000 bahwa penggunaan anggota tubuh, ari-ari (plasenta) dan air seni termasuk diharamkan, untuk lebih jelasnya cek disini. Dan menurut bapak Nanung Danar Dono, S.Pt, M.P sebagai Dosen Fakultas Peternakan UGM Yogyakarta, bahwasanya beberapa bahan kosmetik seperti gliserin, gelatin pelarut vitamin, kolagen sebagai pencegah penuaan kulit, aceton pada cat kuku, AHA (Asam Alfa Hidroksi) yang merupakan senyawa kimia untuk membuat kulit halus dan anti keriput tersebut pembuatannya sering kali menggunakan media hewan. Nah, perlu dipastikan hewan apa yang digunakan. Wardah menghindari hal-hal yang diharamkan seperti darah, babi, atau hewan yang disembelih tidak menyebut nama Allah (QS. Al-Baqoroh: 173)
Sebagai wanita muslimah yang sudah diharuskan berjilbab, serta merta aku harus terus berupaya menjaga kesucian diri ini, tak hanya jiwa, akan tetapi raga pun harus dijaga. Halal is my life. Oleh karena itulah aku memilih menggunakan produk Wardah perawatan tubuh diantara berbagai produk lainnya sejak dulu. Saat itu yang kumulai pakai adalah Wardah shampoo mawar. 

Hanya saja, dulu Wardah masih dijual secara khusus di bawah naungan sebuah perusahaan berprinsip Islami, tidak mudah mendapatkan produk ini, kecuali jika memesan terlebih dahulu. Sehingga sempat terbersit semoga suatu saat produk Wardah tidak hanya terbatas untuk satu kalangan, akan tetapi siapapun bisa memperoleh dan menggunakannya dengan mudah. 
 Kini, dalam kurun waktu 18 tahun Wardah secara konsisten telah mewujudkannnya. Wardah semakin diterima masyarakat yang peduli dengan kesehatan dan kehalalan. Wardah banyak ditemukan di mana saja, bahkan semakin banyak pembawa acara, berita dan wanita penuh inspirasi mempercayai produk ini. Seperti Inneke Koeherawati, Marshanda, Dewi Sandra, Lisa Namuri, dan Dian Pelangi. Serta siaran televisi, film, fashion show dan berbagai acara hebat lainnya.
foto: Wardahbeauty.com

Colourfull, Natural, And Fresh

 Aku pun makin jatuh hati saat Wardah semakin mampu bersaing memenuhi kebutuhan wanita manapun. Produk Wardah sudah colourfull namun tetap syar'i, anggun sederhana, dan segar. Dalam hal ini Aku pernah menggunakannya saat tampil di sebuah acara Ladies Fair salah satu tabloid wanita ternama. Awalnya sih khawatir, karena aku tidak terbiasa dandan, ngeri mukaku nanti seperti ondel-ondel. Tetapi tak mau cerewet, kubiarkan mbak perias menyapu-nyapu merias wajahku
Pasrah, sampai akhirnya mbak perias bertanya, "bajunya warna apa, mbak?". Ungu muda. Ya, saat itu aku diberi kesempatan menggunakan baju batik rancangan Itang Yunaz. Selesai didandani, deg-degan rasanya mau lihat kaca. Padahal mbak perias sudah menenangkan diriku. "Ngaca dulu mbak, ada yang kurang gak?". Mataku terbuka dan kulihat cermin di depan, berharap tidak pecah seketika, dan hasilnya: wow hasilnya mengejutkan, fresh, natural and girly!. Cukup mbak, ini saja sudah bagus.

me and friend di dalam tenda karantina


after fashionshow

Banyak teman-teman yang pangling ketika mereka melihat foto-fotoku, termasuk kakak kandungku sendiri, “ihh, gak sangka, segar banget Li, cakep. Pakai kosmetik apa?.”
“Pakai Wardah”. Tersenyum layaknya artis aku menjawab malu-malu. “Wardah seri apa? Beli dimana?”. Wah, wah, banyak yang tertarik nih.
Sesungguhnya aku tidak suka dandan. Alasannya, aku itu pemalu dan tak bisa sembarangan kosmetik ‘nemplok’ di wajahku. Salah kosmetik saja, langsung wajah ini gatal-gatal, esok harinya mulai deh timbul jerawat, hiks. Akhirnya aku memilih pembersih wajah dan bedak Wardah. Kenapa? karena sudah tentu halal sesuai dengan kandungannya yang aman untuk kulitku, mengandung anti bakteri, dan tidak mengandung alkohol yang dapat membuat kulit menjadi kering

Jika ingin bepergian, aku hanya menggunakan pelembab, bedak dan lipsgloss saja. Cara simple dan nyaman. Begini caraku:
1.    Bersihkan wajah dengan Wardah Lightening Gentle Wash
Cara ini kulakukan setelah dan sebelum tidur, juga setelah beraktifitas di luar. Pembersih wajah ini bebas deterjent atau soap base jadi bisa dipakai kapan saja. Kotoran dan minyak pada wajah hilang. Wajah lebih lembab dan bersih sehingga menghindari iritasi. Mudah saja menggunakannya, layaknya kita menggunakan sabun wajah lainnya. Hanya saja jika tidak terasa kesat bukan berarti wajahmu belum bersih, itu menandakan bahwa Facial Wash justru memberikan efek melembabkan dan mencerahkan. 

2.    Sapukan seluruh wajah dengan pelembab, lalu tepuk-tepuk perlahan hingga menyerap sempurna.
3.  Usapkan keseluruh wajah dengan bedak. 
     Kupilih Wardah Acne Powder tabur karena warnanya sesuai dengan kulit wajahku, bisa menyamarkan dan mencegah jerawat, tidak membuat mengkilap, anti bakteri dan anti radang karena mengandung bahan Triclosan sebagai anti bakteri, Asam Salicylate yang membantu proses menipiskan bekas jerawat, dan Soybean Extract yang membantu mencerahkan kulit. 

4.    Terakhir kupoles bibir ini menggunakan lipgloss Wondershine warna kalem, agar terlihat senatural mungkin. Ini bisa dipergunakan setelah menggunakan lipstik atau dapat langsung diaplikasikan ke bibir untuk menampilkan efek glossy and fresh.
Wonder Shine Wardah
5.     Untuk merias mata kadang kusapukan warna peach setipis mungkin. Itu sudah sangat cukup bagiku. Karena memang suamiku tak suka melihat istrinya dandan menor. Hohoho..

6. Dan untuk urusan alis, aku tidak pernah mencukur maupun memotongnya. Mungkin tidak banyak yang tahu, bahwa Allah SWT melarang hal tersebut untuk alasan apapun. Untuk lebih jelasnya cek disini. Dan aku pun sudah sangat bersyukur diberikan penciptaan alis yang tebal dan membuat ciri khas tersendiri. Jika bertemu teman lama mereka akan mengakui, "ingat Lia ya liat saja alisnya." Alhamdulillaah.
 
si kecil pun tersenyum

Rahasia Cantik Luar Dalam

Oiya teman, jangan lupa. Selain kosmetik, sebenarnya ada hal yang luar biasa bisa menimbulkan kecantikan alami lho, untuk apa cantik berdempul di wajah namun dasarnya lupa kita rawat dengan baik.
Untuk merawat tubuh dari dalam berikut tips-tipsnya:
1.      Biasakan minum air putih setiap bangun pagi dan konsumsi buah sebelum makan makanan utama.
Air putih dapat memberikan kesegaran alami dan memperlancar kerja ginjal sehingga membuat badan terlihat sehat bugar. Apalagi jika diberi irisan jeruk lemon atau jeruk nipis, manfaatnya memberikan ekstra antioksidan yang dapat mencegah penuaan dini. Demikian pula konsumsi buah-buahan sebelum makan makanan utama. Karena buah dapat membantu pencernaan lebih sehat dalam mengolah makanan yang masuk, hasilnya kesehatan diri terjaga.
dreamstime's foto
2.      Biasakan berwudhu dan sholat sebagai penenang hati.
Kulit wajah akan mengalami berkurangnya kelembaban hampir 4 jam sekali. Hal ini bisa dikarenakan cuaca panas, AC, atau pengaruh kosmetik dan aktifitas kita. Untuk itu jika saja wudhu dijadikan rutinitas, niscaya cahaya wajah akan terlihat berseri. Untuk itu kita menjadi tahu manfaat berwudhu setiap kali kita akan melakukan sholat, ternyata menjadi pelembab alami. Sholat pun memberikan rangsangan konsentrasi dan ketenangan jiwa membuat diri ini selalu siap menghadapi kehidupan.
3.      Banyaklah tersenyum kepada saudara kita.
Tidak semua orang mudah tersenyum. Nyatanya bisa saja kita tersenyum saat difoto, saat bersama teman dan sahabat kita. Namun sadarkah kita, bahwa senyum itu untuk semua saudara kita. Siapa mereka? semua manusia di muka bumi ini adalah saudara kita. Seringnya tersenyum dengan tulus hati akan nampak memancarkan sinar kecantikan dari dalam. 
Menimbulkan kedamaian tanpa prasangka. Menimbulkan keindahan dan kecantikan dalam kehidupan. Untuk apa malu dan memalingkan muka saat kita bertemu dengan orang lain? Bukankah senyum itu adalah sedekah yang sangat dianjurkan Rasulullah?

4.   Rajin berpuasa selain di bulan Ramadhan ternyata dapat memberikan kesempatan tubuh kita untuk mengatur keseimbangan metabolisme dalam tubuh, sehingga dapat membersihkan saluran pencernaan dan mengendalikan segala penyakit. Contohnya diabetes, obesitas, jerawat, dan lain-lain. Hal ini pun dicontohkan Rasulullah yang terbiasa menjalankan puasa sunnah Senin dan Kamis ternyata berdampak luar biasa.
5.    Sering aktif di berbagai komunitas.
Berkumpul dan menemukan teman baru bisa memberikan efek luar biasa lho, sebagaimana sabda Rasulullah bahwa silaturahim itu memperpanjang umur dan mempermudah rejeki.
مَنْ أَ حَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ، وَيُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
"Barangsiapa yang suka diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi (HR.Bukhori Muslim)."
Demikian pula diriku, senang berkumpul dan berkenalan dengan teman-teman dimana pun berada. Berkumpul bisa saling memberikan nilai positif dan semangat baru, hasilnya membuat tubuh rileks dan wajah bahagia akan terpancar. Jika anda stress, bayangkan sendiri deh bagaimana wajah cemberutnya, hehe.

bareng dengan KEB
Untuk itu ayo kita percantik dan sempurnakan diri dengan sesuatu hal yang baik dan halal, dari dalam maupun luar tubuh ini, agar senantiasa menjadi wanita cantik yang hakiki. Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan mencintai keindahan. Bagaimana? pasti kamu bisa.

 sumber:
-http://halalmui.org/newMUI/
-http://e-lppommui.org/product_customer/ 
-http://www.wardahbeauty.com/id
-http://www.islam-qa.com/id/2162 
-https://www.facebook.com/Must.Be.Halal 
-http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/13/01/15/mgnm7l-bahaya-harta-haram



*Tulisan ini kupersembahkan untuk wanita manapun dan untuk mengikuti lomba blog dengan kosmetik halal Wardah.

<a href="http://microsite.detik.com/minisite/wardah/" target="_blank"> <img src="http://o.detik.com/images/odetik_images/wardah_16sept2013.gif" /> </a>
 

Follow Me by Email